Advertisements

20 Cara Memelihara Ikan Koi Di Aquarium dan Kolam Agar Tidak Mati

6 min read

Memelihara Ikan Koi, Ternak Koi, Budidaya Koi

Memelihara Ikan Koi – Ikan koi menjadi salah satu ikan yang paling digemari oleh beberapa orang dengan memandang segala aspek atau sisi yang berbeda. Ada yang ber budidaya ikan koi hanya sekedar iseng-iseng atau sebagai ikan hias dan ada juga yang berbudidaya ikan koi untuk bisnis makanan. Memelihara ikan koi sendiri tentunya harus benar  agar memperoleh hasil yang memuaskan.

Memelihara Ikan Koi, Ternak Koi, Budidaya Koi

Kebanyakan orang yang memelihara ikan koi menggunakan teknik yang asal-asalan, padahal semua itu memiliki cara dan langkah yang tepat agar ikan dapat tumbuh dengan sehat. Bagi Anda yang masih bingung tentang bagaimana memelihara ikan koi di dalam aquarium maupun di kolam, terdapat penjelasannya secara lengkap berikut ini.

Cara Memelihara Ikan Koi Di Aquarium

Berbudidaya ikan koi di dalam akuarium memang menjadi daya tarik yang yang lebih menarik. Namun agar memperoleh hasil yang baik, budidaya ikan koi di dalam akuarium harus melewati beberapa tahapan yang tepat. Jika terdapat satu kesalahan maka tidak menutup kemungkinan akan terjadi masalah. Hal utama yang perlu diperhatikan saat budidaya ikan koi di aquarium adalah sebagai berikut.

Anda terlebih dahulu harus merancang atau menemukan konsep seperti apakah model aquarium yang akan ditempati oleh ikan koi nanti. Selain itu Anda juga harus memastikan berapa banyak ikan akan dimasukkan ke dalam aquarium. Jadi ukuran dari akuarium dan kapasitas dari ikan berbanding sama, hal ini bertujuan untuk memberikan ruang kelonggaran pada ikan untuk bergerak di aquarium tersebut.

Jika anda ada hanya memiliki ikan sebanyak 10 sampai 11 ekor maka ukuran kolam dapat dibuat dengan ukuran 1,5 m untuk panjang dan 1 m untuk lebar. Di sisi yang lain Anda juga harus memperhatikan kedalaman dari akuarium tersebut yang minimal memiliki tinggi 50 cm. Jika seandainya skala ikan yang anda miliki lebih banyak dari angka tersebut maka ukuran aquarium dibuat lebih besar atau dua kali lipat.

Yang pasti ukuran dari akuarium lebih besar dibandingkan jumlah ikan yang ada, hal ini perlu diperhatikan karena ikan bisa saja berubah warna atau berubah pucat karena mendapat paparan sinar UV secara terus menerus. Anda harus memastikan ikan koi dapat bergerak luas dan beradaptasi dengan baik pada aquarium tersebut. Jika menentukan ukuran akuarium selesai, hal selanjutnya adalah pipa air.

Anda diwajibkan untuk memasang pipa air dengan ukuran yang tepat agar air bersih dapat mengalir secara terus menerus ke dalam aquarium tersebut. Selain itu Anda juga perlu memasang pipa air untuk pembuangan supaya air kotor yang bercampur dengan lumut dapat dibersihkan dengan mudah. Anda tidak perlu memasang pipa air ini secara berlebihan karena akan memperburuk tampilan dari aquarium.

Jika pipa air telah terpasang secara benar dan tepat, maka selanjutnya anda perlu memasang filter air atau filter gantung. Di pasar banyak sekali beberapa filter yang memiliki harga berbeda-beda, namun anda harus memilih filter yang berkualitas agar kelangsungan ikan koi di dalam aquarium tersebut tidak ada masalah sedikit pun.

Terbatasnya daya tampung pada akuarium tersebut membuat Anda harus memasang filter agar air yang dihasilkan berkualitas. Pada hal ini anda diwajibkan untuk memasang filter air sebesar 30% dari kapasitas air aquarium agar tetap stabil. Jika Anda menginginkan aquarium terlihat simpel dan minimalis, filter dapat ditempatkan pada atas aquarium. Selain itu Anda juga harus memasang media filter.

Sama halnya dengan filter air, media filter ini berfungsi untuk menjaga kondisi filter berjalan dengan baik. selain itu juga meminimalisir terjadinya kerusakan pada filter air tersebut saat nantinya berfungsi. Supaya filter air dapat berfungsi secara maksimal, Anda perlu mengecek dan memastikan kebersihan dari media filter agar kinerja dari filter tidak terdapat gangguan.

Selain itu dengan adanya media filter ini dapat meminimalisir terjadinya penyumbatan kotoran yang nantinya bisa masuk ke dalam filter tersebut. Pembersihan dari filter dapat Anda lakukan setiap 1 minggu sekali atau maksimal 1 minggu 2 kali. Setelah filter air terpasang dengan rapi dan benar, maka acara selanjutnya adalah memasukkan air bersih dan pastikan tidak ada zat yang dapat membunuh ikan.

Jika air telah terisi penuh, masukkan ikan koi ke dalam aquarium. Dan cara selanjutnya adalah mengganti air tersebut secara berkala yang bertujuan agar kondisi air tetap bersih. Mengganti air ini dapat dilakukan setiap dua minggu sekali atau tergantung dengan kapasitas ikan yang ada di dalamnya. Jika ikan di dalam aquarium banyak, maka dapat dipastikan air akan cepat kotor dalam 1 minggu.

Tetapi Anda juga tidak dianjurkan untuk sering mengganti air di dalam aquarium karena mempengaruhi kelangsungan ikan. Jika anda secara rutin membersihkan kolam dengan aturan yang tepat, maka ikan koi dapat tumbuh dan berkembang secara sehat dan terhindar dari penyakit. Setelah itu memberikan makanan pada ikan koi dengan teratur tanpa mengurangi dan menambahkan takaran yang ada.

Jika makanan yang anda berikan terlalu banyak maka sebagian makanan tersebut tidak dimakan dan membusuk sehingga menambah kotoran pada aquarium. Anda perlu tahu bawa jika takaran makanan yang terlalu banyak maka disisi yang lain kotoran pada akuarium juga mengalami kenaikan. Hal ini dapat membuat air di aquarium menjadi keruh dan Anda harus rajin untuk mengurusnya.

Anda dapat memberikan makanan kepada ikan sebanyak 2 sampai 3% per harinya, namun hal tersebut juga tergantung pada jumlah ikan yang ada di dalam akuarium tersebut. Jika semuanya telah terpasang atau akuarium telah ditempati oleh ikan, maka beberapa hal berikut ini patut untuk Anda lakukan.. Salah satunya adalah tidak perlu menaruh tanaman air di dalam aquarium.

Hal ini hanya sia-sia karena tanaman air yang ada dalam akuarium tersebut akan dimakan oleh ikan koi. Sehingga hal ini dapat memperbanyak kotoran dari sisa makanan atau tanaman yang telah dimakan. Kemudian tempatkan posisi akuarium memperoleh cahaya sinar matahari yang cukup cukup. Atau Anda dapat memasang lampu khusus untuk akuarium sebagai pengganti cahaya matahari.

Jika Anda menginginkan akuarium terlihat lebih cantik dari segi penampilan, mungkin batu atau kerikil kecil dapat ditambahkan untuk mempercantik akuarium tersebut. Atau kau bisa juga anda menempatkan beberapa tanaman hijau di sebelah akuarium tergantung kemauan hati. dan itulah beberapa cara mengenai memelihara ikan koi di dalam akuarium yang tepat dan benar.

Cara Memelihara Ikan Koi Di Kolam

Cara berbudidaya atau memelihara ikan koi di kolam merupakan salah satu pilihan yang tepat. Karena memelihara dengan cara ini banyak digunakan oleh orang-orang saat mereka memelihara ikan koi. Namun terdapat beberapa langkah yang harus dilakukan bagi Andayang masih pemula untuk memelihara ikan koi di dalam kolam. Langkah utama ialah menentukan konsep kolam tersebut.

Anda perlu menentukan berapa ukuran dari kolam yang akan dibuat dan nantinya sebagai penempatan ikan dalam jangka waktu yang lama. Hal ini bersamaandengan jumlah ikan yang anda miliki untuk nantinya dipelihara di kolam tersebut. Jika anda memiliki ikan koi sebanyak 50 ekor, maka ukuran kolam yang akan dibuat setidaknya 3 x 3 meter atau bisa membuat ukuran 4 x 4 dengan luas yang standar.

Namun jika Anda memiliki ikan lebih dari total tersebut maka ukuran kolam yang akan dibuat pastinya lebih besar. Dan salah satu hal yang perlu diperhatikan saat memelihara ikan koi di kolam adalah memperhatikan ketinggian kolam tersebut. Anda dapat membuat ketinggian dari kolam minimal 50 cm, hal ini bertujuan agar ikan dapat leluasa saat beradaptasi, supaya ikan dapat bergerak dan sebagainya.

Setelah Anda menentukan ukuran dan telah membuat kolam, maka cara selanjutnya adalah memastikan air yang akan anda gunakan berkualitas tinggi. Pastikan air tersebut tidak mengandung bahan atau zat yang berbahaya, karena hal tersebut dapat mengganggu kelangsungan ikan koi dan bisa jadi semua ikan akan mati. Maka Anda perlu membuat kolam jauh dari pabrik yang membuang limbah berbahaya.

Pastikan juga kolam yang Anda buat jauh dari potensi tanah longsor atau jalan raya. Setelah kolam selesai dibuat dan air telah siap, maka anda dapat memasukkan ikan ke kolam tersebut. Namun pastikan ikan yang akan Anda masukkan ke dalam kolam memiliki ukuran yang cukup besar. Jika belum Anda dapat melakukan proses pemijahan atau au perkembangbiakan telur dari ikan koi tersebut.

Namun hal ini juga memiliki langkah dan waktu yang cukup lama agar telur dapat menetas secara maksimal. Anda juga perlu memperhatikan kondisi saat melakukan pemijahan dari ikan jantan dan ikan betina. Anda harus mengetahui bahwa ikan koi membutuhkan adaptasi pada lingkungan baru hingga beberapa hari. Pastikan anda memberikan takaran makanan yang cukup dan tidak berlebihan.

Jika hal ini terjadi dapat dipastikan air yang ada di kolam akan menjadi keruh dan Anda harus segera menggantinya. Kemudian Anda juga perlu memasang pipa air untuk tetap mengairi kapasitas air dalam kolam, dan perlu membuat lubang pembuangan air yang berada pada dasar kolam. Hal ini dapat Anda lakukan untuk mempermudah proses pergantian air kotor tanpa membebani saat pengurasan air.

Namun pastikan lubang pembuangan yang Anda buat memiliki diameter yang kecil, karena hal tersebut bisa membuat ikan lepas dari saluran pembuangan. Selain itu Anda tidak dianjurkan untuk menguras air secara keseluruhan dan menggantinya dengan air baru. Anda hanya perlu mengganti 10% dari volume air yang ada di kolam, karena jika air keseluruhan diganti maka ikan koi harus beradaptasi kembali.

Selain itu Anda juga perlu memperhatikan suhu kondisi di sekitar kolam, pastikan suhu tidak terlalu tinggi atau panas dan tidak terlalu dingin. Ikan koi memerlukan suhu yang normal untuk berkembang biak dan hidup hidup berkelanjutan. Seperti halnya memelihara ikan koi di akuarium, anda tidak perlu memasukkan tanaman air di dalam kolam. Tanaman tersebut nantinya akan dimakan oleh semua ikan.

Jika banyak kotoran daun yang masuk ke dalam kolam, maka segeralah Anda bersihkan karena hal ini akan menambah kotoran yang ada pada kolam. Selain itu Anda juga dapat menambahkan beberapa batu atau kecil-kecil untuk menambah kesan cerah dari dasar kolam. Anda juga memerlukan jaring yang nantinya dapat digunakan untuk membersihkan daun-daun yang jatuh di kolamkolam atau ikan yang mati.

Memelihara ikan koi di kolam memang cukup mudah dan tidak sulit dibandingkan di akuarium. Namun di sisi lain Anda harus rutin untuk membersihkan kebersihan kolam agar ikan koi dapat beradaptasi dengan baik. Dan itulah beberapa cara mengenai memelihara ikan koi di kolam untuk anda ada yang masih pemula.

Cara Memelihara Ikan Koi Supaya Tidak Cepat Mati

Cara memelihara ikan koi supaya berkelangsungan panjang dan tidak cepat mati adalah menentukan bibit yang baik. Bibit ikan koi harus dipilih secara cara tepat dan berkualitas. Kemudian memastikan air yang mengisi kolam atau aquarium terhindar dari zat atau bahan berbahaya. Hal ini dapat membunuh kelangsungan ikan koi jika terdapat zat didalamnya.

Kemudian menentukan jumlah ikan koi yang yang terdapat pada ada akuarium atau kolam tersebut. Jika terlalu banyak dapat dipastikan beberapa ikan akan mengalami kematian karena kekurangan ruang gerak. Selain itu cara cara memelihara ikan koi agar tidak cepat mati adalah memberikan makanan. Anda harus memberikan makanan secara tepat dan teratur agar ikan dapat tumbuh secara maksimal.

Kemudian Anda juga harus menjaga kondisi air. Jagalah kondisi air agar tetap jernih dan tidak kotor supaya ikan dapat beradaptasi dengan maksimal. Cara selanjutnya adalah selalu memperhatikan kelangsungan ikan ikan di sekitar kolam. Anda dapat menghabiskan waktu untuk memperhatikan ikan jika nantinya terdapat masalah.

Dan tidak memasukkan ikan koi secara langsung jika ikan koi tersebut hasil dari pembelian. Anda perlu menaruh ikan koi tersebut di wadah lain sebelum dimasukkan ke dalam kolam. Dan itulah beberapa hal mengenai cara memelihara ikan koi di aquarium maupun cara memelihara ikan koi di kolam.

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *