Connect with us

23 Penyebab dan Cara Mengatasinya Burung Turun Tangkringan / Nebok

Burung Turun TangKringan, Burung Nebok, Burung Turun Dasar Sangkar, Jenis Burung di Indonesia

Tips Burung

23 Penyebab dan Cara Mengatasinya Burung Turun Tangkringan / Nebok

Loading...

Burung turun tangkringan atau “nebok”  –  Pengetahuan tentang penyebab dan cara mengatasi burung nebok, sering turun tangkringan atau ke dasar sangkar itu di tujukan untuk semua jenis burung. Mulai dari Murai Batu, Anis Merah, Anis Kembang, Lovebird, Cucak Ijo, Cucak Jenggot, Poksay, Pleci dan burung lainnya.

Burung Turun TangKringan, Burung Nebok, Burung Turun Dasar Sangkar, Jenis Burung di Indonesia

Loading...

Secara fisik Burung tersebut bisa dibilang dalam kondisi lelah. Kondisi lelah yang dimaksud adalah tidak memungkinkan untuk top performance,dan hanya kuat berkicau sebentar kemudian setelah itu tidak mau berkicau lagi. Bisa juga hanya turun sebentar lalu berkicau lagi. Kondisi Burung tidak jauh dari hal itu. Namun, hal yang seperti itu tetap mengurangi penilaian dalam lomba.

Cendet Turun tangkringan, Cendet nebok, Burung nebok, Burung Turun Tangkringan

Maka dari itu, pastikan dulu bahwa kondisi burung yang akan diikutkan lomba benar-benar prima, jangan hanya berniatkan coba-coba kalau tidak ingin kalah dalam pertandingan.

Lovebird Nebok, Burung turun tangkringan

Dan kelelahan yang dialami burung bisa bermacam-macam penyebabnya. Bisa saja rasa lelah tersebut sudah dialami sejak dari rumah, atau bisa saja lelah karena perjalanan yang sangat panjang ke tempat lomba, atau lelah karena lama menunggu giliran waktu lomba. Sementara sedang menunggu, kebanyakan Burung akan terus berkicau, dan pada saat ia tampil, tenaganya sudah tidak banyak lagi. Di bawah ini adalah beberapa faktor yang biasanya menyebabkan burung sering turun tangkringan.

Penyebab Burung Turun Tangkringan :

1. Tangkringan Burung kotor

Kotoran Burung yang jatuh pas pada tangkringan tentu akan membuat Burung tidak nyaman untuk bertengger lama. Padahal jika lama dibiarkan, akan semakin kotor dan penuh bakteri yang bisa saja membuat kaki Burung merasa gatal dan tidak nyaman. Untuk mengatasi masala ini adalah demgan menyempatkan waktu untuk mencuci tangkringan, kemudian menjemurnya.

2. Ukuran Tangkringan Terlalu Besar / Kecil.

Ukurlah terlebih dahulu sebelum memasang sebuah tangkringan. Karena yang jadi masalah adalah apakah besar tangkringan tersebut sesuai dengan cengkraman si Burung. Kurang besarkah, atau kurang kecilkah. Karena Burung akan merasa nyaman menaikinya ketika tangkringan tersebut pas di genggamannya.

3. Meletakkan Tangkrian Salah

Faktor atau penyebab burung turun tangkrian dalam istilah lain nebok yaitu karena sang pemilik salah dalam meletakkan tangkringan. Rata-rata masalah tersebut sering dialami pada kicau mania yang memiliki burung banyak gaya.

Jika burung tersebut banyak memiliki gaya maka, masalah yang sering terjadi burung tersebut sering nebok atau turun tangkringan.

4. Burung Mengalami Over Birahi

Multivitamin tambahan dan juga timun dalam mengatasi Burung yang sering over birahi. Apel juga bisa mengatasi masalah ini. Karena apabila Burung mengalami over birahi, kelakuannya pasti tidak terkendali. Yaitu bisa sampai menabrakkan diri ke jeruji sangkar dan lebih sering turun dari tangkringannya.

5. Burung Masih Baru / Bakalan / Liar / Ombyokan

Foktor penyab burung sering nebok yaitu karena masih bahan atau baru saja di tangkap. Memang hal tersebut sering terjadi karena sang berung belum menguasai lingkungan barunya.

6. Sangkar Baru

Rata burung akan suka dengan sangkar lamanya dibandingkan dengan yang baru. Hal ini bisa saja membuat burung tidak betah di atas tangkringan dan merasa nyaman di bawah sangkar. Ada banyak faktor yang membuat sering turun ke dasar sangkar.

Foktor penyebab tersebut antara lain yaitu ukurannya. Rata-rata burung suka dengan ukuran yang sedang, tidak terlalu besar namun tidak terlalu kecil juga. Jadi pilihlah ukuran sangkar yang cocok untuk burung anda.

7. Keberihan Sangar Tidak Terjaga

Banyak orang selalu menyepelekan hal tersebut. Selain itu membuat sang burung kurang vit serta menjadi kebiasaan untuk selalu turun tangkringan karena banyaknya pakan berjatuhan di bawah sangkar.

Perawatan untuk burung tersebut gampang-gampang susah. Harus telaten demi mendapatkan Burung berkualitas. Dan setelah penjelasan tentang faktor penyebab burung turun tangkringan dibahas, pasti Anda akan bertanya-tanya Bagaimana cara mencegah burung turun tangkringan. Karena sebenarnya kebiasaan burung pada burung yang suka turun tangkringan ini bisa diatasi dengan memasang penghalang, dan itu banyak sekali macamnya.

Murai Nebok, Murai Turun tangkringan, Atasi Burung Turun tangkringan

Para Penyuka Burung tidak pernah kehabisan akal untuk berusaha menemukan inovasi-inovasi baru sebagai pemecah masalah ini. Dan hasilnya, Burung menjadi tidak mau turun dari tangkringan.

Penghalang ini berupa ranjau yang ditempatkan di lantai sangkar, dan jenisnya sangat banyak sekali. Anda tinggal pilih mana yang cocok, yang ampuh mencegah Burung turun tangkringan. Nah, berikut ini adalah macam-macam penghalang yang mampu membuat Burung tidak mau turun.

Cara Mengatasinya Burung Turun Tangkringan :

1. Menempatkan Bola Warna-warni

Pasti semua orang tahu tentang bola warna-wani yang contohnya seperti di tempat mandi bola, yaitu tempat mainnya anak-anak. Karena warnanya yang bermacam-macam dan mencolok itulah bisa Anda menggunakannya sebagai sarana untuk melatih yang hasilnya bisa membuat Burung merasa takut dan akhirnya tidak ingin turun dari tangkringan. Dan akhirnya lebih memilih diam saja di atas tangkringan.

2. Gunakan Karet Pentil Atau Karet Gelang

Karet gelang dan karet pentil terbukti untuk mengatasi Burung tangkringan menuju ke lantai sangkar dan Anda bisa menemukan pengaplikasian cara ini pada perlombaan-perlombaan Burung. Cara ini sudah terkenal ampuh untuk mencegah Burung turun, karena apa?

Karena Burung akan kaget dan spontan takut ketika menginjak bahan bertekstur kenyal atau lembek. Lalu akan membuat Burung lebih betah di tenggerannya.

3. Memasang Tangkringan Dengan Cara Menyilang

Tujuan dari cara ini adalah agar Burung kesulitan untuk turun ke lantai sangkar. Cara lain selain memasang tangkringan dengan posisi menyilang yang lebih efisien adalah dengan memasang lebihdari satu tangkringan. Boleh saja Anda memasang 3-4 tangkringan agar. Burung lebih kesulitan melompat turun. Dan sudah terbukti pula khasiatnya.

4. Pakai Es Batu

Cara menggunakannya adalah dengan meletakkan es batu pada tembok sangkar atau lantai sangkar dengan memotongnya kecil-kecil terlebih dahulu. Burung cenderung takut kakinya kedinginan, makanya, cara ini sungguh efektif untuk membuat burung nagen di tangkringan dan takut untuk turun ke lantai sangkar ketika mendapatkan perlakuan seperti ini.

5. Ranjau Berbentuk Runcing (Seperti Duri)

Bentuk yang seperti ini memang dilihat saja sudah menakutkan, namun meski menakutkan dan seperti duri, tidak akan membahayakan keselamatan Burung. Karena pada dasarnya, duri-duri hanya bentuknya saja yang menyeramkan, padahal materialnya terbuat dari hanya dari kertas kaku, kadang ada juga yang terbuat dari bahan plastik yang bisa dilenturkan. Jadi, duri-duri ini tidak akan mengganggu kelangsungan hidup Burung.

6. Tempatkan Rumput Plastik / Sintetis

Rumput yang seperti ini biasanya ada di lapangan futsal yang ternyata bisa berguna juga untuk terapi mencegah Burung agar tidak turun dari tangkringan. Tekstur rumput yang terlihat kasar dan berduri akan menciutkan nyali Burung untuk turun dari tangkringannya. Anda bisa mendapatkan rumput seperti ini di toko perlengkapan taman dan toko rumah tangga.

7. Menggunakan Karpet

Karpet merupakan alat perantara atau alat utama untuk mengatasi burung yang sering turun tangkringan. Contohnya saja untuk alat perantara air, baby oil, double tape, shampo dan lainnya.

Namun jika untuk mengurangi aktifitas burung turun kedasar sangkar, kebanyakan orang menggunakan warna yang paling tidak disukainya. Jadi ketika membeli karpet untuk tujuan mengurangi burung nebok maka pilihlah warna yang mencolok.

8. Menggunakan Shampoo

Ada juga Penyuka Burung yang memanfaatkan shampoo untuk mengatasi burung yang sering turun tangkringan. Caranya adalah, denganmencampurkah shampoo dengan sedikit air lalu menyemprotkannya ke lantai sangkar. Cara yang kali ini tentunya dilakukan sebelum Burung turun ke lapangan. Namun, ada satu hal penting yang perlu Anda ingat, jangan menyemprotkan dengan jumlah terlalu banyak, karena Burung bisa menjadi tidak stabil.

9. Memasangkan Lilin

Cara ini memang bisa dibilang ekstrem karena sama saja memaksa Burung terus berada di atas tangkringan, namun tidak sedikit juga Penyuka Burung yang memakai cara ini.  Karena ketika Burung berani turun dari tangkringan, maka Burung itu akan segera merasakan akibatnya. Namun, sebaiknya jangan menggunakan cara ini karena bisa membahayakan keselamatan Burung kesayangan Anda.

10. Meletakkan Air Di Bawah Sangkar

Meletakkan air di bawah sangkar atau di atas tebok diyakini kicau mania cukup ampuh dalam mengatasi burung turun tangkriang. Ktika melihat air tersebut maka burung akan merasa sungkat untuk turun ke dasar sangkar. Terkecuali sang burung ingin mandi. Meski begitu, cara meletakkan air di bawah sangkar cukup untuk mengatasi burung nebok ini masih layak serta banyak dipergunakan.

11. Menggunakan Baby Oil

Rata-rata cara ini sering di pake untuk lovebird. Mereka sering meletakkan baby oil di atas karpet yang di tempatkan dalam sangakar. Cara ini cukup majur untuk mengatasi burung nebok. Dengan catatan kondisi burung yang anda miliki sedang vit atu sehat. Jika burung yang anda miliki memang kurang vit, maka akan tetap turun tangkringan.

12. Mengunakan Double Tape

Sama seperti halnya baby oil untuk cara menggunakannya. Double Tape juga sering digunakan untuk mengatasi burung nebok.

Cara menggunakannya yaitu dengan membeli double tape, lalu siapkan karpet. Setelah itu potong double tape sesuai ukuran karpet. Anda bisa menyobek perekatnya ketika di gantangan atau di rumah. Namun rata-rata kicau mania sering melepaskan perekatnya ketika di gantangan. Tujuannya yaitu agar double tape tersebut tidak kotor terkena kotoran burung atau pakan yang tumpah.

13. Menggunakan Daun

Meletakkan daun di bawah sangkar atau di atas tebok sering kicau mania lakukan untuk mengatasi burung nebok. Letakkan beberapa helai daun di atas tebok tersebut, pasti sang burung engan turun ke dasar sangkar.

14. Over Birahi

Untuk menurunkan birahi pada Burung, bisa dengan memanfaatkan buah mentimun, yaitu dengan cara di bawah ini:

  • Potong buah mentimun serta kulitnya dalam ukuran kecil-kecil
  • Berikan kepada Burung yang sedang over birahi sebagai ganti ekstra fooding
  • Hentikan memberikan makanan berupa jagung muda, kwaci dan kangkung yang bisa menambah birahi pada Burung
  • Lakukan cara ini secara bertahap yaitu sampai 1 atau 2 minggu.

15. Menjaga Asupan Makanannya dan Vitamin

Sebenarnya over birahi juga bisa membuat burung anda turun tangkringan. Hal ini bisa saja terjadi dan semua itu tergantung bagaimana anda dalam merawatnya. Cobalah untuk menghentikan pemberian extra fooding peningkat birahi seperti jenis serangga kaya akan protein dan lainnya.

Jika memang tak terlalu parah, cukup lakukan pemotongan jatah makan EF sesuai dengan sifat burung Anda karena setiap burung berbeda karakternya.

Untuk vitamin sendiri ada juga harus memberikannya pada minuman burung tersebut. Berikan seminggu 2 sampai 3 kali. Jika burung dalam kondisi vit maka akan jarang sekali turun tangkringan. Karena burung akan sibuk berkicau atau gacor.

16. Menjaga Kebersihan Sangkar

Hal wajib ketika sedang dalam sebuah perlombaan, sang joki atau pemilik harus menjaga sangkar burung dari segala jenis kotoran. Anda bisa membersihkan sangkar menggunakan kanebo keseluruh bagian, terutama pada bagian tebok. Bagian tersebut merupakan pemicu utama burung nebok atau sering turun ke dasar sangkar.

Baca Juga: 20 Cara Merawat Burung Mabung dan Pantangannya

Berbagai percobaan untuk mengatasi burung sering turun tangkringan atau nebok wajib anda coba dirumah. Cara mengatasi burung turun di dasar sangkar di atas cukup ampuh untuk mengatasi berbagai macam jenis burung ketika di perlombaan. Contohnya saja anis merah, lovebird, kacer, murai baru, cucak ijo dan burung sering diikutkan dalam perlombaan. Intinya hidari semua penyebab turun tangkringan pada burung kesayangan anda.

Loading...

Continue Reading

More in Tips Burung

To Top