Pakan Ikan Bawal, Pakan Bawal, Ikan Bawal
in

10 Jenis Pakan Ikan Bawal, Utama, Favorit, Alternatif dan Organik

Jenis Pakan Ikan Bawal – Ikan bawal berasal dari sungai Amazon dan Orinoko di Amerika Selatan yang saat ini telah menyebar ke berbagai belahan dunia. Penyebaran ikan air tawar ini terjadi disebabkan karena maraknya budidaya ikan bawal. Sebagai organisme yang hidup di air, ikan bawal juga membutuhkan makanan. Ada banyak ragam pakan ikan bawal yang bisa diberikan, seperti pelet, serangga air, dan lainnya.

Pakan Ikan Bawal, Pelet, Roti, Azolla, Ampas Kelapa, Ikan, Ikan Bawal

Ikan bawal merupakan paling banyak dibudidayakan di Brazil, karena dapat hidup dengan mudah dalam kondisi air yang jelek sekalipun. Selain pemeliharaannya yang mudah, spesies ikan ini juga tahan terhadap penyakit. Namun demikian, agar ikan bawal cepat tumbuh besar, maka tetap harus diperhatikan pemberian makanan untuk ikan bawal.

Pakan Utama Ikan Bawal

Makanan adalah salah satu yang paling dibutuhkan oleh ikan bawal untuk tetap hidup, tumbuh dan berkembang. Agar ikan bawal tumbuh dengan sehat dan cepat besar, maka Anda harus memberikan pakan yang berkualitas. Oleh karena itu, Anda perlu memperhatikan ketersediaan makanan utamanya, karena ikan bawal yang lapar dapat memakan ikan-ikan kecil yang lainnya.

1. Pakan Alami

Di dalam kolam, memang sudah ada makanan alami untuk ikan bawal yang tercipta dari proses pemupukan sebelumnya. Pada masa kecilnya, ikan bawal tergolong karnivora, sehingga pada masa pembenihan, zooplankton menjadi pakan ikan bawal. Lalu, setelah tumbuh lebih besar, ikan air tawar ini berubah menjadi omnivora.

Setiap larva ikan bawal memiliki sumber makanannya sendiri dan satu-satunya, yaitu kuning telur yang terdapat di bagian bawah perutnya. Pada masa kecilnya ini, larva ikan bawal tidak dapat memakan makanan yang lain karena rongga mulutnya belum terbuka. Setelah 3 – 4 hari kemudian, barulah rongga mulut larva akan terbuka, ketika kuning telur tadi telah habis.

Selanjutnya, larva ikan bawal mulai mencari makan berupa plankton, dan makanan ini hanya bertahan hingga 3-4 hari sebelum habis. Hal ini berbeda dengan ikan bawal dewasa yang  memakan jasad-jasad  yang ada di dasar laut. Beberapa jasad air yang hidup di dasar perairan seperti larva chironomus, cacing olgochaeta, tubfex, dan berbagai jenis moluska.

2. Pelet

Pelet menjadi pakan utama untuk ikan bawal yang dibudidaya di perairan, seperti di tambak, kolam, dan keramba. Ikan air tawar ini tidak terlalu selektif dalam memilih makanan, sehingga pembudidaya tidak kesulitan dalam menyediakan pakan ikan bawal.  Anda bisa mendapatkan pelet ikan bawal dengan mudah ditoko-toko ikan.

Pemberian pelet untuk ikan bawal dengan cara ditebarkan secara merata pada permukaan kolam, agar semua ikan mendapatkan kesempatan untuk memperoleh makanan. Jika ikan bawal nampaknya masih agresif untuk menangkap makanan, maka pakan dapat ditambahkan hingga ikan malas untuk menyambutnya.

Pelet ikan bawal terdiri dari beberapa tipe, diantaranya tipe FF999, 781-SP, 781-2, dan 781. Agar pemberian pelet sesuai dengan kebutuhuhan, maka selama 2 atau minggu sekali Anda dianjurkan untuk melakukan sampling terhadap berat dan bobot ikan bawal. Hal ini bertujuan untuk mengetahui biomassa di kolam ikan bawal agar dapat menentukan jumlah pakannya.

Pakan Alternatif Ikan Bawal

Selain pakan utama, Anda juga perlu memperhatikan pakan alternatif ikan bawal, yang juga memiliki peranan penting untuk pertumbuhan ikan bawal. Dalam mencari pakan alternatif, yang tentu juga diperhatikan adalah pakan ikan bawal  yang murah namun tidak mengesampingkan kualitas dan kuantitasnya. Nah, berikut ni adalah beberapa pakan alternatif ikan bawal yang dapat Anda berikan.

1. Limbah Makanan dan Roti

Limbah makanan dan roti yang tidak habis dimakan oleh manusia dapat menjadi makanan alternatif yang disukai ikan bawal. Pakan ikan bawal ini bisa Anda dapatkan dari limbah rumah tangga, rumah makan, dan restoran. Roti yang sudah kadaluwarsa dan tidak habis makan, daripada dibuang hingga membusuk sendiri, lebih baik diberikan untuk ikan bawal.

Pemanfaatan limbah makanan ini sangat menguntungkan bagi pembudidaya. Sekarung limbah makanan dapat menanggung hingga 40 ekor per kg ikan bawal selama dua hingga tiga hari, tergantung kondisi makanannya. Selain itu, harga limbah makanan dan roti kadaluwarsa saat ini pun lumayan murah.

Anda bisa mendapatkan nasi lorotan dengan harga Rp 5.000, dan campuran roti kadaluwarsa seharga Rp 50.000 per karung yang isinya 50 kg. Namun, pemberian limbah makanan ini dianjurkan pada air kolam yang mengalir sehingga minyak tidak tertinggal di permukaan air. Di air kolam yang menggenang, minyak bisa saja tersangkut di insang ikan sehingga mati.

2. Suplemen

Suplemen baik diberikan untuk ikan bawal terutama dalam masa pembenihan ataupun pembesaran, untuk meningkatkan selera makan ikan bawal. Ada beberapa pilihan suplemen yang dapat Anda berikan, diantaranya gula, susu, dan madu, yang masing-masingnya dicampurkan dengan pelet.

Untuk dosis pemberiannya, 1 sdm gula, atau 1 sdm madu ataupun 1 sdm susu kental manis yang dicampurkan dengan 1 kg pelet ikan. Bagi Anda yang sedang membudidayakan ikan bawal konsumsi sebanyak 10.000 ekor yang setara dengan 1 ton ikan bawal. Untuk jumlah ini, maka susu yang Anda butuhkan adalah sebanyak dua kaleng.

Sedangkan, untuk madu diberikan sebanyak 1 botol, dan gula pasir yang digunakan sebanyak 1,5 kg. Pemberian suplemen untu ikan bawal sebaiknya dilakukan secara selang-seling, misalnya hari ini diberi suplemen dan besoknya tidak diberi suplemen. Akan tetapi, jika Anda ingin ikan bawal cepat besar, maka suplemen dapat diberikan setiap hari.

Pakan Organik Ikan Bawal

Pakan memiliki peranan penting bagi pertumbuhan ikan bawal, baik itu pakan utama, pakan alternatif, maupun pakan organik. Melalui pemberian pakan organik, selain untuk menggenjot pertubuhan ikan, juga diharapkan dapat menghemat biaya pakan. Nah, berikut ini adalah beberapa pakan organik yang dapat Anda berikan pada ikan bawal yang Anda budidaya.

1. Azolla

Azolla microphylla atau tanamanpaku air adalah salah satu pilihan pakan organik yang dapat Anda berikan untuk ikan bawal. Tanaman paku ini memang dijadikan sebagai pakan ikan, unggas, dan juga pupuk. Azolla memiliki kandungan gizi yang lebih menjanjikan dibandingkan dengan dedak, jagung, dan beras pecah.

Kandungan protein yang terkandung dalam Azolla mencapai 31,25 persen, lemak sebanyak 7,5 persen, dan karbohidrat sebanyak 6,5 persen. Tidak hanya itu, tanaman paku air ini juga mengandung serat kasar sebanyak 13 persen, dan gula terlarut sebanyak 35,56 persen. Itulah sebabnya, Azolla cocok dijadikan sebagai pakan ikan dan pupuk pertanian.

Pemberian Azolla dapat menekan biaya pakan hingga 20% jika dibandingkan dengan pemberian pelet saja. Untuk 1 kg ikan bawal dibutuhkan pelet 1 kg dan azolla 1 kg, yang menghasilkan 70 ekor bawal. Setelah dipelihara 4-5 bulan, lalu dipanen dengan ukuran 4 ekor per kg, maka pemberian pakan ini dapat menekan biaya pakan hingga 30%.

2. Ampas Kelapa

Serutan buah kelapa yang biasanya didapatkan sisa setelah masak juga dapat diberikan untuk ikan bawal. Untuk meningkatkan produksi, maka ikan bawal perlu diberikan pakan yang berkualitas, terutama yang mengandung nutris dasar protein. Ampas kelapa adalah salah satu limbah rumah tangga yang kaya protein sehingga dapat diberikan untuk ikan bawal.

Pemberian ampas kelapa dapat dicampurkan denganpelet atau ditebar secara langsung, dan bisa juga difermentasikan terlebih dahulu. Ampas kelapa mengandung serat galaktomanan yang berfungsi untuk menurunkan kolesterol. Selain itu, ampas kelapa juga mengandung kadar protein yang cukup tinggi hingga 11,35 persen, dan lemak dengan total 23,36 persen.

Pemberian ampas kelapa yang telah difermentasikan lebih efisien dibandingkan dengan yang belum difermentasikan. Caranya adalah dengan mencampurkan ampas kelapa dan pelet, lalu dikeringkan di udara terbuka selama 4-5 hari. Setelah itu, campuran ampas kelapa dan pelet dihaluskan, dicampurkan dengan tepung anji dan air dan ampas kelapa fermentasi pun siap.

3. Sayuran

Sayuran yang biasa digunaan untuk masak dapat juga dijadikan pilihan sebagai makanan ikan bawal. Sayuran yang memiliki tekstur lembut, seperti bayam, kangkung, sawi, dan kol dapat dimakan dengan mudah oleh ikan bawal. Sebelum diberikan  pada ikan bawal, sayuran dicincang terlebh dahulu, namun tidak perlu dimasak ataupun diolah lagi.

Selain sayuran, buah-buahan juga dapat diberikan untuk pakan ikan bawal, yang mulai -diberikan pada hari ke-10 sejak penebaran. Letakkan sayuran dan buah-buahan di salah satu sudut kolam di dekat pintu pembuangan air. Sayuran dan buah-buahan ini juga dapat diletakkan di dalam bingkai pakan lalu dipasang terapung di atas permukaan air kolam.

Pemberian buah-buahan dan sayuran dengan cara ditebarkan beserta tangkai dan rantainya dapat dilakukan setiap hari atau 2 hingga 3 hari sekali. Untuk ukuran kolam ikan bawal seluas 1003, maka pemberian pakan sayuran dan buah-buahan ditebar sebanyak 5 hingga 10 kg berat basah.

Waktu dan Tempat Pemberian Pakan Ikan Bawal

Pakan alami ikan bawal yang memang tersedia  di kolam seperti jasad-jasad renik yang hidup di dasar laut (bentos) hanya mencukupi kebutuhan benih beberapa saja. Oleh karena itu, ikan bawal membutuhkan pakan utama lainnya, seperti pelet, dan juga pakan alternatif serta pakan organik. Pemberian pakan tersebut harus sesuai dengan kebutuhan agar ikan bawal dapat hidup dengan baik.

Pemberian pakan ikan bawal dengan menggunakan pakan alternatif limbah makanan dan roti dapat dilakukan sebanyak dua kali sehari. Pemberian pakan di pagi hari dimulai pada jam 09.00 dan di sore hari pada jam 03.00. Dikarenakan, pada jam-jam ini, suhu air kolam masih hangat sehingga ikan bawal akan bergerak aktif untuk menangkap makanannya.

Sistem pemberian pakan dengan menetapkan waktu dan jumlah pakan sebenarnya sudah ada pada sistem periodik. Sistem pemberian pakan pada sistem periodik ditetapkan sebanyak 3 kali sehari, yaitu pagi, siang, dan sore dengan jumlah pakan 3 – 5 persen. Namun, sistem ini tidak selalu efisien, karena sering kali ikan bawal tidak menghabiskan pakannya sehingga banyak yang terbuang.

Anda juga perlu memperhatikan nafsu makan ikan bawal, dan diharapkan semua pakan yang Anda tabur dapat segera habis dimakan oleh ikan bawal. Pemberian pakan yang berlebihan dan tidak dimakan habis dalam waktu dekat oleh ikan bawal bisa menyebabkan berjamur di air kolam. Oleh karena itu, nafsu makan ikan bawal dan aktifnya dalam mengambil pakan juga perlu diperhatikan.

Sebenarnya, pemberian pakan ikan bawal dapat dilakukan dimana saja yang penting ikan bawal mau makan dan menghabiskan makanannya. Anda bisa memberikan pakan dengan cara menebar hampir sebagian kolam, atau hanya menabur pakan di dekat pintu masuk air saja, ataupun di bagian kolam yang lain.

Namun demikian, agar semua ikan bisa mendapatkan makanan, sebaiknya pembaerian pakan difokuskan di bagian tengah kolam. Anda juga bisa menetapkan tempat pemberian pakan ikan bawal, di tengah, di dekat pintu masuk air dan lainnya. Penentuan tempat pemberian pakan ini akan membuat ikan bawal terbiasa untuk mendapatkan makanan di area tersebut.

Selain itu, Anda juga perlu memperhatikan kualitas air yang terdapat di dasar kolam. Biasanya air dasar kolam lebih buruk kualitasnya dibandingkan dengan air yang terdapat di permukaan, karena semua kotoran dan sisa pakan bertumpuk di bawah. Oleh karena itu, setelah dua minggu penebaran, Anda dapat membuka pintu keluar air, agar air dasar kolam keluar, lalu kolam diairi kembali.

Menjaga kualitas agar tetap bersih termasuk salah satu cara untuk menjaga agar ikan memiliki nafsu makan yang tinggi. Air merupakan lingkungan hidup bagi ikan dan lingkungan yang baik menjadikan ikan selalu bernafsu makan. Sebaliknya, jika lingkungan hidupnya buruk, nafsu makan ikan akan menurun dan sulit untuk mempertahankan hidupnya.

Untung Rugi Pemberian Pakan Alternatif Ikan Bawal

Untuk mendapatkan banyak keuntungan dalam budidaya ikan bawal, maka pembelian pakan ikan bawal harus ditekan serendah mungkin. Harga jual ikan bawal sangat murah di tingkat petani, dengan kisaran Rp 9.500 – 12.000 per kg atau bisa juga mencapai Rp 15.000 hingga 20.000 per kg. Hal ini menjadikan petani mensiasatinya dengan memberikan pakan alternatif ikan bawal berupa lorotan.

Sekarung limbah makanan dapat digunakan di kolam yang berisi 1 kuintal bibit ikan bawal dengan ukuran 10 ekor per kg yang cukup selama 2 – 3 hari. Sementara itu, sisa makanan dari restoran dan rumah makan biasanya dijual dengan harga Rp 500 per kg, dan jika dicampur dengan roti kadaluwarsa dihargai dengan Rp 1000 per kg.

Sedangkan campuran makanan dan roti kadaluwarsa yang sudah dikemas dalam karung isi 50 kg, maka dihargai dengan Rp 50 ribu per kg. Pakan jenis ini juga sangat mudah didapatkan, bisa dari pengepul, langsung ke rumah makan, ataupun pabrik roti. Dibandingkan dengan pemberian pelet dengan harga Rp 6 – ribu per kg, pemberian pakan alternatif ini tentu lebih menguntungkan Anda.

Untuk pemberian pakan ikan bawal murah dan cepat besar dengan lorotan ataupun limbah makanan maupun roti kadaluwarsa per siklusnya hanya menghabiskan biaya sekitar Rp 2,25 juta. Harga ini tentu berbanding terbalik dengan biaya pakan yang harus dikeluarkan untuk pemberian pelet ikan bawal yang bisa mencapai Rp 9 jutaan.

Sebenarnya untuk pakan ikan bawal pengganti pelet lebih baik jenis yang terapung dari pada tenggelam, karena pakan terapung selalu berada di permukaan air. Dengan menggunakan pakan terapung, ikan bawal berpeluang lebih cepat untuk memburu dan menangkapnya. Manfaat lain dari pakan terapung yaitu tidak mudah larut air. 

Itulah pembahasan mengenai pakan utama, alternatif, dan organik ikan bawal, serta waktu pemberian pakan dan untung ruginya. Dengan melakukan pengontrolan yang rutin, Anda dapat mengetahui jika ada perubahan yang terjadi pada ikan bawal. Hal ini juga bertujuan agar Anda dapat melakukan budidaya dengan baik dengan benar untuk mendapatkan ikan bawal yang berkualitas.

Baca Juga: Cara Budidaya Ikan Bawal di Ember, Kolam dan Sawah

Segala sesuatu yang terjadi pada ikan bawal yang Anda budidaya perlu Anda ketahui agar jika terjadi masalah dapat segera diselesaikan. Misalnya, jika nafsu makan ikan bawal menurun, maka Anda dapat melakukan  tindakan-tindakan untuk meningkatkan kembali nafsu makannya agar tumbuh kembang ikan bawal tetap terjaga.

Written by Portal Hewan