> > 10 Jenis Aquascape, Gaya dan Alirannya di Dunia
Connect with us

10 Jenis Aquascape, Gaya dan Alirannya di Dunia

Jenis Aquarium Aquascape

Jenis

10 Jenis Aquascape, Gaya dan Alirannya di Dunia

10 Jenis Aquascape, Gaya dan Alirannya di Dunia

Hewan.id – Jenis Aquascape adalah gaya, aliran dan teknik yang digunakan dalam aquascaping. Meliputi beragam cara dan bahan-bahan yang digunakan dalam mendesainnya. Jenis-jenis aquarium aquascape sangat penting diketahui sebelum memulai hobi kerajinan tanaman bawah air ini. Agar sejak awal konsep mengenai perancangannya sudah dibingkai teknik mainstream tertentu.

Jenis Aquascape di dunia ini ternyata berkiblat pada beberapa aliran besar yang terkenal, seperti misalnya Dutch Style, ini adalah aliran dari Belanda yang mengedepankan konsep warna-warni tanaman. Seakan itu merupakan simbol Belanda sebagai negara 4 musim yang warna daunnya tergantung dari musimnya. Aquascape Dutch Style ini memperlihatkan penampang aquarium yang penuh tanaman dari belakang hingga depan, sangat jarang diberikan ruang longgar untuk sekadar menaruh bebatuan.

Jenis Aquarium Aquascape

Aquarium Aquascape

Berbeda dengan Japanese Style, gaya dan jenis aquascape asal Jepang justru minim penggunaan tanamannya dan lebih banyak berkreasi dengan batu-batuan. Beragam batu hias dan batu koral (karang) disusun sedemikian rupa hingga menampakkan sebuah pemandangan yang indah, meskipun tampak kaku dan garang, bagaikan benteng pertahanan.

Tiap jenis aquarium aquascape terkait gaya dan alirannya ini memiliki penggemar sendiri-sendiri. Antara satu dengan yang lainnya tidak bisa dinilai hanya dari penampilannya saja karena semuanya memiliki keunggulan. Berikut adalah daftar 10 jenis-jenis aquascape yang bisa dicoba oleh para penggemarnya.

Jenis Ikan Aquascape

Jenis Ikan Aquascape

1. Freehand Aquascape Style

Merupakan jenis aquascape yang memiliki gaya dan aliran paling bebas karena mengandalkan kreativitas individual. Seluruh penggiat aquascaping bebas berkreasi sesuai seleranya masing-masing. Ini memunculkan sebuah karya kerajinan tangan yang khas dan original, tiada duanya.

Meski demikian, secara umum freehand style ini sama saja penggunaan bahan-bahan materialnya pun berupa tanaman air, batu-batuan, karang dan rumput-rumputan tertentu. Biasanya mereka yang menggunakan teknik tangan bebas ini adalah para penggiat yang maniak. Tak jarang jenis aquascape ini pun diperlombakan.

Loading...

2. Nature Aquascape Style

Jenis aquascape ini sering pula disebut Natural Style atau Nature Aquarium Style adalah sebuah jenis aquascape yang muncul pertama kali di Jepang. Temanya mengadopsi konsep perkebunan Wabi Sabi.

Ciri khasnya ada pada keselarasan dalam memadukan bahan-bahan alami, seperti batu, tanaman air dan kayu apung. Biasanya jenis aquascape yang dibuat dengan teknik nature style ini memiliki tema besar landscape tertentu, misalnya lanskap gunung, bukit, laut atau bahkan miniatur taman.

3. Dutch Aquascape Style

Sesuai dengan namanya, Dutch Style ini berasal dari Belanda. Mengedepankan panorama iklim Eropa yang warna-warni. Mencerminkan perubahan tiap musim dari musim dingin, gugur, panas dan semi. Warna-warni tanamannya beragam, dari yang daunnya coklat, kuning hijau hingga tosca.

Dutch Style menjadi salah satu jenis aquascape terpopuler di dunia. Material bahannya paling rumit dan susah dicari karena tidak semua tanaman tumbuh di negara di luar Eropa. Oleh karena 98% jenis aquascape ini menggunanakan tanaman (dengan sedikit bahkan tidak ada batu, koral dan benda artificial), harganya pun cenderung lebih mahal.

4. Iwagumi Aquascape Style

Melihat dari namanya sudah dapat ditebak bahwa teknik aquascape ini berasal dari Jepang. Jenis aquascape dengan gaya Iwagumi merupakan aliran modern yang dipelopori oleh bapak aquascaping modern, yakni Takashi Amano. Ciri khasnya ada batu yang disusun dengan prinsip golden ratio (rasio emas) dan rule of thirds yang maksudnya adalah sebuah teknik penataan 3 jenis batu yang disebut batu primer/batu ayah/father stone dan dua batu sekunder yang lebih kecil.

Memang penampang dari jenis aquascape ini tergolong jenis hardscape alias pemandangan yang keras karena mayoritas menggunakan batu, sebagaimana jenis aliran aquascaping dari Jepang lainnya. Namun ada yang tidak boleh dilewatkan bahwa aquascape ini rupanya juga menonjolkan kehidupan ikan kecil. Jadi setelah aquariumnya selesai dihias dengan bebatuan dan diisi air, maka ini akan menjadi habitat bagi ikan kecil.

5. Taiwanese Aquascape Style

Nampaknya hobi aquascaping memang banyak dilakukan di negara-negara Asia Timur, tak terkecuali Taiwan. Konsep jenis aquascape dari Taiwan ini adalah bermain dengan unsur kehidupan dan ketinggian. Gaya Taiwan hendak menonjolkan sisi lain dari sebuah pemandangan kolam bawah air, seakan-akan ada makhluk lain selain ikan, tak mengherankan bila aquascape jenis ini memasukkan benda-benda aneh seperti patung.

Teras-teras dibuat dengan kedalaman dan ketinggian tertentu. Menciptakan pemandangan yang alami dan seakan-akan berada di alam nyata. Teknik ini selalu menggunakan pula jenis tanaman yang serupa rumput sebagai alasnya. Barulah di atasnya ada tanaman berkayu yang lebih besar.

6. Japanese Aquascape Style

Jenis aquascape bergaya Jepang punya konsep besar yang mendasar yaitu penggunaan batu. Seakan lupa pada kodrat aquascaping sebagai teknik mendesain tanaman air, justru mayoritas aquarium yang dihias dengan gaya Jepang ini nampak hanyalah seonggok tumpukan batu tanpa pepohonan dan rerumputan.

Namun demikian, meskipun jenis aquascape Japanese Style berprinsip hardscape, tidak meninggalkan esensi dari kealamian. Bebatuan disusun seolah-olah hidup, misalnya seolah menunjukkan ekspresi dari manusia dan lingkungan. “Ruh” yang aquascaping jenis ini sangat bergantung pada daya kreasi pembuatnya.

7. Forest Aquascape Style

Ienis aquascape forest atau jungle adalah tema umum yang bisa memiliki banyak gaya. Intinya adalah membuat aquascape yang yang merepresentasikan kehidupan hutan. Jenis aquascape ini sering disebut pula sebagai Jungle Style.

Oleh karena meniru ekosistem hutan, sudah tentu tanaman yang digunakan cenderung besar, tinggi dan berkayu. Peletakkan unsur bebatuan dan artificial tanah membuat penampakkanya jadi rimbun dan sangat bau hutan.

Baca Lagi: 10 Pengertian Aquascape, Contoh dan Cara Membuatnya

8. Collectoritis Aquascape Style

Jenis aquascape collectoritis style ini adalah sebuah gaya dan aliran yang mirip dengan freehand style. Hanya saja penggunaan materialnya lebih beragam dan di luar mainstream. Aquascape jenis ini menjadi media untuk menyalurkan hasrat mengumpulkan benda-benda khusus dan aneh milik penggiatnya.

Pada teknik aquascaping ini akan dijumpai benda tidak lazim namun memiliki muatan filosofis tertentu. Meskipun sangat populer dan digemari, namun teknik ini cukup jarang dikompetisikan secara besar-besaran. Perlombaannya hanya dalam lingkup komunitas kecil.

9. Biotop Aquascape Style

Biotop Style sering disebut sebagai laboratorium biologi bawah air. Jenis aquascape ini hendak meniru ekosistem flora dan fauna tertentu. Biasanya aquariumnya dibuat untuk tujuan penelitian mengenai kehidupan, adaptasi dan rantai makanan. Ciri khas dari gaya biotop adalah berani menggunakan batu. Jadi meskipun banyak tanaman air, bebatuannya juga banyak.

Meskipun terkesan kaku dengan beragam teknik ilmiahnya, namun jenis aquascape Biotop Style selalu menjadi aquarium aquascape yang paling mempesona dan natural. Oleh karena semua unsur biotik dan abiotik akan selaras. Aquarium ikan yang dihias dengan teknik biotop ini menjadi lebih panjang umur dan sehat.

10. The Walstad Aquascape Method Style

Gaya walstad tidak begitu populer namanya. Ini adalah gaya dan jenis aquascape yang paling terkesan urakan dan bebas. Tidak menonjolkan kerapian, tapi justru kesemrawutan alam. Misalnya menunjukkan pemandangan ilalang, maka ditanamlah tanaman air yang daunnya panjang-panjang menjuntai ke atas, seperti ilalang.

The Walstad Style ini terkesan sebagai teknik aquascaping pemberontakan karena apa saja bahan materialnya dipakai, yang penting jadi. Tangki atau media wadahnya pun bebas terbuat dari apa saja. Untuk itu, Jenis aquascape ini menjadi yang paling murah budget pembuatannya. Cocok bagi pemula, namun kurang diminati para profesional.

Loading...

Continue Reading

More in Jenis

To Top