> > 21 Penyebab dan Cara Mengatasi Burung Macet Bunyi - Hewan.id
Connect with us

21 Penyebab dan Cara Mengatasi Burung Macet Bunyi

Macet Bunyi, Malas Bunyi, Jenis Burung

Tips Burung

21 Penyebab dan Cara Mengatasi Burung Macet Bunyi

Macet bunyi atau malas bunyi pada burung peliharaannya merupakan hal yang wajar dialami oleh para kicau mania. Banyak sekali penyebab dan faktor yang mempengaruhi burung macet bunyi. Namun jika para kicau mania paham tentang cara mengatasi burung yang malas bunyi atau berkicau pasti tidak perlu khawatir. Memang semua jenis burung seperti lovebird, cendet, murai, kacer, cucak ijo dan burung lainnya pada titik tertentu akan mengalami hal tersebut.

Macet Bunyi, Malas Bunyi, Jenis Burung

Secara alamiah, semua Burung pada dasarnya bisa berkicau dan kicauan tersebut bisa semakin indah setiap harinya – sesuai pertumbuhan dan perkembangan Burung tersebut. Namun pada beberapa burung, ada yang kicauannya hanya bisa itu-itu saja atau kicauannya monoton meskipun umurnya sudah dewasa.

Sampai saat ini, Burung yang diyakini mampu berkicau dengan baik ialah burung berjenis kelamin jantan. Akan tetapi bukan berarti jenis burung yang betina tidak mampu berkicau dengan baik dan memiliki variasi lagu indah. Ada, namun hanya sebagian atau beberapa jenis burung berkelamin betina tertentu saja yang bisa.

Dan masalah atau penyakit yang paling ditakuti oleh para pencinta burung ialah ketika Burung peliharaannya yang pada awalnya mampu berkicau merdu tiba-tiba menjadi malas untuk bersuara. Masalah ini dianggap serius karena beberapa Burung sudah berhasil masuk kancah perlombaan dan suaranyalah yang menjadi senjata utama untuk memenangkan perlombaan tersebut.

Banyak faktor yang mempengaruhi macet bunyi pada Burung juga sangat beragam. Mulai dari perawatan yang kurang, dan kondisi kesehatan Burung. Bahkan, jika dalam kondisi macet bunyi pun Burung tersebut masih pendapat penanganan yang salah, bisa saja mengakibatkan Burung tersebut macet bunyi secara permanen. Nah berikut ini ada beberapa faktor penyebab burung mengalami macet bunyi dan cara mengatasinya dengan mudah serta cepat.

Loading...

Penyebab dan Cara Mengatasi Burung Macet Bunyi :

1. Burung Sedang Sakit

Sakit pada Burung yang tidak Anda sadari bisa menjadi penyebab utama Burung menjadi tidak ingin berkicau, atau berhenti berkicau secara mendadak. Padahal, perilaku Burung ketika sehat dan sakit sanggatlah berbeda. Kenali dulu tanda-tanda Burung yang sedang sakit, jangan sampai Anda telat menanganinya.

Cara mengatasi:

Asingkan Burung untuk beberapa waktu dari burung lainnya, entah itu Burung sejenis atau sebaliknya. Tujuan dari pengasingan ini adalah agar Burung bisa beristirahat dengan nyaman di tempat yang sepi tanpa ada gangguan dari lingkungan sekitar. Berikan juga suplemen khusus untuk Burung yang sedang sakit, yang bisa Anda beli di Toko Burung langganan. Hati-hati dalam mengganti pakan dan jangan memandikan apalagi menjemur Burung terlebih duku. Karena Burung harus dalam kondisi di dalam sangkar yang dikerodongi.

2. Burung Sedang Stres

Stres pada Burung biasanya diakibatkan oleh mental yang kendur akibat kalah dalam perlombaan. Perubahan pada cuaca serta umur Burung yang terus bertambah dan akan menginjak dewasa juga bisa mengakibatkan stres pada Burung. Dan apabila Burung sudah stres, ia akan malas untuk berkicau dan cenderung lebih agresif.

Cara mengatasi:

Berikan pakan EF yang berkualitas atau juga bisa berikan ekstra fooding yang sedikit lebih bervariasi dari yang biasanya. Namun untuk waktu pemberiannya, tidak perlu diubah. Asingkan burung dari semua jenis Burung Kicauan agar mentalnya cepat kembali normal. Ciptakan perawatan yang nyaman kepada Burung demi mendukung pemulihan mental Burung.

3. Burung Masih Baru

Burung yang baru beberapa saat berbaur dengan manusia, akan membutuhkan waktu untuk beradaptasi (menyesuaikan diri dengan lingkungan baru). Biasanya ini terjadi pada Burung yang baru ditangkap dari hutan sehingga mengalami mental yang berantakan ketika harus masuk ke dalam sangkar. Tidak perlu khawatir namun juga jangan berharap lebih terlebih dahulu. Karena tugas Anda ialah menjadikan Burung tersebut jinak sebelum melatihnya menjadi gacor.

Cara mengatasi:

Lakukan proses pemandian secara rutin yaitu pagu dan sore. Sekali dalam waktu  seminggu, terapkanlah terapi mandi malam pada jam 7 sampai basah kuyup. Setelah itu terapkanlah juga pemakaian kerodong pada sangkar ketika Burung sedang beristirahat dan jangan lupa untuk menjauhkan sangar Burung Baru dari Burung yang lainnya. Berikanlah pakan berupa EF dan jangan terlalu sering mengubah jenis pakannya.

4. Burung Sedang Menuju Proses Ngurak atau mabung

Perlu dicatat, tidak semua kasus Mabung pada Burung menjadikan Burung tersebut macet bunyi. Jika pada saat yang bertepatan Burung Anda macet bunyi dan banyak bulu halus berjatuhan, bisa dipastikan Burung tersebut positif akan mengalami Ngurak. Segera berikan perawatan yang tepat karena jika salah, bisa sangat fatal untuk performa Burung ke depannya.

Cara mengatasi:

Asingkan burung dan jangan lupa untuk selalu mengkerodongi sangkar. Ciri utama Burung yang sedang ngurak adalah malas bergerak dan selalu ingin makan, lalu tidur. Agar tidak terjangkit obesitas, maka aturlah pemberian pur dan ektstrafooding supaya tidak berlebihan.

Ada baiknya untuk tidak selalu menyediakan pakan untuk malam hari pada proses ini agar burung bisa fokus beristirahat. Boleh melakukan pemasteran asalkan dengan volume kecil dan tidak mengganggu proses tidurnya. Pemasteran ini juga bertujuan agar ketika nanti proses ngurak sudah selesai, Burung punya materi lagu baru.

5. Tenggorokan Burung Terkena Virus

Penyakit ini bisa dibilang sudah lumrah bagi burung kicauan. Cara mudah untuk mengetahui terjangkitnya virus ini ialah dengan memperhatikan tingkah burung dalam kesehariannya. Jika sudah terjangkit virus, Burung menjadi lebih sering minum, sesak nafas dan terdengar suara ngorok. Ciri yang lain adalah, Burung mudah merasa kepanasan saat sedang berjemur. Juga sering membuka paruh seakan ingin mengeluarkan hawa panas dari tubuhnya.

Cara mengatasi:

Perhatikan kebersihan sangkar, persediaan makanan pada cepuk yang berupa pur atau buah harus selalu diganti dengan yang baru.Untuk pengobatannya, Anda bisa berikan air minum dari rebusan daun sirih dengan takaran yang pas.

Jangan memaksa Burung untuk berkicau dalam kondisi ini karena bisa mengakibatkan pita Burung pecah karena getaran suara, semisal Anda dekatkan Burung tersebut dengan pancingan suara Burung lain.

6. Burung Masih Muda

Burung yang masih muda harus melewati banyak proses dan lika-liku untuk menuju penampilan yang lebih baik dengan suara indah, namun tidak jarang pula  menemui banyak kendala. Burung usia muda juga kerap mengalami macet bunyi, namun jika dibiarkan terus-menerus, maka bisa memperburuk performanya nanti ketika sudah dewasa,bahkan bisa sampai permanen ketika tidak diberikan perawatan yang benar.

Cara mengatasi :

Perawatan dengan memberikan pakan berupa EF sebaik mungkin hingga menemukan setelah harian yang pas untuk Burung tersebut. Pada kasus ini, pemasteran adalah hal yang paling utama dan umum untuk dilakukan. Pelatihan kicau sejak dini dengan suara kicau yang sudah ‘ahli’ akan membentuk suara yang indah pada Burung Muda.

7. Burung Kaget Sangkar Baru

Sebenarnya tujuan para pemilik memindahkan ke sangkar baru yaitu memberikan tempat yang nyaman dan indah untuk peliharaannya. Akan tetapi memang kebanyakan atau rata-rata jika burung pindah sangkar pasti akan mengalai macet bunyi. Proses tersebut marupakan hal yang biasa bagi para kicau mania.

Cara mengatasi :

Solusi atau cara mengatasi burung macet bunyi karena sangkar baru yaitu dengan membuat situasi atau kondis sang burung seolah-olah berada pada sangkar lamanya. Membuat situasi yang sama dengan tempat lamanya yaitu dengan meletakkan cepuk minum dan makan seperti sangkar lamanya. Selain hal tersebut warna sangkar serta pangkringan buatlah seperti sangkat lama. Dari situlah lama-kelamaan burung akan gacor kembali seperti semula.

8. Voer / Makanan Baru

Kebanyakan orang sering melakukan percobaan untuk menggati makanan utamanya dengan yang baru agar bertujuan lebih rajin berbunyi. Namun yang terjadi malah sebaliknya, burung mengalami macet bunyi karena hal tersebut. Hal tersebut merupakan biasa karena dalam memberikan setiap percobaan dibutuhkan sebuah masalah.

Cara Mengatasi :

Solusi mengatasi burung macet bunyi karena memberikan makanan yang baru yaitu dengan melakukan sebuah takaran perbandingan. Atau mencampurkan pakan burung lama dengan yang baru.

Contohnya saja memberikan takaran perbandingan 7 : 3. Maksutnya memberikan 30 persen makanan baru dan 70 persen makanan lama. Proses tersebut dapat anda lakukan secara bertahap sampai mencapai perbandingan 10:0 atau sampai menggunakan pakan baru 100 persen sepenuhnya.

9. Telalu Banyak Mengonsumsi Doping atau Vitamin

Pada mulanya doping atau vitamin memang membuat burung menjadi tambah rajin berkicau, buka paruh atau gacor. Namun jika vitamin atau doping yang di berikan habis maka kegacoran burung akan menurun. Doping juga dapat mengakibatkan burung menjadi serak, macet bunyi atau bahkan mati jika dosis yang diberikan berlebihan.

Cara Mengatasi : 

Efek doping burung dapat mengakibatkan pita suara rusah dan membuatnya macet bunyi. Untuk pemulihan atau mengembalikan suaranya, maka yang harus anda dilakukan yaitu sebisa mungkin netralisasi efek doping.

Anda dapat menggunakan air kelapa atau susu (jika perlu) untuk menetralisasi efek doping yang di berikan terlalu berlebihan. Memang proses tersebut bertahap agar burung dapat gacor lagi seperti semula.

10. Perubahan Cuaca

Perubahan cuaca ini lah yang biasanya menjadi penyebab burung mengalami malas berbunyi. Contohnya saja kadang hujan kadang panas. Perubahan iklim secara drastis itulah menimbulkan berbagai masalah, salah satunya yaitu macet bunyi.

Cara mengatasi:

Ketika perubahan cuaca secara ekstrim, anda dapat menempatkan burung di ruang tenang dan sirkulasi udara yang baik. Sedialah berbagai vitamin dan macam obat burung agar dapat mencegah sewaktu-waktu burung mengalami drop atau sakit.

11. Kurang Extra Fooding / Asupan Protein

Ketika kekurangan asupan protenin rata-rata birahi burung tersebut kurang stabil dan menyebabkan malas berbunyi atau kurang figther. Maka perhatikanlah asupan protein pada burung yang ada pelihara di rumah. Ingat berlebihan dalam memerikan asupan protein bagi burung juga berdampat tidak bagus.

Cara mengatasi :

Berilah ekstra fooding berupa jangkrik, ulat hongkong dan kroto secara rutin jika burung tersebut pemakan jenis serangga. Akan tetapi jika pemakan biji-bijian maka berikanlah yang berkualitas. Akan tetapi yang perlu anada pahami yaitu jangan memberikan extra fooding secara berlebihan. Jika memberikan EF secara berlebihan dapat mengakibatkan over birahi.

12. Drop Mental

Drop mental rata-rata dapat mengakibatkan burung tidak berbunyi atau macet bunyi. Banyak sekali faktor serta penyebab menimbulkannya. Mulai dari habis mabung, pola perawatan yang salah dan kalah setelah di gantangkan pada saat latber, latpres maupun lomba nasional.

Cara mengatasi :

Rawatlah dengan teratur mulai dari mandi sampai jemur. Berilah beberapa asupan vitamin serta asingkan di ruangan sendiri. Hal tersebutlah yang akan membangkitkan serta menumbuhkan kembali mental burung seperti semula.

13. Kebosanan

Suasana bosan bisa saja menimpa berbagai jenis burung. Rata-rata burung macet bunyi diakibatkan karena kebosanan. Kebosanan sering terjadi disebabkan karena rasa jenuh akan hal atau suasana baru. Misalnya saja hanya anda sering menggantang atau menempatkan burung di tempat itu-itu saja dari pagi sampai sore.

Cara mengatasi :

Berikanlah suasana baru untuk burung Anda. Contohnya, sering melakukan perpindahan atau memindahkan letak lokasi gantangan. Dianjurkan umtuk memindahkannya minimal dua kali sehari, di posisi dan tempat yang berbeda.

Jika anda telah paham sedikit tentang penyebab dan cara mengatasi burung macet bunyi, anda juga perlu paham cara perawatannya jika burung sedang dalam fase tersebut.

Cara Merawat Burung Macet Bunyi :

  1. Jika burung memiliki infeksi pernafasan atau gangguan pencernaan sebaik nya anda harus membawa nya ke dokter burung. Selain itu anda dapat konsultasi kepada penjual obat-obat burung di toko-toko burung dan tanyai apa obat yang cocok untuk mengatasi penyakit tersebut.
  2. Burung juga memiliki perasaan atau rasa yang sama seperti halnya manusia. Maka hal yang harus ada lakukan ketika burung macet bunyi yaitu sebisa mungkin menempatkan di tempat yang asri,sejuk dan tenang. Hal ini bermaksud untuk membuat jiwa, raga dan perasaan nya lebih tenang.
  3. Pancing burung dengan suara asri seperti suara burung lain atau gemicrik air. Alternatif pancingan suara alami tesebut bisa disebut terapi suara. Tujuannya yaitu agar burung tersebut bisa terkena rangsangan dan akan berbunyi kembali.
  4. Berikan makanan yang bergizi agar kesehatan nya baik dan stabil. Berilah buah-buahan seperti apel, buar peer, pisang dan lain-lain.
  5. Berikan juga menu makan bergizi serta extra foodin seperti jangkrik, kroto atau ulat hongkong secara berkala. Tujuannya yaitu agar burung mendapatkan sebuah protein yang bagus untuk kesehatannya. Dianjurkan juga sesekali memberikan EF berupa kelabang kecil, rata-rata dalam waktu kurang dari satu minggu burung akan mau kembali berbunyi.
  6. Lakukan penjemuran secara teratur dengan porsi waktu yang tepat. Manfaat melakukan penjemuran di pagi hari secara teratur akan berdampak bagus bagi kesehatan burung kesayangan anda.
  7. Kebersiahan kandang selalu di jaga. Inilah sebenarnya penyebab yang sering di sepelekan dan mengakibatkan burung macet bunyi. Jagalah kebersihan kandang atau sangkar burung anda supaya kesehatannya selalu terjaga.
  8. Konsisten dalam hal melakukan perawatan harian.

Inti dari mencegah burung macet bunyi yaitu sabar dan konsisten atau tepat waktu dalam perawatan harian serta paham betul dengan karakter burung tersebut. Selai itu cobala selalu memberikan minum, pakan dan vitamin berkualitas yang sesuai dengan takaran atau anjuran. Baik itu pakan berupa voer maupun extra fooding seperti jangkrik, ulat hongkong, kroto ataupun jenis makanan lainnya. Usahakan juga memperhatikan minuman burung selalu di ganti setiap hari.

Itulah beberapa tips dan cara dalam melakukan metode terapi yang bisa anda lakukan untuk mengatasi burung macet bunyi. Beberapa cara mengatasi malas bunyi pada burung dapat anda lakuykan dengan mudah asalkan telaten dan bertahap. Maka tidak butuh waktu yang lama masalah burung yang macet bunyi bisa teratasi seketika.

Loading...

Continue Reading

More in Tips Burung

To Top