Advertisements

30 Cara Budidaya Ikan Koi di Kolam Tanah, Terpal dan Aquarium

8 min read

cara budidaya ikan koi

Budidaya Ikan Koi – Membudidayakan ikan koi kini banyak diminati oleh berbagai kalangan. Tentunya terkhusus juga bagi para pecinta ikan itu sendiri. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa budidaya ikan koi memang tidak semudah yang dibayangkan. Bahkan ada beberapa hal yang harus ditempuh pemiliknya sehingga hasilnya maksimal.

Sebelumnya perlu diketahui bahwa ada beberapa model budidaya ikan tersebut yang bisa Anda terapkan. Di antaranya adalah budidaya dalam aquarium, di kolam tanah atau menggunakan terpal. Nah, untuk memahami lebih jauh bagaimana cara budidaya yang benar, langsung saja simak ulasan lengkapnya di bawah ini

Cara Budidaya Ikan Koi Di Aquarium

Budidaya Ikan Koi di Aquarium

Bagi Anda yang ingin budidaya ikan koi di dalam aquarium tentunya harus melewati beberapa tahapan agar keinginan ini dapat terwujud. Hal atau cara pertama untuk budidaya ikan koi di dalam aquarium adalah menentukan terlebih dahulu jumlah ikan yang sekiranya akan dimasukkan kedalam aquarium. Anda perlu memastikan berapa ikan koi yang nantinya akan menempati aquarium tersebut.

Kemudian cara selanjutnya adalah menentukan besar kecilnya ukuran dari aquarium untuk menampung ikan koi. Jika seandainya jumlah ikan koi yang Anda miliki berjumlah sekitar 10 sampai 11 ekor, maka panjang dari aquarium bisa mencapai 1,5 meter dengan lebar 1 meterr serta tinggi 50 cm. Jika jumlah ikan koi lebih banyak dari jumlah tersebut, maka Anda dapat membuat aquarium dengan ukuran besar.

Yang pasti ukuran dari aquarium sendiri lebih besar untuk menampung ikan koi lebih dari 5 ekor. Hal ini perlu Anda ketahui supaya ikan koi tidak berubah warna menjadi pucat karena mendapatkan paparan secara terus menerus dari sinar UV. Jika aquarium terlalu kecil dan ikan koi sulit bergerak, hal ini perlu Anda ubah dengan aquarium besar untuk memudahkan ikan bergerak.

Selain itu kedalaman aquarium untuk ikan sejenis koi ini memang cukup dalam untuk memelihara ikan dengan baik. Kemudian Anda perlu menambahkan pipa untuk menyuplai atau memasok air bersih secara terus menerus. Bukan hanya menambah pipa untuk daya pasok air, namun Anda juga memerlukan saluran pembuangan air yang bertujuan membuang air kotor dan berlumut dari aquarium.

Cara budidaya ikan koi selanjutnya adalah memasang filter gantung air yang berkualitas. Filter air ini memiliki tujuan yang sangat penting bagi air di aquarium. Dengan keterbatasan daya tampung pada aquarium, maka untuk mendapatkan air yang berkualitas harus menggunakan filter air. Dalam hal ini anda dianjurkan memasang filter air sebesar 30% dari volume air yang terdapat pada aquarium tersebut.

Supaya menambah kesan simpel, tidak ribet serta tidak memakan banyak tempat Anda harus meletakkan penempatan filter air ini di atas aquarium. Selain menggunakan filter gantung, Anda juga harus menggunakan media filter. Penggunaan dari media filter ini bertujuan untuk menjaga kondisi filter. Agar filter selalu bersih dan maksimal dalam prosesnya, Anda perlu mencuci media filter secara teratur. Anda dapat melakukan hal ini paling tidak sebanyak satu kali dalam satu minggu.

Tujuan lain adanya media filter ini untuk mencegah serta meminimalisir terjadinya penyumbatan air akibat terlalu banyak kotoran yang masuk dalam filter. Sekiranya filter telah terpasang dengan rapi dan benar, cara selanjutnya adalah mengganti air di dalam aquarium secara berkala. Dalam budidaya ikan koi, air yang ada dalam aquarium secara rutin harus mengganti. Hal ini juga melihat jumlah ikan di aquarium.

Jika kepadatan ikan yang ada di dalam aquarium banyak, maka Anda harus secara rutin untuk menggantinya karena air mudah kotor. Selain itu hal ini juga bertujuan untuk kondisi air tetap terjaga dengan bersih. Sehingga ikan koi dapat hidup dengan sehat tanpa harus khawatir terkena beberapa macam penyakit yang di sebabkan oleh parasit atau bakteri di dalam kandungan air aquarium.

Utuk menjaga kesehatan ikan koi di dalam aquarium itu sendiri, Anda perlu memberinya makan secara teratur. Pemberian makan terhadap semua ikan termasuk koi sendiri dianjurkan tidak perlu berlebihan dan sewajarnya saja yang penting tepat pada waktunya. Hal ini perlu di cermati jika Anda budidaya ikan di dalam aquarium karena semakin banyak pakan yang diberikan, maka jumlah kotoran ikut naik.

Hal tersebut dapat membuat air di dalam aquarium menjadi lebih keruh semakin cepat. Memberi pakan yang tepat kepada ikan koi adalaha sebanyak 2-3% per harinya tergantung jumlah ikan yang ada di dalam aquarium. Kemudian Anda tidak perlu untuk memasang atau memberikan sejumlah tanaman air di dalam aquarium. Hal ini kebanyakan tidak memiliki fungsi atau hanya sia-sia.

Jika Anda memberikan tanaman air di dalam aquarium, pastinya ikan koi akan memakan tanaman tersebut. Terlebih lagi hal ini dapat memperkotor aquarium karena bekas dedaunan tanaman yang jatuh sisa makanan ikan koi itu sendiri. Jika Anda ingin aquarium terlihat cantik, dapat memasukkan beberapa kerikil atau beberapa batu yang cukup.

Ikan koi sendiri pada umumnya selalu dipelihara di ruangan terbuka atau outdoor. Hal tersebut bertujuan untuk langsung terkena sinar matahari. Namun jika Anda budidaya ikan koi di dalam aquarium bukan suatu hal yang bermasalah. Akan tetapi Anda harus menempatkan posisi aquarium ini kemungkinan mendapat sorotan sinar matahari dari luar.

Di sisi yang lain Anda juga wajib memasang lampu penerangan sebagai pengganti dari cahaya matahari yang tak banyak masuk ke dalam ruangan secara penuh. Dan itulah beberapa cara atau hal untuk budidaya ikan koi secara lengkap di dalam aquarium.

Cara Budidaya Ikan Koi Di Kolam Tanah

Budidaya Ikan Koi Di Kolam Tanah

Jika Anda memiliki keinginan untuk budidaya ikan koi di halaman terbuka atau luar ruangan tentunya harus mengetahui beberapa cara yang tepat agar berjalan maksimal. Seperti halnya berbudidaya ikan koi di kolam tanah yang sering dilakukan oleh semua orang. Tahapan awal atau hal pertama bagi Anda yang ingin memulai budidaya ikan koi di kolam tanah adalah menentukan rancangan kolam.

Anda harus menentukan terlebih dahulu berapa luas atau ukuran yang akan dibuat untuk menampung ikan koi nantinya. Seperti pada umumnya budidaya ikan koi di kolam tanah memang memiliki ukuran yang beragam tergantung keinginan dari Anda serta kapasitas jumlah ikan. Jika Anda memiliki jumlah ikan lebih dari 50 ekor, maka besar kemungkinan Anda harus membuat kolam berukuran 3×3 meter.

Selain itu hal lain yang perlu Anda ketahui tentang cara budidaya di kolam tanah ini ukuran ketinggian dari kolam. Minimal 50cm adalah ukuran yang tepat untuk kedalaman dari kolam tanah yang akan Anda buat. Selain itu cara selanjutnya adalah mengetahui terlebih dahulu kondisi atau suasana lingkungan di sekitar kolam tanah yang nantinya akan digunakan.

Anda perlu mengecek untuk keamanan dari kolam tanah dan memastikan jauh dari beberapa hal termasuk jalan raya, adanya potensi tanah longsor serta jauh dari bahan-bahan atau zat kimia yang berbahaya. Jika hal ini tidak ada dalam rencana atau cara dari awal, maka bersiaplah resiko yang tidak di inginkan bisa saja terjadi begitu saja.

Selain itu pastikan air yang akan Anda gunakan untuk mengisi kolam betul-betul jernih dan tidak mengandung beberapa zat berbahaya. Dikarenakan ikan koi sendiri sangat sensitif dengan kondisi air yang memenuhi kolam, jika seandainya sedikit saja terdapat zat maka masalah fatal akan terjadi. Untuk pergantian air sebaiknya Anda melakukannya setiap satu minggu sekali sebanyak 10% dari air kolam.

Cara selanjutnya Anda tidak perlu untuk mengganti semua air yang telah terisi dengan air baru. Hal ini akan menyulitkan semua ikan untuk kembali beradaptasi dengan air yang baru meski lebih jernih. Kemudian Anda perlu memelihara indukan ikan koi yang berkualitas. Caranya adalah Anda dapat meminjam atau membeli indukan koi yang berkualitas untuk dikawinkan.

Setelah itu terdapat proses pemijahan yang di mana untuk menentukan tingkat kegagalan serta keberhasilan ternak ikan koi tersebut. Pada cara ini Anda wajib memperhatikan betul proses pemeliharaan agar tidak gagal. Selain itu Anda juga dapat meminimalisir adanya kegagalan dengan cara menyiapkan pejantan lain untuk menghindari adanya ikan pejantan yang tidak sehat pada proses ini.

Anda dapat menyediakan pejantan sebanyak tiga sampai lima ekor untuk meniadakan kegagalan yang tidak di inginkan. Cara pemijahan untuk budidaya ikan koi dalam kolam tanah selanjutnya adalah memasukkan sang betina terlebih dahulu sekitar jam 4 sore. Biarkan betina tersebut beradaptasi selama kurang lebih 3 sampai empat jam di kolam tanah pemijahan.

Setelah itu Anda dapat memasukkan pejantan, proses pemijahan ini kemungkinan akan berlangsung pada tengah malam. Dalam tahap ini Anda wajib teliti untuk melihat beberapa hal yang ada termasuk betina akan mengeluarkan telur serta di ikuti dengan pejantan yang mengeluarkan sperma. Telur yang keluar akan menempel pada tanaman air atau kakaban yang telah Anda siapkan sebelumnya.

Biasanya proses perkawinan ini akan selesai di keesokan harinya. Cara selanjutnya adalah sesegera mungkin untuk memisahkan indukan koi tersebut dikarenakan indukan bisa saja memakan telur yang telah dikeluarkannya. Setelah sekiranya berjalan dengan lancar, Anda harus memperhatikan tentang intensitas suhu pada air kolam tersebut karena dapat mengganggu penetasan larva ikan.

Pastikan suhu air tidak begitu panas dan juga dingin, kemungkinan antara 27 sampai 20 derajat celcius. Dalam proses ini telur kemungkinan akan menetas membutuhkan waktu selama dua hari saja, dan setelah itu lebih baik menghindari pemberian makan secara langsung. Jika telah mencapai lima hari, makanan yang diperlukan adalah beberapa kutu air yang telah disaring.

Jika dalam tahapan atau cara ini berjalan dengan lancar, maka Anda perlu rutin untuk memberi makan dan mengetahui kondisi suhu air. Setelah itu bila ikan koi telah mencapai ukuran 1,5 cm maka gantikan pemberian makanan dengan cacing sutera. Pemberian cacing sutera wajib Anda hentikan ketika iakn telag memasuki usia hampir satu bulan atau tiga minggu.

Setelah itu hanya memerlukan beberapa hal penting mengenai pergantian air kolam tanah seminggu sekali dan pemberian makan teratur. Jika beberapa hal ini dapat dilakukan dengan tepat serta teratur, maka dapat dipastikan ikan koi yang hidup di kolam tanah akan sehat. Dan itulah beberapa hal mengenai cara budidaya ikan koi di kolam tanah.

Cara Budidaya Ikan Koi Di Kolam Terpal

Budidaya Ikan Koi di Kolam Terpal

Budidaya dari ikan koi memiliki cara dan teknik yang beragam untuk dapat Anda lakukan. Termasuk dengan cara budidaya di dalam kolam terpal. Terdapat beberapa hal yang perlu di pahami jika Anda akan membuat atau memulai budidaya ikan koi di kolam terpal. Hal pertama yang wajib Anda lakukan adalah menentukan dua jenis yang ada dari cara budidaya ikan koin di dalam kolam terpal.

Terdapat dua cara yang bisa Anda gunakan dalam hal ini yakni menggunakan terpal di atas permukaan tanah. Dan yang kedua menggunakan terpal di dalam tanah. Jika Anda menggunakan cara membuat terpal di atas permukaan tanah, terdapat beberapa hal yang harus di perhatikan. Salah satunya adalah menyediakan bahan dan juga material berkualitas tidak muraha sebagai pendukung maksimalmya kolam.

Karena dapat dipastikan mustahil menggelar terpal tanpa adanya bahan pendukung jika di atas tanah. Anda membutuhkan kayu atau bambu yang kokoh dan disusun sedemikian rupa membentuk ukuran yang telah disesuaikan sebelumnya. Anda juga bisa menggunakan semen beton untuk menambah daya kekuatan dan tahan lama untuk jangka waktu yang panjang dari kolam terpal yang didirikan.

Namun di lain sisi jika Anda memilih untuk menggunakan cara menggali atau memasukkan terpal di dalam tanah juga membutuhkan peralatan tambahan. Cangkul dan alat-alat perkakas lainnya sangat dibutuhkan dalam hal ini. Cara ini dinilai lebih simpel dan praktis jika dibandingkan dengan budidaya ikan koi pada terpal di atas permukaan tanah tadi.

Jika Anda telah memilih dari kedua pilihan tersebut, langkah atau cara selanjutnya adalah menentukan ukuran yang akan Anda buat dalam kolam terpal tersebut. Pastinya Anda diwajibkan membuat kedalaman yang cukup karena hal ini menyangkut budidaya ikan koi dimanapun berada. Selain itu Anda harus memperhatikan kondisi sinar matahari yang dianjurkan mendapat cahaya terus menerus.

Selain itu Anda perlu memperhatikan kondisi lingkungan di sekitar kolam terpal. Cara yang tepat adalah menjauhkan dari lalu lintas orang lewat, jauh dari pabrik yang mengandung zat kimia dan lain sebagainya. Hal ini sangat penting untuk kelangsungan jangka panjang yang terus Anda lakukan pada kolam terpal tersebut. Kemudian diwajibkan untuk mengecek kualitas dari air yang akan mengairi kolam.

Jangan sampai kolam terpal telah selesai dibangun namun air yang mengaliri mengandung beberapa zat atau bahan kimia yang jelas meracuni ikan koi itu sendiri. Pada umumnya budidaya ikan koi di kolam terpal sendiri memiliki ukuran sebesar 4x5x1 meter. Jika ukuran kolam yang telah ditentukan seperti tadi, maka besar kemungkinan Anda membutuhkan terpal yang memiliki panjang 7 meter dan lebar 6 meter.

Konsultasikan kepada penjual terpal untuk kegunaan terpal sebagai kolam, biasanya bahan terpal yang digunakan adalah halus. Setelah itu atur posisi terpal dengan kolam antara panjang dan lebar sesuai agar terlihat maksimal. Kemudian Anda dapat memasang filter yang bagus dan berkualitas untuk tetap memastikan air pada kolam terpal terjamin. Anda dapat menempatkan filter ini pada dasar kolam terpal.

Jika Anda tidak menginginkan adanya kebocoran dari terpal yang telah di pasang, dapat melapisinya menggunakan terpal yang sama. Hal ini sering kali dilakukan untuk meminimalisir terjadinya kebocoran yang tidak diketahui secara jelas. Namun Anda tidak perlu khawatir karena cara budidaya ikan koi di kolam terpal memang lumayan baik dan banyak dipilih karena tidak mengeluarkan banyak biaya.

Seperti halnya beberapa cara yang lainnya, jika Anda menggunakan budidaya ikan koi di dalam kolam terpal harus mengganti air paling tidak satu minggu sekali. Hal ini bertujuan untuk mengganti kondisi air yang memang seharusnya di ganti dengan air baru. Namun pergantian ini tidak dianjurkan menyeluruh atau semua air. Hanya lebih 10% untuk mengganti karena menyangkut adaptasi dari ikan koi nantinya.

Setelah sekiranya semuanya lancar tidak ada masalah, Anda bisa memasukkan ikan koi ke dalam kolam terpal. Dalam hal ini kemungkinan ikan koi akan beradaptasi membutuhkan waktu agar bisa menyeimbangkan dirinya dengan kondisi air dan sekitar. Kemudian memberi pakan yang sewajarnya atau tidak berlebihan, hal ini juga menyangkut masala yang akan Anda temui.

Jika pakan yang Anda berikan kepada ikan terlalu banyak, maka dapat dipastikan kapasitas dari kotoran ikan itu sendiri akan banyak. Hal tersebut pastinya mengharuskan Anda untuk membersihkan secara rutin agar tidak menjadi tempat pertumbuhan bakteri yang nantinya bisa membahayakan ikan. Dan itulah beberapa cara untuk berbudidaya ikan koi di dalam kolam terpal yang dapat Anda lakukan sendiri.

Tentunya suatu hasil akan disebut maksimal jika proses serta langkah dari pembuatan dilewati satu per satu. Begitu juga dengan budidaya ikan koi yang satu ini di kolam terpal.

Sebagaimana keterangan di atas, ada beberapa lokasi tempat budidaya ikan koi yang bisa Anda pilih. Dalam hal ini, silahkan memilih sesuka hati, sesuai budget dan kemampuan Anda. Pastikan juga menyesuaikan target seperti apa yang ingin Anda capai dalam budidaya tersebut.

Yang paling penting dalam hal ini adalah, Anda harus menerapkan cara budidaya di atas dengan baik dan rinci. Tentu saja dengan tujuan adanya hasil yang maksimal. Anda juga sangat disarankan melakukan komunikasi dengan mereka yang sudah berpengalaman untuk mengetahui apa saja saran-saran dari mereka.

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *