in

10 Jenis Ikan Patin, Ciri Fisik, Karakteristik, Harga dan Gambar

Jenis Ikan Patin – Ikan Patin merupakan salah satu jenis ikan berkumis (Siluriformes) yang terdapat dalam genus Pangasius, keluarga Pangasiidae. Asal usul nama “patin” juga dianbil pada salah satu anggotanya yaitu P. nasutus. Berdasarkan tipe ikan patin yang banyak laku di pasaran ternyata ada beberapa jenis paling digemari. Selain itu ada juga beberapa jenis yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Jenis ikan patin ini tersebar di berbagai wilayah dengan karakteristknya masing-masing.

Jenis Ikan Patin, Macam Ikan Patin, Verietas Ikan Patin, Kumpulan Gambar Jenis patin

Klasifikasi Ilmiah Ikan Patin

  • Filum                 : Bertulang belakang
  • Kelas                  : Actiopterygii
  • Ordo                  : Siluriformes,
  • Family                : Pangasiidae
  • Genus                : Pangasius (partim), 1840
  • Nama Inggris    :  Catfish

Morfologi Ikan Patin

Ikan patin mempunyai bentuk tubuh panjang berwarna putih perak. Pada bagian punggung ikan ini berwarna kebiru-biruan. Untuk ukuran panjang tubuhnya yang pernah ditemukan bisa mencapai dua meter lebih. Untuk ciri fisik pada bagian kepala ikan patin rata rata kecil dengan bagain mulut berada di ujung bawah keapal. Pada bagaian sudut mulut ikan ini terdapat dua pasang kumis pendek yang fungsinya sebagai alat peraba.

Pada bagian sirip punggung iakan patin ada sebuah jari-jari keras bergerigi dan besar. Selain itu jari-jari lunak sirip terdapat antara enam sampai tujuh buah. Bagian punggungnya ada sirip lemak berukuran kecil. Uniknya ikan patin tidak mempunyai sisik dan memiliki bentuk ekor simetris.

Sampai di sini pastinya Anda mulai penasaran bukan dengan apa saja jenis yang dimaksud tersebut. Maka dari itu, mari simak seperti apa karakteristuj dari setiap tipe ikan patin beserta harga jualnya berikut ini.

Sifat Biologis Ikan Patin

Ikan patin memiliki sifat nokturnal yaitu beraktivitas ketika malam hari. Perilaku unik dari patin yaitu suka bersembunyi dalam lubang tepi sungai. Walaupun terlihat lucu ikan ini termasuk omnivora atau pemakan segalanya. Di tempat asalnya, pakan ikan patin yaitu ikan-ikan kecil, serangga, cacing, detritus, biji-bijian, udang kecil, dan moluska.

Kumpulan Macam dan Jenis Ikan Patin di Dunia

1. Patin Muncung / Helicohagus Waandersii

Patin Mancung, Gambar Patin Mancung, Jenis Ikan Patin Mancung

Jenis patin muncung dengan nama latin Helicohagus Waandersii memiliki kriteria menarik. Gigi ikan patin ini terlihat lebar, kemudian ada tonjolan tulang lengan. Bagian moncong terlihat lebih runcing dibanding jenis ikan lainnya. Sedangkan habitat endemiknya berada di perairan Sumatera hingga Kalimantan.

Ciri selanjutnya dari ikan patin muncung ini adalah memiliki panjang mencapai 50 cm. Kemudian berdasarkan pengolahan ikan ini biasa digunakan untuk bahan masakan. Sedangkan harga di pasaran dari ikan ini bisa mencapai 60 ribu ke atas. Untuk ukuran lebih dari 50 cm bisa dipastikan harga jualnya lebih tinggi.

Lebih jelasnya, perlu diketahui bahwa meskipun rata-rata panjang ukuran ikan patin muncung ini mencapai 50 cm, ada kemungkinan bisa lebih dari 50 cm. Selain beberapa informasi di atas perlu diketahui bahwa Ikan satu ini yang memiliki tonjolan tulang lengan terlihat di bagian pangkal sirip. Tonjolan tersebut tampak memanjang hingga mencakup dua pertiga tubuhnya.

2. Patin Lawang / Pangasius Nieuwenhuisii

Patin Lawang, Gambar Patin Lawang, Jenis Ikan Patin Lawang

Berikutnya ada macam ikan patin lawang dengan nama latin Pangasius Nieuwenhuisii yang menghadirkan kriteria tidak kalah menarik. Spesies ikan patin lawang memang tak banyak diolah dan dikonsumsi, akan tetapi ketika kita lihat dari ukuran maksimal yang mencapai 60 cm bahkan bisa lebih membuat potensi pengolahannya lebih luas. Hal ini menjadi salah satu kriteria menarik dari jenis tersebut.

Habitat asli ikan patin lawang mencakup banyak daerah di Indonesia. Anda bisa menemukan ikan patin lawang di sekitar perairan Jawa, Sumatera, hingga Kalimantan. Rata-rata ikan patin lawang memiliki waktu berkembang biak cukup baik. Berkaitan dengan pembudidayaan, meskipun identik dengan perairan air asin, tetap saja ada berbagai spekulasi membuat budidayanya cukup terbuka.

3. Patin Jambal / Pangasius Djambal

Patin Jambal, Gambar Patin Jambal, Jenis Ikan Patin Jambal

Banyak pembudidaya ikan patin memanfaatkan jenis patin jambal. Bukan tanpa alasan, karena jenis ikan satu ini memiliki karakter lebih cepat berkembang biak. Banyak penelitian mengungkapkan ikan ini menjadi salah satu jenis yang paling besar. Terbukti panjang tubuhnya mencapai 120cm. Ditambah lagi harga seekor ikan patin jambal bisa dibanderol di atas 90 ribu.

Meskipun harganya cukup tinggi di pasaran, ikan patin yang gampang dibudidaya ini masih banyak peminatnya. Sayangnya, sulitnya proses budidaya jenis patin jambal membuat ketersediaannya cukup langka di pasaran. Untuk menemukan hasil budidaya yang cukup banyak biasanya ada di daerah Sumatera dan Kalimantan. Hal ini mengingat karena habitat aslinya memang berada di dua daerah tersebut.

Belum banyak yang mengetahui seperti apa ciri fisik ikan patin jambal. Namun, berdasarkan ukurannya yang mencapai 120cm, maka dari bentuk tidak terlalu berbeda dari jenis patin lainnya. Sedangkan untuk pengolahan ikan patin ini memang masih minim. Tetapi kualitas dagingnya bisa dikatakan cocok untuk olahan masakan.

4. Patin Wakal / Pangasius Micronemus

Patin Wakal, Gambar Patin Wakal, Jenis Ikan Patin Wakal, Pangasius Micronemus

Daerah Jawa dan Kalimantan menjadi daerah tinggal dan berkembangnya ikan patin wakal yang memiliki nama latin Pangasius Micronemus. Ikan ini bisa dikatakan cukup panjang. Untuk panjang maksimal ikan patin wakal mencapai 60 cm. Sedangkan daerah berkembangnya ikan patin ini cukup mudah dijumpai dan menjadi salah satu kelebihannyai.

Jika berbicara mengenai pengembangan ikan patin wakal dalam hal ini tidak terlalu banyak. Pada umumnya hasil tangkapan nelayan di daerah Jawa dan Kalimantan menjadi sumber penyediaan daging ikan wakal. Meskipun ketersediaan tidak banyak di pasaran, namun harga ikan patin ini justru cukup murah apalagi dibandingkan jenis sebelumnya.

Ciri fisik ikan patin wakal mempunyai sungut rahang atas memanjang. Untuk bentuk mata terbilang besar yaitu hampis sepetempat dari panjang kepala. Pada bagian moncong atau bentuk kepala dapan berbentuk persegi serta terdapat tonjolan tulang. Sedangkan  pada lengan sirip dada terlihat pendek.

Untuk hitungan kiloan dalam 1 kg ikan patin wakal dibanderol mencapai 60 ribu, namun bias juga di atasnya bisa diatasnya. Demikian juga untuk kualitas daging hingga proses pengolahannya pun juga sama.

5. Patin Pedado / Pangasius Nasutus

Patin Pedado, Macam Patin Pedado, Pangasius nasutus

Patin pedado memiliki nama latin yaitu Pangasius Nasutus. Ikan ini memiliki panjang di atas 80cm. Ciri khas bentuknya terlihat lebih runcing dan tajam serta memiliki warna mencolok. Belum diketahui apakah ikan patin satu ini banyak dikonsumsi ataupun hanya sebagai ikan hias saja.

Keunikan dari bentuk ikan patin pedado ini cukup menarik. Sebab ia memiliki kumpulan gigi yang lebih lebar dengan panjang gigi hampir sama dengan tubuhnya. Bagian mata ikan patin Pangasius Natsutus terlihat kecil dan ukuran matanya enam kali dari besarnya kepala. Terdapat juga jari-jari sirip dubur dengan jumlah sedikit.

Daerah penyebaran ikan patin pedado berada di Kalimantan, Sumatra, hingga Malaysia. Mengingat ia masih jarang ditemui di pasar ikan lokal, harga ikan patin pangasius nasutus ini bisa mencapai angka 80 ribu bahkan bisa lebih. Meskipun awalnya ikan patin ini berasal dari daerah Jawa dan Kalimantan, namun persebarannya sudah mulai merambah ke luar negeri.

6. Patin Juaro / Pangasius Polyuranodon

Patin Juaro, Macam Ikan Patin Patin Juaro, Pangasius Polyuranodon

Pastinya belum banyak yang mendengar verietas patin bernama juaro atau Pangasius Polyuranodon ini. Sampai sekarang spesies ikan patin ini memiliki daerah endemik cukup luas yakni Jawa, Sumatera, dan Kalimantan. Dalam hal ini ia memiliki ukuran tubuh yang bisa mencapai 60 cm. Terkadang habitat asli ikan patin juaro ini bisa mencapai daerah selatan Jawa juga, jadi persebaran habitatnya menjadi lebih luas lagi.

Untuk pemeliharaan dan perkembang biakan ikan patin ini masih belum dilakukan secara mandiri. Sehingga untuk mendapatkannya Anda harus mencari di pasar ikan lokal atau bisa membeli langsung ke nelayan. Sedangkan untuk ukuran 60 cm, ikan patin tersebut dibanderol cukup tinggi di pasaran yakni sekitar 58-60 ribuan.

Berbicara soal pengolahan daging, pada dasarnya ikan patin juaro memang hampir sama juga dengan ikan patin pada umumnya. Tetapi sekarang jenis ikan patin ini banyak diminati sebab dari kualitas daging dan teksturnya yang enak. Maka, tak heran bila patin juaro ini masih terus diburu dan jumlahnya pun cukup berlimpah di perairan Indonesia.

7. Patin Lancang / Pangasius Macronema

Patin Lancang, Pangasius Macronema, Ikan Patin, gambar ikan patin hias

Jenis ikan patin hias kali ini memiliki beberapa nama lain, diantaranya adalah rioscaring, rios, jaura, riu, hingga pangasius macronema. Bisa dikatakan ikan patin lancang memiliki ukuran tubuh paling kecil diantara jenis lainnya. Ukuran tubuhnya hanya mencapai 20 cm.

Namun demikian, ternyata tidak semua ikan patin berukuran sama. Ada bukti bahwa di daerah Kalimantan Barat terdapat ikan patin lancang dengan ukuran maksimal 40 cm. Dari sinilah beberapa pengamatan dan penelitian seputar ikan patin jaura terus dilakukan oleh para ahli.

Berkaitan dengan penjualannya, harga patin lancang di pasaran terbilang cukup murah yakni kurang dari 60 ribu. Tidak banyak yang mengetahui ikan patin lancang ini bisa diolah menjadi menu makanan. Apalagi mengingat ketersediaannya di pasaran juga tidak terlalu banyak. Dengan ukuran mencapai 20-40 cm, tekstur dagingnya kemungkinan tidak terlalu banyak pula.

Di samping itu ketertarikan masyarakatak terhadap ikan patin lancang ini masih belum tinggi. Sebab ukurannya cukup kecil kemudian kurang pas jika digunakan sebagai olahan makanan.

8. Patin Pangasius Lithostoma

Pangasius Lithostoma

Pangasius lithostoma merupakan ikan patin yang memiliki panjang mencapai 20-30cm. Kemungkinan besar ikan patin pangasius lithostoma masih belum diolah dalam bentuk masakan. Jika kita lihat jenis ikan patin lainnya bisa dikatakan jenis ini cukyp murah karena bisa didapatkan kurang dari 50 ribuan.

Belum banyak yang tahu akan karakter hidup ikan patin pangasius lithostoma. Namun, ada berbagai penelitian mengenai tempat habitatnya yakni berada di sekitar Kalimantan. Namun demikian ada potensi penyebaran ikan patin pangasius lithostoma hingga meluas ke daerah lain seperti Malaysia dan Jawa.

Dalam hal ini kualitas hidup dari ikan patin pangasius lithostoma cukup tinggi. Hal ini disebabkan oleh perburuannya masih belum seperti ikan patin lainnya. Kemudian dari segi pengolahannya pun masih minim. Sehingga potensi peningkatan jumlah ikan patin pangasius lithostoma ini cukup tinggi, khususnya di daerah Kalimantan.

9. Patin Wakalatau Rius Caring / Pangasius Micronemus

Patin Wakalatau Rius Caring / Pangasius Micronemus

Ikan patin wakalatau rius caring dengan nama latin pangasius micronemus ini menjadi salah satu jenis yang mempunyai ukuran sungut terpanjang. Sedangkan untuk ciri tubuhnya, ia memiliki garis tengah di bagian perutnya hingga sirip dada. Pada bagian giginya memiliki jenis veromine terpisah dengan jumlah 37 sampai 45 sisir. Bagian mata pangasius micronemus terlihat cukup besar dan kemungkinan memiliki penglihatan lebih biak dibanding jenis lainnya.

Selain itu, cuping rahang bawahnya terlihat memanjang dengan jumlah 16 sisir saring melengkung sampai insang pertama. Berkaitan dengan pengolahan, belum banyak pengolahan dari ikan patin pangasius micronemus. Hal ini disebabkan ikan tersebut habitatnya masih liar di daerah Kalimantan, Jawa, hingga Sumatra. Bila dijual di pasaran, kisaran harganya bisa mencapai 50-60 ribu per kg.

Ukuran paling panjang jenis patin wakalatau rius caring bisa mencapai 40-60 cm. Lumayan besar tentunya untuk seukuran ikan patin, ditambah lagi bobot ikan juga cukup berat. Dalam hal ini, meski jarang diolah tetap saja ada beberapa nelayan berminat dengan jenis ikan patin tersebut.

10. Patin Albino

Patin Albino, Ikan Patin Albino, Gambar Patin Albino, Kelainan Patin Albino

Mungkin Anda belum pernah melihat jenis ikan patin albino yang dikatakan sangat langka. Ikan patin albino ini, keberadaannya dapat di temui dengan jumlah 1 banding 10.000 ikan patin. Sesuai namanya, warna putihlah yang mendominasi tubuh ikan patin ini. Sedangkan mengingat kelangkaan ketersediaannya, banyak kolektor memburunya sebagai ikan hiasan.

Untuk bentuk tubuh ikan patin albino, pada dasarnya tidak berbeda jauh dari ikan patin lain. Hanya saja warna putih membuatnya terlihat menarik dan berbeda. Untuk harga yang pernah dibanderol dalam hitungan per ekor patin albino ini mencapai 500 ribu. Berat ikan patin albino sendiri bisa mencapai 1 kg per ekor dengan panjang tubuh 40-50 cm.

Jika diamati lebih jauh,  karakteristik hidup ikan patin albino ini cenderung menyendiri kemudian lebih kalem pergerakannya dibanding jenis lain. Sedangkan habitatnya masih berada di Kalimantan Timur hingga Jawa.

Olahan makanan dari ikan patin cukup beragam bisa dalam bentuk fillet, dan olahan lainnya. Berbagai olahan ini bisa dibuat dari salah satu atau beberapa jenis ikan patin yang cocok. Sedangkan untuk kualitas rasa dan dagingnya sendiri juga ditentukan masing-masing jenis tersebut.

Baca Juga: Jenis Ikan Oscar, Ciri Fisik, Karakteristik, Harga dan Gambar

Nah, bagi yang berencana melakukan budidaya, beberapa jenis ikan patin di atas bisa menjadi acuan penting. Mulai dari pertimbangan terkait harga, ketersediaan, potensi penjualan dan sejenisnya. Anda juga bisa menyesuaikan dengan lokasi dan kebutuhan para calon pelanggan nantinya.

Written by Portal Hewan