Jenis Ikan Pedang – Ikan adalah salah satu binatang yang banyak dijadikan sebagai peliharaan. Bukan hanya karena perawatannya yang mudah, ikan juga memiliki beragam warna dan jenis sehingga bisa dipilih sesuai selera. Salah satu ikan hias yang banyak dilirik untuk isian akuarium adalah ikan pedang. Ikan ini cukup mungil dan jenis ikan pedang juga banyak.

Jenis Ikan Pedang, macam Ikan Pedang, Ikan Pedang Jantan, Ikan Pedang Betina

Klasifikasi Ikan Pedang

  • Nama Ilmiah      : Xiphophorus hellerii
  • Filum                  : Chordata
  • Kelas                  : Actinopterygii
  • Ordo                  : Cyprinodontiformes
  • Family                : Poeciliidae
  • Genus                : Xiphophorus hellerii Heckel, 1848

Ikan pedang atau yang memiliki nama latin Xiphophorus Helleri ini pertama kali ditemukan di perairan Meksiko pada tahun 1848 yang kemudian dikawin silang dan dibudidaya oleh manusia. Ukuran panjang tubuh ikan pedang jantan maksimal 14 cm (5,5 in) dan betina 16 cm (6,3 in). Merupakan salah satu jenis ikan omnivora, maka makanan ikan pedang antara lin lumut, serangga kecil dan cacing.

Ada banyak sekali jenisnya, tapi diantara sekian jenis ikan pedang yang ada, berikut di bawah ini yang populer dan banyak disukai oleh masyarakat.

Kumpulan Macam Jenis Ikan Pedang Paling Mahal dan Populer

1. Chiapas Swordtail

Chiapas Swordtail atau yang memiliki nama ilmiah Xiphophorus alvarezi adalah salah satu jenis dari ikan pedang yang hidup di air tawar. Ikan ini pertama kali ditemukan pada tahun 1960 bersama beberapa ikan pedang jenis lainnya.

Sama seperti ikan pedang lainnya yang memiliki sirip yang memanjang layaknya pedang. Warnanya cenderung oranye dengan bintik putih dan hijau, sementara ukuran antara Chiapas Swordtail betina dan jantan berbeda. Jika pejantan bisa memiliki panjang maksimum 15 cm dan ikan betina hanya berkisar 8,9 cm.

Habitat ikan Chiapas Swordtail adalah di sungai dengan aliran yang cepat atau di kolam yang dangkal dan jernih yang tertutup bebatuan dengan ganggang. Nah, dari ganggang itu lah mereka mendapatkan makanannya.

2. Yellow Swordtail

Jenis ikan pedang selanjutnya yaitu Yellow Swordtail. Yellow Swordtail memiliki nama ilmiah Xiphophorus clemenciae ini banyak ditemukan di bagian hulu Sungai Coatzacoalcos di Meksiko selatan. Walau masih satu keluarga dengan Chiapas Swordtail, keduanya tampak memiliki perbedaan dalam tempat tinggal kesukaan.

Jika Chiapas Swordtail senang di aliran sungai yang deras, Yellow Swordtail justru sebaliknya. Mereka lebih menyukai hidup di perairan yang tenang dengan arus lambat. Namun, keduanya sama-sama suka dengan perairan yang banyak dengan tumbuhan karena di tempat seperti ini lah mereka bisa melahirkan telur-telurnya.

Ikan air tawar ini bisa tumbuh sampai ukuran 4 cm. Apabila anda ingin memeliharanya ikan pedang jenis Yellow Swordtail ini, pastikan bahwa akuariumnya ditumbuhi dengan tanaman dengan suhu 22’ C. Selain itu, anda juga perlu memisahkan betina yang hamil dengan ikan lainnya supaya tidak jadi santapan.

3. Green Swordtail

Berasal dari America Utara dan juga banyak di temukan di Amerika Tengah, dari Veracruz, Meksiko, ke Honduras barat laut ada ikan pedang yang diberi nama Green Swordtail. Green Swordtail yang memiliki nama ilmiah Xiphophorus Hellerii tersebut memiliki warna hijau zaitun, dengan garis lateral merah atau coklat dan bintik-bintik di punggung. Malah, Green Swordtail jantan memiliki pedang kuning dengan tepi hitam.

Green Swordtail bisa memiliki panjang keseluruhan maksimum untuk jantan yaitu 14 cm dan betina 16 cm. Nah, mereka banyak hidup di perairan yang aliran sungainya deras dan vegetasi. Namun, mereka ditemukan di mata air dan kanal yang hangat. Mereka juga termasuk sebagai ikan omnivora yang makanannya termasuk tumbuhan dan krustasea kecil, serangga, dan cacing annelid.

Banyak yang memilih ikan jenis Green Swordtail ini sebagai ikan hias akuarium mereka. Warnanya yang cantik khas ikan tropis menarik, selain itu mereka juga mudah berkembang biak

4. Puebla Platyfish

Puebla Platyfish merupakan jenis ikan pedang yang liar tapi menarik dan memiliki nama ilmiah Xiphophorus Evelynae. Sejatinya, ikan ini sangat bervariasi dan menjadi ikan liar yang menarik untuk dipelihara. Terutama ikan jantannya, memiliki warna kuning cerah dan sangat bagus di punggung dan ekornya.

Ikan Puebela Platyfish itu banyak ditemukan di Lereng Atlantik Meksiko pada bagian atas cekungan Rio Tecolutla di negara bagian Puebla, Meksiko. Jika ingin memelihara ikan yang tidak sekadar manis tapi juga ‘aman’ karena tenang dan tidak memakan anaknya sendiri, makan Puebla Platyfish bisa menjadi solusi yang tepat.

5. Northern Platyfish

Meksiko memang menjadi gudangnya ikan, khususnya untuk ikan pedang. Salah satunya adalah ikan Northern Platyfish yang ditemukan pada tahun 1961 lalu. Ikan ini cukup unik karena menyukai perairan yang panas, makanya jangan heran jika akan banyak ditemukan di sumber air panas di Laguna Santa Tecla, dekat kota Cuatro Ciénegas di negara bagian Coahuila, Meksiko.

Banyak yang merasakan sulit menangkar ikan tersebut karena harus meniru air yang ada di di habitat aslinya dengan bau belerang, banyak bebatuan dan tumbuhan, dan air yang bersuhu 80 sampai 90 F. Nah, ikan ini juga tidak memiliki masa hidup yang lama, hanya berkisar 3 sampai 5 tahun jika dirawat dengan baik. Makanya, ikan ini termasuk dalam ikan yang langka.

6. Mayan Swordtail

Ikan yang cocok untuk dipilih sebagai ikan hias tentunya yang membawa kecerian dengan warna-warnanya. Semakin terang, tentu akan membawa pengaruh positif yang baik. Coba pertimbangkan untuk mencari ikan pedang jenis Mayan Swordtail. Mayan Swordtail ini memiliki warna highlighter oranye dengan sentuhan warna logam yang berwarna. Ikan ini, tentu akan mengesankan siapa saja.

Mayan Swordtail sering ditemukan di perairan arus lambat yang memiliki banyak bebatuan seperti di Guatemala dan Hounduras. Ikan betina jenis Mayan Swordtail memiliki ukuran berkisar 4 inci dan yang jantan 6- 7 inci.

Well, pada tahun 2013-an, ikan ini cukup populer dan banyak dicari. Makanya, jika anda ingin memeliharanya, pastikan bahwa Anda memiliki wadah yang cukup besar mengingat ikan ini juga tergolong sebagai ikan besar. Selain itu, suhu dalam akuarium setidaknya antara 70 dan 77F.

7. Montezuma Swordtail

Montezuma Swordtail atau dengan nama ilmiah Xiphophorus montezumae menjadi jenis ikan pedang yang menarik untuk dibicarakan sebagai ikan akuarium air tawar. Ikan yang dikenal sebagai ikan hijau metalik ini cukup besar dengan ukuran maksimum yang mencapai 7,5 inci sehingga pastinya, Anda memerlukan wadah besar untuk memeliharanya. Dipelihara dalam akuarium, mereka akan hidup dengan baik di suhu air sekitar 21–25 ° C dan PH air 7,5.

8. Pygmy Swordtail

Ikan ramping yang diberi nama Pygmy Swordtail ini memiliki nama ilmiah Xiphophorus Pygmaeus. Pygmy Swordtail banyak ditemukan di Meksiko sebagai ikan yang cocok dijadikan sebagai peliharaann. Warna kuning yang ada pada ekornya cukup memukau dan seolah memberi semangat pada siapapun yang melihatnya.

Sebelum anda mulai berburu ikan jenis ini, pastikan bahwa Anda memperhatikan ketersediaan tempat yang luas dengan suhu yang baik. Ikan Pygmy Swordtail bisa hidup sampai 6 tahun jika Anda melakukan perawatan dengan memenuhi pakannya dengan baik. Selain itu, mereka yang terbiasa hidup di air dengan pH 7,2 sampai 7,8.

9. King Lyretail

Lytretail Swordtail atau King Lyretail adalah jenis ikan pedang yang dikenal memiliki nama ilmiah Xiphophorus Hellerii. Diantara ikan pedang lain, bisa dikatakan bahwa King Lyretail ini adalah ikan kelas premium karena harganya yang cukup tinggi. Mengapa? Karena ikan ini sulit untuk dibudidayakan bahkan di tempat asalnya sendiri, Amerika.

Ikan ini tumbuh antara 2 sampai 5 inci dalam akuarium. Kelebihan lainnya adalah, ia memiliki warna merah menyala dengan kilau metalik yang mengagumkan. Jika anda berminat untuk memelihara setidaknya satu King Lyretail, setidaknya siapkan budget mulai dari Rp. 100.000,00 sampai dengan Rp. 500.000,00 per ekornya.

10. Hamburg Swordtail

Hamburg Swordtail atau yang juka dikenal dengan nama Berlin Swordtail adalah ikan pedang air payau yang akan cukup sulit ditemukan keberadaannya di Indonesia. Ikan ini sejatinya berasal dari aerah Amerika Utara dan Tengah yang membentang dari Veracruz, Meksiko, ke Honduras barat laut. Untuk ukurannya, ikan Hamburg Swordtail bisa sampai 14 cm dan betina maksimum 16 cm.

Ikan ini menarik karena warna metaliknya yang elegan. Warna aslinya adalah hijau zaitun, dengan garis lateral merah atau coklat dan bintik-bintik di punggung dan ekor pedangnya. Mungkin akan anda temukan ikan jenis Hamburg Swordtail lain yang warnanya bervariasi seperti hitam, merah, dan lainnya, ini karena penangkarannya yang membuat ikan ini lebih variatif.

Baca Juga: Jenis Ikan Sapu-Sapu, Ciri Fisik, Karakteristik, Harga dan Gambar

11. Kohaku Wagtail

Anda mungkin pernah mendengar mengenai ikan koi kohaku, tapi kali ini ia adalah bagian dari jenis ikan pedang. Kohaku Wagtail memang memiliki warna yang cukup mirip dengan Koi Kohaku dengan campuran warna merah dan putih yang berkilau dengan warna sirip hitamnya. Namun yang membedakan, Kohaku Wagtail ini punya buntut pedang yang panjang.

Untuk mendapatkan ikan jenis ini di Indonesia tidak lah sulit. Beberapa toko ikan baik online maupun offline banyak yang menawarkan ikan jenis ini dengan beragam harga. Ikan ini memiliki banyak panggilan seperti Red Swordtail, Koi Swordtail, dan masuk dalam bagian dari famili Xiphophorus helleri. Nah, Kohaku Wagtail ini cocok dimiliki oleh anda yang ingin punya ikan tenang dan anggun dalam akuarium.

12. Pineapple Swordtail

Tidak, Anda tidak salah baca. Ada jenis yang termasuk ikan pedang yang diberi nama Pineapple Swordtail atau yang disebut ikan nanas karena kenampakannnya yang mirip dengan buah nanas. Perpaduan antara warna kuning dan oranye dalam tubuh ikan dengan buntut pedang ini cukup menyegarkan mata jika diletakkan dalam akuarium .

Tidak seperti ikan pedang lain yang membutuhkan tempat besar untuk hidup dengan kisaran akuarium isi air 30 galon, ikan ini bisa hidup di akuarium ukuran 20 galon dan lebih mudah perawatannya. Namun yang perlu diingat, jenis Pineapple Swordtail jantan sangat memegang teguh daerah kekuasaan. Jadi, perlu berhati-hati jika ingin memelihara beberapa ikan jantan dalam satu akuarium sekaligus.

13. Painted Swordtail

Jika Anda bertanya-tanya apa jenis ikan pedang paling populer yang ada, maka jawabannya adalah Painted Swordtail. Painted swordtail atau yang juga disebut wonderful new color from swordtail memiliki permainan warna hitam yang eye catching. Ikan ini memiliki beberapa jenis lainnya seperti meliputi: Red Wag, Red Velvet, Marigold, Black Nubian, Pineapple, dan Neon Swordtail.

Hal yang perlu diperhatikan jika memelihara ikan ini adalah, memilih wadah yang tepat. Tidak hanya harus luas karena betinanya sekali melahirkan bisa memiliki 80 telur, tapi juga pastikan akuariumnya memiliki penutup karena jenis swordtail satu ini sangat suka melompat. Mereka tergolong sebagai ikan omnivore yang biasa makan alga, cacing darah kering, hingga udang air asing.

15. The Hi Fin Lyretail Swordtail

The Hi Fin Lyretail Swordtail adalah ikan yang indah dan anggun. Ia adalah ikan yang tenang dan cocok dipelihara bagi anda yang pemula sebagai kolektor ikan pedang. Mereka termasuk dalam jenis Xiphophorus Helleri yang memiliki warna oranye dan kuning dengan semburat merah yang menampakkan kemewahannya.

Jika dibandingkan, The Hi Fin Lyretail Swordtail jantan lebih mengesankan dibandingkan betinanya. Ini karena memiliki ekor berbulu dengan sirip yang mengalir sampai ekornya yang mirip pedang. Dan yang terpenting, Hi Fin Lyretail Swordtail adalah spesies yang mudah disimpan di akuarium rumah, karena mereka dapat mentolerir berbagai kondisi air dan bisa hidup berdampingan dengan ikan jenis lainnya.

16. The Japanese Blue Swordtail Male Guppy

Tidak semua ikan pedang memiliki warna hitam, merah, dan oranye. Ada juga yang memiliki warna biru, seperti The Japanese Blue Swordtail Male Guppy. Biru bukan sekadar biru, ikan ini punya warna biru platinum yang menyenangkan untuk dilihat.

Ikan ini membutuhkan makanan seperti ganggang dan juga makanan berdaging karena memang termasuk dalam golongan ikan omnivore. Jika anda ingin memeliharanya, setidaknya akuarium anda memiliki ukuran untuk 30 galon air dan diisi dengan tanaman karena ikan ini akan menyimpan benihnya di sela-sela tanamanan tersebut.

17. Oreo Swordtail

Jenis ikan pedang premium lainnya adalah Oreo Swordtail. Oreo Swordtail memiliki warna mirip kue oreo, hitam dan putih. Selain harganya yang mahal, ikan Oreo Swordtail juga banyak dijadikan perburuan dan jarang ditemukan di toko-toko ikan hias.

Yang menyenangkan dari Oreo Swordtail adalah, mereka adalah ikan yang enerjik tapi tidak agresif. Mereka cantik ketika diletakkan dalam akuarium. Tidak hanya sebutan Oreo, ikan tersebut juga banyak dikenali sebagai Panda Swordtail. Bagaimana? Anda tertarik memelihara yang satu ini?

18. Albino Swordtail

Seperti namanya, Albino Swordtail adalah ikan yang memiliki warna putih pada kesuluruhan badannya. Ditambah lagi dengan matanya yang merah, membuat seolah perpaduan yang menakjubkan. Biasanya, Albino Swordtail sering ditemukan di Meksiko selatan sampai ke Amerika Tengah di Guatemala. Walau untuk saat ini, ikan Albino Swordtail menjadi salah satu ikan pedang premium yang jarang ditemukan.

Ikan yang bisa tumbuh sampai 12 cm ini memiliki cara perawatan yang mudah. Anda hanya perlu merawatnya seperti jenis ikan pedang lain, menempatkan pada akuarium besar dengan pH air antara 6,8 sampai 7,8 dan temperature air 18 sampai 17 C. Pun mereka tergolong ikan omnivore sehingga menemukan makanan yang tepat tidak lah sulit.

Baca Juga: Jenis Ikan Discus, Ciri Fisik, Karakteristik, Harga dan Gambar

Ada banyak sekali jenis ikan pedang yang ada di dunia. Mereka adalah ikan hias mungil yang tidak hanya unik dengan keberadaan ‘pedang’ di tubuhnya, tapi juga adanya beragam warna yang cocok jika dijadikan sebagai peliharaan dalam akuarium. Walau beberapa jenis ikan ini termasuk premium yang artinya mahal, anda tidak akan menyesal memelihara salah satunya.

Melihat beberapa jenis di atas, mana yang menurut anda paling menyenangkan untuk dipelihara? Apakah Pineapple Swordtail, Kohaku Wagtail, atau kah anda justru tertarik dengan Albino Swordtail? Selamat mencoba memelihara ikan pedang.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *