Merawat Ikan ManfishIkan manfish, bidadari angelfish atau layang-layang adalah jenis ikan hias air tawar yang mempunyai banyak peminat. Ikan hias ini banyak diburu, karena keindahan warnanya. Disamping itu ikan manfish mempunyai bentuk tubuh yang unik sehingga semakin banyak penggemarnya. Bagi para penggemar ikan hias, harus mengetahui trik dan cara merawat ikan manfish, agar ikan peliharaannya bisa tumbuh dengan baik dan sehat.

Merawat Ikan Manfish

Memelihara ikan manfish tidak berbeda jauh dengan memelihara ikan hias lainnya. Tempat hidup, makanan, dan cara merawat ikan adalah hal pokok yang harus diperhatikan dalam memelihara ikan manfish. Karena ketiga hal tersebut sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan ikan manfish. Lalu bagaimana cara merawat ikan manfish yang benar? Berikut hal- hal yang harus diperhatikan.

Cara Merawat Ikan Manfish Bagi Pemula

1.Tempat Hidup Ikan Manfish

Ikan manfish atau yang biasa disebut angelfish, adalah jenis ikan hias air tawar yang berasal dari perairan Amerika Selatan. Ikan yang masih sebangsa dengan ikan chichild ini juga hidup di perairan Amazon, Brazil, Columbia dan Peru. Di habitat asalnya, ikan ini menyukai tempat yang terlindung, cenderung gelap dan mempunyai aliran air yang tenang.

Besar ikan ini rata-rata antara 7, 5 – hingga 15 cm. Tetapi pada tempat hidup yang luas, ikan manfish bisa mencapai ukuran badan hingga 25 cm. Ikan manfish termasuk ikan yang selalu terlihat tenang, meskipun sebenarnya ikan ini juga bisa agresif. Gerakan berenang yang dilakukan membentuk pola zig zag atau berbelok-belok.

Uniknya, ikan manfish mempunyai bentuk tubuh mirip layang-layang dengan kedua sirip perut dan punggung panjang melengkung menuju ekor. Bentuk tubuhnya pipih sehingga sekilas mirip dengan bentuk busur panah. Ikan manfish juga mempunyai sulur panjang di bagian kepala bawah. Ikan manfish juga disebut ikan layang-layang.

Melihat bentuk anatomi ikan manfish dan memperhatikan habitat asalnya, ikan manfish membutuhkan tempat yang luas untuk hidupnya. Idealnya, luas tempat hidup yang diperlukan adalah tiga kali dari ukuran tubuhnya. Hal ini dikarenakan bentuk ikan manfish yang pipih dan lebar serta mempunyai sirip yang panjang, maka ikan membutuhkan tempat yang luas untuk luas tempat hidupnya.

Disamping membutuhkan tempat yang cukup luas, cara merawat ikan manfish yang harus diketahui adalah air yang digunakan untuk memelihara ikan ini. Karena ikan manfish termasuk jenis ikan hias air tawar, maka air yang digunakan adalah air tawar. Kadar keasaman air yang dibutuhkan adalah air dengan ph sekitar 6-8. Ikan manfish juga termasuk ikan tropis, maka ikan ini membutuhkan air dengan suhu 25-28 derajat celcius.

2. Pembibitan Ikan

Untuk mendapatkan ikan manfish yang baik dan sehat, harus dimulai dari pemilihan bibit ikan yang baik dan sehat pula. Bagi penggemar ikan hias, memilih bibit ikan yang akan dipelihara bisa dilakukan dengan langsung membeli di toko penjual ikan hias. Sekarang sudah banyak toko penjual ikan hias yang menyediakan berbagai jenis bibit ikan hias termasuk bibit ikan manfish. Disini para peternak ikan hias bisa memilih bibit ikan hias yang baik.

3. Mendapatkan Bibit

Memilih bibit ikan manfish yang baik dan sehat merupakan salah satu cara merawat ikan manfish yang harus diketahui para penggemar ikan hias. Bibit ikan yang baik dan sehat adalah, warna ikan cerah dan tidak pucat. Gerak ikan juga harus terlihat lincah dan agresif. Disamping itu, bibit ikan mempunyai organ lengkap dan tidak cacat, serta mempunyai proporsi tubuh yang seimbang mulai kepala hingga ekornya.

Tetapi, sekarang penggemar ikan manfish juga bisa melakukan pembibitan sendiri. Yang perlu diketahui apabila ingin melalukan pembibitan sendiri adalah, sifat-sifat dari ikan manfish. Ikan manfish adalah ikan yang menyukai tempat yang gelap dan air yang tenang. Jadi untuk melakukan pembibitan, ikan harus ditempatkan di tempat yang agak gelap dan airnya juga tenang.

4. Proses Pembibitan

Pembibitan bisa dilakukan dengan memasangkan ikan jantan dan betina yang sudah cukup umurnya, yaitu setelah ikan berumur 7 bulan. Biasanya, ikan betina yang sudah cukup matang akan memisahkan diri. Pada masa ini ikan betina bisa dipindahkan ke tempat pemijahan di akuarium tersendiri. Setelah telur matang dan dibuahi, telur bisa ditempatkan di tempat penetasan dan akan menetas sekitar 2-3 hari.

5. Merawat Larva dan Perawatan Bibit

Telur yang sudah menetas akan menjadi larva. Pada masa ini sebaiknya larva mulai diberikan makan berupa makanan alami yaitu cacing arthemia sp. Pemberian makanan ini sampai larva berumur sekitar 2 minggu. Setelah berumur 2 minggu hingga 1 bulan, sudah bisa dilakukan panen bibit ikan manfish. Pada masa ini, bibit ikan bisa dipindahkan ke dalam bak fiber hingga bibit ikan berumur 2 bulan

Cara merawat ikan manfish pada umur 2 bulan ini harus benar-benar diperhatikan, karena akan menentukan kualitas ikan manfish yang akan dipelihara. Pada dasarnya ikan manfish termasuk ikan yang produktif, dengan sekali bertelur, keberhasilan penetasan yang dilakukan bisa mencapai 70-90%. Bibit ikan manfis sendiri bisa dipanen setelah berumur 2 bulan dengan ukuran tubuh sekitar 3-5 cm.

Tips dan Cara Perawatan Ikan Manfish Harian

Memiliki ikan hias yang sehat dan indah adalah keinginan setiap pemiliknya. Ikan manfish yang sehat, lincah dan memiliki warna yang bagus tergantung dari bagaimana cara merawat ikan manfish yang dilakukan sehari-hari. Ada beberapa hal yang sangat berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan ikan manfish yang dipelihara. Diantaranya adalah:

1. Ukuran akuarium

Akuarium adalah tempat ikan hidup sehari-harinya. Keadaan akuarium sangat bepengaruh pada kesehatan ikan manfish yang diperlihara. Pertama, yang harus diperhatikan adalah ukuran akuarium. Ikan manfish membutuhkan tempat hidup yang luas. Hal ini dimaksudkan untuk memberiakan ruang gerak yang cukup mengingat bentuk anatomi tubuhnya yang lebar.

2. Kondisi dan kebersihan air

Memelihara ikan manfish di akuarium sebaiknya menyesuaikan dengan habitat asli ikan jenis ini. Ikan manfish bisa hidup dengan baik pada air tawar dengan suhu berkisar antara 25-28 derajat celcius. Ikan ini juga tidak bisa hidup di air yang memiliki kadar keasaman yang tinggi. Jadi air di akuarium diusahakan untuk memiliki ph 6-8.

Kebersihan air juga sangat berpengaruh bagi kesehatan ikan. Sebaiknya air dibersihkan dengan cara dikuras secara berkala. Pengurasan bisa dilakukan dengan sistem pengurasan air secara keseluruhan / mengganti air seluruhnya dengan air baru. Yang perlu diperhatikan pada pengurasan air secara keseluruhan ini adalah, air baru yang akan digunakan harus diendapkan dulu minimal selama 24 jam.

Akuarium lebih baik bila dilengkapi dengan filter yang bisa menjaga air tetap jernih. Karena filter ini bisa menyerap kotoran dalam air yang disebabkan oleh sisa makanan ikan dan feses ikan itu sendiri. Air akuarium juga harus menpunyai kandungan oksigen yang cukup yang diperlukan untuk pernafasan ikan. Keadaan ini bisa diciptakan dengan memasang aerator pada akuarium.

3. Pemberian pakan ikan

Makanan sangat berpengaruh pada pertumbuhan dan kesehatan ikan manfish. Karena dari makanan ini ikan mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhannya. Para penggemar ikan manfish sebaiknya mengetahui makanan apa saja yang bisa diberikan dan apa kegunaannya. Hal ini bertujuan agar makanan yang diberikan benar-benar tepat sesuai dengan yang dibutuhkan ikan.

Makanan ikan manfish ada beberapa macam, yaitu makanan alami dan makanan tambahan. Makanan alami bisa berupa udang, cacing, dan jentik nyamuk. Sementara makanan buatan bisa berupa pelet yang biasa dijual di toko pakan ikan. Pelet juga bermacam-macam, ada pelet yang khusus untuk pertumbuhan ikan, ada juga pelet khusus untuk membentuk warna pada ikan manfish.

4. Memperhatikan kesehatan ikan

Tips cara merawat ikan manfish yang tak kalah penting adalah menjaga kesehatan ikan manfish. Penggemar ikan manfish harus jeli memperhatikan ikan peliharaannya, apakah ikan dalam keadaan sehat atau sakit.

Mengetahui ikan yang sakit bisa dilakukan dengan melihat gerak ikan. Apabila ikan yang biasanya aktif bergerak tiba-tiba diam atau menyendiri di dasar akuarium, kemungkinan ikan tersebut sedang sakit.

Selain dari geraknya, ikan yang sedang sakit juga bisa dilihat dari makanan yang diberikan. Apabila ikan jarang menyentuh makanan yang diberikan, bisa dipastikan ikan tersebut sedang sakit. Ikan yang sakit biasanya juga terlihat dari warna kulitnya yang jadi kusam dan tidak cerah. Selain itu nafas ikan juga akan lebih cepat, yang bisa dilihat dari pergerakan insangnya.

Ikan yang sakit sebaiknya segera dipindahkan ke tempat lain. Hal ini bertujuan agar bisa dilakukan perawatan tersendiri pada ikan tersebut. Selain itu juga untuk menjaga agar tidak menular pada ikan lainnya. Karena biasanya, ikan yang sakit akan cepat sekali menular pada ikan yang berada satu tempat dengannya. Untuk mengantisipasi hal ini, sebaiknya ikan yang sakit segera dipindahkan ke tempat lain.

Perawatan Ikan Manfish dari Penyakit

Ikan manfish sangat rentan terhadap serangan penyakit, terutama yang disebabkan oleh parasit. Sebenarnya ukuran parasit bila dilihat dengan mata biasa, meskipun sangat kecil. Tetapi bila tidak teliti, parasit bisa menyerang ikan tanpa diketahui. Untuk itu, bagi penggemar ikan manfish harus benar-benar memperhatikan ikan peliharaannya apakah ikan dalam kondisi sehat atau sakit.

1. Penanganan Pertama Pada Ikan

Parasit yang menyerang ikan manfish ada bermacam-macam. Diantaranya cacing jarum yang menyerang ikan dengan cara menusuk. Ada juga parasit dari jenis cacing kulit. Parasit ini akan menyerang ikan, kulit, dan sirip ikan yang mengkibatkan kulit ikan nampak kusam dan juga bisa menimbulkan luka.

Selain parasit, penyakit ikan manfish juga bisa disebabkan oleh bakteri. Berbeda dengan parasit yang bisa dilihat dengan mata biasa, bakteri memiliki ukuran tubuh yang sangat kecil sehingga tidak bisa dilihat dengan mata biasa dan harus menggunakan mikroskop untuk melihatnya. Bakteri ini biasanya menyerang bagian pencernaan ikan yang menyebabkan ikan kehilangan nafsu makannya.

2. Perawatan untuk Ikan yang Sakit

Cara merawat ikan manfish yang sakit tidak sama dengan ikan-ikan lainnya yang sehat. Harus diberikan perawatan khusus agar ikan segera sehat kembali. Bila mendapati ikan dengan gejala sakit, langkah pertama yang harus dilakukan adalah memindahkan ikan ke tempat lain untuk melakukan perawatan. Hal ini juga bertujuan agar ikan-ikan lainnya tidak tertular.

Sebelum mengobati, terlebih dahulu harus diketahui penyebab ikan sakit. Apakah ikan sakit disebabkan parasit atau bakteri, atau ada sebab lainnya. Penyebab ikan sakit bisa dilihat dari gejala yang ditunjukkan. Ikan yang sakit disebabkan parasit, biasanya akan ditemukan luka di tubuhnya, karena parasit menyerang bagian luar tubuh.

3. Tahap Pengobatan

Ikan yang sakit disebabkan parasit, biasanya menunjukkan gejala warna ikan memudar / jadi pucat. Atau ada luka yang ditemukan di tubuh. Dalam kondisi ini, ikan bisa diberikan obat berupa formalin 25 % dan Na Cl 500 ppm yang dimasukkan dalam air akuarium. Hal ini mengingat arena parasit biasanya hidup di air yang kurang terjaga kebersihannya.

Sementara ikan yang sakit karena serangan bakteri biasanya menunjukkan gejala seperti kehilangan nafsu makan, gerak ikan jadi lamban dan cenderung diam di dasar akuarium. Ikan yang sakit karena serangan bakteri bisa diberikan oxytetracyclin 5-10 ppm. Sebelum diberikan, obat ini bisa direndam terlebih dahulu selama 24 jam atau sehari semalam.

4. Hal-hal yang Harus Diperhatikan

Yang harus diperhatikan dalam perawatan ikan yang sedang sakit adalah makanan ikan. Harus dipastikan, ikan tetap mendapat asupan makanan yang cukup, karena makanan ini diperlukan untuk membentuk ketahanan tubuh ikan. Apabila daya tahan tubuhnya bagus, ikan akan bisa segera sehat kembali dan juga tidak mudah terserang bakteri / parasit.

Selain itu, cara merawat ikan manfish terutama ikan yang sedang sakit, harus diperhatikan kebersihan air dalam akuarium. Karena bakteri dan parasit dapat hidup dengan subur pada air yang kurang terjaga kebersihannya. Untuk itu, kebersihan air ini harus benar-benar diperhatikan agar ikan yang dipelihara dapat terhindar dari penyakit.

Tips dan Cara Pemberian Pakan Ikan Manfish

Makanan adalah faktor utama bagi pertumbuhan dan perkembangan ikan manfish. Makanan yang cukup dan sehat akan membuat ikan tumbuh dengan baik dan juga sehat. Sebaliknya, apabila makanan yang diberikan kurang atau tidak memenuhi kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan, maka akan dapat mengganggu pertumbuhan dan kesehatan ikan.

Memberikan makanan pada ikan manfish tidak bisa dilakukan dengan sembarangan. Ada beberapa tips yang harus diperhatikan, agar makanan yang diberikan benar- benar bermanfaat bagi ikan dan tidak terbuang percuma. Berikut beberapa tips yang harus diperhatikan dalan memberikan pakan bagi ikan manfish.

1. Memberikan makanan sesuai umur ikan

Dalam perkembangannya, ikan manfish memiliki fase-fase tertentu. Jadi pemberian pakan harus disesuaikan dengan perkembangannya. Untuk ikan manfish yang masih dalam bentuk larva, makanan yang diberikan adalah makanan alami berupa arthemia sp (kutu air) . Setelah ikan berumur 2 minggu hingga 2 bulan, makanan gang diberikan adalah cacing jenis tubifex dengan pertimbangan bentuk mulut ikan yang cenderung kecil.

Setelah usia 2 bulan ikan manfish bisa diberikan makanan tambahan berupa pelet. Makanan tambahan ini untuk memenuhi kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan ikan seiring bertambahnya umur dan ukuran ikan. Makanan tambahan biasanya berupa pelet yang bisa didapatkan di toko penjual pakan ikan. Pelet ada 2 macam, yaitu pelet untuk kebutuhan nutrisi, dan pelet untuk membentuk warna pada kulit luar ikan.

2. Memberikan makanan dengan bergantian

Memberikan makan pada ikan manfish sebaiknya dilakukan secara bergantian. Dalam artian, pemberian makanan diberikan secara bergantian antara makanan alami dan makanan tambahan. Hal ini bertujuan agar ikan tidak merasa bosan dan juga agar kebutuhan nutrisi ikan terpenuhi. Disamping itu perlu diketahui, ikan manfish termasuk ikan omnivora, jadi makanan tambahan perlu untuk diberikan.

3. Jangan berlebihan memberi makan ikan

Ikan manfish adalah ikan hias yang berukuran kecil. Ukuran tubuhnya hanya sekitar 7, 5 cm. Ukuran tubuh yang cenderung kecil ini juga berpengaruh pada jumlah makanan yang dibutuhkan. Ikan manfish hanya perlu diberikan makan 2 kali sehari, yaitu pagi dan sore hari. Memberikan makan yang berlebihan, akan membuat kotor air karena sisa makanan yang tidak dimakan oleh ikan.

Ikan manfish sebenarnya tidak terlalu sulit untuk dipelihara asalkan mengetahui cara merawat ikan manfish yang benar. Apalagi ikan ini juga termasuk jenis ikan yang gampang sekali dikembangbiakkan, jadi tidak akan kesulitan untuk mendapatkannya. Selain itu, ikan manfish tergolong ikan yang mudah beradaptasi dengan lingkungan tempat dia tinggal.

Ikan yang mempunyai beberapa jenis ini menjadi sangat populer karena keunikan bentuk tubuhnya serta keindahan warna pada kulit luarnya. Hal ini yang membuat ikan manfish semakin melambung tinggi harga jualnya. Ingin memelihara ikan manfish? Silahkan menyimak beberapa tips yang sudah diuraikan di atas terlebih dahulu.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *