10 Cara Merawat Hwamei Harian Agar Cepat Gacor - Hewan.id
Advertisements

10 Cara Merawat Hwamei Harian Agar Cepat Gacor

Merawat Hwamei Harian, Merawat Wambii Harian

Poksay

10 Cara Merawat Hwamei Harian Agar Cepat Gacor

Cara merawat Hwamei harian agar cepat gacor berkelanjutan dengan mudah. Burung Hwamei atau Wambi yang memiliki nama latin garullax canorus merupakan jenis burung yang berasal dari Tiongkok selatan. Kalangan kicau mania pasti sudah tidak asing lagi dengan burung ini. Kelebihan dan daya tariknya yang luar biasa membuat burung ini sering ikut beradu di arena kontes yang juga masuk dalam kategori burung kelas atas. Sebagai golongan burung kelas atas, Burung Hwamei masih menjadi burung impor idaman. Untuk bisa diikutkan dalam kontes, setiap burung pasti memerlukan perawatan. Begitu juga dengan burung ini, pemilik harus memperhatikan cara merawat hwamei harian.

Merawat Hwamei Harian, Merawat Wambii Harian

Burung yang bagus pasti diperoleh dari pemilik yang rajin dan telaten dalam merawatnya. Perawatan Burung Hwamei tergolong cukup mudah, hanya saja harus bisa mengontrol tingkat birahinya agar berada pada posisi normal. Keadaan birahi yang tidak normal akan menyebabkan burung ini malas berbunyi. Sehingga, tidak jarang para kicau mania sekali-kali menggandeng burung ini dengan Hwamei betina agar tingkat birahinya tetap terjaga. Tetapi juga tidak baik apabila tingkat birahinya terlalu tinggi, karena akan menyebabkan mental burung turun dan apabila kondisi demikian sudah terjadi akan sangat sulit untuk mengembalikan mentalnya dalam posisi normal.

Cara Merawat Hwamei Harian :

Burung Hwamei yang memiliki tipikal sebagai burung petarung memiliki cara perawatan yang tidak terlalu sulit dan hampir sama dengan burung lainnya. Namun, pemilik burung harus tetap memperhatikan cara merawat Hwamei harian agar burungnya dapat berkembang secara optimal.

1. Mengeluarkan Burung Dari Sangkar

Mengeluarkan burung sangat penting dilakukan terutama di pagi hari, hal ini bertujuan agar burung bisa menghirup udara segar dan merasakan suasana alam di pagi hari.

2. Memandikan Burung

Seperti manusia, burung juga harus dimandikan agar tubuhnya bersih dan tidak dihinggapi kuman. Waktu yang baik untuk memandikan burung yaitu setelah terbit matahari atau sekitar jam 7 pagi. Saat sore hari pun sebaiknya burung juga dimandikan, namun harus dilihat cuacanya terlebih dahulu.

Loading...

3. Membersihkan Sangkar

Salah satu hal yang harus dilakukan oleh pemilik burung adalah membersihkan sangkar. Hal ini dikarenakan sangkar burung yang kotor akan membuat burung merasa tidak nyaman dan mudah sakit. Selain itu, kotoran burung juga dapat menyebabkan penyakit bagi manusia, diantaranya pilek, batuk, sesak nafas, hidung berlendir, sakit tenggorokan, radang tenggorokan, asma dan flu burung yang sudah memakan banyak korban. Pada ibu hamil, kotoran burung juga dapat menyebabkan keguguran karena banyaknya virus dan bakteri dari kotoran burung yang tidak sengaja terhirup.

4. Menjemur Burung

Setelah selesai dimandikan, burung juga sebaiknya dijemur sebelum bulu-bulunya kering. Saat menjemur burung, sebaiknya jangan memberikan makanan atau minuman terlebih dahulu sampai bulunya kering.

5. Extra fooding

Burung Hwamei merupakan salah satu jenis burung yang menyukai buah-buahan dan juga serangga. Memberikan extra fooding kepada burung ini akan membuat Burung Hwamei lebih rajin berkicau. Buah-buahan yang bisa diberikan yaitu pepaya dan pisang kepok, sedangkan serangga yang bisa diberikan seperti jangkrik dan kroto.

6. Meletakkan di Tempat Yang Teduh

Apabila burung terlihat kepanasan setelah dijemur, maka letakkan burung di tempat yang teduh seperti di teras rumah atau di bawah pohon yang rindang. Biasanya burung akan berkicau setelah dijemur dan  diletakkan di tempat yang teduh.

7. Berikan Suara Masteran

Memberikan suara masteran saat burung diteduhkan sangat baik dilakukan untuk burung yang masih anakan. Apalagi akan lebih baik apabila kondisi sangkar di kerodong. Hal ini akan membuat burung lebih cepat menirukan suara masteran yang diberikan. Memberikan suara masteran juga harus dilakukan saat burung  berada pada keadaan pasif atau lebih banyak diam.

8. Menjinakkan Burung

Burung hwamei yang jinak akan lebih cepat untuk menangkap suara yang dimasterkan. Sehingga sangat penting untuk bisa menjinakkan burung yang masih giras. Untuk menjinakkan wambi , pemilik burung juga harus mengetahui pola rawatan yang harus dilakukan untuk menjinakkan.

9. Mendekatkan Dengan Betina

Apabila kicau mania juga memiliki burung betina di rumah, alangkah baiknya jika burung Hwamei jantan didekatkan dengan burung betinanya. Hal ini akan sangat membantu untuk menstabilkan nafsu birahinya. Kondisi nafsu birahi yang normal akan merangsang burung untuk berkicau.

10. Mengistirahatkan Burung

Saat sore hari, sebaiknya burung hwamei dimasukkan ke dalam rumah, disediakan makanan yang cukup dalam sangkar dan sangkarnya dikerodong. Hal ini bertujuan agar burung bisa beristirahat dengan tenang, tidak kedinginan dan terhidar dari penyakit atau hama seperti kupu-kupu kecil.

Inilah cara merawat Hwamei harian yang harus diperhatikan oleh para penggemar burung. Memberikan perawatan yang baik akan sangat berpengaruh pada proses perkembangan burung. Apalagi Hwamei atau wambi anda yang sering dijadikan kontes. Maka jagalah perawatannya wambi harus diperhatikan agar burung dapat berkicau dengan bagus. Anda juga dapat membaca cara merawat hwamei lainnya.

Loading...
Advertisements

Continue Reading
1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Poksay

Advertisements

Lihat Juga

Advertisements

Pencarian Populer

To Top