Connect with us

16 Cara Ternak Tledekan Bagi Pemula Agar Sukses

Proses Penjodohan Sulingan

Tledekan

16 Cara Ternak Tledekan Bagi Pemula Agar Sukses

Loading...

Cara budidaya, penangkaran atau ternak tledekan bagi pemula agak bisa menghasilkan omset banyak. Cara ini juga digunakan untuk semua jenis tledekan, mulai dari tledekan gunung, bakau, laut dan selendang biru. Tledekan merupakan salah satu jenis burung fighter yang banyak di pelihara bagi para penghobby burung, khususnya era tahun 90-an. Ciri khasnya terdapat pada suaranya yang padat dan merdu. Tledekan juga burung dengan ciri khas nyeklek ketika sedang berkicau. Karena itulah banyak orang yang juga ikut ambil bagian dalam budidaya ternak tledekan yang menurutnya sangat bagus untuk perkembangan kelangsungan hidup tledekan.

Tledekan Sepasang, Ternak Tledekan, Ternak Sulingan

Loading...

Perawatan tledekan ternak sangat berbeda dengan tledekan lomba atau harian. Meski pada dasarnya sama yaitu pemandian, pemberian makan, penjemuran, dan lainnya, tetap saja cara pelaksanaan atau hal lainnya yang berbeda. Untuk penangkarnya sendiri sebaiknya tahu betul bagaimana cara ternak tledekan yang benar.

Bahkan sebelum melakukan ternak, ada hal-hal penting yang Anda harus tetapkan sebelum itu. Pertama, pastikan niat Anda sudah siap untuk menjaga dan memelihara ternak tledekan serta menyiapkan segala keperluan yang diperlukan seperti kandang penjodohan, sangkar harian, pakan, sampai suplemen-suplemen vitaminnya.

Burung tledekan banyak di temukan dalam area Asia dan makanannya di alam liar adalah serangga. Namun tledekan juga bisa memakan buah-buahan khusus seperti apel, pisang, atau papaya. Dalam perawatan ternak, semua makanan tersebut sangat lah bagus untuk diberikan. Birahi yang terkontrol menjadi kunci penting dalam menternak tledekan karena dalam tahap penjodohan dan perkawinan, semuanya memerlukan birahi yang pas dan tidak terlalu tinggi. Untuk selengkapnya, berikut ini adalah tips dan trik bagaimana cara ternak tledekan yang baik dan benar.

Ternak Tledekan:

1. Persiapan Kandang Khusus Ternak

Kandang Ternak Tledekan, Kandang Ternak Sulingan

Menurut ahli tledekan yang sukses dalam ternaknya, ukuran yang baik untuk kandang ternak tledekan adalah 1.5 m untuk panjang, lebar sekitar 1.5 m juga dengan tinggi cukup 2 m saja. Dengan ukuran seperti itu, hampir sama dengan kandang ternak milik murai batu dan cucakrowo.

Untuk jumlah kandangnya sendiri tergantung berapa pasang yang akan Anda ternak. Penempatan kandang juga perlu diperhatikan. Untuk mempermudah bertelur dan tak terganggu oleh hal lain, sebaiknya dilokasikan di tempat yang sepi dan akses yang mudah untuk pemindahan anakan nantinya.

2. Bahan Kandang Khusus Ternak

Bahan Kandang Khusus Ternak Tledekan

Bahan yang baik untuk kandang ternak adalah bahan kawat. Mengingat ukurannya yang besar dan biasanya tak dijadikan pemanis mata, maka lebih baik terbuat dari kawat saja. Selain murah, bahan seperti ini juga tahan untuk dilakukan ternak selanjutnya. Anda bisa membuat kandang sendiri dengan ukuran dan bahan yang sudah dijelaskan.

Untuk bagian-bagiannya, sebaiknya harus ada kotak sarang yang berbahan tripleks atau bahan kayi tipis. Penempatan wadah dan jumlah wadah pakan harus lah terpisah. Masing-masing mempunyai isi berbeda seperti satu untuk voer, yang lainnya untuk cacing tanah, jangkrik, atau kroto. Untuk kotak sarang yang berada di dalam kandang besar tadi, dilokasikan berpisah, tidak menempel. Unitnya sendiri bisa mencapai 2 – 3 kotak sarang.

3. Pembuatan Kotak Sarang

Pembuatan Kotak Sarang Tledekan

Kotak sarang juga berbeda cara pembuatannya. Bahan yang digunakan sama dengan bahan-bahan sangkar burung pada umumnya di alam liar. Bisa menggunakan daun cemara kering, jerami kering, atau daun-daun kering. Jangan menggunakan bahan buatan seperti kain, kapas, gabus, atau bahan lunak lainnya karena tledekan akan merasa aneh dan mengakibatkan tak mau kawin atau berjodoh.

Untuk bentuk kotak sarang sendiri terserah Anda, pada umumnya hanya berbentuk kotak dengan ukuran sekitar 30 cm dari sisi ke sisi tergantung ukuran tubuh si tledekan. Jangan lupa untuk jerami keringnya atau daun kering sedikit diperlihatkan gunanya agar si betina tledekan melihat dan mau bertelur di sana.

4. Trik Cepat Membuat Betina Tledekan Mau Bertelur

Trik Cepat Membuat Betina Tledekan Mau Bertelur

Banyak masalah yang di dapat saat ingin menangkar tledekan, salah satunya si betina tak mau bertelur entah kenapa. Ada sedikit trik yang bisa Anda terapkan yaitu cukup menebarkan beberapa helai jerami kering di lantai. Gunanya untuk memancing tledekan betina mengambil helai tersebut dan menambahkannya ke sarang buatan Anda tadi. Terbar yang banyak, kalau perlu lebih banyak dari pada daun jerami yang ada di kotak sarang tadi.

5. Proses Persiapan Indukan

Cara Membedakan Tledekan Jantan dan Betina

Indukan yang digunakan untuk ternak tledekan adalah jantan dan betian. Siapkan jumlah sesuai kesiapan dan perlengkapan yang tersedia. Jangan menangkar tledekan dalam jumlah banyak dengan peralatan minim karena bisa membuat rebutan kotak sarang.

Perhatikan juga bagaimana kesehatan indukan. Pastikan kedua indukan memiliki riawat kesehatan yang bagus, sedang dalam kondisi sehat, dan birahi yang sedang bagus. Untuk tledekan sendiri, usia yang baik untuk melakukan penjodohan dan perkawinan adalah usia 1 atau 2 tahun untuk jantan. Sedangkan betina sekitar usia 1 tahun saja.

6. Proses Penjodohan

Proses Penjodohan Sulingan

Tledekan tidak langsung di ternak begitu saja dengan cara mengawinkan. Anda tak boleh memasukkan tledekan jantan dan betina dalam kandang ternak jika tidak berjodoh. Hal yang perlu Anda lakukan sebelum mengawinkan adalah menjodohan kedua indukan jantan dan betina.

Untuk proses penjodohan sendiri sebenarnya banyak cara. Namun untuk tledekan yang banyak di gunakan adalah dengan cara menempelkan kandang yang berisikan betina dan jantan di sangkar yang berbeda. Jika jantan terlihat tak menolak kehadiran betina dan terus bersiul serta si betina merespon balik, maka bisa dipastikan keduanya berjodoh. Namun jika sebaliknya mereka saling menjauh, berarti bukan saatnya mereka berjodoh.

7. Membuat Tledekan Mau Berjodoh

Membuat Tledekan Mau Berjodoh

Tidak semua tledekan mau berjodoh, bahkan lebih banyak yang tidak berjodoh daripada yang mau. Sebenarnya masalah yang sering dihadapi para penangkar burung tledekan di mana tledekan tak kunjung berjodoh hanya lah masalah sederhana. Anda hanya perlu untuk memerhatikan birahi dan mental si tledekan.

Khusus untuk tledekan sendiri, pemberian dan setingan pemberian EF harian sangat berpengaruh. Menurut ahli, pemberian voer dan EF sangat penting. Voer yang digunakan harus memiliki kandungan protein sedang, tidak tinggi. Cukup sekitar 12% sampai 18% protein saja.

Pemberian voer bisa diberikan pada pagi hari menggunakan metode ad libitum yang artinya jika kurang atau habis, maka isi capuk pakan dengan voer yang bersih dan bergizi. Tentu saja boleh diberikan makanan tambahan buah lainnya untuk mencukupi pemenuhan vitamin dalam tubuh tledekan.

Untuk masalah EF sendiri, boleh diberikan 3 jenis yaitu kroto, cacing tanah, dan jangkrik dalam 3 wadah berbeda yang telah disiapkan tadi. Sama dengan voer, ketiga EF ini harus tetap tersedia dalam capuk dan jika sudah membusuk atau tidak segar lagi, sebaiknya di buang saja agar tledekan tak terkena penyakit. Begitu juga dengan voer. Voer yang sudah busuk dan tak layak makan sebaiknya di buang saja. Biasanya voer tak layak dimakan lagi setelah didiamkan selama 2 hari atau lebih.

8. Pemberian BirdMature

BirdMature merupakan jenis suplemen yang sangat bagus untuk menunjang performa dari tledekan ternak. Dengan pemberian suplemen ini bisa membuat tledekan mau berjodoh karena telah didongkrak birahinya. Selain itu, BirdMature juga sangat berguna untuk kelangsungan si tledekan anakan nantinya karena membantu dalam mengcukupi asupan nutrisinya. BirdMature juga membantu untuk mencegah anakan cacat sehingga pemberian BirdMature adalah wajib sesuai dengan karakter burung.

9. Ciri Tledekan Mau Berjodoh

Ciri Tledekan Mau Berjodoh

Anda harus tahu ciri jika tledekan mau berjodoh karena akan mempercepat dan mempermudah Anda dalam ternak. Ciri yang jelas adalah kedua indukan terlihat sangkat dekat, sering tidur berdua, sering bertengker di pojok berduaan, dan tak saling menjauhi. Jika Anda mendapati kedua indukan seperti itu, maka siap untuk dikawinkan tanpa melalui tahap penjodohan yang panjang. Jika tledekan masih tak mau berjodoh, Anda harus sabar karena biasanya penjodohan memakan waktu lama.

10. Proses Perkawinan

Untuk proses perkawinan tak sesusah saat penjodohan karena Anda hanya perlu menempatkan kedua indukan dalam satu sangkar yang sama. Perkawinan tak berlangsung lama sampai berhari-hari.

11. Proses Bertelur

Proses Bertelur Burung Tledekan

Setelah indukan betina bertelur, letakkan dalam sangkar kotak tadi dan biarkan tledekan betina bertelur. Indukan betina tledekan biasanya bertelur beberapa minggu setelah kawin atau berada dalam sangkar. Untuk menghasilkan sekitar 4 – 6 telur baru bisa dilihat hasilnya beberapa minggu atau hari. Jika indukan betina sudah bertelur, telur-telurnya akan di erami selama 12 hari.

12. Proses Mengerami

Proses Tledekan Mengerami Telur

Untuk membantunya dalam mengerami pastikan beberapa hal yang harus Anda siapkan. Tentu saja pakan harus berada di dekat indukan betina dan jantan. Jika perlu cukup letakkan pakan berupa jangkrik, ulat hongkong, dan lainnya di dekat kotak sarang si tledekan.

Biarkan indukan jantan atau betina yang mengambilnya sendiri untuk dimakannya. Dalam beberapa kasus, banyak penangkar yang memilih untuk memisahkan indukan jantan dari indukan betina selama sedang mengerami karena bisa menggangug proses pengeraman. Perhatikan sekeliling, jika di rasa si indukan jantan mengganggu, maka lebih baik dijauhkan untuk sementara waktu dari induk betina.

13. Proses Panen Anakan

 Proses Panen Anakan Tledekan

Anakan baru bisa dipanen saat indukan betina selesai mengerami dan telur-telurnya menetas. Jumlah anakan yang bisa didapat tergantung dari berapa pasangan yang Anda tangkar. Setiap indukan betina tledekan biasanya menetaskan 4 sampai 6 ekor anakan. Untuk proses panen dan perawatannya ada 2 metode, yaitu membiarkan kedua indukannya yang merawat di awal atau Anda yang akan merawatnya.

14. Perawatan Indukan dan Anakan Dipelihara oleh Indukan

Anakan Sulingan Di Loloh Indukannya

Jika Anda tak mau repot merawat anakan tledekan karena merawat anakan terbilang susah dan memakan waktu serta kesabaran tinggi, Anda bisa menyerahkan tugas perawatan anakan ke kedua indukannya. Hal ini cukup bagus karena akan memberikan pengalaman yang baik bagi indukan dan si anakan nantinya.

Selain itu, basic pemberian pakan yang baik adalah dengan indukannya sendiri. Namun meski begitu, sepenuhnya bukan tanggung jawab si indukan, masih ada campur tangan Anda yang perlu dilakukan seperti pemberian EF di sekitar indukan dan biarkan indukan sendiri yang memberi makan. Tentu saja pemberian pakan khusus indukan juga perlu disediakan. Intinya kebutuhan indukan dan anakan semuanya harus tersedia, tak terkecuali air minumnya.

15. Perawatan Anakan Jika di Rawat Sendiri

Perawatan Indukan Sulinagn dan Anakan Dipelihara oleh Indukan

Jika Anda memilih untuk merawatnya maka Anda harus siap dengan beberapa hal seperti kesabaran dan ketekunan karena merawat anakan yang masih benar-benar lembek perlu banyak kehati-hatian. Mulailah dengan menyiapkan tempat wadah yang akan digunakan untuk menyimpan anakan-anakan tledekan tadi.

Untuk wadahnya sendiri tidak sembarangan, tidak menggunakan bahan yang keras seperti plastic, kayu, atau besi. Ada baiknya menggunakan bahan yang cocok dengan sangkar yang digunakan indukan betina untuk bertelur yaitu terbuat dari bahan daun-daun kering, jerami kering, dan lainnya. Anda juga bisa membuat dari bahan lunak lain seperti kapas. Hal yang penting adalah perhatikan bahwa kenyamanan adalah hal yang penting.

Untuk penempatannya jangan lupa diletakkan pada tempat yang aman. Aman yang dimaksud adalah tempat sunyi jauh dari hewan-hewan pengganggu seperti tikus, kucing, anjing, dan lainnya.

Perlengkapan yang digunakan pun harus benar-benar mendukung kesehatan tledekan anakan. Ada baiknya menggunakan incubator yang bisa mengatur suhu yang pas untuk anakan. Untuk anakan burung yang benar-benar masih baru dipanen, suhunya harus sedikit lebih tinggi. Suhu yang bagus sekitar 37-38 derajat celicus dan tak boleh lebih rendah dari 29 – 20 deraja celcius karena bisa membuat anakan kedinginan dan akhirnya mati.

Jika Anda tak memiliki alat incubator, Anda bisa menggunakan lampu penghangat dan tempat kan pada wadah yang sepi dan ruangan tertutup. Untuk pemberian makanannya sama dengan perawatan anakan pada umumnya. Berikan voer, kroto, EF, buah, dan lainnya. Namun Anda perlu memikirkan usia kapan di mana pemberian makanan khusus bisa diberikan.

Awalnya pemberian EF sangat wajib. Berikan jangkrik yang telah dipotong-potong kecil dan dipisahkan kepala dan kakinya. Jika perlu, berikan jangkrik yang sedang mabung agar lunak dimakannya. Pemberian voer bisa diberikan namun voer halus saja. Untuk voer kasar sendiri boleh dilakukan jika di rasa umurnya sudah cukup.

Kroto juga diperkenalkan bersamaan dengan voer kasar. Untuk metode pemberiannya bisa menggunakan tangan Anda. Namun sebagai saran, lebih baik diberikan dengan alat khusus seperti pipet atau sumpit kecil. Gunakan sumpit yang sama seperti paruh indukan untuk memberikan makanan. Jangan terlalu di dorong karena bisa melukai mulut tledekan anakan.

Untuk bagian perawatan kebersihan tak diperlukan seperti mandi dan penjemuran jika masih anakan. Anda hanya perlu untuk tetap memerhatikan kebersihkan wadah mirip sangkar yang Anda gunakan. Jika sudah terlalu kotor karena kotoran anakan, maka ganti dengan sangkar yang baru. Pemasteran juga bisa dilakukan pada masa anakan untuk membuat suaranya terawat jika sudah dewasa nantinya.

16. Perawatan Indukan Pasca Bertelur / Beranak

Merawat Tledekan Harian, Merawat Tledekan Anakan Harian, Sulingan Juara Nasional, Sulingan Gacor, Gambar Sulingan, Tledekan Nyeklek

Setelah mengerami, setingan yang dulunya diterapkan ke indukan baik jantan dan betina bisa dikembalikan. Namun tetap perhatikan keadaan birahi indukan agar nantinya performa bertelurnya terjaga untuk fase ternak berikutnya.

Saat bertelur dan mengeram, indukan harus dijaga birahinya. Untuk meningkatkan birahi bisa dengan meningkatkan takaran pemberian EF pada pag dan sore hari. Jika biasanya Anda memberikan 5 ekor jangkrik setiap pagi dan sore, maka tingkatkan menjadi 10 ekor jangkrik setiap pag dan sorenya.

Baca Juga: Penyebab dan Cara Mengatasi Tledekan Stres dengan Cepat

itu dia tips tentang bagaimana proses ternak tledekan bagi pemula mulai dari persiapan kandang dan indukan sampai perawatan pasca bertelur, semuanya di bahas dengan lengkap di atas. Khusus untuk masa penjodohan, perhatikan mental, tingkat stress, dan birahi si tledekan karena percuma Anda melakukan segala cara jika ke tiga poin tadi tak terkontrol dengan baik. Perawatan harian ternak sangat perlu untuk Anda lakukan. Semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk Anda penangkar tledekan. Kita bertemu lagi di tips dan cara perawatan tledekan lainnya.

Loading...

Continue Reading

More in Tledekan

To Top