> > 13 Penyebab dan Cara Mengatasi Cucak Ijo Gembung / Mbalon - Hewan.id
Connect with us

13 Penyebab dan Cara Mengatasi Cucak Ijo Gembung / Mbalon

Cucak Ijo Gembung, Cucak Ijo Ngembung, Cucak Ijo Mbalon, Cucak Ijo Sakit, Penyakit Cucak Ijo

Cucak Ijo

13 Penyebab dan Cara Mengatasi Cucak Ijo Gembung / Mbalon

Gembung, ngembung atau mbalon merupakan salah satu masalah prilaku yang terjadi pada cucak ijo. Sebagai seorang pemilik yang baik penyebab dan cara mengatasi cucak ijo gembung sangat patut diketahui, karena sangat berpengaruh pada harian dan lomba. Gembung atau cucak ijo sering mengembangkan bulu menjadi penghalang tersendiri untuk pemiliknya dan burung itu sendiri.

Cucak Ijo Gembung, Cucak Ijo Ngembung, Cucak Ijo Mbalon, Cucak Ijo Sakit, Penyakit Cucak Ijo

Gembung pada cucak ijo bisa mengakibatkan tidak mau berkicau atau malas seharian saja. Penyebabnya bisa saja diakibatkan oleh banyak hal, namun pada umumnya terjadi karena birahi burung yang tak terkontrol. Birahi cucak ijo memang menjadi pusat dari segalanya dalam dunia burung. Karena itulah, Anda harus tahu bagaimana sifat burung serta birahi yang cocok dengannya agar tak mengakibatkan banyak masalah seperti gembung.

Gembung merupakan istilah dalam dunia burung di mana burung akan mengembangkan bulunya sehingga terlihat membesar. Cucak ijo gembung biasanya hanya diam saja di dalam sangkar, kotoran sedikit putih, sering mengantuk (menutup matanya), kepala diselipkan dalam sayap, dan macet berkicau.

Ciri cucak ijo mbalon atau ngembung adalah mengembangkan bulunya, khususnya pada bagian dada. Selain itu burung terlihat seperti mencoba menghangatkan tubuh padahal cuaca dalam keadaan tidak panas. Gembung sangat tidak baik dibiarkan terlalu lama, apalagi burung yang dikhususkan untuk lomba karena akan mempengaruhi kinerja suaranya. Sebagai langkah awal, Anda wajib mengetahui apa saja penyebab yang membuat cucak ijo gembung.

Penyebab Cucak Ijo Gembung :

1. Birahi yang Tinggi atau Tidak Terkontrol.

Loading...

2. Sakit Seperti Flu dan Lainnya.

3. Kurangnya Asupan Vitamin dan Mineral.

4. Perawatan Harian yang Salah.

5. Burung Kedinginan.

6. Sering Ditempatkan di Tempat yang Lembab.

7. Porsi Waktu penjemuran yang Sedikit.

Jika ada sudah tahu apa saja ciri-ciri serta faktor yang menyebabkan cucak ijo mengembangkan bulu-bulunya “gembung”. Maka anda perlu paham cara merawat dan mengatasinya. Nah berikut ini perawatan serta cara mengatasi cucak ijo gembung atau mbalon dengan cepat.

Cara Mengatasi Cucak Iko Gembung:

1. Cukupi Asupan Nutrisi Vitamin dan Mineralnya

Pada umumnya, cucak ijo gembung biasa disebabkan karena sakit. Sakit bisa diakibatkan karena kurangnya asupan vitamin dan mineral dalam tubuh. Vitamin dan mineral bisa didapat dari dalam perawatan harian cucak ijo. Jadi kembali pada ke si pemilik bagaimana cara merawat cucak ijo gembung dengan baik.

Agar burung dapat sembuh dari kebiasaan bulunya mengembung, maka penuhi asupan vitaminnya. Anda boleh memberikannya banyak buah-buahan seperti papaya yang memiliki kandungan vitamin yang banyak. Selain itu, Anda juga bisa memberikan BirdVit karena didalamnya terkandungan vitamin yang bisa memperkuat daya tahan cucak ijo.

Birdmineral menjadi pilihan yang bagus untuk memenuhi asupan mineral dalam tubuh burung. Jangan lupa juga untuk selalu menyiapkan air minum dicapuknya. Perlu diperhatikan jika burung sedang sakit, air harus sudah dimasak atau minimal berasal dari air mineral bersih kemasan yang bisa didapat di penjual pinggir jalan.

2. Pemberian Obat

Banyak merk obat yang bisa Anda berikan untuk mengatasi masalah cucak ijo gembung. Diantaranya adalah Super N atau Ebood Vit yang telah terbukti banyak mengatasi masalah cucak ijo gembung. Tentu saja pemberian obat diimbangi dengan pemberian pakan, baik voer, EF, dan lainnya yang seimbang untuk mempercepat proses penyembuhan.

3. Menurunkan Birahi

Hampir semua kasus burung gembung disebabkan karena birahi yang terlalu tinggi atau over birahi. Yang perlu Anda lakukan adalah menurunkan birahi tersebut agar kembali stabil lagi. Cobalah untuk memberikan makanan EF penurun birahi seperti ulat bambu yang bagus untuk menurunkan birahi cucak ijo. Selain itu, pangkas waktu penjemuran menjadi 15 menit atau 30 menit saja setiap hari. Memandikan juga jangan sekali-kali, kalau bisa sampai 3 – 4 kali sehari agar burung birahinya cepat turun. Waktu memandikan boleh sedikit lebih lama dengan frekuensi pagi, siang, sore, dan malam hari.

Mandi es juga bisa menjadi alternative dalam menurunkan birahi cucak ijo. Caranya yaitu dengan memandikan burung menggunakan air es dari kulkas dan lakukan setelah melakukan pengembunan. Selain itu, menempatkan burung pada kandang umbaran juga sangat disarankan karena dengan begitu, birahi burung dapat turun dengan cepat.

4. Tempatkan di Lokasi yang Nyaman

Tempat yang terlalu dingin bisa membuat burung mengembangkan bulunya atau gembung. Hal ini karena udara dingin yang membuat burung harus berusaha menghangatkan tubuh dengan berbagai cara, salah satunya adalah gembung. Untuk mengatasinya sebaiknya sangkar atau kandang burung tak ditempatkan pada tempat yang bersuhu rendah namun juga tidak terlalu tinggi. Suhu normal atau suhu kamar sangat disarankan. Selain bisa membuat burung gembung, suhu dingin bisa juga membuat burung ngeriwik, malas bergerak, malas makan, malas berkicau, dan lainnya.

5. Pembersihkan Kandang Secara Berkala

Jika burung Anda gembung karena sakit, maka hal sepele ini sebaiknya tak boleh ditinggalkan karena kandang kotor bisa membawa bakteri dan virus. Dengan adanya bakteri, burung akan susah sembuh karena terus menerus ditimpa oleh penyakit.

Proses pembersihan terserah Anda, yang terpenting adalah membersihkan kotoran burung karena kotoran merupakan wadah bakteri untuk memberikan penyakit. Kotoran berjamur menjadi salah satu hal yang harus dibersihkan jika ingin cucak ijo Anda bebas dari penyakit.

6. Isolasi Burung Sakit di Kandang Khusus

Burung yang sedang sakit harus disisihkan terlebih dahulu agar burung lain tak tertular penyakit yang sama. Tentu ada hubungannya, cucak ijo gembung biasanya disebabkan oleh sakit. Sakit disebabkan bakteri sehingga bisa perpindah tempat. Kandang yang digunakan juga harus bersih dan berfasilitas baik.

Untuk menjaga kebersihan kandang dan menghilangkan bakterinya, Anda boleh membuat ramuan dari tembakau atau isi rokok kemudian direbus. Air rebusan tersebut kemudian dimasukkan dalam sprayer dan disemprotkan ke kandang. Dengan begitu, kandang menjadi bersih dan bebas dari segala bakteri pembawa penyakit.

Beberapa ahli menyarankan untuk memberikan kandang yang sedang saja, gunanya untuk membatasi gerakan burung agar tak merasa ingin bergerak terus. Selain itu, tangkringan sebaiknya sedikit direndahkan atau bisa dihilangkan saja karena burung yang sedang gembung biasanya suka berpindah tempat dari tangkringan ke dasar sangkar. Meski hal ini jarang terjadi, namun ini bisa menjadi antisipasi agar burung tak cepat lelah turun naik dari tangkringan.

Baca Juga: Penyebab dan Cara Mengatasi Cucak Ijo Serak dengan Cepat

Itu dia tips tentang pengetahuan bagaimana cara mengatasi cucak ijo gembung yang baik dan benar. Jangan lupa setelah melakukan perawatan harian pada burung cucak ijo seperti pemberian makan, mandi jika perlu, dan penjemuran, lakukan full krodong dan biarkan burung beristirahat mulai dari sore hari sampai pagi hari esoknya. Selain itu, birahi terkontrol juga sangat perlu karena penyebab utama cucak ijo gembung biasanya karena over birahi. Jangan lupa untuk membaca tips burung cucak ijo lainnya.

Loading...

Continue Reading

More in Cucak Ijo

To Top