16 Cara Budidaya Ikan Manfish di Kolam dan Akuarium

Budidaya Ikan Manfish – Setiap orang tentunya punya mimpi di berbagai bidang. Katakan saja salah satunya adalah bisnis yang lancar dengan keuntungan besar. Saat ini pun ada banyak usaha yang bisa mulai di rintis. Salah satu usaha menjanjikan yang bisa jadi pilihan tentu saja adalah budidaya ikan. Dalam hal ini budidaya ikan manfish bisa menjadi pilihan terbaik, khususnya jika anda adalah pecinta ikan hias.

Budidaya Ikan Manfish

Pada dasarnya budidaya ikan ini sama saja dengan jenis ikan lainnya. Namun demikian, ada beberapa hal yang harus menjadi perhatian, khususnya yang berkaitan dengan karakteristik ikan tersebut. Nah, bagi anda yang berencana untuk membudidayakannya, pastikan sudah mengetahui cara budidayanya secara rinci. Untuk itu, anda bisa simak ulasan di bawah ini

Budidaya Ikan Manfish Di Kolam

Ikan manfish memang tidak hanya bisa dibudidayakan di satu tempat saja. Ada beberapa tempat yang bisa jadi pilihan untuk memeliharakannya. Salah satu yang direkomendasikan di sini adalah budidaya ikan manfish di kolam. Dalam hal ini ada beberapa langkah yang bisa anda tempuh. Penjelasan lebih lanjutnya sebagai berikut.

1. Persiapan Kolam

Budidaya ikan manfish di kolam bisa dilakukan dengan mudah dan memang cukup menguntungkan. Pasalnya satu kolam bisa menampung banyak sekali jumlah ikan. Selain itu anda bisa memilih jenis kolam apa yang akan digunakan. Beberapa di antaranya adalah kolam terpal, kolam tembok atau jenis kolam lain yang mirip.

Yang paling penting diperhatikan dalam pembuatan kolam ini adalah, lokasi tidak terkena sinar matahari secara langsung. Ini sebabnya manfish banyak dipelihara di akuarium dalam rumah, karena sinar matahari langsung tidak baik untuknya.

Di samping itu, hal lain yang perlu dipastikan adalah, siapkan peralatan yang memadai dalam kolam. Supplay oksigen dalam air harus berjalan dengan baik agar kolam bisa hidup dengan sehat. Jangan lupa juga untuk memastikan bahwa kolam menggunakan air yang bebas dari racun. Akan lebih baik jika airnya adalah air mengalir. Suhu kolam dan pH airnya juga perlu dicek sebelum ikan dimasukkan.

2. Peminjahan Ikan

Sebelum lakukan pemijahan, terlebih dahulu anda perlu memilih bibit secara tepat. Dalam hal ini ukuran tubuh ikan manfish betina yang akan dipilih harus lebih kecil dari ukuran tubuh yang jantan. Setelah itu, ikan betina yang sudah siap dalam proses pemijahan juga terlihat lebih berisi badannya jika dilihat dari atas. Sedangkan ikan yang jantan tampak lebih pipih badannya.

Selanjutnya, masukkan indukan ini pada tempat pemijahan. Pastikan juga sudah menyiapkan beberapa alat pendukungnya seperti aerator. Hal ini untuk memastikan bahwa supplay oksigen pada kolam berjalan dengan baik.

Setelah itu tunggu hingga ikan yang betina mengeluarkan telur. Jika sudah, maka ikan manfish jantan akan segera membuahinya. Biasanya telur yang dikeluarkan rata-rata 300 sampai 500 jumlahnya.

Usai pembauhan, anda bisa langsung pindahkan ikan manfish ini ke tempat penetasan. Suhu yang optimal untuk penetasan telur ini adalah antara 26 hingga 29 derajat celsius. Telur akan menetas dalam 2 hingga 3 hari. Untuk makanan sendiri anda bisa gunakan artemia hingga usianya 15 hari.

3. Perawatan

Perawatan ikan setelah menetas pada umumnya sama dengan perawatan ikan lainnya. Ia harus diberi makan secara rutin sesuai kadar yang tepat dan tidak berlebihan. Di samping itu, anda perlu juga memperhatikan airnya dalam proses pembesaran ikan. Usahakan gunakan air mengalir untuk memastikan bahwa supplay oksigen tetap normal untuk ikan.

Makanan untuk ikan sendiri bisa berupa pakan alami maupun jenis pelet tertentu. Anda juga bisa memberikan pakan ini secara bergantian. Di samping itu, pastikan untuk menjaga kebersihan kolam secara rutin sehingga tidak menyebabkan ikan keracunan karena kotoran dalam kolam.

Budidaya Ikan Manfish Di Akuarium

Sebagaimana telah disebutkan, ikan manfish ini banyak dibudidayakan di akuarium pada dasarnya. Budidaya ikan manfish di akuarium cukup mudah. Anda hanya perlu melakukan beberapa persiapan lalu bisa melakukan perawatan ikan hias secara normal. Berikut pembahasan selengkapnya.

1. Persiapan Akuarium

Akuarium yang digunakan untuk memelihara ikan manfish setidaknya berukuran panjang 80 cm, lebar 40 cm dan tinggi 40 cm. Jika anda membudidayakan ikan manfish dalam jumlah banyak maka siapkan beberapa akuarium juga. Satu akuarium dalam hal ini bisa menampung 250 ikan manfish dalam ukuran standar.

Sebelum akuarium digunakan untuk budidaya, pastikan membersihkannya terlebih dahulu menggunakan spons. Untuk menghindari kuman dalam akuarium, bisa juga menambahkan disenfektan terlebih dahulu.

Setelah ikan di isi air, maka diamkan terlebih dahulu paling tidak selama 24 jam baru setelah itu ikan dimasukkan. Jika anda juga melakukan pembibitan, dalam hal ini lebih baik memberi obat anti jamur pada bibit sebelum dimasukkan ke dalam akuarium untuk memastikannya tetap sehat.

2. Perawatan dan Pembesaran Ikan

Perawatan ikan manfish ini akan dilakukan dalam akuarium dengan tinggi air berkisar antara 30 hingga 35 cm. Selama pembesaran makanan yang bisa diberikan pada ikan antara lain adalah cacing sutera dan pelet. Keduanya sama-sama bagus, namun lebih baik jika lebih rutin menggunakan cacing sutera. Hanya saja, mungkin makanan ini di beberapa wilayah sulit didapatkan.

Untuk mengantisipasi ketersediaannya, dalam beberapa waktu anda bisa mulai membiasakan ikan mengkonsumsi pelet halus. Ikan manfish dalam hal ini diberi pakan dalam 2 kali sehari. Namun, pastikan tidak berlebihan karena itu juga tidak baik untuk ikan.

Pembesaran ikan tersebut nantinya akan berlangsung selama 3,5 bulan. Pastikan bahwa anda mengganti air akuarium dalam 2 minggu sekali. Anda juga bisa memasang filter untuk lebih menjamin kebersihannya.

Kapasitas ikan dalam akuarium juga penting diperhatikan. Dalam hal ini, anda bisa mengecek bagaimana perkembangan ukuaran ikan mengingat setiap harinya ikan akan bertambah besar. Jika memang dirasa terlalu penuh, maka setengahnya bisa segera dipindahkan.

Budidaya Manfish Bagi Pemula

  1. Menyiapkan tempat untuk proses pemijahan.
  2. Menyiapkan indukan manfish jantan dan betina.
  3. Melakukan proses pemijahan.
  4. Merawat larva ikan manfish.
  5. Pembuatan pakan.
  6. Melakukan pendederan bibit.
  7. Proses pembesaran ikan manfish anakan.
  8. Sampling.
  9. Pemberian pakan saat proses pembesaran.
  10. Mengatasi jika ikan terkena penyakit.
  11. Proses panen.

Analisis Budidaya Ikan Manfish

Dalam menjalankan bisnis ikan manfish ini anda membutuhkan modal terlebih dahulu. Pastikan bahwa modalnya cukup sehingga nantinya anda bisa mengantisipasi segala kekurangan dan kebutuhannya. Biaya yang anda keluarkan nantinya diantaranya untuk biaya peralatan, biaya pembelian bibit, dan biaya operasional bulanan.

Untuk biaya peralatan dan bibit setidaknya anda membutuhkan 8 juta. Sedangkan untuk biaya operasional sekitar 9 jutaan. Namun demikian untuk 8 juta biaya peralatan ini masuk dalam investasi karena bisa digunakan hingga beberapa waktu dan hanya membutuhkan perawatan saja. Dengan ini, maka sebelum memulai budidaya anda harus menyiapkan modal sebesar 17 jutaan.

Untuk keuntungan yang bisa anda peroleh nantinya, perbulannya adalah 3 jutaan. Angka ini didapatkan dari pengurangan pendapatan sebesar 12 juta terhadap biaya operasional sebesar 9 juta. Jika mengingat modal investasi anda adalah 8 juta, maka dalam waktu 3 bulan modal tersebut sudah kembali.

Selanjutnya, perlu diketahui bahwa budidaya ikan mamfish ini memiliki keuntungan tersendiri. Anda bisa mendapatkan banyak keuntungan dalam waktu singkat jika berhasil. Pemasarannya pun cukup mudah karena banyak juga yang mencarinya.

Sedangkan kekurangannya adalah tingkat persaingan yang cukup ketat. Di samping itu ikan ini dalam beberapa kasus bibitnya mudah mati sehingga anda pun harus menyiapkan lebih banyak bibit saat memulai budidaya.

Mudah bukan membudidayakan ikan manfsih ini? Jadi, apakah anda tertarik melakukannya. Sebelum itu berbagai pengetahuan umum terkait ikan manfish tentunya harus anda ketahui terlebih dahulu. Terlebih berkaitan dengan bagaimana menyesuaikan ikan ini di tempat hidup yang tepat agar bisa beradaptasi dengan baik.

Baca Juga: Cara Budidaya Ikan Lemon Bagi Pemula

Selain itu, perlu diketahui juga bahwa ada beberapa jenis ikan manfsih yang bisa dibudidayakan. Untuk itu, ada bisa memilih jenis apa saja yang sekiranya memang sesuai dengan kriteria dan selera ikan hias anda. Biasanya, ikan manfish dengan jenis yang berbeda bisa memiliki harga berbeda pula. Semakin tinggi harga jualnya tentu akan semakin menguntungkan bagi yang membudidayakannya.

15 Cara Budidaya Ikan Bandeng dengan Berbagai Media

Budidaya Ikan Bandeng – Tentunya Anda sudah mengenal dengan baik yang namanya ikan bandeng. Rasanya yang enak, apalagi kalau dimasak dengan cara presto, ikan ini bisa lansung kalian makan tanpa khawatir tertelan atau mendapat duri yang menyangkut. Lalu bagaimanakah cara melakukan budidaya terhadap ikan yang satu ini? Nah kali ini akan membahas bagaimana cara lengkap budidaya ikan bandeng.

Budidaya Ikan Bandeng

Budidaya ikan bandeng sekarang telah banyak dilakukan para pengusaha budidaya, karena bandeng merupakan jenis ikan yang banyak disukai masyarakat dan permintaan pasarnya cukup tinggi. Apakah kalian juga tertarik untuk melakukan budidaya ikan bandeng? Berikut ini jenis budidaya ikan bandeng yang bisa kalian pelajari. 

Budidaya Ikan Bandeng di Kolam Terpal

Jenis budidaya ikan bandeng yang pertama adalah di kolam terpal. Budidaya yang satu ini banyak dilakukan karena caranya yang praktis dan tidak memerlukan biaya besar, kalian hanya membutuhkan kolam terpal untuk melakukan budidaya ikan bandeng. Lalu bagaimana cara melakukannya?

Sebelum memulai budidaya ikan bandeng, kalian harus memilih dulu terpal yang berkualitas baik agar ikan yang di budidaya tidak berbau lumpur. Selain itu usahakan terpal yang digunakan tidak terkena geosim, apakah itu? Geosim adalah senyawa organik dengan bau dan aroma alami khas yang dihasilkan oleh sejenis Actinobacteria.

Bila terkena geosim, terpal akan memiliki bau tanah dan ikan bandeng nantinya akan memiliki rasa tanah, karena itu usahakan terpal tidak terkena geosim ataupun bakteri penghasil geosim. Untuk memberantas hama gunakan saponin yang nantinya ditebar di media budidaya.

Meskipun ikan bandeng termasuk jenis ikan yang mudah beradaptasi dengan air kondisi apapun, disarankan untuk menyediakan air bersih yang berkualitas agar terhindar dari lumpur dan limbah.

Saat memulai budidaya ikan bandeng di kolam terpal, pertama-tama pastikan lokasi yang digunakan jauh dari pemukiman, bersih, bebas limbah ataupun hewan liar yang bisa mengganggu ikan yang di budidaya seperti kucing.

Setelah itu suhu kolam harus mencapai suhu dua puluh enam hingga tiga puluh dua derajat celcius, jangan sampai suhu air dalam kolam terpal mengalami penurunan dibawah suhu dua puluh enam derajat ini sangat berbahaya untuk kelangsungan hidup bandeng nantinya.

Kalian juga harus menentukan berapa banyak ikan bandeng yang ingin dibudidaya, satu kolam terpal bisa cukup untuk seratus ikan bandeng. Untuk berjaga-jaga, kalian bisa menyiapkan dua kolam terpal sehingga jika sudah melebihi seratus ikan bandeng, sisanya bisa dipindahkan ke kolam terpal yang satunya.

Budidaya Ikan Bandeng di Kolam Tembok

Media budidaya yang kedua adalah kolam tembok. Persiapan kolam tembok lebih lama dan susah dibanding kolam terpal, karena membuatnya membutuhkan waktu sekitar dua minggu dan tanah yang luas. Jika kolam tembok sudah jadi, disarankan jangan mengisi kolam dengan air terlebih dahulu.

Biarkan kolam kering, setelah itu taburkan pupuk kandang atau kompos ke seluruh permukaan kolam lalu diamkan lagi. Setelah itu, kalian bisa mengisinya dengan air sekitar dua puluh sampai tiga puluh centimeter.

Setelah kolam terisi dengan air, kalian bisa meletakkan daun-daunan seperti daun pisang, daun singkong, atau enceng gondok. Tanaman-tanaman ini berguna untuk menghangatkan suhu kolam. 

Langkah selanjutnya setelah kolam terisi adalah menyebar benih ikan bandeng, pilihlah benih yang terbaik dan berkualitas. Cara menyebar benih adalah dengan ukuran yang seragam, yaitu antara delapan sampai dua belas centimeter. Pastikan juga kondisi benih ikan bandeng sehat dan tidak ada yang cacat.

Budidaya Ikan Bandeng di Ember

Jenis budidaya selanjutnya yaitu di ember. Cara ini sangat praktis, karena ember mudah didapat dan melakukannya pun tidak begitu sulit. Pertama-tama isi ember berukuran kecil dengan air seratus liter. Dengan ember yang berukuran 100 liter air kita bisa menebar benih sekitar delapan puluh sampai seratus ikan bandeng.

Jika ingin menerapkan budidaya di ember, berikut ini alat-alat dan bahan yang harus disiapkan. Yang pertama tentu saja ember berukuran seratus liter dan benih ikan bandeng untuk menampung delapan puluh sampai seratus ikan bandeng.

Selain melakukan budidaya ikan bandeng, kelebihan tehnik ini adalah kalian juga bisa menanam kangkung diatas air dengan menggunakan gelas plastik. Jadi dengan tehnik budidaya di ember ini kita bisa melakukan dua usaha, yaitu merawat ikan bandeng dan menanam kangkung.

Pertama-tama kalian bisa melubangi gelas plastik yang sudah disiapkan, hal ini dilakukan agar kangkung yang ditanam nantinya bisa menyerap air. Berikutnya siapkan kawat, lalu potong kawat yang lentur tadi sekitar lima belas centi meter lalu bengkokan seperti huruf U. hal ini dilakukan agar kawat bisa dikaitkan di ember.

Selanjutnya, anda bisa mengisi gelas plastik tadi dengan bibit kangkung. Lalu isi gelas plastik dengan arang, ini digunakan untuk media pengganti tanah, sehingga air tidak tercampur dengan tanah atau lumpur. Setelah itu anda bisa mengisi ember dengan air, lalu biarkan selama tiga hari agar suhu stabil.

Setelah tiga hari, kalian bisa memasukkan bibit-bibit ikan bandeng ke dalam ember yang berisi air. Berikutnya kalian tinggal menunggu ikan-ikan bandeng panen dan kangkung yang ditanam membutuhkan waktu panen selama 4 bulan, setelah panen kalian bisa menggantinya dengan bibit kangkung yang baru.

Budidaya Ikan Bandeng di Akuarium

Jenis budidaya selanjutnya adalah di akuarium, mungkin banyak dari kalian yang belum tahu kalau akuarium juga bisa jadi media budidaya ikan bandeng. Akuarium juga biasa digunakan sebagai tempat budidaya ikan-ikan air tawar seperti bandeng. Berikut ini cara dan alat-alat yang harus digunakan untuk melakukan budidaya ikan di akuarium.

Pertama, siapkan akuarium kaca berukuran besar yang panjangnya satu meter dan kedalaman lima puluh centi meter. Lalu bersihkan akuarium dengan air agar terhindar dari kuman dan bakteri. Supaya lebih bersih kalian bisa mengelap kaca akuarium dengan alkohol tujuh puluh persen agar kuman dan bakteri di tempat itu hilang.

Langkah berikutnya kalian bisa memakai aerator di dalam akuarium, aerator berguna untuk menghasilkan gelembung udara yang gunanya adalah menggerakkan air di dalam akuarium agar airnya kaya akan oksigen terlarut yang mana sangat dibutuhkan oleh semua ikan air tawar seperti ikan bandeng.

Selanjutnya kalian sudah bisa mengisi akuarium dengan air, tapi jangan masukkan benih ikan bandeng terlebih dahulu. Kalian masih harus menunggu tiga hari barulah bisa memasukkan benih ikan bandeng kedalam akuarium.

Kalian juga harus memperhatikan kebersihan akuarium dengan mengganti airnya setiap seminggu sekali atau lebih baik tiga kali sehari untuk menghindari tumbuhnya kuman dan bakteri.

Cara Budidaya Bandeng Bagi Pemula

  1. Mempersiapkan media untuk budidaya.
  2. Memperhatikan kualitas air.
  3. Memperhatikan tingkat suhu air.
  4. Membuat media untuk proses pembesaran.
  5. Menyeleksi bibit bibit yang berkualitas.
  6. Menyiapkan media untuk menebarkan bibit.
  7. Proses penebaran bibit yang telah diseleksi.
  8. Proses pemeliharaan.
  9. Berikan pakan yang berkualitas.
  10. Dapat mengatasi setiap problem, baik itu hama dan penyakit.
  11. Panen.
  12. Pemasaran.

Rincian Jenis Pakan Ikan Bandeng

Untuk pakan perlu diketahui bahwa ada beberapa jenis yang bisa Anda berikan. Di antaranya terdiri dari pakan utama ikan bandeng, pakan alternatif hingga makanan yang berupa suplemen. Makanan ini secara umum bisa juga terdiri dari pakan alami dan pakan buatan. Keduanya tentu saja sama-sama aman selama jenis yang dipilih pun merupakan jenis pakan yang sehat.

Dalam memberikan makan ikan bandeng dalam hal ini Anda harus rutin sehingga budidaya bisa berhasil. Selain itu pastikan juga menyesuaikan dengan kebutuhan nutrisi ikan itu sendiri. Demikian juga dengan umurnya, tentu akan lebih baik jika Anda juga berusaha menyesuaikan hal tersebut. Berkaitan dengan suplemen, tentu saja penggunaannya sangat disarankan. Hal ini mengingat suplemen dapat menunjang pertumbuhan ikan bandeng sendiri.

Analisis Usaha Budidaya Ikan Bandeng

Ikan bandeng adalah ikan yang populer di Indonesia karena rasanya yang enak, bahkan bila di presto durinya menjadi empuk. Hal itulah yang membuat ikan ini menjadi banyak pilihan pengusaha budidaya ikan. Apa anda juga tertarik untuk berbisnis budidaya ikan bandeng? Berikut ini kami akan menjelaskan tentang analisis budidaya ikan bandeng.

Untuk memulai bisnis budidaya ikan bandeng, anda harus mempunyai tanah atau lahan luas untuk membangun tambak, ikan bandeng merupakan ikan laut, sehingga jika ingin membudidayakannya anda harus membuat tambak terlebih dahulu.

Tambak dalam perikanan adalah kolam buatan, yang biasanya ada di pesisir pantai. Karena itulah, bila anda ingin berbisnis ikan bandeng anda harus mempunyai lahan atau tanah di sekitar pantai.

Bagaimana cara membangun tambak? Untuk membangun tambak, anda bisa mencari orang yang ahli dan sudah terbiasa dalam membuat tambak atau kolam ikan. Setelah kolam atau tambak untuk bendeng sudah jadi, anda bisa mulai membeli bibit dan menyebarkannya di tambak.

Pilihlah bibit ikan bandeng yang berkualitas dan tidak cacat agar mendapat ikan bandeng kualitas terbaik saat panen nanti.

Selain itu untuk menjaga agar tanah dasar kolam tidak mengalami retak, anda bisa memberikan pupuk organik di dasar tanah agar tanah subur dan ditumbuhi lumut, lumut yang muncul bisa dijadikan makanan untuk bandeng dan tanah dasar kolam juga tidak mengalami retak-retak.

Dengan memberi pupuk organik di dasar kolam, anda tidak perlu memberikan pakan untuk ikan selama 2 minggu, karena bandeng bisa memakan lumut yang tumbuh di dasar kolam. Setelah 2 minggu, anda bisa memberi makan ikan bandeng dengan pakan berkualitas yang bisa anda cari di toko ikan atau hewan.

Ikan bandeng panen bisa selama 6 bulan jika tanah kurang subur karena itulah anda bisa memberi pupuk organik di dasar kolam untuk mempercepat panen ikan anda. Jika di dasar kolam sudah diberi pupuk, panen ikan bandeng bisa lebih cepat dari tidak diberi pupuk. Jika diberi pupuk organik panen bandeng bisa selama 5 bulan.

Modal awal yang dibutuhkan untuk memulai usaha budidaya ikan bandeng adalah sebesar 10.985.000. Modal itu akan dipakai untuk menyewa tanah bila anda belum mempunyai tanah untuk dijadikan tempat budidaya. Lalu juga untuk dibelikan pompa air, selang, jaring dan peralatan lainnya untuk menjalankan usaha budidaya ikan bandeng ini.

Selain modal awal, anda juga membutuhkan dana untuk operasional usaha budidaya ikan bandeng. Contohnya seperti bibit ikan bandeng yang bisa kalian cari di toko ikan, makanan ikan, pupuk untuk memunculkan lumut dan menyuburkan tanah, biaya air dan listrik, serta pekerja yang bisa membantu anda untuk menjalankan usaha ini.

Lalu apakah anda bisa mendapatkan keuntungan dari menjalankan usaha budidaya ikan bandeng ini? Tentu bisa, meskipun modal yang dibutuhkan cukup besar, keuntungan yang akan didapat juga besar. Satu ikan bandeng dihargai seharga 25.000, misalkan anda mempunyai ikan bandeng seberat 40 kg berarti harganya adalah 1.000.000. Bila anda bisa menjual sehari 40 kg, anda bisa mendapatkan 30.000.000 selama sebulan.

Dengan pendapatan kotor 30.000.000 sebulan dikurangi modal sebesar 10.985.000, berarti anda mempunyai penghasilan bersih sebesar 19.015.000, sangat untung bukan?

Namun untuk bisa balik modal, anda harus menunggu selama kurang lebih 5 bulan jika dasar kolam menggunakan pupuk organik. jika tidak memakai pupuk organik, anda harus menunggu lebih lama, yaitu 6 bulan. Selama menunggu panen, anda juga harus menyiapkan modal tambahan untuk berjaga-jaga.

Seperti menyiapkan makanan ikan yang banyak, biaya air dan listrik selama 5-6 bulan, serta gaji untuk pekerja jika anda tidak sanggup untuk melakukan perkerjaan ini sendiri. Selama menunggu 5-6 bulan itu, anda harus menyiapkan modal tambahan untuk berjaga-jaga sebesar 5.000.000, untuk membeli makanan ikan, biaya air dan listrik selama 5 bulan dan gaji untuk pekerja anda.

Melihat analisis di atas, masih tertarikkah Anda memulai usaha budidaya ini? Tentu saja minus maupun plus ini tergantung bagaimana Anda menjalankannya. Jika budidaya bisa dijalankan dengan baik dan serius, kemungkinan keberhasilannya pun tinggi.

Itulah tadi cara budidaya ikan bandeng dan pakan yang bisa kalian berikan, selamat mencoba dan memulai usaha Anda. Pastikan di sini Anda menjalankannya dengan tekun dan penuh kesabaran. Hal tersebut merupakan kunci keberhasilan yang memang harus dipegang teguh. Di samping itu Anda juga membutuhkan lebih banyak wawasan lagi dalam mengaplikasikan beberapa panduan cara di atas.

Baca Juga: Cara Budidaya Ikan Gurami di Beragam Tempat

Selama proses budidaya maupun persiapannya sendiri, pastikan bahwa Anda terus menambah wawasan tentang budidaya ikan bandeng ini. Semakin tinggi wawasan yang Anda miliki maka akan semakin maksimal juga proses perawatan Anda selama budidaya ikan tersebut. Meski saat ini sudah banyak yang melakukan budidaya ikan bandeng, namun tingkat keberhasilannya tentu berbeda-beda. Oleh sebab itu wawasan tinggi sangat penting bagi Anda.  

20 Cara Budidaya Ikan Mas Bagi Pemula Berbagai Media

Budidaya Ikan Mas – Ingin budidaya ikan yang paling menghasilkan? Jawaban terbaik adalah ikan mas. Ikan mas adalah salah satu ikan yang paling banyak dibudidayakan di Indonesia. Ikan yang dikenal dengan sebutan karper ini sudah dibudidayakan tahun 1920 silam. Wajar karena cara budidaya ikan mas tidak terlalu sulit namun sangat menghasilkan dengan ekonomis yang tinggi. Belum lagi, ikan mas bisa tidak ribet dibudidayakan.

Budidaya Ikan Mas

Budidayanya bisa dilakukan di ember, kolam terpal, aquarius hingga kolam tembok. Ikan mas sering dikonsumsi karena tekstur daging yang melimpah, lembut dan enak dijadikan berbagai olahan. Karena alasan ini, tidak heran jika ikan mas memiliki harga yang tinggi. Agar Anda bisa mencobanya, simak beberapa cara budidaya ikan populer di Indonesia ini.

Cara Budidaya Ikan Mas di Ember 

Ingin membudidaya ikan mas tapi tidak punya wadah lahan yang luas? Tenang karena Anda bisa budidaya ikan populer ini di ember rumahan yang sering dipakai. Cara budidaya ini cocok untuk Anda yang kebetulan tinggal di kota dengan pekarangan yang sempit. Budidaya ikan di ember lebih sering disebut Budikdamber atau budidaya ikan dalam ember. Teknik budidaya ini bisa dilakukan dimana saja sesuai keinginan.

Tekniknya bisa disebut sangat mudah untuk dilakukan. Yang diperlukan hanya ember yang ukurannya kecil hingga bisa menampung 100 liter air. Kelebihan budidaya ini adalah bisa memanen ikan mas sekaligus kangkung yang kita tanam didalam ember tersebut. Untuk memulai budidaya, Anda harus menyiapkan alat dan bahan-bahannya terlebih dahulu

1. Alat dan Bahan Budidaya

Ada beberapa alat dan bahan yang harus disiapkan sebelum budidaya. Contohnya, ember yang berukuran 100 liter. Selain itu, siapkan juga benih ikan mas berikuran 6 hingga 10 cm sebanyak 50 sampai 100 ekor, bibit kangkung, kawat kecil yang dapat dibengkokkan, arang, tang dan juga gelas plastik.

2. Langkah Pembeliharaan

Setelah menyiapkan beberapa alat dan bahan tersebut, berikutnya bisa membuat teknik budikdamber untuk memulai budidaya. Ikuti langkahnya seperti dibawah:

  • Lubangi gelas plastik bagian bawah yang telah disiapkan dengan paku atau solder. Kegunaannya untuk menyerap air saat ditanami kangkung.
  • Potong kawat lentur yang telah disiapkan sekitar 15 cm dan bentuk seperti huruf U supaya mudah dikaitkan ke ember. Sebenarnya bentuk kawat tidak harus melulu U, Anda bisa menginovasinya sendiri sesuai keinginan.
  • Berikutnya, isikan gelas dengan beberapa bibit kangkung yang telah dibuat tadi. Untuk bibit kangkungnya, diharapkan memilih yang telah ada bagian akar. Anda bisa membelinya di toko khusus yang ada di kota Anda.
  • Setelah mengisi gelas plastik dengan bibit kangkung, isikan gelas dengan sedikit arang. Ingat, jangan sampai penuh. Ada baiknya mengisi gelas dengan arang hingga setengah gelas saja.
  • Isi ember yang telah disiapkan dengan air secukupnya hingga garis ember saja. diamkan 2 hingga 3 hari supaya suhu air stabil.
  • Masukkan bibit ikan mas yang ingin dibudidayakan ke dalam ember. Satu ember berukuran 100 liter bisa diisi 50 hingga 100 ember.
  • Jangan lupa cantolkan kangkung di pinggiran ember dan usahakan bagian bawah gelas terendam air sampai setengahnya.
  • Kangkung yang Anda tanam bisa dipanen beberapa kali. Caranya tinggal memetik kangkung dibagian tunasnya saja.

Cara Budidaya Ikan Mas di Kolam Terpal

Ikan mas yang dibudidayakan di kolam terpal sangat populer dan banyak diminati masyarakat Indonesia. Wajar karena cara budidaya ini lebih mudah menekan kematian pada ikan mas itu sendiri. Bukan hanya itu, benih dari ikan mas yang disiapkan juga bisa berkembang dengan optimal disini. Dari segi finansial, biaya untuk membuat kolam terpal juga lebih ekonomis dibanding kolam semen atau kolam tanah.

Meskipun demikian, perlu persiapan yang matang supaya budidaya bisa lebih menghasilkan. Lantas, cara untuk membudidayakan ikas mas di kolam terpal seperti apa? Apakah sulit? Bagi yang penasaran, Anda bisa simak ulasan berikut:

1. Persiapan kolam

Tentu, Anda harus menyiapkan kolam terpal untuk budidaya ikan ini. Setelah itu, lanjutkan dengan pengisian air. Tidak perlu mengisi air sampai penuh, cukup setengahnya saja atau secukupnya. Setelah air dimasukkan ke kolam, tunggu setidaknya 7 hari agar air bisa stabil dengan ph yang pas. Supaya ph air terjaga, kurangi air dan tambahkan air secara berkala.

2. Pembibitan dan pembenihan

Setelah menyediakan kolam terpal, langkah berikutnya adalah memberi benih ikan mas. Anda harus memberi benih ikan mas ataupun calon indukan. Jika memilih memberi indukan, usahakan memilih yang unggul supaya benih yang dihasilkan berkualitas. Jika memilih bibit, usahakan memilih bibit dari indukan yang terpercaya dan berukuran sama.

3. Pemeliharaan

Setelah itu, pemeliharaan ikan mas yang dibudidayakan juga perlu diperhatikan. Banyak hal yang harus diperhatikan, termasuk kualitas air kolam. Jangan sampai menyelepekan hal ini karena ada kaitannya dengan kelangsungan hidup ikan mas yang bersangkutan. Air kotor bisa menyebabkan ikan mati atau terserang penyakit.

4. Pemberian pakan

Skala untuk memberi pakan tergantung ukuran ikan mas yang dibudidayakan. Perhatikan umur ikan mas supaya bisa menyesuaikan pakan ikan yang seharusnya. Di skala ikan mas yang masih bibit, berikan pakan sehari dua kali, yakni pagi dan sore hari. Beri tambahan vitamin untuk meningkatkan daya tahan ikan mas.

5. Pengendalian penyakit

Usaha budidaya ikan populer seperti ikan mas memang sangat menggiurkan sehingga banyak yang ingin mencobanya. Namun sama dengan budidaya ikan lain, langkah budidaya jenis ikan mas juga penuh resiko. Tidak sedikit yang gagal karena tidak bisa mengantisipasi penyakit yang bisa menyerang ikan mas. Supaya tidak terserang penyakit, perhatikan kebersihan kolam dan jangan membudidayakan ikan mas dalam jumlah yang terlalu banyak di kolam terpal.

6. Panen

Untuk musim panen, banyak metode yang bisa dicoba, entah ingin memanen keseluruhan atau sebagian saja. Umumnya, bobot ikan mas yang sudah siap panen adalah 300 hingga 400. Jangan sampai terlalu berat karena akan menguras pakan Anda. Belum lagi harga jualnya tidak terlalu tinggi sehingga tidak sebanding dengan pemeliharaan ikan mas yang Anda lakukan.

Pemeliharaan Ikan Mas di Kolam Tembok

Ikan mas juga sering dibudidayakan di kolam tembok. Bagi yang ingin mencobanya, ikuti saja caranya seperti petunjuk berikut ini:

1. Persiapan kolam tembok

Untuk budidaya, Anda harus menyiapkan kolam tembok yang digunakan untuk budidaya terlebih dahulu. Kolam tembok tidak semuanya berbahan dari tembok atau beton. Karena hanya bagian dindingnya saja yang terbuat dari tembok. Sedangkan bagian dasar tetap dari tanah. Buat kolam dengan ukuran 8 m X 5 m X 1 m. Lakukan pengeringan kolam agar menghilangkan penyakit dan hama di kolam.

2. Pembuatan kakaban

Memasang kakaban didalam kolam sangat berguna karena untuk tempat menempel ikan mas. Pasalnya sifat ikan mas yang mengapung di permukaan air. Jarak untuk pemasangan kakaban disetiap kolam bisa disesuaikan dengan pilihan masing-masing, Anda bisa membuatnya dengan jarak 5 cm dari permukaan air atau 35 cm antar kakaban.

3. Mengisi air kolam

Setelah kakaban disiapkan, berikutnya mengisi air ke kolam tembok tersebut. kami sarankan menggunakan air dari hasil irigasi agar lebih stabil dan tidak merusak kualitas bibit ikan mas. Isi kolam dengan air hingga ketinggian 5 cm dari kakaban yang sudah dibuat sebelumnya. Setelah itu, diamkan beberapa hari hingga plankton muncul di air tersebut.

4. Penebaran bibit ikan mas

Budidaya ikan mas berikutnya adalah di penebaran bibit ikan mas tersebut. Bibit yang ingin dibudidayakan tidak langsung disebar ke kolam tembok. Hanya saja ditunggu dan diletakkan di ember yang telah berisi air kolam tersebut. Setidaknya tunggu beberapa jam supaya bibit mulai beradaptasi. Selanjutnya, baru bibit ikan mas disebar ke kolam. Ada baiknya menebarkan bibit di pagi atau sore hari.

5. Pemberian pakan ikan mas

Di hari pertama dan kedua setelah penebaran bibit ikan mas, ikan hanya akan makan orgasme yang hidup di kolam. Selanjutnya, Anda bisa memberikannya pelet yang berisi kandungan 20% protein, 15% karbohidrat dan 20% lemak. Berikan pakan setidaknya 3 kali dalam sehari, pagi, hari, siang hari dan juga malam hari supaya ikan cepat besar.

6. Panen

Setelah beberapa bulan, ikan mas sudah siap untuk dipanen dengan bobot 300 hingga 600 gram. Ingat, jangan memanen ikan lebih dari bobot tersebut. Biasanya kurang diminati oleh pasar. Belum lagi pemberian pakan yang Anda perlukan akan lebih banyak sehingga boros. Panennya ikan mas bisa dilakukan dengan keseluruhan atau sebagian.

Cara Budidaya Ikan Mas di Aquarium

Budidaya ikan, termasuk ikan mas bisa dilakukan dimana saja, termasuk akuarium. Budidayanya bisa dilakukan untuk sekedar penghilang stress atau penghasil tambahan.  Budidaya di aquarium juga tidak terlalu sulit, bahkan terbilang sangat mudah untuk dilakukan. Bagi yang ingin mencoba budidaya ini, Anda bisa mengikuti tahap berikut:

1. Menyiapakan akuarium terlebih dahulu

Untuk memulai budidaya, Anda harus menyiapkan akuarium yang menjadi wadah budidaya yang ingin Anda lakukan. Gunakan akuarium seadanya. Namun jika ada, pilih akuarium dengan panjang 50 cm, tinggi 40 cm dan lebar 40 cm. ukuran akuarium tersebut dinilai sangat pas karena tidak membutuhkan perawatan yang sulit.

2. Pilih jenis ikan yang ingin dibudidayakan

Banyak ikan mas yang dibudidayakan sesuai jenisnya. Biasanya yang paling banyak adalah ikan mas koki karena dianggap lebih menggiurkan dan banyak dibutuhkan masyarakat. Anda bisa fokus budidaya jenis ikan mas koki sebelum merambah ke budidaya ikan jenis lainnya. Setelah menentukan jenis ikan, berikutnya dengan mengawinkan jantan dan betina ikan mas tersebut.

3. Mengawinkan indukan ikan mas

Untuk mengawinkan indukan ikan mas tidak terlalu sulit tapi jangan asal-asalan. Anda bisa menaruh ikan mas di akuarium yang telah ditanami eceng gondok. Tanaman eceng gondok memberi kenyamanan ketika ikan mas kawin dan digunakan untuk tempat menaruh telur. Satu ikan mas jantan bisa membuahi dua ekor ikan mas betina.

4. Perawatan anakan ikan mas

Telur yang telah dibuahi selanjutnya akan menetas menjadi larva selama 2 hingga 4 hari. Jika ada telur yang tidak jadi alias tidak menetas segera angkat saja. Pasalnya telur ikan mas tersebut akan busuk dan akhirnya mengurangi kualitas air yang ada di akuarium. Karena populer ikan mas di akuarium bisa meningkat, ada baiknya menambahkan aerator untuk menambah oksigen didalam air.

5. Pemberian pakan ikan mas

Tahap yang tidak boleh dilupakan saat budidaya ikan mas adalah pemberian pakan ikan mas tersebut. Untuk bibit yang baru berumur beberapa hari tidak diberikan pakan tambahan karena sudah memakan orgasme hidup didalam akuarium. Pemberian pakan pada ikan mas bisa dilakukan setelah 1 minggu setelah ikan hidup. Anda bisa memberikannya pelet setiap dua kali sehari, pagi dan sore hari.

5. Panen ikan mas

Tentu saja ini yang ditunggu-tunggu oleh pembudidaya ikan mas. Ya, waktu panen tentu menjadi waktu yang ditunggu-tunggu karena menerima apa yang kita lakukan di budidaya. Anda bisa memanen ikan mas ketika sudah berbobot 300 hingga 600 gram. Bobot tersebut adalah bobot palng ideal dari ikan mas untuk waktu panen. Jangan sampai kurang atau lebih karena tidak diminati oleh pasar.

Rincian Pakan Ikan Mas dan Harganya

Saat budidaya ikan mas, ada banyak pakan ikan mas yang bisa ditemui. Setiap pakan memiliki kandungan berbeda yang membuatnya banyak dicari pembudidaya ikan mas. Pastinya pemberian pakan yang cocok menambah pertumbuhan ikan mas. Apa saja pakan ikan mas yang ada? Bagi yang penasaran, berikut rincian pakan ikan mas yang sering digunakan:

  • Cacing sutera

Biasanya pakan ini diberikan kepada anakan ikan mas agar tumbuh cepat dalam waktu yang singkat. Cacing sutera memiliki warna merah muda dengan ukuran yang cukup halus. Sayangnya, cacing sutera juga sering memberi penyakit terhadap ikan mas. Jadi ada baiknya membersihkan ikan sutera sebelum memberikannya kepada ikan mas. Rendam saja cacing di air bersih hingga 3 hari. Harganya sekitar 20 ribu per bungkus.,

  • Cacing tanah

Jenis pakan ikan mas ini mempunyai kandungan protein yang sangat bagus untuk menambah perkembangan cacing tanah supaya tumbuh ;lebih cepat. Cacing tanah termasuk pakan yang paling sering diberikan kepada ikan mas karena sangat disukai. Jenis pakan ini yang paling populer dan dikenal banyak pembudidaya. Jangan lupa cuci ikan mas terlebih dahulu sebelum diberikan.

  • Sekam padi

Ikan mas termasuk ikan omnivora. Artinya, bukan hanya memakan jenis hewan saja tapi juga mengkonsumsi berbagai makanan dari tumbuhan. Sekam padi bisa menjadi pilihan karena harganya yang terjangkau dan mudah untuk didapatkan. Caranya dengan mencampurkan sekam padi dengan tetes tebu atau tepung. Berikutnya berikan ke ikan mas tersebut.

Anlisis Usaha Budidaya Ikan Mas

Bisnis budidaya sekarang sedang menjadi pilihan para pengusaha, salah satu budidaya yang banyak digemari adalah budidaya ikan mas. Hal itu terjadi karena ikan mas merupakan ikan yang cukup banyak digemari oleh masyarakat karena rasanya yang enak, sehingga permintaan pasar terhadap ikan mas sangat tinggi.

Memulai Bisnis Budidaya Ikan Mas

Jika anda ingin memulai bisnis budidaya ikan mas, bisa dimulai dari pembuatan kolam tembok atau membeli kolam terpal. Selain itu anda juga harus memilih bibit ikan mas yang berkualitas, jika ingin tahu bibit ikan mas yang berkualitas, anda bisa mencarinya di toko hewan atau penjual ikan.

Tidak hanya kolam dan bibit, ada beberapa yang harus disiapkan sebelum memulai usaha budidaya ikan mas. Yang pertama adalah tempat budidaya atau lokasi, untuk budidaya anda harus menyiapkan lahan sekitar 100 meter untuk pembuatan kolam atau menaruh kolam terpal.

Disarankan lokasi yang tepat untuk membuat kolam atau kolam terpal adalah di sekitar pasar, rumah makan, restoran atau hotel. Hal itu dilakukan agar pengusaha budidaya ikan mas lebih gampang dalam melakukan pemasaran karena dekat dengan tempat yang membutuhkan ikan mas.

Selain itu anda juga harus menyiapkan karyawan untuk membantu dalam pembersihan kolam atau memberi makan ikan-ikan. Untuk tahap permulaan anda bisa memperkerjakan satu atau dua orang dulu untuk membantu perkerjaan budidaya ikan mas anda.

Keuntungan Dan Kerugian Bisnis Ikan Mas

Dalam hal ini, ikan Mas biasa di jual baik satuan maupun kiloan. Jika untuk kelas budidaya tentu saja penjualannya adalah kiloan. Sedangkan harga perkilonya berkisar antara 35.000 hingga 50.000. Perubahan harga sendiri tergantung bagaimana kondisi pasar.  

Harga ini tentutermasuk tinggi untuk harga ikan. Apalagi jika ikan mas sudah panen, jika anda bisa memasarkannya dengan baik tentunya akan mendapat keuntungan yang sangat besar.

Sayangnya budidaya ikan mas juga memiliki kekurangan, salah satunya adalah bisnis ini sudah banyak dilakukan oleh para pengusaha budidaya ikan dan anda yang baru terjun di bisnis ini akan mempunyai banyak saingan.

Namun jangan berkecil hati, karena anda masih bisa mencari lokasi yang belum ada penjual ikan sejenis, sehinga ikan milik anda bisa menjadi pilihan pasar di sekitar tempat anda melakukan budidaya.

Kembali membahas mengenai modal, modal pertama yang dibutuhkan untuk memulai usaha ini adalah sebesar 7.192.000, semua itu akan digunakan untuk membuat kolam atau membeli kolam terpal, menyewa lahan jika belum mempunyai lahan, membeli bibit ikan mas, serta peralatan lain yang dibutuhkan untuk menjalankan bisnis ini.

Sedangkan modal untuk menjalankan bisnis ini seperti makanan ikan, obat-obatan, vitamin, biaya angkut ikan untuk dibawa ke pasar, serta biaya air dan listrik membutuhkan 8.004.000.

Lalu, bagaimanakah dengan pendapatan kita dari hasil budidaya ikan mas ini? Apakah sebanding dengan pengeluaran yang ditulis diatas? Harga ikan mas bila berjumlah 9 kg adalah 405. 000 dan selama sebulan yaitu 30 hari anda bisa menjual 9 kg ikan mas selama 30 hari yang berarti pendapatan penjualan ikan mas selama sebulan adalah 12.150.000.

Jika hasil pendapatan 12.150.000 dikurangi modal operasional sebesar 8.004.000 adalah 2.446.688, yang berarti pendapatan bersih dari budidaya ikan mas ini adalah 2.446.688. Namun sebelum mendapatkan pendapatan bersih tersebut anda masih harus menunggu hasil panen ikan mas selama sekitar 3 bulan.

Itulah pembahasan mengenai budidaya ikan mas yang harus Anda ketahui jika ingin mencobanya. Budidaya jenis ikan ini kerap disepelekan oleh banyak orang. Namun nyatanya, hasil budidaya didalamnya sangat menghasilkan. Berapa banyak pembudidaya yang sukses jika melakukan budidaya dengan telaten.

Baca Juga: Cara Budidaya Ikan Gurami di Beragam Tempat

Sebelum mencoba budidaya, Anda harus menentukan terlebih dahulu wadah yang digunakan untuk budidaya. Anda bebas mau memilih wadah apa yang digunakan untuk budidaya. Hanya saja sesuaikan dengan budget dan kondisi. Selamat berbudidaya ikan mas dan semoga mendapat hasil yang memuaskan dari budidaya yang Anda lakukan. Kerja keras dan sabar adalah bagian penting dari budidaya ini.

20 Jenis Ikan Mas atau Karper, Ciri Fisik, Karakteristik, Harga dan Gambar

Jenis Ikan Mas – Bagi Anda yang mencintai sebuah estetika tentunya memiliki kriteria tersendiri bagaimana menghidupkan suasana rumah. Beberapa hal yang dapat Anda lakukan seperti mendekorasi ruangan, mengisi ruangan dengan tanaman-tanaman hias, atau bahkan menempatkan binatang-binatang mungil di dalam ruangan. Salah satu hewan yang dapat Anda jadikan peliharaan ialah jenis ikan mas atau karper.

jenis ikan mas

Kumpulan Macam Jenis Ikan Mas Termahal

Setiap daerah di Indonesia, nyatanya memiliki jenis ikan mas atau karper tersendiri. Dimulai dari yang memiliki kualitas biasa hingga kualitas unggul. Misalnya saja di daerah Jawa Barat jenis ikan mas yang dijadikan unggulan ialah ikan mas majalaya, meski di daerah lain tentu saja memiliki jenis ikan mas yang berbeda. Berikut akan kita ulas beberapa jenis ikan mas yang dapat Anda pelihara.

1. Merah

Ikan mas satu ini memiliki ciri khas tersendiri, diantaranya sisiknya yang memiliki warna merah keemasan. Memiliki bentuk badan yang relatif memanjang, posisi punggung yang relatif lebih rendah serta tidak lancip. Memiliki bentuk mata yang menonjol. Selain itu ikan mas merah dikenal lebih bergerak aktif dibandingkan jenis lain. Dan kesukaannya ialah mengaduk – aduk dasar kolam.

2. Yamato

Meski dapat dibilang kurang populer di negeri ini, namun ikan mas yamato sering ditemukan di beberapa negara di Asia Timur, seperti Cina ataupun Jepang. Memiliki ciri khas bentuk tubuh yang memanjang, serta memiliki sisik berwarna hijau kecoklatan. 

3. Kumpay

Memiliki nama yang cukup unik, jenis ikan mas atau karper satu ini memiliki beberapa ciri khas diantaranya memiliki sirip yang kesemuanya panjang serta berumbai sehingga nampak menawan ketka sedang bergerak – gerak. Memiliki bentuk tubuh yang memanjang, sisiknya yang memiliki warna beragam dari warna kuning, putih, hijau, hingga merah,

Meskipun begitu, ikan mas kumpay tergolong lambat dalam pertumbuhannya. Namun selain dimanfaatkan sebagai hiasan, ikan mas ini dapat pula untuk dikonsumsi. Masalah rasa jangan ditanya, Anda patut untuk mencobanya.

4. Fancy

Ciri khas yang dimiliki ikan mas satu ini adalah totol – totol hitam yang menyebar di tubuhnya. Memiliki bentuk tubuh yang sama dengan lainnya, yakni memanjang. Dengan ragam warna sisik yang dimiliki seperti kuning, merah, ataupun hitam sehingga membuat ikan mas ini dijuluki fancy.

5. Punten

Tak jauh berbeda dengan Namanya, ikan mas punten merupakan jenis ikan mas atau karper yang dikembangbiakkan di daerah Punten, Malang, Jawa Timur. Memiliki ciri – ciri unik diantaranya tubuh yang pendek, bagian punggung yang tinggi dan lebar sehingga ikan mas punten terkesan membuntal serta bulat.

Memiliki perbandingan antara panjang total dengan tinggi badan yakni 2,3 – 3,4 : 1. Sisik yang berwarna hijau gelap serta mata yang tampak menonjol. Namun ikan mas jenis ini memiliki sifat yang lebih jinak serta pergerakan tubuh yang lambat.

6. Taiwan

Jenis ikan mas satu ini memiliki keunikan tersendiri. Diantaranya memiliki warna sisik hijau kekuningan pada sebagian besar tubuhnya, namun pada area tepi dubur hingga bawah sirip ekornya berwarna kuning kemerahan. 

Selain itu ikan yang berbentuk memanjang ini memiliki bentuk punggung seperti busur yang cukup membulat. Banyak yang beranggapan bahwa asal muasal ikan mas ini berasal dari Taiwan, kemudian diperkenalkan dan dikembang biakkan di Indonesia.

Mengenai masalah makanan, ikan mas Taiwan cukup agresif dan responsif terhadap makanan. Tak heran jika sekumpulan ikan mas Taiwan akan saling berebut ketika diberi pakan.

7. Kaca

Ada yang cukup unik dari ikan mas satu ini, yakni hampir sebagian tubuhnya tidak tertutupi oleh sisik. Jika Anda cermati bagian yang tertutupi dengan sisik nampak bening layaknya kaca. Pada bagian sepanjang gurat sisi (line literalis) serta di sekitar area pangkal siripnya memiliki sisik yang berwarna putih. Sisik putih tersebut terlihat mengkilap, berukuran besar dan tidak seragam dengan yang lainnya.

8. Sinyonya atau Putri Yogya

Ikan mas satu ini merupakan jenis ikan mas atau karper yang kerap kali bertelur, sehingga tak heran jika orang – orang menjulukinya dengan sinyonya. Memiliki bentuk tubuh yang menggemaskan yakni memanjang (long bodied form) disertai bentuk punggung yang lebih rendah dibandingkan dengan jenis ikan mas punten.

Jika diukur, perbandingan antara panjang dengan tinggi badannya yakni berkisar antara 3,66 : 1. Memilliki sisik yang berwarna kuning cerah layaknya kulit jeruk sitrus, dengan mata yang menonjol ketika masih muda, namun perlahan menyipit ketika beranjak tua.

Ikan mas sinyonya memiliki karakter yang jinak serta sangat senang berkumpul dengan ikan – ikan lainnya di permukaan air. Ikan mas ini memiliki ketahanan terhadap parasit jenis Myxospora denga toleransi berkisar antara pH5,5 hingga 8,5.

Berbicara mengenai perkembangan ikan mas sinyonya, jumlah telur yang dapat mereka hasilkan berkisar antara 85.000 hingga 125.000 untuk sekali periode, dengan diameter telur 0,3 hingga 1,5 mm. indung ikan mas sinyonya betina akan matang kelamin pada usia 18 bulan, sedangkan untuk jenis jantan hanya memerlukan waktu 8 bulan saja.

9. Majalaya

Memiliki habitat asli di daerah Majalaya, Bandung, Jawa Barat, ikan ini pun diberi julukan ikan mas Majalaya. Dengan postur tubuh yang relative pendek serta punggung yang membungkuk juga lancip dibandingakn beberapa jenis ikan mas yang lain.

Jika diukur dalam rasio perbandingan antara tinggi badan dengan panjangnya, berkisar antara 3,2:1. Selain itu bentuknya yang semakin lancip kea arah punggung disertai moncong (mulut) yang berbentuk pipih.

Memiliki sisik berwarna hijau keabu – abuan dengan sisi bagian bawahnya berwarna gelap. Sedangkan pada sisi bawah insang dan juga bagian bawah sirip ekor memiliki warna kekuningan. Sehingga semakin ke arah punggung, warna sisiknya akan semakin gelap.

Karakter ikan mas Majalaya dapat dibilang jinak dengan kebiasaan berenag pada permukaan air. Selain itu, beberapa kelebihan yang dimiliki diantaranya, memiliki ketahanan terhadap infeksi bakteri Aeromonas hydrophila, memiliki laju pertumbuhan yang relatif progressive.

Disamping itu, ikan mas Majalaya merupakan jenis ikan mas atau karper yang  dapat dikonsumsi, sehingga tak heran jika memiliki cita rasa yang gurih dan lezat, serta berprotein tinggi tentunya. Sedangkan mengenai perkembangannya, mereka memiliki fekunditas (jumlah telur) yang cukup tinggi, yakni berkisar antara 84.000 hingga 110.000 butir per kilogram induk. 

10. Kancra Domas

Jenis ikan mas atau karper satu ini memiliki postur tubuh memanjang, dengan sisik berukuran kecil yang tersusun secara tidak beraturan. Ragam warna sisik yang dimiliki diantaranya cokelat, hijau serta biru.

Jika diperhatikan, sisik punggungnya berwarna kegelapan, sedangkan semakin mengarah ke perut warna sisiknya menjadi ternag keemasan atau bahkan keperakan. Karakter dari ikan mas Kancra atau Domas cukup jinak tak jauh berbeda dengan sifat ikan mas Taiwan.

11. Lokal

Mengenai jenis ikan mas satu ini belum dapat diklasifikasikan pada rasa tau jenis tertentu. Namun ikan mas ini justru paling banyak ditemui di masyarakat atau sekitar kita, serta paling banyak dibudidayakan oleh para petani ikan beberapa waktu belakangan ini.

Memiliki ciri khas warna sisik yang merupakan kombinasi dari beragam jenis ikan mas yang telah ada. Disamping itu, bentuk tubuhnya memanjang namun memiliki mata yang tidak sipit. Besar kemungkinan apabila jenis ikan mas atau karper ini merupakan hasil dari perkawinan silang yang tidak terkontrol pada kalangan masyarakat.

12. Mas atau Karper Koki

Jika kita berbicara mengenai ikan hias air tawar terpopuler, ikan mas koki jawabannya. Selain memiliki bentuk serta corak yang beragam, karakter yang dimiliki pun beraneka macam. Terdapat lebih dari 300 varietas ikan mas koki yang diklaim. Diantaranya ialah ikan mas koki jenis teleskop, memiliki ciri khas mata yang menonjol, seakan – akan hendak keluar dari kepala ikan. Selain itu ada beberapa jenis lain sebagai berikut.

  • Koki bubble eye

Kemudian jenis ikan mas koki bubble eye, dengan ciri khas mata normal yang dikelilingi dengan kantung berisi cairan besar layaknya balon pada bawah mata ikan mas tersebut.  Selanjutnya jenis ikanmas celestial atau yang biasa disebut dengan mata terbalik, memiliki bentuk bata yang hampir mirip dengan jenis teleskop, namun yang membedakannya ialah posisi mata yang terbalik mengarah ke atas.

  • Koki commom

Lalu terdapat jenis ikan mas atau karper varietas common, dimana mereka merupakan jenis yang paling tangguh  dari semua varietas yang ada. Ikan mas koki Common dapat berkembang dengan baik dalam berbagai keadaan maupun kondisi. Selain itu, mereka tidak selektif dan sangat responsive terhadap berbagai jenis makanan. Sehingga Anda tidak akan kesulitan untuk memberi makanan.

Ikan mas Common merupakan kerabat dekat dari ikan mas koki liar dimana perbedaan diantara keduanya ialah hanya warna. Mayoritas breed modern ikan mas fancy berasal dari jenis ikan mas common.

Dinamai Common karena tidak memiliki ciri khas khusus yang menonjol, memliki jenis mata normal, berbentuk tubuh streamlined, serta memiliki beragam warna dari merah, biru, orange, cokelat, hingga hitam.

Selanjutnya jenis ikan mas koki Comet, memiliki penampiln yang cukup mirip dengan jenis common sehingga beberapa orang kesulitan untuk membedakan keduanya. Comet memiliki bentuk tubuh yang lebih mungil dibandingkan Common, selain itu ciri khas yang mencolok, Comet memiliki ekor yang sangat panjang serta bercabang, sedangkan Common hanya memiliki ekor tunggal.

Tergolong kedalam ikan mas koki yang aktif sehingga membutuhkan banyak ruang untuk pergerakan serta merentangkan sirip panjang mereka. Biasanya orang – orang menaruhnya di dalam akuarium berukuran besar, atau bahkan di kolam.

Daya tahan ikan mas comet tergolong kuat sehingga sangat cocok bagi Anda yang merupakan pemula dalam merawat ikan mas koki.

  • Koki jikin

Kemudian terdapat ikan mas koki Jikin, memiliki bentuk tubuh yang tak jauh berbeda dengan common. Yang membedakan ialah ekor jikin dapat merentang indah terbagi menjadi empat bagian layaknya ekor burung merak. Ekor ikan mas koki jenis Jikin nampak seperti huruf X jika dilihat dari sisi belakang.

Corak warna yang dimiliki ialah putih pekat, disertai dengan enam titik merah pada area bibir, ekor, serta sirip. Karena memiliki warna yang cukup sulit dikembangbiakkan, membuat ikan mas Jikin tergolong varietas langka dan mahal.

Bahkan untuk mendapatkan warna yang estetik serta artifisial, Anda harus melakukan perawatan pada sisiknya, yakni dengan menghilangkan sisik mereka pada usia muda. Sehingga nantinya sisik itu tidak akan muncul lagi ketika dewasa dan hilang secara permanen.

Selanjutnya ikan mas koki Veiltail, memiliki ciri khas punuk yang mononjol, dengan ekor ganda yang menjuntai panjang namun tak bercabang dan berujung datar. Ekor dan sirip yang dimiliki sangat lebar sehingga nampak menggantung dari tubuhnya.

Namun sayangnya, dikarenakan siripnya yang begitu besar, membuat mereka tidak dapat berenang dengan baik. Selain itu, sirip mereka yang sangat halus menjadikan mereka harus dikembangbiakkan dengan ikan – ikan yang jinak, sehinggasirip mereka tidak rusak dikarenakan gigitan atau ornamen -ornamen tajam yang ada di dalam akuarium.

  • Koki oranda

Kemudian jenis ikan mas atau karper selanjutnya ialah ikan mas koki Oranda. Dengan tampilan badan yang unik berbentuk telur disertai tonjolan pada kepala yang menjadikan Oranda nampak seperti  raspberry. Oranda memiliki sisk berwarna matte padat, merah, putih atau bahkan metalik. Sedangkan warna yang paling populer ialah putih dengan tudung bercorak merah (oranda red cap).

Mayoritas ekor Oranda memiliki cabang, sehingga nampak melambi ketika mereka bergerak kesana kemari.

  • Koki ryukin

Selanjutnya ikan mas koki Ryukin. Diklaim sebagai ikan mas yang mirip dengan faintail Jepang, Ryukin memiliki bentuk punggung yang tinggi namun tubuh yang padat berisi. Karean bentuk punggung yang dimiliki tinggi dan menonjol, kepala mereka nampak runcing dibanding ikan mas bertubuh bulat lainnya.

Ryukin tergolong varietas yang tangguh dan memiliki daya tahan yang kuat. Memiliki pergerakan aktif serta dapat memakan segala makanan yang Anda berikan. Umumnya warna sisik yang mereka miliki diantaranya merah dan putih.

  • Koki Pearlscale

Lalu ada pula ikan mas koki Pearlscale. Memiliki nama demikian karena sisik yang dimiliki mirip Mutiara. Setiap sisik ikan mas Pearlscale memiliki titik tengah yang menonjol, umumnya berwarna putih pada ujungnya. Sehingga nampak mirip dengan Mutiara.

Meski begitu, ikan mas koki satu ini tidak mampu hidup dalam suhu udara rendah (dingin) seperti beberapa ikan mas koki lainnya, sehingga sebaiknya ditempatkan pada air yang bersuhu sedang. Ikan mas koki Pearlscale memiliki ekor ganda yang berbentuk telur, serta tubuh yang dalam juga bulat sehingga menyerupai bola golf.

  • Koki Lionhead

Varietas ikan mas koki selanjutnya ialah Lionhead. Memiliki ciri khusus tanpa sirip di punggungnya sehingga menjadikannya populer.selain itu tubuh mereka yang bulat layaknya telur, dengan punggung sedikit melengkung. Dengan bentuk tubuh yang bulat dan tidak memiliki sirip menjadikan mereka perenang yang buruk.

Maka sebaiknya mereka dipelihara dalam akuarium dengan komunitas ikan jinak yang tentunya tidak mengganggu pertumbuhannya. Selain itu Lionhead memiliki karakter sensitif sehingga harus hati – hati dalam pemeliharaannya.

  • Koki Pompom

Kemudian ikan mas koki Pompom. Memiliki bentuk tubuh yang cukup menarik, yakni adanya gumpalan daging yang menonjol pada hidung disebut juga dengan nasal bouquets, sehingga nampak seperti pompom.

Tubuh yang dimiliki tak jauh berbeda dengan Lionhead, yang membedakan ialah gumpalan pada hidung mereka, serta adanya sirip di punggung.

  • Koki Eggfish

Lalu terdapat ikan mas koki jenis Eggfish. Dimana ciri khas yang dimiliki ialah ekor maupun sirip mereka yang berukuran relatif pendek, dengan mata normal serta bentuk tubuh seperti telur, sehingga dijuluki dengan Eggfish.

Terdapat dua sub kategori eggfish berdasarkan panjang ekor yang dimiliki. Pada eggfish yang memiliki ekor pendek, maka mereka merupakan eggfish tradisional. Sebaliknya bagi mereka yang memiliki ekor panjang, disebut dengan eggfish phoenix. Dinamai dengan phoenix karena ekor yang mereka miliki tak jauh berbeda dengan bulu panjang milik burung mitos Phoenix.

Baca Juga: Jenis Ikan Sapu-Sapu, Ciri Fisik, Karakteristik, Harga dan Gambar

Masih banyak aneka jenis ikan mas yang tersebar di penjuru dunia yang mungkin adalah pembagian dari jenis-jenis di atas. Tentu saja Dengan ragam warna, karakter, bentuk tubuh, serta keindahan yang mengagumkan, menjadikan orang-orang tak jemu untuk memelihara mereka. Selain itu terdapat pula beberapa varietas yang dapat dikonsumsi. Namun tentunya karena ini merupakan ikan hias daripada harus dimakan akan lebih baik jika dipelihara. Tentu akan lebih bermanfaat untuk menghiasi rumah Anda.

20 Cara Budidaya Ikan Pedang Bagi Pemula

Budidaya Ikan Pedang – Tak bisa dipungkiri, mencoba peluang usaha dengan budidaya ikan hias bisa jadi lahan yang menguntungkan. Pasalnya sudah banyak orang yang mencoba berbudidaya ikan dan meraup keuntungan besar. Salah satu jenis ikan hias yang banyak diminati untuk dibudidayakan yaitu ikan pedang atau Swordtail. Terlebih lagi cara budidaya ikan pedang ini cukup mudah.

Budidaya Ikan Pedang, Ikan Pedang

Bagi anda yang masih awam, ikan pedang ini merupakan ikan salah satu jenis ikan hias berasal dari Brazil, Amerika Selatan. Mengapa ikan ini dinamai dengan ikan pedang? Karena bentuk tubuh pedang jantan ini ekornya mirip dengan pedang, yaitu sirip bawah ekornya berbentuk memanjang. Lalu bagaimana cara budidaya ikan ini? Simak ulasanya berikut!

Budidaya Ikan Pedang di Akuarium

Bagi anda yang ingin mencoba peruntungan usaha, budidaya ikan pedang bisa jadi pilihan yang menarik. Pasalnya salah satu jenis ikan tawar ini cukup tangguh dan mudah perawatanya. Untuk yang masih pemula pun juga terbilang mudah untuk merawatnya.

Menariknya lagi, ikan pedang ini dapat tumbuh dengan ukuran hingga 5 inci serta mampu bertahan hidup hingga sekitar 3 sampai 5 tahun. Cukup lama bukan? bentuk ekornya pun menarik dan unik, tak ayal jika ikan ini memilki banyak peminat. Salah satu media yang tepat untuk melakukan pembudidayaan ikan pedang ini yaitu di aquarium.

Meskipun begitu, ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan dalam melakukan pembudidayaan di akuarium ini. Jadi, jangan sembarangan atau asal menempatkanya pada akuarium. Adapun cara budidaya ikan pedang di akuarium adalah sebagai berikut

1. Memberikan Tumbuhan Pada Akuarium

Ketika anda membudidayakan ikan, terutama ikan hias, mengutamakan kenyamanan ikan merupakan hal sangat penting sekali. Jadi, agar ikan dapat bergerak dengan lincah dan mampu berkembang biak dengan baik nantinya, perawatanya pun juga harus maksimal.

Diantaranya yaitu dengan memberikan komponen-komponen tambahan yang dibutuhkan ikan agar lebih nyaman di akuarium. Salah satunya dengan memberi tumbuhan. Kehadiran tumbuhan sangat penting terdapat pada akuarium ikan pedang. Manfaatnya sediri yaitu sebagi tempat persembunyian ikan ketika sedang stress.

Jadi, untuk memberikan kenyamanan pada ikan, anda bisa menyebar tanaman di sekitar akuarium pembudidayaan. Namun, jangan masukkan tanaman ini secara berlebihan. Seperlunya saja. Mengapa? Karena jika tumbuhan terlalu banyak, aktifitas gerak ikan pun akan terhambat. Jenis tumbuhan yang bisa dipilih pun diantaranya Anubius nana, dwarf hairgrass ataupun Java fern.

Pemberian subtrat, misalnya seperti benda berpasir, batu ataupun bogwood pada akuairum sebenarnya juga tak masalah untuk dilakukan. Substrat ini juga terbilang baik untuk memperindah tampilan ikan di akuarium agar terlihat alami. Selain itu pemberian subtrat juga akan membuat akuarium mirip dengan tempat habitan asli ikan.

2. Memastikan Kondisi Air Ideal

Pada saat melakukan pembudidayaan ikan pedang ini, memastikan kondisi air yang digunakan ideal juga sangat penting sekali. Kondisi air atau pH air dalam akuarium tersebut idealnya yaitu pada kisaran angka 6 hingga 8. pH air ini harus dipertahankan.

Jadi, penting sekali bagi anda untuk melakukan pengecekan pH air ini secara rutin. Untuk melakukan pengecekan pH air, bisa dilakukan dengan menggunakan pH meter maupun kertas lakmus. Selain keasam atau pH air, pengelolaan suhu air juga sangat pentin. Idealnya suhu air untuk pembudidayaan ikan pedang yaitu antara 21-27 derajat celcius.

Sedangkan untuk kesadahan air nya pun juga perlu diperhatikan. Adapun kesadahan air yang ideal yaitu antara 12-30 dGH. Memastikan kondisi air tetap ideal ini sangat penting untuk dilakukan. Pasalnya jika suhu air berubah maka sistem kekebalan ikan pun akan menurun. Efeknya yaitu mengakibatkan ikan rentan terhadap penyakit.

3. Menjaga Kebersihan Akuarium

Selain suhu dan juga pH air, cara budidaya ikan pedang lainya yang sangat penting untuk diperhatikan yaitu dengan menjaga kebersihan akuarium. Idealnya air yang terdapat pada akuarium tersebut perlu diganti minimal 20% setiap minggunya.

Perlu diingat juga, pengantian air inipun juga tak boleh dilakukan secara asal. Baiknya air yang digunakan untuk mengganti air lama tersebut terlebih dahulu telah didiamkan sehari semalam. Akan lebih baik lagi, jika air tersebut dilakukan penggantian yaitu pada pukul 10 pagi.

Selain itu,memasang filter air juga sangat penting dilakukan. Tujuanya yaitu untuk mengatur jalan masuk keluar dan masuknya air. Selain itu, filter juga diperlukan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya kotoran ataupun hewan yang masuk ke dalam akuarium.

Seperti yang kita ketahi, ikan pedang ini memilki ciri aktif sehingga membuatnya lebih sering berenang di permukaan air. Untuk mengantisipasi gerakan ikan misalnya kemungkinan melompat keluar, maka akuarium perlu ditutup.

4. Memilih Indukan Ikan Berkualitas

Langkah pertama yang perlu dilakukan sebelum melakukan pebudidayaan ikan tentu saja memilih ikan yang akan dijadikan indukan. Pemilihan indukan yang baik dan berkualitas ini merupakan salah satu cara budidaya ikan pedang yang penting diperhatikan. Mengapa? Karena hal ini akan menetukan hasil budidaya nanti.

Indukan ikan pedang yang baik untuk dibudidayakan diantaranya memilki ciri-ciri yaitu telah matang gonad atau siap kawin dan dalam keadaan sehat, tidak cacat. Bagi anda yang masih pemula, tentu masih bingung kan membedakan ikan jantan dan ikan betina?

Jadi, antara indukan ikan pedang jantan dan juga betina ini memilki perbedaan. Namun perbedaanya sebenarnya cukup mudah untuk dikenali. Perbedaan tersebut misalnya pada indukan jantan ada gonodium atau tonjolan pada bagian belakang sirip perut yang panjang.

Ciri lainya yaitu tubuhnya lebih ramping, memilki warna tubuh yang cerah serta yang menjadi ciri khasnya yaitu memiliki sirip punggung yang lebih panjang. Sedangkan kepalanya sendiri juga lebih besar.

Adapun ciri-ciri yang dimilki oleh ikan pedang betina yaitu tidak memiliki gonopodium dibagian belakang sirip perut, namun berupa sirip halus. Bentuk tubunya pun terlihat gemuk dan warna kulitnya lebih kusam. Berbeda dengan ikan jantan, sirip yang dimilkipun lebih pendek. sedangkan kepalanya sendiri agak runcing. Mudah kan membedakanya?

Budidaya Ikan Pedang Di Ember

Bagi anda pemula yang ingin mebudidayakan ikan pedang namun terkendala biaya, tak perlu terlau khawatir. Anda bisa menggunakan media yang mudah untuk pembudidayaan yaitu menggunakan ember. Pasalnya ikan pedang ini merupakan salah satu jenis ikan tawar yang pembudidayaanya pun bisa dilakukan di berbagai tempat.

Cara perawatan untuk melakukan budidaya ikan pedang di ember pun caranya juga hanpir sama dengan pembudidayaan ikan pedang di media lainya. Namun tetap ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan.

1. Pemilihan Ember yang Mendukung

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, ikan pedang ini memilki sifat yaitu perenang aktif. Jadi, pemilihan ember yang digunakan pun harus mendukung yaitu jangan terlalu kecil dan sempit. Ketika ember yang digunakan terlalu sempit, maka ikan pun kurang memilki ruang gerak dan bisa melompat keluar.

Maka dari itu ember yang digunakan pun perlu cukup besar misalnya dengan memilih ember dengan kapasitas 10 galon air atau lebih. Karena hal ini dapat memberikan mereka cukup ruang untuk berenang dan berkeliling. Ada baiknya juga pembudidayaan ikan pedang di ember ini digunakan saat pemijahan ikan saja.

Jadi, karena media ember ini untuk pembudidayaan ikan pedang ini cukup terbatas, anda bisa membudidayakan 2 ikan indukan saja misalnya 1 jantan dan 1 betina. Idealnya, untuk pembudidayaan 2 ekor ikan maka sedikitnya jumlah air yang dibutuhkan untuk pemeliharaan yatu 10 liter.

2. Pemijahan Ikan Pedang

Jika anda sudah menyiapkan ember untuk tempat pembudidayaan ikan pedang, maka langkah selanjutnya bisa dilakukan pemijahan. Ember tersebut bisa anda isi dengan air secukupnya. Idealnya yaitu dengan ketingian sekitar 40 cm – 50 cm. Untuk melakukan pemijahan ini, perlu juga disiapkan jaring dengan ukuran lubang yang lebih kecil dari anakan agar anakan dapat masuk.

Namun pastikan juga bahwa indukan tidak masuk ke lubang. Tujuanya yaitu agar natinya dapat melindungi telur ikan ini dan tidak dimakan oleh induk. Selain jaring, sebenarnya juga bisa menggunakan tanaman air untuk menyembunyikan telur ini ikan ini nantinya.

Perlu diketahui, sebenarnya, untuk melakukan pemijahan ikan di ember jangan langsung memasukkan ikanya dahulu. Pertama, anda perlu mendiamkan air pada ember dan masukkan daun ketapang kering yang telah dicuci. Kemudian tunggu 2 atau hinga 3 hari hingga air berwarna cokelat. Setelah itu Anda bisa memasukkan ikan pedang ini pada jaring yang terendam air.

Pada tahap pemijahan ikan tersebut, baiknya anda memberikan pakan secara teratur yaitu sebanyak 2 kali sehari. Tujuanya yaitu agar proses pembuahan berjalan maksimal. Nah, setelah proses pembuahan, maka perut ikan pedang betina akan membesar. Pada masa ini, maka ikan jantan pun perlu dipisahkan agar anakan lahir tidak dimakan oleh jantan.Setelah anakan ikan pedang tersebut lahir, anda baru bisa mengambil sang induk betinanya.

Budidaya Ikan Pedang Di Sawah

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, sebenarnya budidaya ikan pedang ini terbilang cukup mudah. Mengapa? Karena ikan ini dapat dibudidayakan di berbagai media karena dapat menyesuaikan suhu. Meskipun ikan ini termasuk ikan hias, namun ikan ini juga dapat dibudidayakan di sawah.

Metode ini tentu saja efisien terutama bagi anda yang tak ingin repot-repot membuat kolam ataupun membeli akuarium dengan biaya yang tergolong mahal. Jadi, jika anda memilki lahan sawah yang mumpuni, maka bisa dijadikan tempat pembudidayaan. Adapun proses pembudidayaanya adalah sebagai berikut.

1. Penebaran Indukan Ikan Pedang

Perlu anda ketahui, Ikan pedang termasuk ikan tawar yang cocok dibudidayakan yang juga cocok dibudidayakan di berbagai media salah satunya yaitu sawah ini. Pada habitat asalinya sendiri, ikan ini hidup di sungai besar dan sungai kecil dengan banyak tanaman.

Ikan inipun juga dikenal mampu mentolelir air payau. Sehingga terbilang mendukung dan baik dipeliharta di air dengan sanilitas rendah. Seperti yang dibahas sebelumnya, ikan ini juga lebih suka hidup berkelompok dan memilki sifat aktif berenang. Jadi, pembudidayaan di sawah pun terbilang sangat efisien karena akan mempermudah gerakan ikan.

Cara budidaya ikan pedang yang baik yaitu sebelum menebar indukan ikan pedang ini disawah, pastikan juga bahwa indukan benar-benar siap kawin dan dalam kondisi yang baik. Rasio ikan yang akan anda budidayakan pun juga harus benar misanya yaitu 1:5 yaitu dengan jumlah ikan betina lebih banyak. Mengapa? Karena biasanya ikan jantan memiliki sifat lebih dominan sehingga bisa merugikan.

Jika tempat pembudidayaan yang digunakan cukup luas, misalnya di sawah ini maka bisa menempatkan sekitar 30-50 indukan di kolam sawah tersebut. Pada lokasi pembudidayaan inipun penting sekali dipasang jaring. Ukuranya bisa ditentukan sekiranya anakan ikan nantinya bisa masuk dan indukan tidak bisa menerobos.

2. Perawatan Ikan Pedang

Seperti yang kita ketahui, meskipun ikan pedang ini dapat menoleransi pada perbedaan suhu, namun suhu yang pas juga akan sangat berpengaruh terhadap kesehatan dan juga perlembangan ikan ini natinya. Jadi, suhu yang pas yaitu ada pada kisaran 18 – 27 derajad celcius. Ph air yang ada di sawah pun harus terjaga yaitu upayakan anatara kisaran 6 sampai 8.

Jadi, meskipun pembudidayan ini dilakukan di sawah, namun mengecek kadar air ini sangat penting. Hal ini karena seperti jenis ikan lainya, ikan pedang juga selalu ingin mendapatkan kenyaman pada tempat yang Ia tinggali. Oleh karenanya, jika pada habitatnya tidak nyaman ikan pun akan mudah terserang penayakit.

Selain itu,karena pembudidayan ikan ini dilakukan di sawah, tentu juga harus dilakukan perhatian yang ekstra. Cara budidaya ikan pedang di sawah yang efisien yaitu dengan memastikan bahwa kualitas airnya memang terjaga dengan baik. Salah satunya terhadap kemungkinan adanya pestisida yang masuk.

Pembudidayaan ikan disawah, tak menutup kemungkinan akan lebih memudahkan munculnya petisida ataupun pengganggu lainya. Hal ini perlu anda antisipasi terlebih ketika musim hujan. Mengapa? Karena air bisa mengalir dari mana saja misalnya dari berbagai sungai yang bisa msuk ke sawah. Atau kemungkinan terjadinya pemupukan di sawah yang mengakibatkan masalah pada ikan.

Jadi, untuk melakukan budidaya ikan pedang ini disawah, anda perlu memastikan bahwa akses air menuju ke sawah ini benar-benar ditutup. Sehingga kemungkinan adanya pestisida yang masuk pun bisa diminimalisir.

Budidaya Ikan Pedang di Kolam Terpal

Selain menggunakan akurium, ember, maupun lahan sawah sebagai tempat pembudidayaan, cara budidaya ikan pedang ternyata juga dapat dilakukan di kolam terpal. Cara ini terbilang efisien karena biaya yang akan anda btuhkan juga terbilang minimal. Mengapa? Karena alat yang anda butuhkan yaitu terpal harganya pun tidak seberapa.

Kolam terpal ini bisa anda buat dengan dasaran tanah, sedangkan terpalnya diletakkan pada pinggirnya. Metode pembuatan kolam seperti ini terbilang efisien yaitu untuk menghindari kebocoran pada kolam itu sendiri.

Untuk membuat kolam dengan berdasar tanah tersebut maka Anda juga perlu meratakan permukaan bawah tanahnya. Misalnya dengan diberikan batu bata serta ditutup dengan sekam. Adapun hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan kolam ini yaitu sebagai berikut:

1. Memerhatikan Kapasitas Air

Sebelum anda berencana untuk melakukan pembudidayaan ikan pedang di kolam terpal, pertama tentu anda perlu mengetahui ciri dari ikan ini kan? Nah, ciri khusus yang dimiliki oleh ikan pedang ini yaitu tipe ikan perenang aktif. Sehingga tempat yang digunakan juga harus mendukung untuk aktifitasnya.

Ciri lainya yang dimilki oleh ikan pedang ini yaitu mereka suka hidup berkelompok. Namun bukan berati ikan ini suka bergerombol. Dalam pembudidayaanya, pada suatu kolam akan lebih baik jika jumlah betinanya lebih banyak. Misalnya jika akan memelihara ikan pedang berjumlah 4 ekor maka jumlah be rasionya yaitu 4:1.

Mengapa? karena pejantan akan lebih menunjukkan agresi terhadap ikan lainya. Jadi perlu ruang yang leluasa untuk berkembang. Idealnya, untuk satu ekor ikan pedang membutuhkan kurang lebih 5 liter air.

Namun seperti yang dikatakan sebelumnya ikan ini lebih suka hidup berkelompok, maka jumlah air pada kolam pun tentu butuh lebih banyak. Misalnya yaitu sekitar 20 liter untuk 4 ekor ikan agar ikan lebih nyaman. Bagi anda yang masih bingung, seberapa besar kapasitas kolam yang dapat di gunakan, Jadi idealnya kolam tersebut yaitu berkapasitas 10 galon air atau lebih.

Dengan kapasitas kolam yang ideal ini, maka akan membuat ikan lebih nyaman. Sehingga mereka pun dapat berenang berkeliling akuarium dengan leluasa.

2. Pemberian Pakan Ikan

Cara budidaya ikan pedang yang baik selain memperhatikan tempat, memperhatikan pakan pun menjadi hal yang sama krusial dan pentingnya. Pasalnya dengan pemberian pakan yang baik, ikan dapat berkembang dengan baik dan terhindar dari serangan berbagai penyakit.

Sebenarnya pemberian pakan pada ikan pedang ini juga terbilang mudah. Pasalnya ikan ini termasuk pemakan apa saja, jadi tidak sulit untuk memberikan pakanya. Ikan pedang yang pembudiyaanya dilakukan di alam liar, maka akan menjadi omnivora diantaranya yaitu larva, ganggang, serta tumbuh-tumbuhan lainya.

Namun, pada saat ikan pedang ini masih usia remaja, maka akan lebih baik jika makanan yang diberikan mengandung banyak protein. Misalnya saja yaitu kutu air, cacing darah, artemia dan lainya. jenis makanan kering pun juga baik untuk diberikan pada ikan ini. pakan ikan pun juga harus berkualitas tinggi misalnya ikan khusus ikan yang didapat ditoko-toko.

Jenis pakan nabati sebenarnya juga sangat penting diberikan pada ikan ini. misalnya saja yaitu berupa wafer alga. Selain itu, memberikan pakan ikan ini dengan sayur-sayuran juga dianjurkan untuk melengkapi nutrisi. Misalnya saja yaitu berupa sayur asli ataupun dalam bentuk lain seperti via suplemen, mentimun rebus, bayam rebus, atau labu rebus.

Pemberian pakan pada ikan pedang inipun harus terjadwal yaitu bisa 2 sampai 3 kali sehari. Setiap memberi pakan pun juga tak terlalu banyak-banyak yang penting rutin. Mengapa? Karena ikan ini akan tetap menghabiskan makanan yang diberi seberapa banyak pun anda memasukkannya.

Budidaya Ikan Pedang Agar Untung

  1. Melihat pasaran harga beli dan jual.
  2. Menyediakan media untuk budidaya.
  3. Menyediakan sumber air yang bagus.
  4. Memilih indukan yang berkualitas.
  5. Melakukan proses pemijahan.
  6. Memberi pakan atau makanan yang memiliki gizi dan nutrisi tinggi.
  7. Melakukan perawatan larva dengan baik.
  8. Tanggap dan antisipasi ketika terserang hama serta penyakit ikan.
  9. Panen
  10. Melakukan pemasaran dengan baik.

Analisis Usaha Budidaya Ikan Pedang

Memang, bukan rahasia umum lagi jika melakukan budidaya ikan pedang ini bisa menjadi salah satu peluang usaha yang menguntungkan. Pasalnya ikan hias jenis ini juga sangat diminati dipasaran. Cara budidaya ikan pedang ini juga terbilang cukup mudah. Meskipun begitu, pembudidayaanya pun tak bisa dilakukan dengan sembarangan dan membutuhkan perhitungan yang tepat.

Terutama bagi anda para pemula, jika tujuan budidaya yaitu untuk ikut-ikutan atau mengikuti fenomena tren yang ada pasti akan sulit. Terlebih jika anda sudah semangat untuk membeli ikan namun alat dan keperluan lainya belum dipersiapkan. Bisa-bisa nantinya malah akan menyesal dibelakang.

Untuk itu, sebelum anda memulai untuk mencoba peruntungan usaha dengan budidaya ikan pedang ini, akan lebih baik jika pertama melakukan analisis budidaya dengan cermat dan efisien. Pasalnya perhitungan ini sangat penting untuk menunjang bisnis anda. Mengapa? Karena jika perhitunganya cermat maka nantinya perawatan yang dilakukan pun bisa lebih maksmimal.

Modal Budidaya

Sejatinya untuk memulai usaha ini bukan hanya benih ikan yang persiapkan. Namun juga anda perlu membeli alat-alat lain misalnya kolam, akuarium, pakan, listrik dan lainya yang membutuhkan modal tak sedikit. Selain itu, Anda pun juga perlu terlebh dahulu belajar mengenai cara pembudidayaan ikan yang tepat agar nantinya bisa mendapat hasil sesuai tujuan.

Adapun modal yang perlu dpersipakan untuk pembudidayaan ikan pedang ini pertama yaitu untuk pengadaan bibit ikanya. Bibit yang Anda gunakan ini pastikan yang unggul dan memiliki kesehatan baik. Untuk pembelian bibit ini maka modal yang dibutuhkan yaitu Rp.3000.000. Sedangkan pembelian selang dan paralon membutuhkan biaya Rp. 80. 500.

Selanjutnya biaya untuk pembelian timba yaitu Rp. 94.500. Dalam pembudidayaan ini anda pun akan membutuhkan pompa air untuk pengairan. Adapun biaya yang dibutuhkan yaitu Rp. 300.000, wadah dan jerigen juga diperlukan biayanya yaitu sekir Rp. 75.000.

Bagi anda yang tak memillki lahan sendiri, maka sewa lahan juga diperlukan adapun biaya untuk sewa lahan yaitu Rp. 1.654.000. Sedangkan biaya untuk pembuatan kolam ikan, maka akan membutuhkan biaya yaitu 2.100.000. Peralatan pemberisihan juga sangat diperlukan untuk kelancaran usaha. Adapun modal yang dibutuhkan yaitu Rp. 75.000.

Peralatan yang dibutuhkan lainya yaitu mencakup yang harganya sekitar Rp. 250.000. Kemudian pembelian jaring dengan modal Rp. 145.000. Selain itu, Anda pun perlu membeli terpal dan selang jika nantinya dibutuhkan. Biayanya sendiri yaitu Rp. 75.500

Pengadan pakan juga sangat penting dicukupi dalam budidaya ikan pedang ini. Adapun untuk penyediaan pakan yang dibutuhkan untuk 30 hari biaya yang dibutuhkan sekitar Rp.2000.000. sedangkan untuk pengadaan pakan tambahan yaitu Rp.             800.000. Pakan dengan bahan lainya pun juga dibutuhkan untuk menunjang perkembangan ikan. Biayanya sekiytar Rp. 450.000.

Selain itu, penyediaan vitamin juga sangat penting sekali untuk dipenuhi. Adapun modal yang dibutuhkan yaitu Rp. 700.000. sedangkan untuk pembelian obat-obatan yaitu Rp. 760.000. Pembayaran air dan listrik juga perlu masuk dalam analisa usaha. Adapun biaya yang dibutuhkan yaitu Rp. 1.035.000. Sedangkan biaya untuk pembelian keperluan tambahan yaitu Rp. 80.000

Dari perincian modal usaha ikan pedang tersebut diatas, maka dapat dihitung bahwa modal awal untuk usaha ikan pedang ini yang dibutuhkan kurang lebih adalah 14 juta. Modal yang dibutuhkan memang tak sedikit. Namun, jika anda benar-benar serius untuk menggeluti bidang usaha ini, hasil yang akan didapat pun nantinya juga bisa sangat besar.

Kelebihan Budidaya Ikan Pedang

Jika kita berbicara tentang kelebihan atau keuntungan berbudidaya ikan pedang, memang sangat banyak sekali. Pasalnya seperti yang telah dikatakan diatas, pembudidayaan maupun pemasaran ikan ini pun terbilang mudah. Harga ikan pedang ini dipasaaran juga bervariasi yaitu per ekor mulai Rp 10.000 hingga Rp 18.000. Penafsiran harga tentu saja tergantung kondisi dan situasi pasaran.

Kelemahan Budidaya Ikan Pedang

Meskipun cara budidaya ikan pedang ini terbilang mudah, demikian juga pemasarannya namun banyak juga kelemahanya. Jadi sekali lagi, anda perlu perhitungan yang maksimal sebelum berniat untuk melakukan usaha. Sehingga segala kelemahan ini bisa diatasi nantinya.

Diantara kelemahan tersebut yaitu meski memang pemasaran ikan ini mudah karena peminatnya juga banyak, pesaingnya pun juga cukup tinggi. Karena itu, memperhatikan kualitas ikan pemeliharaan dan perawatan ikan yang baik sangat penting dilakukan agar tak kalang saing.

Selain itu seperti pembudidayaan jenis ikan lainya, untuk melakukan pembudidayaan ikan pedang ini juga membutuhkan ketelatenan yang ekstra. Pasalnya agar ikan dapat berkembang dengan baik, Anda perlu melakukan pengontrolan dengan maksimal. Misalnya saja mengenai kondisi air, pemberian pakan, dan lainya. Jika hal-hal yang mungkin terkesan remeh ini diabaikan, maka pertumbuhan ikan Anda bisa jadi tidak memuaskan.

22 Manfaat Ikan Patin Untuk Kesehatan dan Kecantikan

Manfaat Ikan Patin – Ikan patin merupakan sejenis ikan berkumis dengan nama latin siluriformes yang masuk pada famili pangasiidae serta genus pangasius. Ia hidup dengan membentuk koloni atau berkelompok. Dalam hal ini ikan tersebut memiliki kemiripan wajah dan tubuh yang menyerupai ikan lele, namun keduanya ternyata berbeda, apalagi jika dilihat dari manfaat ikan patin yang jauh lebih besar.

Manfaat Ikan Patin

Ikan ini diketahui mempunyai khasiat yang baik untuk tubuh seseorang. Lalu apa saja sih manfaat dari ikan yang satu ini dan wajib anda ketahui? Silahkan simak penjelasan Kami berikut ini mengenai khasiat ikan fatin.

Kandungan Gizi Ikan Patin

Sebelum lebih dalam lagi mengenal lebih dalam mengenai ikan patin, anda juga perlu mengetahui kadungan gizi yang ada di dalamnya. Hal ini mengingat manfaat tersebut diperolah dari gizi yang dikandungnya.

Ikan patin diketahui memiliki DHA atau asam lemak esensial berkisar 4,8 persen. EPA pada ikan patin juga mencapai 0, 30 persen. Sementara itu, kandungan lemak total sekitar 2,60 persen sampai 3,40 persen. Bahkan, kandungan lemak jenuhnya mencapai prosentase 50 persen. Terdapat pula asam oleat yang sangat penting untuk kesehatan tubuh seseorang.

Untuk kolesterol relatif lebih rendah sekitar 21 mg sehingga aman untuk dikonsumsi. Selain itu, kandungan omega 3 yang terdapat pada ikan patin sangat baik untuk kecerdasan seorang anak. Kandungan omega 3 tersebut hampir sama dengan ikan tuna, ikan sarden, dan ikan salmon. Hal inilah yang menjadikan ikan patin memiliki nilai jual dan kualitas yang lebih dibandingkan jenis ikan lainnya.

Untuk penderita darah tinggi dan obesitas, banyak dokter yang menyarankan untuk mengkonsumsi jenis ikan ini karena mampu menekan kenaikan kolesterol dalam tubuh seseorang. Kandungan protein yang ada dalam ikan patin memang sangat baik untuk menjaga kesehatan tubuh. Selain itu protein pada ikan patin berperan penting dalam pembentukan sel-sel dalam tubuh.

Manfaat Ikan Patih Untuk Kesehatan

1. Menambah Kinerja Otak

Manfaat ikan patin yang pertama yaitu untuk manambah kinerja otak. Kandungan gizinya hampir sama dengan ikan salmon yang memiliki kandungan omega 3 serta omega 6 sangat tinggi. Banyak studi penelitian menyebutkan seorang anak yang rajin mengkonsumsi ikan patin memiliki daya ingat serta penalaran di atas rata-rata dibandingakan anak lainnya yang tidak mengkonsumsinya.

2. Menyembuhkan Hipotensi

Hipotensi merupakan sejenis keadaan dimana tekanan darah pada arteri seseorang jauh lebih rendah dibandingkan tekanan darah normal. Lalu apa hubungannya dengan ikan patin? Ikan patin sendiri diketahui memiliki andil yang cukup besar bagi tubuh terutama meminimalisir penyebab terjadinya hipotensi. Demikian juga dalam pencegahan anemia, atau kekurangan darah.

3. Menaikan Trombosit Seseorang

Penyakit demam berdarah memicu penurunan trombosit. Ikan patin sangat kaya akan vitamin sebagai penguat imunitas tubuh seseorang yang terkena penyakit tersebut. Mengkonsumsi ikan patin ini mampu meningkatkan kinerja tubuh dalam menghasilkan trombosit serta sel-sel lain yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh seseorang.

4. Mengaktifkan Kelenjar Pineal

Manfaat ikan patin selanjutnya yaitu untuk mengaktifkan kembali kelenjar pineal karena kesulitan tidur. Organ kecil endoktrin yang terdapat pada otak besar di bawah organ corpus callosum diketahui mampu menghasilkan hormone melatonin. Hormon tersebut dipengaruhi pembiasan cahaya dalam pengaturan pola tidur untuk kesehatan tubuh.

5. Pengaturan Kadar Cairan Dalam Tubuh

Zat elektrolit sendiri merupakan mineral yang mengandung muatan listrik. Dengan adanya muatan listrik tersebut tentunya orang-orang dapat bergairah atau semangat lagi karena tidak merasakan kelelahan dalam dirinya. Zat kimia ini sangat penting agar dapat berfungsi dengan baik jika terdapat elektrolit dalam tubuhnya.

Elektrolit bersumber dari makanan dan minuman yang sudah dikonsumsi dan masuk ke dalam tubuh. Salah satu jenis makanan yang kaya akan elektrolit adalah ikan patin. Dalam hal ini, kandungan ikan patin dapat mengembalikan cairan dalam tubuh setelah beraktifitas. Dengan adanya asupan yang benar, tentunya pengaturan kadar cairan dalam tubuh dapat berjalan dengan baik.

6. Pembentukan Massa Otot

Untuk Anda yang tengah menerapkan pola hidup sehat guna mendapatkan tubuh atletissepertinyanya perlu memanfaatkan ikan patin tersebut untuk dikonsumsi. Tingginya kandungan protein dalam ikan patin diketahui mampu memperkuat dan menambah massa otot. selain itu sangat baik untuk menjaga stamina serta ketahanan tubuh dari ancaman berbagai macam bakteri jahat.

7. Baik Untuk Kesehatan Tulang

Dengan menjaga tulang, seseorang dapat beraktifitas atau menjalankan hidupya dengan baik. Ikan patin memiliki kandungan kalsium dan fosfor yang sangat baik bagi tulang untuk meminimalisir terjadinya penyakit flu tulang, rawan sendi, osteoporosis, syaraf terjepit, dan sebagainya. Selain itu, ikan patin sangat baik dikonsumsi untuk mempercepat pertumbuhan gigi pada anak.

8. Mengembalikan Fungsi Mebran Sel Darah Putih

Sel darah putih adalah salah satu membran sel yang memiliki fungsi besar bagi tubuh seseorang. Adanya sel darah putih ini dapat mengurangi terjadinya beberapa penyakit. Usahakan sel darah putih tidak menumpuk atau berlebihan dengan mengkonsumsi ikan patin secara rutin. Dengan begitu tubuh akan mengembalikan ketidakseimbangan yang dapat membahayakan.

9. Mengoptimalkan Pertumbuhan Janin Ibu Hamil dan Menyusui

Manfaat rajin mengkonsumsi ikan patin bagi perkembangan janin pada ibu-ibu hamil sangatlah besar. Ikan patin memiliki kandungan omega 3 serta DHA sehingga sangat baik untuk dikonsumsi ibu hamil dan menyusui. Ke dua zat tersebut berperan penting dan sangat membantu rangsangan pembentukan kecerdasan otak dari calon bayi yang tengah dikandungnya.

10. Pencegahan Stroke

Stroke adalah salah satu penyakit yang berhubungan dengan syaraf. Di beberapa Negara banyak orang yang memanfaatkan ikan patin ini untuk mengurangi terjadinya stroke dalam keluarga mereka. Ketika jantung tak stabil dan darah tidak mampu mengalir dengan baik maka akan terjadi penumpukan yang berakibat seseorang mengalami stroke ringan maupun berat.

11. Mencegah Penyakit Aterosklerosis

Selanjutnya, manfaat yang tak kalah penting adalah mencegah terjadinya aterosklerosis. Penyakit ini terjadi karena adanya pengerasan serta penyempitan pembuluh darah. Terlalu sering buang sel, lemak, dan kolesterol tersebut menyebabkan terjadinya penumpukan plak pembuluh darah. Plak ini akan bersarang di aliran darah dan menyebabkan darah menjadi beku.

Akibat penyumbatan yang terjadi dalam darah ini, oksigen dan peredaran darah menjadi semakin tidak lancar. Pada kondisi ini tubuh menjadi kurang sehat. Untuk mengembalikan tubuh seperti semula dan mengembalikan peredaran darah dengan baik tentunya seseorang memerlukan asupan gizi yang baik. Salah satunya dengan mengkonsumsi ikan patin sebagai penangkal segala penyakit tersebut.

12. Mencegah Penyakit Kardiovaskular dan Jantung Koroner

Salah satu manfaat ikan patin lainnya yaitu pencegahan penyakit yang ada kaitannya dengan sistem kardiovaskular. Kandungan lemak tak jenuh yang terdapat pada ikan patin mampu mengurangi kolesterol jahat yang beresiko pada penyakit jantung dan menghambat aliran darah untuk masuk ke jantung maupun organ-organ lainnya.

Lemak tak jenuh diketahui tidak mengendap serta menghambat aliran darah seseorang. Dengan Anda rajin mengonsumsi ikan patin tentunya dapat meminimalisir angka kematian karena disebabkan jantung koroner. Lemak tak jenuh terdapat pada ikan patin tersebut juga berpotensi mengurangi resiko serangan jantung koroner dan beberapa penyakit sejenisnya.

Manfaat Ikan Patin Untuk Kecantikan

Wajah halus tanpa noda jadi harapan semua orang tentunya. Hal inilah yang membuat orang berlomba-lomba menemukan solusi demi meraih wajah cantik yang diinginkan. Rata-rata dari wanita tersebut menggunakan produk-produk perawatan yang belum tentu baik bagi kesehatan kulitnya. Namun, jangan salah karena ternyata ada manfaat ikan patin yang sangat berguna untuk perawatan wajah.

1. Membuat Wajah Cantik dan Halus Nggak Harus Pakai Produk Kosmetik

Wajah cantik selalu identik dengan penggunaan ataupun pemakaian kosmetik yang tak sewajarnya dan berlebihan. Wajah cantik bisa juga menggunakan bahan alami dan melakukan perawatan dari dalam tentunya. Anda bisa mendapatkan wajah cantik jika rajin mengkonsumsi ikan patin. Kandungan nutrisinya sangat baik terutama untuk kulit sehingga bisa dijadikan rujukan.

2. Menutrisi kulit

Menutrisi kulit adalah hal wajib yang perlu Anda lakukan untuk memperoleh hasil kulit yang terbebas dari infeksi. Butuh proses jika Anda ingin benar-benar mendapatkan bonus kulit yang berseri ini. Salah satu caranya adalah melakukan perawatan dari dalam.

Dalam hal ini Anda juga melakukan perawatan dari dalam dengan mengkonsumsi ikan patin yang diketahui memiliki zat-zat anti kerut. Selain itu bisa Anda manfaatkan demi memperoleh kulit cantik indah alami dan bercahaya. Mengkonsumsi ikan patin sangatlah penting dilakukan untuk mendapatkan hasil yang maksimal dan bertambah cantik.

3. Menghilangkan Kotoran-Kotoran Yang Menghambat Pori-Pori Anda

Jerawat adalah mimpi buruk bagi seorang wanita. Bertambahnya usia menginjak remaja membuat Anda mengalami jerawat dan kutil pada tubuh. Hal ini tentunya menjadi ancaman bagi wanita yang tidak ingin kehilangan wajah cantiknya. Untuk itu, diperlukan pencegahan agar kotoran-kotoran kulit Anda tidak menyebar ke segala arah.

Apakah dengan membasuh wajah dengan air sudah cukup agar Anda mendapatkan kulit cantik halus? Tentunya belum. Hal lain yang perlu dulakukan adalah mengkonsumsi ikan patin Tentunya dengan memakan ikan patin ini dapat meminimalisir timbulnya jerawat dan jamur di kulit Anda.

4. Mengatasi Paparan Radiasi untuk Kulit

Ikan patin memiliki kandungan anti oksidan tinggi yang dipercaya dapat mengangkat sel-sel mati yang tersumbat di kulit Anda. Konsumsi ikan patin pada akhirnya berdampak sebagai anti radiasi pada kulit. Dalam hal ini Anda dapat mengkonsumsi ikan sehat tersebut dengan mudah, mengingat di pasaran penjualannya sangat pesat.

Konsumsi ikan patin secara rutin sebagai upaya perawatan wajah dan kulit Anda menjadi lebih baik lagi menjadi konsistensi Anda agar tidak worry dan demi merawat kulit sehat Anda. Yang namanya kecantikan butuh proses. Namun ini penting karena menjadi salah satu antisipasi Anda dalam merawat kulit agar lebih sehat lagi.

Manfaat Ikan Patin Untuk Bayi dan Balita

Ikan patin memiliki kandungan gizi dan nutrisi tinggi yang baik bagi ibu hamil maupun bayi. Kandungan gizi dari ikan ini sama dengan ikan salmon. Nah, berikut ini beberapa manfaat ikan patin untuk bayi berusia 6 sampai 10 bulan.

  1. Sumber Protein
  2. Menambah masa otot.
  3. Menambah nutrisi pembentukan tulang dan gigi.
  4. Menutrisi kecerdasan otak bayi.
  5. Menambah kekebalan tubuh bayi.
  6. Menjaga kesehatan organ jantung.

Baca Juga: Cara Budidaya Ikan Patin di Kolam Terpal, Tanah, Beton, Ember, Karamba dan Air Payau

Mengkonsumsi ikan patin yang sangat baik untuk kesehatan ini juga sangat dianjurkan. Pasalnya beberapa manfaat ikan patin di atas sudah menunjukkan seberapa bergunanya ikan ini. Jika ada kesempatan, pastikan untuk mengkonsumsinya dengan baik. Ikan patin sendiri juga memiliki rasa yang lezat sehingga Anda tidak akan menyesal sudah mengkonsumsinya.

Konsumsilah ikan secara rutin agar tubuh kita selalu sehat. Selain itu ikan patin juga menambah imun dalam tumbuh sehingga dapat mencegah virus dan bakteri.

20 Cara Merawat Ikan Oscar Harian Albino Bagi Pemula

Merawat Ikan Oscar Albino – Ikan hias menjadi salah satu jenis hewan yang semakin hari semakin populer. Apalagi dengan banyaknya para pengagum ikan yang akan rela mengorbankan waktu dan uangnya untuk mendapatkan berbagai jenis ikan yang mereka inginkan. Salah satu ikan yang cukup menarik untuk dipelihara dalam hal ini adalah ikan oscar albino. Namun, sebelumnya mengetahui cara merawat ikan oscar albino tentu saja sangat penting.

Merawat Ikan Oscar Albino

Lalu bagaimana sebenarnya langkah perawatan terhadap ikan ini yang bisa Anda lakukan? Pada dasarnya cukup mudah saja, apalagi untuk para pecinta ikan. Hanya saja ada beberapa poin yang perlu menjadi perhatian lebih jauh. Termasuk mengenal sebenarnya ikan oscar albino itu bagaimana. Nah, jika Anda sudah penasaran dengan informasi lebih lanjutnya, langsung saja simak ulasan di bawah ini.

Mengenal Tentang Oscar Albino

Istilah albino tentu saja sudah sangat familiar untuk Anda. Sesuai namanya, ikan oscar albino ini memang berawarna putih sebagai warna dasar tubuhnya. Meski begitu ada kombinasi warna lain pada tubuhnya sebagai tambahan motif ikan tersebut.

Berbicara mengenai perawatan, pada dasarnya hampir seluruh ikan oscar bisa dirawat dengan cara umum yang sama. Sedangkan jenis oscar albino merupakan salah satu jenis yang sangat populer sehingga banyak dipilih untuk dibudidayakan. Namun, sebelum melakukan budidaya, pastikan bahwa anda sudah siap mental dan material karena sebagaimana jenis ikan oscar pada umumnya, oscar albino bisa tumbuh menjadi begitu besar.

Langkah Perawatan Ikan Oscar Albino

Dalam sederet cara merawat ikan oscar albino, ada beberapa hal yang penting untuk anda jadikan perhatian. Hal-hal tersebut terangkum dalam beberapa langkah penting yang memang harus dilalui para pemelelihara ikan. Untuk selengkapnya bisa disimak di bawah ini.

1. Langkah Persiapan Perawatan Ikan

Tentu saja sebelum merawat sebuah hewan peliharaan anda membutuhkan beberapa persiapan terlebih dahulu. Persiapan yang sangat penting di sini di antaranya adalah fasilitas dan kebutuhan hidup si ikan sendiri. Fasilitas yang paling urgent tentu saja adalah tempat hidup ikan. Jika anda merawatnya sebagai ikan hias, pastikan menyiapkan akuarium yang tepat dan berkualitas.

Sebagaimana disebutkan sebelumnya, bahwa ikan oscar termasuk oscar albino ini bisa tumbuh menjadi cukup besar. Oleh sebab itu, akuarium yang anda butuhkan pun ukurannya harus tepat. Ukuran minimal akuarium ini adalah 200 liter per 1 ekornya. Tentu saja lebih besar ukurannya akan lebih baik lagi.

Selain itu anda juga membutuhkan beberapa komponen pelengkap akuarium. Di antaranya seperti hiasan, tumbuhan, filter, saluran oksigen dan sebagainya. Jangan lupa juga menyiapkan pakannya sejak dini sehingga untuk beberapa saat ke depan tidak bingung bagaimana akan menghidupi ikan oscar albino ini.

2. Tahap Penyesuaian Habitat

setelah berbagai kebutuhan peralatan ini siap, maka anda sudah bisa mulai memelihara ikan oscar albino dalam akuarium. Jika anda punya ukuran akuarium yang memadai, maka ukuran yang dipilih bebas. Namun, lebih disarankan anda memelihara yang belum begitu besar sehingga bisa melihat perkembangan hidupnya dan mengamati hingga ikan dewasa.

Selanjutnya, pastikan menyesuaikan habitat ikan dalam akuarium sesuai kebutuhannya. Hal ini dilakukan agar oscar albino bisa hidup dengan nyaman dan sehat. Tentu saja juga demi perkembangannya agar semakin baik. Beberapa hal yang perlu anda perhatikan disini adalah suhu dan pH air untuk ikan.

Suhu yang tepat untuk tempat hidup ikan oscar albino ini berkisar antara 22 hingga 25 derajat celsius. Sedangkan untuk pHnya berkisar antara 6 hingga7,5. Usahakan mengecek keduanya secara rutin dan memastikan bahwa tetap pada kisaran seharusnya agar tidak membahayakan hidup ikan.

3. Tahap Perawatan Umum

Langkah yang terakhir, setelah ikan berhasil melakukan adaptasi, maka anda bisa melakukan perawatan rutin sebagaimana ikan biasa. Di antara yang harus dilakukan tentu saja adalah memberinya pakan secara rutin setiap hari.

Selain itu usahakan juga senantiasa menjaga kebersihan habitat ikan, yakni akuariumnya. Dalam hal ini anda bisa melakukan penggantian air dalam jangka waktu mingguan. Pastikan air diganti hingga 50%. Sedangkan untuk filter bisa diganti setiap 1 bulan sekali. Jangan lupa juga merawat ikan ketika ia sakit dengan lebih memperhatikan perkembangan dan asupan nutrisinya.

Cara Merawat Ikan Oscar Albino Harian

  1. Menyiapkan aquarium dengan ukuran yang tepat dan pas.
  2. Menempatkan aquarium di tempat yang pas atau terbebas dari gangguan hewan buas.
  3. Memasang alat pemanas air.
  4. Suhu air yang bagus yaitu 22-28 Celcius.
  5. Memasang sistem filtrasi agar kebersihan air terjaga.
  6. Menambahkan substrat.
  7. Membuat dekorasi atau hiasan dalam aquarium.
  8. Memilih tanaman yang cocok untuk ditempatkan di dalam aquarium.
  9. Menambahkan kondisioner air terlebih dahulu, kemudian tuang air ke akuarium.
  10. Mengapungkan terlebih dahulu ikan oscar albino di aquarium yang baru saja dibeli. Jika sudah 10-15, masukkan ikan ke dalam aquarium.
  11. Berilah pakan yang berkualitas serta kaya akan kandungan gizi dan nutrisi.
  12. Jangan memberi pakan secara berlebihan.
  13. Melakukan pengujian tingkat pH satu minggu sekali. Untuk ikan air tawar pH air yang aman adalah 6,6-7,8.
  14. Membersihkan aquarium 1 minggu sekali.
  15. Mengganti filter air 1 bulan sekali.
  16. Melakukan pergantian air parsial 1 bulan sekali.
  17. Harus bisa menangani semua masalah kesehatan. Baik itu ikan terkena penyakit atau bakteri.

Tips dan Cara Memelihara Oscar Albino

Pada dasarnya ada beberapa tips yang bisa anda terapkan sehingga perawatan ikan oscar albino ini lebih maksimal lagi. Dalam hal ini akan lebih baik jika anda memberikan perhatian yang lebih terhadapnya. Ini adalah metode pendekatan emosional terhadap ikan yang akan sangat berguna terhadap tumbuh kembangnya.

Selain itu berkaitan dengan pemberian pakan, usahakan memberi pakan ikan secukupnya saja. Jangan lupa juga bahwa memberikan pakan pada ikan ada jangka waktu yang harus dipatuhi. Selain itu ketika ikan sedang sakit, anda harus tahu apa penyebab sakitnya dan segera mencari solusi sehingga tidak bertambah parah. Pastikan juga ikan tidak mengalami stress agar tetap sehat, tumbuh dengan baik dan panjang umur.

Bagaimana? Mudah bukan cara merawat ikan oscar albino ini? Jika anda sudah pengalaman dengan jenis ikan lainnya, apalagi ikan oscar secara umum, tentu tidak perlu belajar dari awal lagi. Ikan hias yang satu ini memang sangat menarik untuk dimiliki dan pantas untuk disayangi. Oleh sebab itu jika anda sudah memilikinya, pastikan merawatnya dengan baik dan benar.

Baca Juga: Cara Budidaya Ikan Oscar di Aquarium, Kolam Terpal dan Tembok

Selain dirawat sebagai hewan peliharaan maupun hiasan, sebenarnya jenis ikan oscar, termasuk oscar albino ini juga sangat pas dibudidayakan. Tentunya ide ini berlaku bagi anda yang memang berniat membangun usaha buddaya ikan hias. Mengingat harga jualnya yang lumayan di pasaran, kesempatan ini memang cukup menggiurkan. Apalagi perawatannya pun juga tidak terlalu sulit.

20 Cara Budidaya Ikan Gurami di Beragam Tempat

Budidaya Ikan Gurami – Bagi anda yang saat ini berniat untuk mencoba suatu usaha, banyak peluang usaha yang bisa dicoba. Misalnya saja yaitu usaha budidaya ikan. Mencoba berbudidaya ikan konsumsi seperti budidaya ikan gurami memang bisa memberikan keuntungan yang besar. Terlebih lagi rasa ikan gurami ini sangat lezat. Sehingga banyak dicari oleh konsumen.

Budidaya Ikan Gurami, Ternak Ikan Gurame

Nah, bagi anda yang tertarik untuk membudidayakan ikan gurami ini, tentu ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan. Terutama anda yang masih pemula, tentu membutuhkan perhitungan yang matang. Misalnya saja mengenai kolam yang akan dilakukan, pemilihan bibit, hingga yang tak kalah penting yaitu modal usaha. Berikut kami berikan rincianya. Simak ulasannya berikut

Budidaya Ikan Gurami di Ember

Berbicara tentang ikan gurami, seringkali kita melihat bahwa budidaya ikan ini banyak dilakukan di kolam-kolam yang luas. Namun bagaimana jika kita tidak memilki lahan yang luas dan cukup? Tenang saja. Anda bisa menggunakan alternatif lainya yaitu dengan menggunakan ember sebagai tempat pembudidayaan.

Meskipun begitu, cara ini terbilang efektif dan bisa menghasilkan keuntungan yang besar pula. Terlebih jika anda melakukan perawatan secara maksimal. Lalu apa saja yang perlu diperhatikan untuk melakukan budidaya ikan gurami di ember ini?

1. Memperhatikan Kebersihan Ember

Untuk melakukan budidaya ikan gurame di ember, media yang perlu anda persiapkan yaitu ember, air dan juga peralatan lainya. Memang, melakukan pembudidayaan ikan terutama ikan gurame di tempat kecil misalnya ember ini memang tak mudah. Pasalnya media yang anda gunakan lebih sempit sehingga gerak dari ikan pun kadang terbatas.

Dalam hal ini, anda harus memperhatikan kesehatan ikan dengan baik. Pertama-tama hal yang penting dilakukan yaitu memastikan kebersihan kolam. Jadi, agar keberadaan ikan lebih nyaman, anda perlu melakukan pembersihan ember secara rutin. Misalnya dengan membuang kotoran dan juga sisa makanan gurami tersebut setiap harinya.

Agar perawatan ikan gurami tersebut lebih maksimal, ada baiknya pada ember tersebut diberi filter saringan pada celah pengeluaran air. Hal ini penting utamanya antuk mengantisipasi masuknya hama atau kotoran yang bisa menimbulkan penyakit pada ikan tersebut.

2. Memperhatikan Kadar Oksigen

Mencoba peruntungan dengan budidaya ikan gurami di ember, juga tak boleh dilakukan secara sembarangan. Maksudnya, dalam pembudayaan bukan berarti anda hanya perlu memasukan ikan ke dalam ember kemudian memberikanya makan dengan teratur. Idelanya, memperhatikan kadar oksigen pada air di wadah juga sangat penting.

Jadi meskipun media untuk melakukan budidaya ini cukup mudah, kadar oksigenya pun juga harus maksimal. Pasalnya kualitas oksigen ini sangat berpengaruh pada perkembangan ikan nantinya. Jika kadar osigen yang terdapat pada tempat tersebut cukup, maka ikan pun akan memaksa untuk keluar ember.

Ketika ikan sudah merasa tak nyaman dengan tempat hidupnya, keadaan ini bisa saja memperburuk kondisi ikan. Misalnya ikan menjadi lebih lemas dan mudah terserang penyakit. Nah, untuk memastikan bahwa kadar oksigen yang terdapat pada ember tercukupi, anda bisa menyediakan pompa air atau alat aerotor atau penambah oksigen. Tujuanya agar ikan mampu bertahan di ember.

Selain itu perhatikan juga suhu air. Suhu air yang perlu digunakan untuk membudidayakanikan gurami tersebut juga harus pas. Pasalnya suhu air juga akan mempengaruhi pertumbuhan ikan. Nah, suhu air yang pas yaitu sekitar 25-30 derajat celcius.

3. Pemilihan Indukan Gurami

Salah satu rahasia sukses untuk pembudidayaan gurami di ember tentu saja yaitu berawal dari pemilihan indukan yang tepat. ketika anda memilih indukan yang tepat, maka bisa jadi hal ini menjadi salah satu awal yang baik. Pada dasarnya indukan gurami yang siap dipijahkan yaitu telah berusia 4-7 tahun.

Ikan gurami di usia tersebut sangat cocok untuk dibudidayakan karena berada pada masa produktif. Nah, ciri mencolok dari ikan gurami indukan gurame yang siap dipijahkan ini yaitu memiliki perut yang besar dan dekat dengan anus.

Ciri lain yang dimilki oleh indukan gurami yang berkualitas tersebut yaitu memillki warna pada tubuhnya yang gelap dan pucat. Gerakan dari ikan inipun lebih lincah. Jadi perlu Anda ingat, gurami indukan ini biasanya cukup lincah dalam bergerak. Sehingga di tempat yang sempit seperti ember ini, anda harus memberikan pengawasan dan perawatan secara maksimal.

Tujuanya sendiri yaitu agar indukan tersebut tetap sehat dan tidak stress. Sehingga nantinya indukan ini bisa berkembang dan menghasilkan telur dengan baik.

Budidaya Ikan Gurami Di Kolam Tembok

Budidaya ikan gurami memang terbilang cukup mudah. Pasalnya, perawatanya pun sebenarnya cukup mudah jika anda bernar-benar telaten. Media yang dapat digunakan untuk melakukan pembudidayaan pun sebenarnya cukup beragam. Misalnya bisa menggunakan ember, kolam tembok, kolam kecil, kolam terpal dan lainya sehingga cukup efisien.

Nah, salah satu tempat budidaya ikan gurami yang paling efisien yaitu menggukan kolam tembok. Budaya di tempat ini terbilang cocok dan efektif terutama bagi anda yang memilki budjet cukup tingg atau ingin membudidayakan ikan gurami dalam skala lebih besar. Adapun persiapan yang perlu anda lakukan diantaranya meliputi:

1. Persiapan Kolam

Pembudidayaan ikan gurami di kolam tembok memang terbilang lebih menguntungkan. Hal ini karena kontruksi bangunan yang digunakan lebih kuat, tidak mudah bocor, pembersihanya pun lebih mudah. Meskipun begitu, biaya yang dibutuhkan pun lebih mahal memang. Mengapa? Karena untuk persiapan kolamnya sendiri dibutuhkan campuran semen dan lainya untuk bahan bakunya.

Sedangkan untuk ukuran atau luas kolamnya sendiri yaitu sekitar 5 m x 10 m . Ukuran ini termasuk ideal untuk tempat budidaya ikan gurami. Pada lokasi budidaya ikan ini lalu dilakukan penggalian kolam dan juga pemasangan beton.

Untuk mempermudah proses pemanenan nantinya, akan lebih baik jika Anda juga memasang saluran pada tengah kolam atau biasa dengan bat. Apa itu bat? Jadi bat ini merupakan tempat mirip kubangan yang nantinya akan mmepermudah saat pemanenan ikan.

Jika kolam sudah siap, maka perlu diingat jangan langsung memasukkan ikan ke kolam. Sebelum itu, anda perlu memberikan disinfektan pada kolam yaitu berupa KMnO4 dengan takaran 20-30 mg/liter. Kolam tersebut juga perlu diisi air secukupnya saja yaitu sekitar ketingian 100-120 cm..

Pemberian pupuk organik yaiitu sekitar 50% juga sangat penting sekali pada kolam ini. Tujuanya agar organisme seperti plankton, lumut, kutu air akan tumbuh subur. Organisme ini nantinya bisa menjadi pakan alami ikan gurami tersebut. nah, kolam ini bisa dibiarkan selama 2 hingga 3 hari terlebih dahulu sebelum ikan gurami dimasukkan.

2. Penebaran Ikan Gurami

Jika kolam yang anda persiapkan untuk budidaya tersebut sudah siap, maka langkah selanjutnya yang perlu dilakukan yaitu melakukan penebaran ikan gurami. Penebaran ikan ini dapat dilakukan apabila air mulai berwarna hijau atau membutuhkan waktu urang lebih hingga 1 minggu.

Ikan yang akan anda jadikan bibit tersebut, lebih baik berukuran panjang 5 hingga 7 cm atau sekitar 7 hingga 15 gram. Pada satu meter persegi kolamnya dapat memuat 12 hingga 20 ekor bibit ikan. Sebelum dimasukkan ke dalam kolam, sebaiknya ikan tersebut dimasukan ember dengan air kolam selama 30 menit terlebih dahulu. Tujuanya agar ikan bisa beradaptasi.

Agar lebih efisien, penebaran ikan tersebut dapat dilakukan pada pagi atau pada sore hari. Penambahan air pada kolam tersebut pun harus dilakukan secara perlahan-lahan. Jangan langsung banyak untuk menghindari etress pada ikan itu sendiri.

Budidaya Ikan Gurami di Kolam Kecil

Bagi anda yang ingin melakukan budidaya ikan gurami namun terhambat lahan sempit, sekali lagi tak perlu khawatir. Salah satu alternatif lainya yang dapat anda coba untuk budidaya ikan gurami yaitu menggunakan media kolam kecil. Pembudidayaan gurami dengan kolam kecil ini juga cocok di jadikan sebagai hiasan di pekarangan rumah.

Cara budidaya ini juga terbilang lebih efisien untuk memperendah budjed yang akan anda keluarkan. Terutama bagi pemula yang masih dalam tahap percobaan. Jika langkah ini sukses, nantinya anda bisa memperluas bidang untuk bisnis tersebut.

1. Mempersiapkan Kolam Yang Efisien

Pembuatan kolam kecil sebagai tempat pembudidayaan ikan gurami ini sebenarnya juga bisa menggunakan berbagai media. Diantaranya yaitu bisa menggunakan kolam kecil dengan bahan beton ataupun bak kecil dilapisi dengan terpal.

Sedangkan ukuranya sendiri yaitu menyesuaikan dengan lahan atau luas tempat yang anda miliki. Misalnya dengan pembuatan kolam ukuran 6×10 meter dengan kedalaman 1 meter. Selain itu agar kebersihan kolam tetap terjaga, perlu juga untuk mengatur lubang untuk pembuangan kotoran dari kolam maupun jalan saluran untuk memasukkan air bersih.

Jika anda menggunakan media terpal ataupun tanah sebagai pembudidayaan ikan gurami, maka terlebih dahulu perlu dilakukan penggempuran tanahnya. Nah setelah tanah ini selesai digemburkan, terpal bisa dipasang. Tahap selanjutnya yaitu Anda bisa melakukan pemupukan pada kolam. Ingat juga, sebelum kolam diisi air, lebih baik ditaburkan garam terlebih dahulu untuk menghindari jamur.

2. Penebaran Benih Gurami

Langkah selanjutnya yang perlu dilakukan untuk pembudidayaan ikan di kolam kecil ini yaitu dengan menebar benih. Perlu diingat juga bahwa penebaran benih ikan gurami ini juga tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Jadi ada langkahnyaa tersendiri.

Pertama, anda perlu menyaipkan sebuah wadah atau ember yang berisi air. Air yang digunakan ini adalah air yang diambil dari kolam untuk pembudidayaan. Kemudian masukkan ikan gurami pada wadah tersebut selama kurang lebih 30 menit. Tujuanya sendiri agar ikan bisa menyesuaikan dengan air kolam terlebih dahulu. Sehingga nantinya tidak stress.

Nah, setelah itu, benih-benih ikan ini bisa dimasukan ke dalam kolam yang telah dipersipakan. Satu lagi, secara umum benih ikan gurami yang ditabur tersebut berukuran 5 cm. Benih tersebut bisa didapatkan dari peternak-peternak atau tempat pembudidayaan gurami terbaik agar memperoleh benih dengan kualitas unggul.

3. Pemberian Pakan

Siapa sih yang tak tergiur untukmendapatkan banyakkeuntungan dengan budidaya ikan gurami? Budidaya ikan gurami memang tak salah jika disebut mudah dan menguntungkan. Salah satu alasanya yaitu pemberian pakanya pun juga terbilang mudah. Untuk meberikan pakan, snda bisa menggunakan pakan alami misalnya saja menggunakan daun kangkung dan daun keladi.

Selain pakan alami, anda juga perlu memberikan pakan berupa pelet atau pakan apung untuk ikan ini. Untuk menjaga nutrisi ikan agar mampu berkembang dengan maksimal, baiknya anda memilih pelet ikan dengan kandungan protein sebanyak 25% hingga 30%.

Pastikan juga, anda memberikan pakan pada ikan gurami tersebut secara rutin. Memberi pakan gurami yang efisien yaitu 2 kali sehari pada pagi dan sore hari. Ingat, jangan sampai anda lupa memberikan pakan. Pasalnya ikan yang kekurangan nutrisi akan memilki daya tahan tubuh lemah dan akan berpengaruh pada perekembanganya.

Budidaya Ikan Gurami Di Kolam Tanah

Alternatif untuk melakukan budidaya ikan gurami selanjutnya juga dapat dilakukan dengan menggunakan media kolam tanah. Cara pembudidayaan gurami menggunakan kolam tanah ini terbilang mudah dan juga rendah biaya. Pasalnya anda tak perlu membutuhkan alat tambahan misalnya untuk keperluan terpal, tembok dan lainya.

Cara pembudidayanya pun juga terbilang mudah. Bahkan juga hampir sama dengan cara-cara yang telah disebutkan sebelumnya. diantaranya yang perlu anda perhatikan yaitu:

1. Pembuatan Kolam

Bagi para pembudidaya ikan, pembuatan kolam menjadi salah satu modal bagaimana nantinya bisa berhasil dalam pembudidayaan. Pasalnya dengan kondisi kolam yang baik dan nyaman, maka akan mendukung tumbuh kembang ikan itu sendiri. Maka dari itu, pembuatanya perlu anda maksimalkan.

Jadi, mengapa kolam tanah efiseien untuk budidaya gurami? Hal ini karena lokasi kolam inipun berada di tempat terbuka sehingga ikanpun akan mendapatkan sinar matahari yang cukup. Kolam tanah ini juga terbilang lebih menguntungkan karena lokasinya yang luas, sehingg anda bisa menggali dengan kedalaman tertentu. Pengairan untuk kolam tanah inipun juga terbilang mudah.

Namun ingat, dalam pemilihan lahan untuk inipun ada beberapa hal yang diperhatikan. Diantaranya saja yaitu lokasi lahan yang digunakan yaitu berada diatas ketinggian antara 20-500 meter dpl. Selain itu, perhatikan tekstur tanahnya. Tekstur tanah yang liat yang baik yaitu yang bersifat gembur dan memilki kandungan pasir 40% .

Kontruksi maupun luas kolam yang digunakan pun tentu saja disesuaikan dengan selera atau kapasitas jumlah benih yang akan anda budidayakan nantinya. Misalnya saja ukuran kolam yang ideal yaitu sekitar 4 meter x 6 meter dengan kedalaman maksimal 80 cm. Jumlah air yang akan anda masukkan ke kolam pun juga perlu ideal kira-kira yaitu sekitar 70 cm.

Pemberian air pada kolam tersebut jangan terlalu sedikit ataupun jangan terlalu berlebihan. Tujuanya agar ikan lebih nyaman. Setelah kolam siap, maka anda bisa melakukan penebaran benih. Caranya sama saja dengan langkah penebaran benih pada kolam-kolam lainya.

2. Pemeliharaan Ikan Gurame

Jika ikan sudah berada dalam kolam pembudidayaan, maka pemeliharaan benih ikan gurami tersebut harus selalu di awasi dan dikontrol. Mengapa? Karena pada tahan pembibitan tersebut, terutama jika gurami masih kecil akan rentan terhadap kematian. Terlebih lagi gurami ini juga masih belum dapat beradaptasi dengan sempurna di dalam kolam yang baru.

Maka dari itu, penting seklai bagi anda untuk melakukan pemeriksanan dan pengawasan kolam ini dengan maksimal. Misalnya saja yaitu dengan memeriksa volume air, suhu air. Dalam hal ini pH air juga sangat penting sekali untuk diperhatikan.

Selain itu pencahayaan yang baik juga diperlukan. pasalnya jika cahaya yang berlebihan, dapat menyebabkan ikan stres dan berakhir dengan kematian.

Budidaya Ikan Gurami di Kolam Terpal

secara umum, budidaya ikan gurami memang banyak dilakukan dengan menggunakan media kolam beton, maupun kolam tanah. Budidaya di media tersebut memang memudahkan terlebih lahanya luas, memilki kedalaman tertentu serta memilki pengairan mengalir yang baik.

Meskipun begitu, ada cara lain yang dapat dilakukan untuk pembudidayaan ikan gurami ini dengan efisien yaitu menggunakan terpal. Cara budidaya yang satu ini bisa anda coba. Pasalnya ikan gurami tidak membutuhkan perawatan atau penanganan kolam khusus. Asalkan kebutuhan airnya dapat terpenuhi dengan baik, ikan pun akan berkembang dengan baik pula.

1. Pembuatan Kolam Terpal

Pembudidayaan ikan menggunakan kolam terpal inipun juga terbilang efisien.   Biaya yang akan anda keluarkan pun juga terbilang minimal serta lebih praktis. Mengapa? Karena bahan yang dibutuhkan yaitu terpal dan beberapa alat pendukung. Misalnya saja, kolam dapat dibuat dari rangka kayu ataupun pipa.

Selain itu, kolam juga bisa dibuat dari tumpukan batu bata dengan tanah digali terebih dahulu lalu kemudian ditutup terpal pada bagian atasnya. Kemudian untuk luas terpal yang akan digunakan untuk pembudidayaan pun harus disesuikan dengan kebutuhan anda. Jika jumlah ikan yang akan di budidayakan banyak. Kolamnya pun harus luas.

Nah, dalam pembuatan kolam terpal ini, akan lebih baik jika luas terpal yang akan digunakan sesuai dengan tempat atau banyaknya ikan yang dipelihara. Misalnya jika anda akan memelihara 10 ekor ikan gurami, maka luas terpal yang bisa digunakan yaitu seluas 1m2 dengan kedalaman 90 cm. Sedangkan ikan yang dipelihara beratnya yaitu rata-rata 2,5 ons.

2. Menggunakan Filter Air

Pengelolaan budidaya ikan gurami menggunakan kolam terpal memang tak jauh beda dengan media lainya. Namun hal utama yang harus diperhatikan dengan cara pembudidayaan ini yaitu pembuatan filter air. Pasalnya kualitas air pada kolam ini juga sangat penting sekali dijaga. Jadi, melalui filter tersebut kualitas air pun akan tetap terjaga dengan baik.

Jika pada media lain misalnya kolam beton, filter air yang digunakan yaitu menggunakan saluran khusus. Berbeda lagi dengan penyediaan filter pada kolam terpal ini. Lalu bagimana pembuatanya? Nah, anda bisa membuatkan filter air ini pada ujung pojok kolam terpal. Filter ini fungsinya untuk mengaliri dan mengatur kondisi air agar lebih terjaga kualitasnya.

Budidaya Ikan Gurame di Kolam Plastik

Jika sebelumnya kita sudah membahas mengenai pembudidayaan ikan gurami menggunakan kolam terpal, alternatif lainya yaitu bisa menggunakan kolam plastik. Cara budidaya ini juga terbilang lebih murah dan menguntungkan. Pasalnya biaya yang akan dibutuhkan pun lebih murah lagi karena yang dibutuhkan yaitu plastik secukupnya dan juga alat tambahan lainya.

Cara pembudidayaan ikan gurami di kolam plastik ini sebenarnya sama saja dengan pembudidayaan gurami pada kolam lainya. namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar pembudidayaanya pun lebih lancar.

1. Pemilihan Lokasi Budidaya

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, ikan gurame memang termasuk jenis ikan yang mudah dirawat. Ikan ini dapat hidup di sembarang tempat. Meskipun begitu ada hal-hal yang diperhitungkan misalnya kondisi tempat, suhu air, ketersediaan oksigen, air dan lainya juga menetukan keberhasilan.

Mengisi untuk pembudidayaan ikan inipu juga tak boleh sembarangan. Tujuanya yaitu agar ikan dapat tumbuh dengan baik. misalanya saja jika Anda berniat untuk menggunakan pastik untuk budidaya dengan panjang sekitar 4 meter lebar 2 meter dan tinggi 1 meter, maka air yang harus diisikan yakni setinggi 50 hingga 75cm.

Selain itu, ketinggian kolam pun juga perlu dipertimbangkan. Ketinggian kolam yang efisien yaitu 20 – 500 M DPL. Sedangkan suhu air maksimal tempat ikan gurami tersebut yaitu 25 – 28 C.

2. Menjaga pH Air

Pada saat proses pembudidayaan ikan gurami, menjaga pH air merupakan salah satu hal yang sangat perlu diperhatikan. Bagaimanapun pH air juga akan berpengaruh terhadap daya tahan dan perkembangan ikan pada saat berada di kolam. Adapun untuk memeriksa pH air ini Anda bisa menggunakan pH meter ataupun kertas lakmus. Pengecekanya pun harus dilakukan dengan rutin.

Perlu Anda ketahui, Air dengan memiliki kualitas terbaik adalah air dengan pH netral yakni sekitar angka 6,5 hingga 7,5. Asam dan kebasaan air tentu sangat perlu diperhatikan. Jika air terlalu asam, maka bisa ditambahkan dengan soda kue. Sedangkan jika terlalu basa bisa ditambahkan fosfor.

Langkah-Langkah Budidaya Ikan Gurame

  1. Melihat harga pasaran ikan gurami. Tujuannya agar kita paham harga jual setelah melakukan panen.
  2. Menyiapkan modal usaha.
  3. Menentukan lokasi strategis.
  4. Menyiapkan kolam dengan ukuran yang ideal.
  5. Menyiapkan sumber air yang bagus.
  6. Memilih indukan yang berkualitas.
  7. Memantau proses penetasan telur.
  8. Melakukan pemeliharaan benih.
  9. Memberi pakan yang kaya akan gizi dan nutrisi.
  10. Melakukan proses panen.

Analisis Usaha Budidaya Ikan Gurame

Saat anda berencana untuk melakukan budidaya ikan gurami, tentu membutuhkan perhitungan yang cermat. Pertama sekali yang perlu diperhitungkan yaitu mengenai modal usahanya. Modal usaha yang diperlukan tersebut misalnya mencakup biaya untuk pembelian bibit gurame, pembelian, pakan, obat dan lainya.

Jadi, pembudidayaan ikan gurami ini juga tak boleh anda laukan secara sembrono dan main-main. Perlu direncanakan dengan baik. Pasalnya modal usaha yang dibutuhkan pun juga tidak sedikit. Sayang sekali kan jika persiapan yang dilakukan kurang. Bisa jadi akan berakibat pada kegagalan.

Sebelum anda melakukan pembudidayaan ikan gurami ini, tentu anda perlu juga kan mengetahi jenis-jenis ikan yang dapat dibudidayakan untuk konsumsi. Diantaranya yaitu gurami Jepang beratnya berkisar antara 3.5 kg.

Ada pula ikan gurami porselen yang dapat mengasilkan 1000 butir dalam sekali pemijahan, sedangkan beratnya mencapai 2 kg. Selain itu masih ada banyak jenis-jenis ikan gurami lainya yang bisa anda pertimbangkan untuk dibudidayakan.

Modal Budidaya Ikan Gurami

Adapun analisis usaha yang anda perlukan untuk melakukan pembudidayaan ikan patin ini yaitu pertama untuk pembelian bibit ikan gurami itu sendiri. Untuk pengadaan bibit ikan gurami, modal yang Anda butuhkan yaitu sekitar Rp. 1.020.00

Selain itu anda juga perlu menyewa tempat jika tak memilki lahan sendiri.adapun bisayanya yait sekitar     Rp. 2.141.000. Pompa air pun juga sangat penting untuk pengairan, adapun biayanya yaitu sekitar Rp. 324.000. Dalam hal ini, kolam pemeliharan juga penting untuk dimilki, dengan modal sekitar Rp. 3.000.000

Untuk melakukan pemanenan nantinya, Anda juga merlukan jairng dengan biaya yaitu sekitar Rp. 130.000. Sedangkan untuk pembelian selang dan timba modal yang dibutuhkan yaitu sekitar Rp.140.000. keberadaan terpal pun juga dibutuhkan dalam pembudidayaan dengan modal yaitu sekitar Rp. 72.500. Untuk menjaga kebersihan kolam, anda pun juga mebutuhkan alat pembersih kolam. Adapun biaya yang dibutuhkan yaitu Rp.40.000.

Penyediaan pakan pun juga sangat diperlukan dan juga menentukan keberhasilan dari budidaya ikan gurami ini. adapun bisaya untuk pembelian pakan apung untuk kebutuhan satu bulan yaitu  Rp. 2.100.000. Pembelian pakan tambahan juga diperlukan yaitu Rp. 960.000 untuk persediaan satu bulan.

Selain itu, pembelian obat juga diperlukan untuk menunjang daya tahan tubuh ikan. Adapun modal yang dibutuhkan yaitu sekitar Rp. 840.000. Kemudian air dan listrik juga menjadi perhitungan dalam pembudidayaan. Modal yang anda butuhkan untuk pembelian air dan listrik yaitu Rp. 1.350.000. sedangkan biaya untuk peralatan tambahan natinya yaitu membutuhkan modal Rp. 82.500

Dari perincian modal usaha ikan ikan gurami diatas, maka didapat jumlah modal total awal yang diperlukan yaitu sebesar Rp. 12.200.000. Memang bukan angka yang sedikit, namun jika pembudidayaan berhasil, nantinya keuntungan yang didapat juga akan lebih besar. Selain itu, modal yang anda pun juga akan cepat balik balik lagi.

Kelebihan Budidaya Ikan Gurami

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, budidaya ikan gurami ini memilki banyak kelebihan dan keuntungan. Misalnya saja yaitu pembudidayaanya yang terbilang mudah. Selain itu, harga jual ikan gurami ini sendiri dipasaran terbilang cukup tinggi. Harga dari ikan gurami ini dipasaran yaitu berkisar antara Rp. 20.000 hingga Rp. 40.000 dipasaran. Jadi sangat menguntungkan.

Keuntungan lainya yaitu tingkat kematian ikan gurami ini juga terbilang lebih rendah dibanding jenis ikan lainya. Hal tersebut karena ikan ini lebih tahan menyesuaikan dengan berbagai jenis lingkungan. Pemberian pakanya juga terbilang lebih mudah karena bisa menggunakan pakan alami. Jadi, pemberian pakan gurami ini lebih sedikit dibanding jenis ikan lainya.

Kelemahan Budidaya Ikan Gurami

Namanya mencoba peruntungan usaha, pasti akan selalu ada kelemahan dan juga kelebihanya. Termasuk dalam budidaya ikan gurami ini. Jadi, anda pun perlu mengantisipasi akan kelemahan atau kerugian yang mungkin terjadi. Salah satu kelemahan dari budidaya ikan ini yaitu meski budidayanya mudah, namun persainganya di pasaran pun kini juga semakin meningkat.

Baca Juga: Cara Budidaya Ikan Sepat Berbagai Media dan Analisisnya

Selain itu, meskipun ikan ini memilki angka kematian yang cukup rendah, namun anda pun perlu waspada. Pasalnya ikan gurami rentan akan penyakit kulit atau penyakit koreng. Kelemahan lainya yaitu waktu panenya pun relatif lama, sehingga anda pun harus lebih bersabar.

20 Cara Budidaya Kerapu Cantang Bagi Pemula

Budidaya Kerapu Cantang – Langkah bisnis di era modern yang paling cocok dilakukan adalah budidaya. Bisnis ini bisa dilakukan semua kalangan entah pemula maupun berpengalaman. Tidak sedikit yang melakukan langkah ini karena cukup mudah tapi sangat menghasilkan. Hampir semua makhluk hidup bisa di budidaya, salah satunya adalah budidaya kerapu cantang.

Budidaya Ikan Kerapu Cantang, Ternak Kerapu Cantiang

Bagi yang suka makan seafood mungkin nama ini bukan nama yang asing karena hampir semua restoran psati menyediakan menu tersebut. Tidak heran jika mangsa pasarnya sangat banyak dengan hasil yang begitu menjanjikan. Nah, bagi yang ingin mencoba budidaya kerapu jenis cantang, anda bisa mengikuti ulasan ini karena akan dibahas secara lengkap.

Mengenal Lebih Jauh Tentang Kerapu Cantang

Kerapu cantang merupakan ikan jenis baru yang mempunyai tubuh unik dengan corak warna-warni. Jadi tidak heran jika kerapu ini mempunyai banyak peminat. Bahkan kerapu ini juga sering dijadikan hiasan rumah sebagai icon hias. Tidak heran karena warna cantik dan postur tubuh yang cukup unik

Kerapu cantang atau nama latinnya E. fuscoguttatus X Lanceolatus adalah benih hasil rekayasa hybrid antara induk betina kerapu macan dan juga induk jantan kerapu kertang. Artinya, ikan ini adalah hasil dua persilangan kerapu lain. Berikut adalah klasifikasinya:

Spesies : Epinephelus Fuscoguttatus

Kelas : Chondrichtyes

Sub Kelas : Ellasmobranchii

Devisi : Perciformes

Genus : Epinephelus

Ordo : Percomorphi

Dilihat dari bentuknya, sudah pasti morfologinya merupakan gabungan antara kerapu macan dan juga kerapu kertang. Kerapu macan mempunyai bentuk yang memanjang dengan silindris tubuh yang agak tinggi. Kulitnya juga penuh dengan bintik gelap yang lebih rapat. Sirip bagian dada berwarna merah. Sirip lainnya juga memilki tepi cokelat merah.

Mulut kerapu cantang lebih lebar dengan rahang bawah dan juga atas lengkap dengan gigi berderet dua baris. Ujung kuku juga lebih kuat dan lancip dibanding bagian kuku lain. Ujung kuku bagin depan dan luar merupakan kuku dengan tampilan yang lebih besar. Kerapu cantang biasanya hidup di wilayah Indonesia seperti Padang, Kepulauan Seribu, Sulawesi Selatan dan juga Bawean.

Cara Budidaya Kerapu Cantang

Budidaya ikan cantang tidak terlalu sulit sehingga bisa dilakukan oleh banyak pihak. Adapun langkah-langkah untuk membudidaya kerapu cantang adalah sebagai berikut:

1. Menentukan Lokasi Yang Pas dan Strategis

Kerapu cantang merupakan jenis ikan yang membutuhkan media air laut untuk hidup atau budidayanya. Jadi wajar budidaya kerapu cantang yang anda lakukan harus menggunakan media tersebut. Adapun lokasi terbaik untuk membudidaya kerapu cantang adalah lokasi yang tenang dengan air yang tidak bergelombang.

Selain itu, pilih juga lokasi yang kedalaman air surutnya minimal 3 meter. Dasar perairan yang terbaik adalah batu dengan pasir didalamnya. Salinitas air laut yang terbaik untuk biudidaya kerapu ini adalah 29 hingga 32 ppt. Pastikan memilih lokasi budidaya yang tidak dekat dengan pelayaran karena mengganggu kenyamanan kerapu cantang saat dibudidaya.

2. Siapkan jaring

Bahan terbaik untuk jaring budidaya kerapu adalah polyethylene. Saat memelihara kerapu, anda harus menyiapkan beberapa media jaring dengan mata yang berbeda. Jadi usahakan menyiapkannya dengan baik sebelum berbudidaya kerapu cantang.

Supaya kerapu tidak terluka saat dibudidaya, hindari memilih jaring yang memakai simpul. Selain itu, siapkan juga jaring lebih dari dua ketika akan membudidayakan kerapu. Jaring tersebut digunakan untuk cadangan ketika melakukan operasionalnya

3. Siapkan perlengkapan

Saat budidaya kerapu jenis cantang, anda juga harus menyiapkan beberapa perlengkapan yang dibutuhkan. Pastikan menyiapkan perlengkapan selengkap mungkin supaya pemeliharaan bisa lancar dan tidak ada hambatan.

Beberapa peralatan yang dibutuhkan adalah generator, perahu, freezer dan juga kulkas, paranet penutup jaring, aerator. Anda juga membutuhkan mesin untuk menyemprot jaring hingga peralatan tambahan lainnya.

3. Menentukan dan memilih benih yang akan digunakan

Untuk budidaya ikan kerapu cantang, hal yang tidak bisa dilewatkan adalah pemilihan benih. Sudah pasti Anda harus memilih benih yang bagus dan unggul agar hasil budidaya lebih menjanjikan. Benih juga sangat menentukan bagaimana hasil budidaya yang Anda lakukan.

Dengan budidaya kerapu cantang yang bagus, penjualan tentu semakin bagus dengan pendapatan yang besar. Pastikan benih masih dalam kondisi yang sehat, tidak terkena penyakit dan mempunyai tubuh yang tidak cacat. Pastikan juga benih memiliki nutrisi yang bagus.

4. Melakukan penebaran benih

Ada strategi khusus untuk menebarkan benih kerapu cantang yang telah diseleksi. Penebaran benih ada baiknya dilakukan secara berkelompok sesuai umur dan juga jenis ikan tersebut. Hal tersebut bertujuan agar nanti ketika penyeleksian ikan, Anda bisa mudah untuk melakukannya.

Bukan hanya itu, langkah strategi seperti ini juga membantu untuk menangani penyakit pada ikan kerapu. Untuk penebaran benih ada baiknya di lakukan di pagi hari saja. Di waktu tersebut, ikan bisa mudah beradaptasi nantinya.

5. Memberi pakan yang berkualitas

Tahap budidaya yang tidak bisa dilupakan adalah pemberian pakan benih yang telah disebarkan. Pakan yang diperlukan kerapu cantang tidak terlalu sulit didapat. Ada baiknya memberikannya ikan rucah yang mempunyai kualitas terbaik dengan kondisi yang masih segar.

Sebelum memberi kerapu cantang makan, berikan vitamin mix terlebih dahulu supaya terhindar dari kematian mendadak ataupun kekurangan nutrisi. Pakan yang diberikan harusnya memiliki kandungan nutrisi yang baik supaya perkembangannya semakin sehat.

6. Proses pemeliharaan kerapu cantang

Budidaya kerapu cantang juga mencangkup pemeliharaannya. Setelah menebarkan bibit dan memberi pakan, pastikan memelihara ikan dengan baik hingga panen. Pastikan menjaga sirkulasi air, membersihkan jaring hingga mengganti jaring dengan rutin.

Ukuran ikan yang di budidaya juga akan terus berubah. Jadi, anda perlu menyeleksinya dengan baik. Pastikan menyeleksi kerapu satu bulan sekali. Pertumbuha ikan juga perlu dipelihara sebaik mungkin. Anda perlu mengelola kesehatan dan juga berat ikan dengan baik. Jika ada penyakit, segera cari solusi agar tidak mempengaruhi kerapu cantang lainnya.

7. Masa panen

Tahap terakhir saat membudidayakan kerapu cantang adalah panen. Sudah pasti ini adalah yang ditunggu-tunggu. Setelah melakukan pemeliharaan beberapa bulan, anda sudah bisa melakukan pemanenan untuk hasilnya.

Pastikan menentukan langkah panen sebaik mungkin saat budidaya kerapu cantang. Anda bisa memanen semuanya sekaligus atau beberapa ekor terlebih dahulu. Semuanya ada kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Jadi pastikan pilih sebaik mungkin.

Tahap Pembesaran Kerapu Cantang

Dalam tahap pembesaran kerapu cantang ada beberapa tahap yang perlu untuk diperhatikan. Tahap tersebut mempermudah budidaya kerapu sehingga hasil yang diberi semakin bagus dan menjanjikan. Adapun tahapnya adalah sebagai berikut:

1. Kualitas benih

Saat pembesaran, kualitas benih menjadi awal yang sangat penting untuk diperhatikan. Sudah pasti pilih kualitas benih yang bagus dan tidak penyakitan. Tujuannya supaya hasil yang diinginkan bagus dan juga sesuai target yang diinginkan.

Ciri utama benih yang bagus adalah utuh tanpa ada cacat sedikitpun. Pastikan juga jika tubuh benih juga lurus tanpa ada yang bengkok. Jika benih disentuh, benih akan memberi respon gerakan yang cenderung cepat.

2. Kebutuhan pakan

Pakan menjadi bagian dari proses pembesaran kerapu yang tidak kalah penting. Kerapu cantang adalah jenis ikan karnivora. Pakan yang cenderung sedikit bisa membuatnya menjadi sosok kanibal. Artinya, berikan pakan yang cukup dan kualitasnya bagus. Jenis pakan untuk kerapu cantang ada dua, yakni pakan segar dan juga pakan pelet.

Frekuensi pemberian pakan saat benih masih kecil usahakan lebih banyak dibanding ketika sudah dewasa. pastikan persentase pemberian pakan juga sesuai dengan bobot tubuh icon tersebut. pemberian pakan juga cukup merata di seluruh perairan saja.

3. Target produksi

Target produksi adalah ukuran dan jumlah panen yang diinginkan. Umumnya target panen untuk budidaya kerapu cantang ada 0.5 kg per ekor. Namun hal ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pembudidaya.

Namun, jangan terlalu besar saat menargetkan produksi. Pasalnya bobot atau ukuran yang terlalu besar malah kurang diminati di pasaran. Pastikan menargetkan produksi seperti umumnya saja agar mendapat hasil yang bagus.

Tips Dalam Budidaya Ikan Kerapu Jenis Cantang

Budidaya kerapu memang mudah dilakukan sehingga pemula bisa mencobanya. Meskipun mudah dilakukan, hasil budidaya juga sangat menjanjikan sehingga tidak heran banyak yang mencoba budidaya kerapu cantang. Hanya saja, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membudidaya.

Untuk melakukan budidaya kerapu jenis cantang, ada beberapa tips yang perlu dilakukan. Tips tesebut mencangkup pemilihan bibit hingga proses panen yang harus dilakukan nantinya. Adapun tips yang harus diperhatikan adalah sebagai berikut:

  1. Saat menentukan lokasi, pilihlah lokasi yang berada di dekat air laut ataupun air tawar. Pastikan lokasi budidaya juga jauh dari industri, terbebas dari banjir dan juga erosi. Pastikan lingkungan yang dipilih juga terbebas dari pencemaran lingkungan. Kerapu cantang membutuhkan lokasi yang tenang dan terbebas dari polusi.
  2. Saat menentukan pilihan bibit untuk budidaya kerapu cantang, usahakan memilih bibit pembenihan secara mandiri. tidak heran karena bibit tersebut lebih berkualitas dan tidak mudah terserang penyakit ketika dibudidayakan. Selain itu, tidak cacat dan juga bisa mengatur sesuai kebutuhan. Hanya saja kekurangannya harus mengeluarkan dan yang cukup besar.
  3. Saat menebarkan benih, ada baiknya melakukan adaptasi terlebih dahulu supaya benih tidak stres. Anda bisa menaruh benih di wadah khusus beberapa jam sebelum dilepaskan di lokasi. Dengan begitu, benih mudah beradaptas dan akhirnya tidak stress.
  4. Pembesaran ikan kerapu menesuaikan pemberian pakannya. Saat memberikan pakan, usahakan tiga hingga 4 kali sehari. Tentu ini beda dengan jenis ikan lain yang cukup dua kali sehari saja.
  5. Supaya kerap cantang terhindar dari penyakit, ada baiknya memberi multivitamin supaya terjaga kekebalan tubuhnya. Selain multivitamin, anda juga perlu memberikan vitamin C.
  6. Untuk memastikan jika kerapu tumbuh dengan teratur dan serentak, anda perlu melakukan sampling setdaknya sebulan 10 kali. Jika ada kerapu yang mati, hitung berapa yang mati dan cari solusinya. Pastikan pemberian pakan juga teratur dan tidak terlambat saat budidaya kerapu cantang.
  7. Pastikan kondisi air untuk budidaya tidak kotor agar ikan bisa berkembang dengan baik. Dengan menganganti secara teratur, air bisa tetap segar dan terbebas dari penyakit.
  8. Saat memanen ikan kerapu, usahakan melakukannya dengan hati-hati. Jangan sampai kerapu tergores ataupun terluka karena mempengaruhi permintaan pasar.

Analisis Usaha Budidaya Kerapu Cantang

Kelebihan Membudidayakan Kerapu Cantang

Semua jenis ikan yang dibudidayakan umumnya memiliki alasan tertentu. Alasan tersebut mencangkup beberapa kelebihan yang ada di target budidaya, termasuk kerapu cantang. Kenapa harus membudidayakan kerapu cantang di era sekarang? Tentu saja karena banyak alasannya. Bagi yang penasaran berikut kelebihan saat membudidaya kerapu cantang yang harus Anda tahu

2. Harga jual yang tinggi

Harga jual menjadi salah satu alasan kenapa budidaya ikan kerapu cantang harus anda lakukan. Dibanding ikan jenis lain, kerapu cantang termasuk salah satu ikan dengan harga jual yang tinggi. Artinya cocok untuk pembudidaya yang ingin mendapat penghasilan besar dari budidaya ini. Kerapu sendiri adalah hidangan di restoran sehingga wajar jika harga jualnya cukup tinggi dibanding lainnya.

3. Pertumbuhan yang cepat

Bukan hanya harga jualnya saja yang mahal, kerapu cantang juga memiliki pertumbuhan yang cepat.; Wajar jika para pelaku bisnis dapat memenuhi kebutuhan pasar lokal dan ekspor dengan baik. Karena rotasi pertumbuhannya tidak terhambat sedikitpun. Dimana Anda sudah bisa mendapat hasil budidaya kerapu cantang di bulan ke tujuh.

4. Kebiasaan hidup

Ada yang unik dari kebiasaan hidup kerapu cantang. Dimana, kerapu cantang umumnya hidup di dasar perairan. Tentu ini sangat menguntungkan para pelaku budidaya. Karena saat volume air naik, ia tidak perlu takut jika ikan turut hanyut atau hilang. Bukan hanya itu saja, anda juga bisa menghindari proses pencurian yang kerap dilakukan orang tidak bertanggung jawab.

5. Mudah untuk dilakukan

Kerapu cantang termasuk salah satu ikan yang mudah dipelihara atau dibudidayakan. Tidak heran banyak pemula yang menerapkan budidaya kerapu cantang. Bahkan tidak sedikit pebisnis yang sukses dengan uji coba pertama kali jenis kerapu ini.

Kekurangan Budidaya Ikan Kerapu Cantang

Ada kelebihan budidaya kerapu cantang, pastinya ada beberapa kekurangan melakukan budidayanya. Bagi yang ingin budidaya jenis kerapu ini, berikut beberapa kekurangan yang harus siap anda hadapi:

1. Keterbatasan bibit

Meskipun harga jual kerapu cantang cukup tinggi di pasaran, Sayangnya keterbatasan bibit menjadi kekurangan terbesar saat ingin membudidayakan kerapu ini. Selama ini para pembudidaya lebih suka mencari bibit kerapu sendiri di lautan dengan resiko yang cukup besar. Meskipun di balai pembenihan ada, tapi ukurannya cenderung kecil dengan harga jual yang cukup mahal.

2. Gagal panen

Kekurangan lain saat budidaya kerapu jenis cantang adalah sering gagal panen. Meskipun budidayanya cukup mudah tapi jika tidak dilakukan dengan baik sudah pasti akan gagal panen. Biasanya hal tersebut disebabkan karena penyakit, bencana alam ataupun rusaknya keramba hingga pencurian kerapu cantang di malam hari.

3. Penjualannya

Harga jual dari ikan kerapu memang tinggi. Sayangnya tidak sedikit pembudidaya yang kurang paham bagaimana cara menjual hasil budidaya tersebut. tidak heran karena pasarnya masih belum seluas ikan lain. Hingga sekarang, penjualannya masih dilakukan secara tradisional. Bahkan pembudidaya yang ada kenalan bisnis kuliner kerapu, ia menjualnya ke tempat tersebut.

Kerapu cantang adalah salah satu jenis ikan yang paling menghasilkan. Tidak heran karena kerapu cantang mempunyai harga jual yang cukup tinggi dengan pasar yang cukup menjanjikan. Belum lagi, budidaya kerapu cantang juga mudah dilakukan bahkan untuk pemula sekalipun.

Bagi yang ingin mencoba membudidayakan kerapu cantang, anda bisa mencoba langkah yang di berikan sebelumnya. Saat membudidayakan kerapu cantang, usahakan tetap ulet dan rajin. Jangan mudah menyerah dan lakukan yang terbaik supaya hasil yang didapat pun menjanjikan.

18 Jenis Ikan Pedang, Ciri Fisik, Karakteristik, Harga dan Gambar

Jenis Ikan Pedang – Ikan adalah salah satu binatang yang banyak dijadikan sebagai peliharaan. Bukan hanya karena perawatannya yang mudah, ikan juga memiliki beragam warna dan jenis sehingga bisa dipilih sesuai selera. Salah satu ikan hias yang banyak dilirik untuk isian akuarium adalah ikan pedang. Ikan ini cukup mungil dan jenis ikan pedang juga banyak.

Jenis Ikan Pedang, macam Ikan Pedang, Ikan Pedang Jantan, Ikan Pedang Betina

Klasifikasi Ikan Pedang

  • Nama Ilmiah      : Xiphophorus hellerii
  • Filum                  : Chordata
  • Kelas                  : Actinopterygii
  • Ordo                  : Cyprinodontiformes
  • Family                : Poeciliidae
  • Genus                : Xiphophorus hellerii Heckel, 1848

Ikan pedang atau yang memiliki nama latin Xiphophorus Helleri ini pertama kali ditemukan di perairan Meksiko pada tahun 1848 yang kemudian dikawin silang dan dibudidaya oleh manusia. Ukuran panjang tubuh ikan pedang jantan maksimal 14 cm (5,5 in) dan betina 16 cm (6,3 in). Merupakan salah satu jenis ikan omnivora, maka makanan ikan pedang antara lin lumut, serangga kecil dan cacing.

Ada banyak sekali jenisnya, tapi diantara sekian jenis ikan pedang yang ada, berikut di bawah ini yang populer dan banyak disukai oleh masyarakat.

Kumpulan Macam Jenis Ikan Pedang Paling Mahal dan Populer

1. Chiapas Swordtail

Chiapas Swordtail atau yang memiliki nama ilmiah Xiphophorus alvarezi adalah salah satu jenis dari ikan pedang yang hidup di air tawar. Ikan ini pertama kali ditemukan pada tahun 1960 bersama beberapa ikan pedang jenis lainnya.

Sama seperti ikan pedang lainnya yang memiliki sirip yang memanjang layaknya pedang. Warnanya cenderung oranye dengan bintik putih dan hijau, sementara ukuran antara Chiapas Swordtail betina dan jantan berbeda. Jika pejantan bisa memiliki panjang maksimum 15 cm dan ikan betina hanya berkisar 8,9 cm.

Habitat ikan Chiapas Swordtail adalah di sungai dengan aliran yang cepat atau di kolam yang dangkal dan jernih yang tertutup bebatuan dengan ganggang. Nah, dari ganggang itu lah mereka mendapatkan makanannya.

2. Yellow Swordtail

Jenis ikan pedang selanjutnya yaitu Yellow Swordtail. Yellow Swordtail memiliki nama ilmiah Xiphophorus clemenciae ini banyak ditemukan di bagian hulu Sungai Coatzacoalcos di Meksiko selatan. Walau masih satu keluarga dengan Chiapas Swordtail, keduanya tampak memiliki perbedaan dalam tempat tinggal kesukaan.

Jika Chiapas Swordtail senang di aliran sungai yang deras, Yellow Swordtail justru sebaliknya. Mereka lebih menyukai hidup di perairan yang tenang dengan arus lambat. Namun, keduanya sama-sama suka dengan perairan yang banyak dengan tumbuhan karena di tempat seperti ini lah mereka bisa melahirkan telur-telurnya.

Ikan air tawar ini bisa tumbuh sampai ukuran 4 cm. Apabila anda ingin memeliharanya ikan pedang jenis Yellow Swordtail ini, pastikan bahwa akuariumnya ditumbuhi dengan tanaman dengan suhu 22’ C. Selain itu, anda juga perlu memisahkan betina yang hamil dengan ikan lainnya supaya tidak jadi santapan.

3. Green Swordtail

Berasal dari America Utara dan juga banyak di temukan di Amerika Tengah, dari Veracruz, Meksiko, ke Honduras barat laut ada ikan pedang yang diberi nama Green Swordtail. Green Swordtail yang memiliki nama ilmiah Xiphophorus Hellerii tersebut memiliki warna hijau zaitun, dengan garis lateral merah atau coklat dan bintik-bintik di punggung. Malah, Green Swordtail jantan memiliki pedang kuning dengan tepi hitam.

Green Swordtail bisa memiliki panjang keseluruhan maksimum untuk jantan yaitu 14 cm dan betina 16 cm. Nah, mereka banyak hidup di perairan yang aliran sungainya deras dan vegetasi. Namun, mereka ditemukan di mata air dan kanal yang hangat. Mereka juga termasuk sebagai ikan omnivora yang makanannya termasuk tumbuhan dan krustasea kecil, serangga, dan cacing annelid.

Banyak yang memilih ikan jenis Green Swordtail ini sebagai ikan hias akuarium mereka. Warnanya yang cantik khas ikan tropis menarik, selain itu mereka juga mudah berkembang biak

4. Puebla Platyfish

Puebla Platyfish merupakan jenis ikan pedang yang liar tapi menarik dan memiliki nama ilmiah Xiphophorus Evelynae. Sejatinya, ikan ini sangat bervariasi dan menjadi ikan liar yang menarik untuk dipelihara. Terutama ikan jantannya, memiliki warna kuning cerah dan sangat bagus di punggung dan ekornya.

Ikan Puebela Platyfish itu banyak ditemukan di Lereng Atlantik Meksiko pada bagian atas cekungan Rio Tecolutla di negara bagian Puebla, Meksiko. Jika ingin memelihara ikan yang tidak sekadar manis tapi juga ‘aman’ karena tenang dan tidak memakan anaknya sendiri, makan Puebla Platyfish bisa menjadi solusi yang tepat.

5. Northern Platyfish

Meksiko memang menjadi gudangnya ikan, khususnya untuk ikan pedang. Salah satunya adalah ikan Northern Platyfish yang ditemukan pada tahun 1961 lalu. Ikan ini cukup unik karena menyukai perairan yang panas, makanya jangan heran jika akan banyak ditemukan di sumber air panas di Laguna Santa Tecla, dekat kota Cuatro Ciénegas di negara bagian Coahuila, Meksiko.

Banyak yang merasakan sulit menangkar ikan tersebut karena harus meniru air yang ada di di habitat aslinya dengan bau belerang, banyak bebatuan dan tumbuhan, dan air yang bersuhu 80 sampai 90 F. Nah, ikan ini juga tidak memiliki masa hidup yang lama, hanya berkisar 3 sampai 5 tahun jika dirawat dengan baik. Makanya, ikan ini termasuk dalam ikan yang langka.

6. Mayan Swordtail

Ikan yang cocok untuk dipilih sebagai ikan hias tentunya yang membawa kecerian dengan warna-warnanya. Semakin terang, tentu akan membawa pengaruh positif yang baik. Coba pertimbangkan untuk mencari ikan pedang jenis Mayan Swordtail. Mayan Swordtail ini memiliki warna highlighter oranye dengan sentuhan warna logam yang berwarna. Ikan ini, tentu akan mengesankan siapa saja.

Mayan Swordtail sering ditemukan di perairan arus lambat yang memiliki banyak bebatuan seperti di Guatemala dan Hounduras. Ikan betina jenis Mayan Swordtail memiliki ukuran berkisar 4 inci dan yang jantan 6- 7 inci.

Well, pada tahun 2013-an, ikan ini cukup populer dan banyak dicari. Makanya, jika anda ingin memeliharanya, pastikan bahwa Anda memiliki wadah yang cukup besar mengingat ikan ini juga tergolong sebagai ikan besar. Selain itu, suhu dalam akuarium setidaknya antara 70 dan 77F.

7. Montezuma Swordtail

Montezuma Swordtail atau dengan nama ilmiah Xiphophorus montezumae menjadi jenis ikan pedang yang menarik untuk dibicarakan sebagai ikan akuarium air tawar. Ikan yang dikenal sebagai ikan hijau metalik ini cukup besar dengan ukuran maksimum yang mencapai 7,5 inci sehingga pastinya, Anda memerlukan wadah besar untuk memeliharanya. Dipelihara dalam akuarium, mereka akan hidup dengan baik di suhu air sekitar 21–25 ° C dan PH air 7,5.

8. Pygmy Swordtail

Ikan ramping yang diberi nama Pygmy Swordtail ini memiliki nama ilmiah Xiphophorus Pygmaeus. Pygmy Swordtail banyak ditemukan di Meksiko sebagai ikan yang cocok dijadikan sebagai peliharaann. Warna kuning yang ada pada ekornya cukup memukau dan seolah memberi semangat pada siapapun yang melihatnya.

Sebelum anda mulai berburu ikan jenis ini, pastikan bahwa Anda memperhatikan ketersediaan tempat yang luas dengan suhu yang baik. Ikan Pygmy Swordtail bisa hidup sampai 6 tahun jika Anda melakukan perawatan dengan memenuhi pakannya dengan baik. Selain itu, mereka yang terbiasa hidup di air dengan pH 7,2 sampai 7,8.

9. King Lyretail

Lytretail Swordtail atau King Lyretail adalah jenis ikan pedang yang dikenal memiliki nama ilmiah Xiphophorus Hellerii. Diantara ikan pedang lain, bisa dikatakan bahwa King Lyretail ini adalah ikan kelas premium karena harganya yang cukup tinggi. Mengapa? Karena ikan ini sulit untuk dibudidayakan bahkan di tempat asalnya sendiri, Amerika.

Ikan ini tumbuh antara 2 sampai 5 inci dalam akuarium. Kelebihan lainnya adalah, ia memiliki warna merah menyala dengan kilau metalik yang mengagumkan. Jika anda berminat untuk memelihara setidaknya satu King Lyretail, setidaknya siapkan budget mulai dari Rp. 100.000,00 sampai dengan Rp. 500.000,00 per ekornya.

10. Hamburg Swordtail

Hamburg Swordtail atau yang juka dikenal dengan nama Berlin Swordtail adalah ikan pedang air payau yang akan cukup sulit ditemukan keberadaannya di Indonesia. Ikan ini sejatinya berasal dari aerah Amerika Utara dan Tengah yang membentang dari Veracruz, Meksiko, ke Honduras barat laut. Untuk ukurannya, ikan Hamburg Swordtail bisa sampai 14 cm dan betina maksimum 16 cm.

Ikan ini menarik karena warna metaliknya yang elegan. Warna aslinya adalah hijau zaitun, dengan garis lateral merah atau coklat dan bintik-bintik di punggung dan ekor pedangnya. Mungkin akan anda temukan ikan jenis Hamburg Swordtail lain yang warnanya bervariasi seperti hitam, merah, dan lainnya, ini karena penangkarannya yang membuat ikan ini lebih variatif.

Baca Juga: Jenis Ikan Sapu-Sapu, Ciri Fisik, Karakteristik, Harga dan Gambar

11. Kohaku Wagtail

Anda mungkin pernah mendengar mengenai ikan koi kohaku, tapi kali ini ia adalah bagian dari jenis ikan pedang. Kohaku Wagtail memang memiliki warna yang cukup mirip dengan Koi Kohaku dengan campuran warna merah dan putih yang berkilau dengan warna sirip hitamnya. Namun yang membedakan, Kohaku Wagtail ini punya buntut pedang yang panjang.

Untuk mendapatkan ikan jenis ini di Indonesia tidak lah sulit. Beberapa toko ikan baik online maupun offline banyak yang menawarkan ikan jenis ini dengan beragam harga. Ikan ini memiliki banyak panggilan seperti Red Swordtail, Koi Swordtail, dan masuk dalam bagian dari famili Xiphophorus helleri. Nah, Kohaku Wagtail ini cocok dimiliki oleh anda yang ingin punya ikan tenang dan anggun dalam akuarium.

12. Pineapple Swordtail

Tidak, Anda tidak salah baca. Ada jenis yang termasuk ikan pedang yang diberi nama Pineapple Swordtail atau yang disebut ikan nanas karena kenampakannnya yang mirip dengan buah nanas. Perpaduan antara warna kuning dan oranye dalam tubuh ikan dengan buntut pedang ini cukup menyegarkan mata jika diletakkan dalam akuarium .

Tidak seperti ikan pedang lain yang membutuhkan tempat besar untuk hidup dengan kisaran akuarium isi air 30 galon, ikan ini bisa hidup di akuarium ukuran 20 galon dan lebih mudah perawatannya. Namun yang perlu diingat, jenis Pineapple Swordtail jantan sangat memegang teguh daerah kekuasaan. Jadi, perlu berhati-hati jika ingin memelihara beberapa ikan jantan dalam satu akuarium sekaligus.

13. Painted Swordtail

Jika Anda bertanya-tanya apa jenis ikan pedang paling populer yang ada, maka jawabannya adalah Painted Swordtail. Painted swordtail atau yang juga disebut wonderful new color from swordtail memiliki permainan warna hitam yang eye catching. Ikan ini memiliki beberapa jenis lainnya seperti meliputi: Red Wag, Red Velvet, Marigold, Black Nubian, Pineapple, dan Neon Swordtail.

Hal yang perlu diperhatikan jika memelihara ikan ini adalah, memilih wadah yang tepat. Tidak hanya harus luas karena betinanya sekali melahirkan bisa memiliki 80 telur, tapi juga pastikan akuariumnya memiliki penutup karena jenis swordtail satu ini sangat suka melompat. Mereka tergolong sebagai ikan omnivore yang biasa makan alga, cacing darah kering, hingga udang air asing.

15. The Hi Fin Lyretail Swordtail

The Hi Fin Lyretail Swordtail adalah ikan yang indah dan anggun. Ia adalah ikan yang tenang dan cocok dipelihara bagi anda yang pemula sebagai kolektor ikan pedang. Mereka termasuk dalam jenis Xiphophorus Helleri yang memiliki warna oranye dan kuning dengan semburat merah yang menampakkan kemewahannya.

Jika dibandingkan, The Hi Fin Lyretail Swordtail jantan lebih mengesankan dibandingkan betinanya. Ini karena memiliki ekor berbulu dengan sirip yang mengalir sampai ekornya yang mirip pedang. Dan yang terpenting, Hi Fin Lyretail Swordtail adalah spesies yang mudah disimpan di akuarium rumah, karena mereka dapat mentolerir berbagai kondisi air dan bisa hidup berdampingan dengan ikan jenis lainnya.

16. The Japanese Blue Swordtail Male Guppy

Tidak semua ikan pedang memiliki warna hitam, merah, dan oranye. Ada juga yang memiliki warna biru, seperti The Japanese Blue Swordtail Male Guppy. Biru bukan sekadar biru, ikan ini punya warna biru platinum yang menyenangkan untuk dilihat.

Ikan ini membutuhkan makanan seperti ganggang dan juga makanan berdaging karena memang termasuk dalam golongan ikan omnivore. Jika anda ingin memeliharanya, setidaknya akuarium anda memiliki ukuran untuk 30 galon air dan diisi dengan tanaman karena ikan ini akan menyimpan benihnya di sela-sela tanamanan tersebut.

17. Oreo Swordtail

Jenis ikan pedang premium lainnya adalah Oreo Swordtail. Oreo Swordtail memiliki warna mirip kue oreo, hitam dan putih. Selain harganya yang mahal, ikan Oreo Swordtail juga banyak dijadikan perburuan dan jarang ditemukan di toko-toko ikan hias.

Yang menyenangkan dari Oreo Swordtail adalah, mereka adalah ikan yang enerjik tapi tidak agresif. Mereka cantik ketika diletakkan dalam akuarium. Tidak hanya sebutan Oreo, ikan tersebut juga banyak dikenali sebagai Panda Swordtail. Bagaimana? Anda tertarik memelihara yang satu ini?

18. Albino Swordtail

Seperti namanya, Albino Swordtail adalah ikan yang memiliki warna putih pada kesuluruhan badannya. Ditambah lagi dengan matanya yang merah, membuat seolah perpaduan yang menakjubkan. Biasanya, Albino Swordtail sering ditemukan di Meksiko selatan sampai ke Amerika Tengah di Guatemala. Walau untuk saat ini, ikan Albino Swordtail menjadi salah satu ikan pedang premium yang jarang ditemukan.

Ikan yang bisa tumbuh sampai 12 cm ini memiliki cara perawatan yang mudah. Anda hanya perlu merawatnya seperti jenis ikan pedang lain, menempatkan pada akuarium besar dengan pH air antara 6,8 sampai 7,8 dan temperature air 18 sampai 17 C. Pun mereka tergolong ikan omnivore sehingga menemukan makanan yang tepat tidak lah sulit.

Baca Juga: Jenis Ikan Discus, Ciri Fisik, Karakteristik, Harga dan Gambar

Ada banyak sekali jenis ikan pedang yang ada di dunia. Mereka adalah ikan hias mungil yang tidak hanya unik dengan keberadaan ‘pedang’ di tubuhnya, tapi juga adanya beragam warna yang cocok jika dijadikan sebagai peliharaan dalam akuarium. Walau beberapa jenis ikan ini termasuk premium yang artinya mahal, anda tidak akan menyesal memelihara salah satunya.

Melihat beberapa jenis di atas, mana yang menurut anda paling menyenangkan untuk dipelihara? Apakah Pineapple Swordtail, Kohaku Wagtail, atau kah anda justru tertarik dengan Albino Swordtail? Selamat mencoba memelihara ikan pedang.

21 Jenis Ikan Sapu-Sapu, Ciri Fisik, Karakteristik, Harga dan Gambar

Jenis Ikan Sapu-Sapu – Ikan sapu-sapu atau ikan bandaraya tentunya sudah tidak asing lagi didengar oleh masyarakat Indonesia. Ikan sapu-sapu berasal dari negeri Paman Sam Amerika serikat yang merupakan ikan air tawar. Selain memiliki bentuk serta warna yang menawan, ikan sapu-sapu memiliki fungsi tersendiri. Hingga saat ini jenis ikan sapu-sapu telah beredar luas sampai ke benua Asia termasuk negara Indonesia.

Jenis Ikan Sapu Sapu

Klasifikasi Ikan Sapu-Sapu

  • Nama Ilmiah      : Pterygoplichthys sp
  • Filum                  : Chordata
  • Kelas                  : Actinopterygii
  • Ordo                  : Siluriformes
  • Family                : Loricariidae
  • Genus                : Loricariidae Rafinesque, 1815

Ikan sapu-sapu dikenal oleh beberapa orang sebagai ikan air tawar yang dapat memakan lumut atau alga. Selain itu ikan sapu-sapu jika digunakan sebagai ikan pembersih akuarium yang sangat efektif. Namun, perlu anda ketahui bahwa dari beberapa macam, ikan sapu-sapu ini memiliki karakter dan warna yang berbeda. Berikut terdapat penjelasan yang bisa anda ketahui mengenai ikan sapu-sapu.

Kumpulan Macam Jenis Ikan Sapu-Sapu Terbesar, Terpopuler dan Termahal

1. Leopard Frog Pleco

 

Yang pertama terdapat jenis ikan sapu-sapu yakni leopard frog pleco. Ikan sapu-sapu ini memang berasal dari Amerika serikat, namun lebih tepatnya berasal dari sungai tapajos. Nama dari ikan sapu-sapu leopard frog pleco tersebut dinamakan dari katak liar yang ada di hutan Amazon. Karena warna dari ikan sapu-sapu ini mempunyai warna yang sama seperti halnya katak liar.

Karakteristik dari ikan sapu-sapu leopard frog pleco ini bercorak belang dengan warna hitam putih. Bahkan ikan sapu-sapu leopard hampir disamakan dengan ikan sapu-sapu hypancitrus zebra karena memiliki warna yang hampir sama. Ikan sapu-sapu leopard frog pleco mempunyai ukuran sekitar 12 sampai 16 cm. Jika dibandingkan yang lainnya, ikan sapu-sapu leopard tergolong berukuran sedang.

Ikan sapu-sapu leopard frog plecomempunyai karakteristik yang bisa dibedakan dengan ikan sapu-sapu lainnya. Karakteristik di sini adalah mempunyai mata yang sedikit besar dan dari ujung kepala sampai ujung ekor warnanya belang putih serta hitam. Dikabarkan ikan sapu-sapu leopard frog pleco ini memiliki harga sekitar 300.000 per ekor.

Mengapa demikian, populasi dari ikan leopard frog pleco memang tidak banyak untuk ditemukan. Bahkan populasinya saat ini kian menurun dari tahun ke tahun. Ikan sapu-sapu leopard frog pleco juga memiliki warna sedikit kebiruan. Anda dapat melihatnya pada bagian sirip di samping kanan atau kiri serta pada sirip atas jika telah beranjak dewasa.

2. Hypancistrus Zebra

Jenis ikan sapu-sapu yang selanjutnya adalah hypancitrus zebra. Sesuai dengan namanya, ikan ini ini memiliki warna atau corak yang hampir sama dengan zebra. Ikan sapu-sapu hypancistrus zebra memang hampir sama dengan ikan sapu-sapu leopard frog pleco. Keduanya memiliki warna hitam dan putih dengan garis-garis belang. Namun jika dilihat secara jelas, garis dari kedua ikan tersebut berbeda.

Dimana ikan sapu-sapu hypancistrus zebra mempunyai garis berwarna hitam putih yang melintang secara horizontal di bagian separuh tubuhnya. Selain itu ikan sapu-sapu hypancistrus zebra banyak ditemukan di daerah sungai Amazon. Namun kabarnya hingga saat ini populasi dari ikan sapu-sapu hypancistrus zebra menurun drastis. Sehingga harga jual dari ikan sapu-sapu hypancistrus zebra tinggi.

Tidak menutup kemungkinan beberapa orang menjual ikan ini dengan harga sekitar 400.000 per ekor. Ikan sapu-sapu hypancistrus zebra juga memiliki ciri-ciri yang bisa dikenali. Selain harganya yang mahal ikan sapu-sapu hypancistrus zebra memiliki panjang sekitar 8 cm saja. Ikan ini tergolong mempunyai ukuran tubuh yang kecil dibandingkan dengan ikan sapu-sapu pada umumnya.

Bentuk ekor dari ikan sapu-sapu hypancistrus zebra tersebut sedikit lancip pada bagian atas dan bawah. Ketika beranjak dewasa ikan sapu-sapu hypancistrus zebra tidak lebih mempunyai ukuran sekitar 10 cm. Maka tidak mengherankan jika ikan sapu-sapu hypancistrus zebra termasuk ke dalam golongan family loricariidae. Di mana menjadi golongan ikan dengan pengisap nomor 46 dari sebuah daftar klasifikasi.

3. Para

Jenis ikan sapu-sapu yang selanjutnya adalah memiliki nama para. Seperti halnya ikan sapu-sapu pada umumnya, jenis yang satu ini memang berasal dari benua Amerika serikat. Namun ikan sapu-sapu para bisa ditemukan atau populasinya yang cukup banyak di daerah Rio de para di negara Brazil. Cukup membingungkan memang karena beberapa jenis ikan sapu-sapu memiliki warna yang cukup sama.

Ikan sapu-sapu para sendiri hampir sama dengan ikan sapu-sapu leopard. Kesamaan tersebut dapat dilihat dari warna serta corak yang dimiliki. Namun yang pasti kedua ikan ini pasti mempunyai sebuah perbedaan yang bisa dilihat. Ikan sapu-sapu para mempunyai kombinasi corak hitam yang tersebar di seluruh bagian tubuhnya. Namun terdapat sedikit warna kuning dengan kombinasi putih.

Selain itu ikan sapu-sapu para mempunyai warna total yang lebih besar di belakang tubuhnya. Dapat dikatakan ikan sapu-sapu para adalah ikan sapu-sapu yang mempunyai badan besar. Bagaimana tidak, ikan sapu-sapu para dapat tumbuh dan berkembang dengan mencapai ukuran 22 sampai 28 cm. Semakin dewasa usia dari ikan sapu-sapu para, maka semakin panjang ukuran tubuh yang dimiliki.

Hingga saat ini belum diketahui secara jelas berapa harga yang dimiliki oleh ikan sapu-sapu para. Namun ikan sapu-sapu para cukup mudah untuk ditemukan dan bisa didapatkan pada penjual ikan terdekat. Kemungkinan besar harga dari ikan sapu-sapu para sekitar 100 sampai 150 ribu. Namun hal ini juga didasarkan dari ukuran ikan sapu-sapu para.

4. Broken line Royal

Jenis ikan sapu-sapu broken line royal memiliki kemiripan yang yang hampir sama dengan ikan sapu-sapu golden royal Line. Secara sekilas penampilan fisik serta bagian tubuh yang dimiliki oleh ikan sapu-sapu broken Line royale memang hampir sama. Namun ikan ini juga mempunyai perbedaan yang terletak pada corak di bagian tubuhnya. Corak pada ikan sapu-sapu broken line royale cenderung horizontal.

Selain itu warna dari ikan sapu-sapu broken line royale terdapat sedikit kebiruan serta adanya garis yang putus-putus. Sebenarnya corak dasar dari ikan sapu-sapu broken line royal berwarna biru serta terdapat warna transparan pada bagian sirip ekor. Hal tersebut yang membedakan karakteristik dari ikan sapu-sapu broken line royal dengan ikan sapu-sapu yang lainnya.

Ikan sapu-sapu broken line royal juga tergolong memiliki ukuran tubuh yang besar. Bahkan lebih besar dari ikan sapu-sapu para dengan ukuran yang mencapai sekitar 35 cm sampai 43 cm. Ukuran dari ikan sapu-sapu broken Line royale tidak lebih dari 50 cm dan memiliki bentuk sirip yang cukup besar. Kemungkinan besar harga dari ikan sapu-sapu broken line royale ini cukup mahal.

Harganya bisa mencapai sekitar 400 sampai 500 ribu per ekor nya. Hal ini dikarenakan populasi dari ikan sapu-sapu broken line royal mulai menurun di pasaran. Maka tidak mengherankan jika ikan sapu-sapu broken line royal mempunyai warna yang cukup bagus dan menarik. Ikan sapu-sapu broken Line royal dapat membersihkan lumut dan alga dengan baik di akuarium.

5. King Tiger

Sesuai dengan namanya ikan sapu-sapu king Tiger diambil karena memiliki warna seperti macan. Meskii mempunyai nama dan warna yang cukup menakutkan, namun jenis ikan sapu-sapu king Tiger tidak berbeda dengan ikan pada umumnya. Ikan sapu-sapu king Tiger memiliki populasi yang banyak ditemukan di daerah Rio xingu.

Akan tetapi kabarnya populasi dari ikan sapu-sapu king Tiger mulai menurun. Perlu diketahui jenis ikan yang satu ini cukup sulit untuk ditemukan karena jumlahnya terbatas. Bahkan dapat dikatakan seseorang yang memiliki ikan sapu-sapu Tiger adalah orang yang sangat beruntung. Sebab jika dijual harga dari ikan sapu-sapu king Tiger sendiri cukup mahal. Yakni sekitar 400-500 ribu rekor ketika telah dewasa.

Warna dari tubuh ikan sapu-sapu king Tiger yakni hitam dan putih berkombinasi pada seluruh bagian tubuh. Jika dilihat secara detail, ikan ini mempunyai ciri-ciri yang berbeda dibandingkan ikan sapu-sapu lainnya. Ikan sapu-sapu king Tiger memiliki sirip yang kecil serta corak di bagian tubuh sangat mirip dengan harimau. Jadi tidak mengherankan jika ikan ini memiliki nama Tiger.

Ikan sapu-sapu king Tiger tergolong ikan yang kecil karena hanya memiliki ukuran tubuh sekitar 12 sampai 14 cm saja. Bahkan ukuran tersebut menjadi ukuran maksimal ketika ikan sapu-sapu Tiger telah beranjak dewasa. Ikan sapu-sapu ini memiliki pergerakan yang cukup aktif serta mampu membersihkan akuarium dari lumut atau alga yang menempel.

6. Royal

Jenis ikan sapu-sapu yang selanjutnya bernama royal. Ikan sapu-sapu royal mempunyai ciri-ciri serta karakteristik yang berbeda dibandingkan ikan sapu-sapu lainnya. Ikan sapu-sapu royal mempunyai ukuran yang dapat dikatakan besar. Bagaimana tidak kan ini mempunyai panjang yang dapat mencapai ukuran 35 cm sampai 45 cm.

Bisa dikatakan ikan sapu-sapu royal menjadi ikan sapu-sapu yang mempunyai ukuran terbesar di keluarganya. Maka tidak heran jika ikan sapu-sapu ini banyak ditemukan di beberapa tempat. Ikan yang mempunyai nama latin panaque nigroliatus ini berasal dari tanah Brazil. Populasi terbanyak dari ikan sapu-sapu royal bisa ditemukan di dasar sungai teles pirez.

Ikan sapu-sapu royal menjadi salah satu ikan pembersih yang terbaik. Karena nafsu makan dari ikan yang satu ini cukup besar sehingga dapat memakan lumut dalam jumlah yang besar. Ikan sapu-sapu royal mempunyai warna sedikit kebiruan dengan kombinasi warna hitam. Warna dari ikan sapu-sapu royal dari ujung sungut sampai ekor berwarna kebiruan dan ada guratan hitam setiap tubuh.

Jenis sapu-sapu royal yang mempunyai ukuran tubuh besar menjadi salah satu ciri khas yang bisa di lihat. Bahkan tak jarang ikan ini menjadi ikan yang banyak di pelihara oleh beberapa orang di dalam aquarium. Di wilayah Indonesia sendiri harga dari ikan sapu-sapu royal masih tergolong murah. Karena populasinya yang mudah untuk ditemukan dan di kembangkan.

7. Green Phantom Pleco

Seperti namanya, ikan yang satu ini memiliki ciri-ciri yang berbeda dengan ikan sapu-sapu lainnya. Ikan sapu-sapu green phantom pleco mempunyai warna hijau yang menyelimuti tubuh. Ikan sapu-sapu green phantom pleco termasuk ikan yang kecil karena tidak memiliki panjang sekitar 20cm. Panjang dari ikan yang satu ini sekitar 12 cm sampai 16 cm ketika telah beranjak dewasa.

Jenis ikan sapu-sapu green phantom pleco mempunyai sedikit bintik berwarna putih. Warna bintik tersebut dapat dilihat dari ujung wajah hingga bagian tengah tubuh. Warna dari sirip dan ekor ikan sapu-sapu green phantom pleco adalah hijau lebih terang dibandingkan warna tubuh. Namun, pada bagian atas terdapat sedikit kombinasi warna hitam dengan warna hijau terang.

Sehingga hal ini yang membedakan antara ikan sapu-sapu green phantom pleco dengan ikan sapu-sapu yang lainnya. Kabarnya ikan sapu-sapu green phantom pleco sudah termasuk ikan sapu-sapu yang langka. Karena populasinya sangat jarang ditemukan bahkan di wilayah habitat aslinya yang berada di Brazil.

Beberapa orang memilih untuk memiliki ikan ini sebagai hiasan akuarium. Karena warna hijau yang ditunjukkan oleh ikan sapu-sapu green phantom pleco sangat menawan. Mengenai harga pasaran, ikan sapu-sapu green phantom pleco dapat dibilang sangat mahal. Karena untuk mendapatkan ikan ini tidak mudah sebab telah menjadi ikan sapu-sapu yang langka.

8. Snowball Pleco

Seperti halnya ikan sapu-sapu pada umumnya, ikan sapu-sapu snowball pleco juga berasal dari perairan Amerika. Ikan sapu-sapu snowball pleco atau yang lebih dikenal dengan sebutan hypancistrus inspector ini cukup mudah untuk ditemukan. Yang membedakan jenis ikan sapu-sapu snowball pleco dengan ikan sapu-sapu lainnya terdapat dari segi warna.

Warna yang dimiliki oleh ikan sapu-sapu snowball pleco pada dasarnya adalah hitam pekat. Selain itu ikan yang satu ini memiliki bintik bintik berwarna putih yang ada di seluruh bagian tubuh. Bahkan dari ujung kepala sampai ekor terdapat bintik-bintik warna putih dengan ukuran yang cukup besar. Jadi sangat mudah untuk membedakan antara ikan sapu-sapu snowball pleco dengan ikan sapu-sapu lainnya.

Ikan ini merupakan ikan sapu-sapu yang tergolong memiliki tubuh kecil. Namun jangan salah sangka, meski memiliki tubuh yang kecil ikan sapu-sapu snowball pleco adalah predator di alam liar. Oleh karena itu beberapa orang memilih untuk tidak merawat ikan snowball pleco karena tidak cocok disandingkan dengan ikan lain. Dikhawatirkan ikan sapu-sapu snowball pleco akan memangsa ikan lain.

Ukuran tubuh dari ikan sapu-sapu snowball pleco sekitar 15 sampai 20 cm. Mengenai harga pasaran ikan yang satu ini, memang belum begitu jelas. Namun kemungkinan besar ikan sapu-sapu snowball pleco dijual dengan harga sekitar 100 sampai 200 ribu. Hanya beberapa orang saja yang memilih untuk merawat ikan sapu-sapu snowball pleco ini.

9. Xingu Baryancistrus

Jenis ikan sapu-sapu selanjutnya yakni memiliki nama ikan sapu-sapu xingu baryancistrus. Ikan sapu-sapu ini berasal dari Brazil yang lebih tepatnya nya di daerah Rio Xingu. Maka tidak mengherankan jika ikan sapu-sapu tersebut dinamakan xingu baryancistrus. Terdapat beberapa hal yang bisa membedakan antara ikan sapu-sapu Xingu baryancistrus dengan ikan sapu-sapu pada umumnya.

Ikan sapu-sapu yang satu ini mempunyai warna hitam pekat sebagai warna dasar. Selain itu, terdapat beberapa bintik-bintik warna kuning pada bagian kepala sampai ujung ekor. Bisa dikatakan ikan sapu-sapu Xingu baryancistrus hampir sama dengan ikan sapu-sapu snowball pleco. Namun yang membedakan antara kedua ikan sapu-sapu ini terdapat pada warna bintik di sekujur tubuh.

Warna kuning yang dimiliki oleh ikan sapu-sapu Xingu baryancistrus sangat terang dan kontras. Sehingga hal ini menjadi karakteristik yang dimiliki oleh ikan sapu-sapu Xingu baryancistrus. Panjang ukuran dari ikan sapu-sapu Xingu baryancistrus ini dapat mencapai 15 cm sampai 20 cm. ia masuk ke dalam keluarga ikan yang mempunyai ukuran tubuh sedang tidak panjang dan tidak kecil.

Beberapa orang lebih mengenal ikan sapu-sapu Xingu baryancistrus dengan sebutan gold nugget pleco. Ikan sapu-sapu ini cukup banyak populasinya di kawasan Asia tenggara termasuk Indonesia. Harga dari ikan sapu-sapu Xingu baryancistrus dapat mencapai sekitar 100 sampai 200 ribu per ekor. Populasi jenis tersebut pun masih stabil sampai sekarang ini.

10. Synodontis

Synodontis adalah genus terbesar jenis ikan sapu-sapu. Jenis ikan ini paling sering ditemukan di seluruh Afrika, sebagian besar terjadi di Afrika Tengah dan Barat. Habitat dari ikan ini yaitu hidup di air tawar yang bisa berupa anak sungai, kolam, aliran, danau, dan sungai.

Jenis ikan sapu-sapu synodontis ini termasuk omnivora. Makanan mereka antara lain serangga, krustasea, moluska, annelida , biji-bijian, dan alga. Ciri fisik dari ikan sapu-sapu hias ini yaitu memiliki sirip pada bagian atas panjang. Selain itu pada bagian tubuhnya  terdapat pola bintik-bintik hitam.

11. Golden Royal Line

Ikan sapu-sapu Golden Royal Line berasal dari Amerika Selatan, tepatnya di Venezuela. Ciri fisik pada ikan ini yaitu tubuhnya memiliki warna hitam keabu-abuan. Selain itu terdapat garis corak pada tubuh ikan sapu-sapu golden royal line berupa garis mendatar berwarna kecoklatan yang ada dibagian tubuhnya, namun pada bagian sirip punggung tidak ada garis coklatnya. Pada bagian ujung sirip ekor terdapat warna transparan.

Perpaduan dua warna cantik ini membuatnya tampil menonjol dibandingkan macam ikan-ikan sapu-sapu lainnya. Ukuran panjang tubuh ikan dewasa Golden Royal Line bisa mencapai 17 sampai 21 cm.

12. Blue Phantom Pleco

Blue Phantom Pleco merupakan ikan sapu-sapu yang habitat asalnya dari Amerika Selatan, tepatnya jeram Rio Orinoco di Venezuela. Memiliki kepala datar dan tubuh Pleco yang lebar membantunya menavigasi (atau tetap bertahan) dalam arus yang sangat kuat. Tubuhnya berwarna biru gelap dengan sedikit pola bintik-bintik pada tubuhnya. Ukuran panjang tubuh ikan dewasa Blue Phantom Pleco bisa mencapai 15 sampai 17 cm.

13. Tiger Plecostomus

Salah satu ikan terbaik yang dapat Anda sertakan dalam akuarium adalah Tiger Pleco. Nama lain dari ikan ini adalah Pleco Scribbled, King Tiger Pleco dan Network Pleco. Jenis ikan sapu-sapu ini berasal dari sungai-sungai Tocantins di Brasil dan Rio Xingu.

Tiger Plecostomus memiliki ciri fisik terdapat garis-garis cokelat yang menutupi seluruh bagian tubuhnya hingga ke siripnya. Matanya juga dilengkapi dengan pola yang menyerupai garis-garis di kepalanya. Ikan ini menyukai kedamaian dan ketenangan. Pada saat dewasa, ukuran bisa mencapai 12 cm.

14. Leopard

Ikan sapu-sapu leopart berasal dari Rio De Janeiro, Brazil. Ciri fisik dari ini terdapat corak pada sekujur tubuhnya mirip dengan leopard, maka dari itu ikan ini dinamai leopard. Corak yang ada dibagian tubuhnya berwarna dasar putih kekuningan dengan totol-totol hitam besar. Pada saat dewasa, ukuran bisa mencapai 24-32 cm.

15. Scarlet

Scarlet banyak dijumpai diberbagai sungai yang ada di Brazil. Sesuai dengan namanya, ikan ini memiliki warna merah sedikit orange atau merah tua. Pada bagian ekornya memiliki warna scarlet yang dijadikan sebagai nama ikan ini.

16. Small Spotted Cat

Small Spotted Cat bernama lain Chaestoma sp atau small spotted berhabital asal di Colombia. Ciri fisik pada ikan ini terdapat corak totol-totol putih dari bagian sirip punggung hingga kepala. Warna dasar tubuh ikan small spotted biru kehitaman. Ikan ini memakan tanaman hijau, seperti bayam yang direbus, cukini dan irisan mentimun. Untuk makanan hidupnya yaitu cacing dan udang. Ukuran rata-rata ikan Small Spotted Cat dewasa adalah 12 cm.

17. Xingu Peppermint

Xingu peppermint pleco atau parancitrus sp berhabitat asal di Rio Xingu, Brazil. Memiliki warna corak tubuh hitam dengan totol kecil berwarna putih. Untuk ukuran panjang xingu peppermint pleco dewasa sekitar 25 samapi 30 cm.

18. Big Spot Hypostomus

Big Spot Hypostomus memiliki ciri fisik yaitu tubuhnya terdapat corak dasar warna kuning abu-abu. Ikan ini disebut big spot karena memiliki totol-totol besar yang menyelimuti seluruh tubuhnya.

19. Violet Red Bruno

Ikan sapu-sapu xingu baryancitrus atau Baryancistrus sp berhabitat asal di sungai Rio Xingu, Brazil atau sungai Amazon. Ikan ini mempunyai warna keunguan yang khas dengan insensitas semakin gelap di ekornya. Warnanya akan semakin terang dibagian sirip tubuhnya. Disirip punggunya terdapat corak berwarna kehitaman. Pada bagian sisi mata ikan sapu hias ini berwarna kebiruan.

20. Golden Nugget

Ikan sapu-sapu golden nugget bisa kita jumpai di Rio Xingu, Brazil. Ciri fisik ikan ini terdapat totol-totol berwarna keemasan dengan warna dasar tubuh coklat dan hitam. Golden nugget merupakan jenis ikan sapu-sapu terbesar. Untuk ukuran panjang ikan ini dewasa sekitar 32 samapi 36 cm.

21. Albino

Ikan sapu-sapu albino mempunyai ciri-fisik tubuhnya berwarna kuning keputihan. Selain warna tubuh terdapat perbedaan lain dengan jenis ikan sapu-sapu yaitu pada bagian warna matanya. Mata albino pleco berwarna merah.

Baca Juga: Jenis Ikan Aligator, Ciri Fisik, Karakteristik, Harga dan Gambar

Jadi mana yang jadi favorit anda? Bagi yang berminat memelihara ikan sapu-sapu maka bisa memilih salah satu jenis di atas. Dalam memilih pertimbangkan juga soal harga dan sesuaikan dengan kebutuhan serta kemampuan anda.

15 Cara Budidaya Ikan Lemon Bagi Pemula

Budidaya Ikan Lemon – Memelihara ikan hias, sekarang ini bukan hanya sekedar dijadikan hobi, tapi sudah berubah menjadi sebuah ladang bisnis. Tidak terkecuali dengan ikan lemon. Jenis ikan hias yang satu ini semakin lama semakin banyak peminatnya. Sehingga banyak orang menggunakan keadaan ini dengan menjadikannya sebuah usaha, yaitu budidaya ikan lemon.

Budidaya Ikan Lemon, Ternak Ikan Lemon, Usaha Ikan Lemon

Ikan lemon adalah jenis ikan hias yang berasal dari perairan Afrika Selatan, tepatnya dari danau Tangayika. Ikan ini mempunyai warna khas seperti namanya, yaitu warna kuning yang cerah dan mencolok. Ikan dengan nama latin neolampologus teleupi ini masih satu kerabat dengan ikan chichild. Lalu apa saja yang harus dipersiapkan untuk budidaya ikan lemon?

Persiapan Budidaya Ikan Lemon

Sebelum benar-benar terjun dalam bisnis yang satu ini, hal pertama yang harus dipersiapkan adalah memahami segala hal yang yang berhubungan dengan budidaya ikan lemon. Siapa yang dapat menjalankan usaha ini, sasaran konsumennya, bagaimana pemasarannya, apa saja yang dibutuhkan dalam usaha ini, serta keuntungan dan kekurangan yang didapat dari usaha ini.

Pada dasarnya, siapa saja dapat melakukan budidaya ikan ini asalkan mengetahui seluk beluk dan cara menjalankan usaha ini. Karena yang dibutuhkan dalam usaha ini adalah keuletan dan kesabaran. Selain itu, tersedianya modal, tentu saja menjadi syarat utama. Modal yang dibutuhkan tidak harus besar, karena budidaya ikan lemon bisa dimulai dari skala yang kecil terlebih dahulu.

 1. Ketahui Konsumen dan Pemasarannya

Menjalankan usaha budidaya ikan lemon, juga harus mengetahui sasaran konsumen yang dituju. Karena para konsumen inilah yang nantinya akan menjadi sasaran penjualan dari usaha yang dijalankan. Disini sasaran konsumen yang dituju tentu saja adalah para penggemar ikan hias.

Setelah mengetahui pasaran konsumen, para pelaku budidaya ikan hias juga harus mengetahui dan menentukan pemasaran hasil budidaya. Selama ini, pemasaran ikan lemon bisa langsung ke pasar-pasar ikan hias. Hasil budidayanya juga bisa dipasarkan kepada para pengepul ikan hias yang akan menampungnya.

2. Siapkan Segala Keperluan Budidaya dan Analisis Usaha

Selain mengetahui hal-hal di atas, yang perlu dipersiapkan juga adalah peralatan yang dibutuhkan. Peralatan yang dimaksud adalah segala yang diperlukan untuk menjalankan usaha ini. Misalnya mempersiapkan tempat berupa akuarium, bak, atau kolam. Juga selang, paralon, timba, jaring, terpal, jerigen, pompa air, alat pembersih kolam, filter, dan aerator.

Menjalankan budidaya ikan lemon juga harus mengetahui perhitungan atau analisa dari usaha yang akan dijalankan. Berapa modal yang dipakai, apa saja kebutuhan yang akan dibeli dan biaya-biaya yang akan dikeluarkan, serta perkiraan keuntungan yang akan didapatkan. Hal ini diperlukan agar bisa mempersiapkan semua yang dibutuhkan dan memperhitungkan untung dan rugi dari usaha ini.

Langkah Awal Budidaya Ikan Lemon

Dalam menjalankan usaha budidaya ikan lemon, ada beberapa langkah dan tahapan yang harus dilakukan. Masing-masing tahapan ini benar-benar harus dipahami dan dipersiapkan dengan baik agar usaha yang dijalankan bisa berjalan dengan baik dan mendapatkan hasil sesuai dengan yang diharapkan. Adapun tahapan-tahapan tersebut adalah sebagai berikut.

1. Persiapan tempat

Tempat yang dibutuhkan pada memelihara lemon ada beberapa macam yaitu bak / akuarium, dan juga kolam. Masing-masing tempat tersebut mempunyai fungsi yang berbeda-beda sesuai tahapan dalam proses pembibitan. Misalnya tempat untuk proses pemijahan / bertelur, tempat untuk penetasan telur, dan tempat pembesaran anakan ikan. Semua membutuhkan tempat sendiri-sendiri.

Tempat hidup dari masing-masing proses pembibitan ini juga harus disesuaikan dengan habitat asli dari ikan lemon. Di habitat aslinya, ikan lemon menyukai tempat yang bersuhu hangat sekitar 24-27 derajat celcius. Tingkat keasaman air juga harus diperhatikan, karena akan berpengaruh pada kelangsungan hidup ikan. Sedangkan ph air yang dibutuhkan adalah antara 6, 8- 7.

Selain itu, ikan lemon menyukai tempat yang terlindung. Maka tempat/ kolam yang digunakan untuk proses pembibitan maupun tempat hidup ikan sebaiknya dilengkapi dengan memberikan gua-gua kecil dari paralon atau bebatuan. Bisa juga dengan menambahkan beberapa rumput /tanaman ke dalam kolam /akuarium. Paralon, batu dan tanaman ini digunakan ikan untuk meletakkan telur-telurnya.

2. Pemilihan indukan

Sebelum melakukan proses pembibitan, anda harus bisa membedakan ikan lemon jantan dan betina. Ikan lemon jantan biasanya mempunyai warna yang lebih cerah, ukuran badan besar dan panjang, memiliki warna hitam pada sirip atas dan bawah, serta ukuran kepala lebih besar. Sementara ikan lemon betina warnanya agak kusam, sirip atas dan bawah berwarna kuning dan ukuran kepala lebih kecil.

Pada budidaya ikan lemon, proses pembibitan ikan bisa dimulai dengan pemilihan indukan ikan yang bagus dan berkualitas. Ciri-ciri indukan ikan yang bagus adalah, ikan sudah berumur sekitar 7 bulan. Ikan memiliki warna yang cerah, tidak kusam, serta ikan dalam kondisi sehat. Ikan yang sehat bisa dilihat dari gerakannya yang gesit dan lincah.

Memilih indukan juga harus memperhatkan kondisi anatomi ikan lemon. Ikan yang akan dijadikan indukan, sebaiknya ikan lemon yang memiliki bentuk tubuh lengkap. Jangan memilih indukan dari ikan yang cacat atau tidak sempurna bentuk tubuhhnya, karena akan berpengaruh pada keturunan yang akan dihasilkan.

3. Proses pemijahan

Ikan lemon jantan dan betina yang sudah siap melakukan pembuahan biasanya memiliki tingkah yang agresif, ditunjukkan dengan saling berkejaran antara ikan jantan dan betina. Pada masa ini sebaiknya ikan ditempatkan pada tempat tersendiri yang dilengkapi dengan gua-gua dari paralon atau tanaman untuk meletakkan telur-telur mereka.

Setelah dirasa cukup matang, ikan lemon betina akan meletakkan telur-telurnya pada gua-gua buatan dari paralon ataupun pada tanaman yang ada di habitatnya. Kemudian ikan lemon jantan akan mendekati telur-telur itu dan melakukan pembuahan dengan menyemprotkan spermanya. Ikan lemon termasuk ikan yang produktif, karena sekali bertelur akan menghasilkan sedikitnya 100 butir telur yang siap dibuahi.

Telur yang sudah dibuahi akan menetas dalam 4 hari. Setelah menetas, larva ikan mendapatkan asupan dari sediaan makanan berupa kuning telur yang menempel pada perutnya. Setelah kuning telur tersebut habis, burayak (anakan ikan) bisa diberi makan kutu air, infusoria dan mikropelet. Burayak tidak perlu dipisahkan dari induk ikan, karena ikan lemon tidak bersifat kanibal yang makan anaknya sendiri.

4. Pembesaran anakan

Setelah burayak berumur sekitar 2 minggu, anakan ikan ini perlu dipindahkan ke tempat lain. Karena pada umur ini, anakan ikan sudah bertambah besar, dan tentu saja membutuhkan tempat yang luas untuk keleluasaan geraknya. Pada fase ini, anakan ikan bisa diberikan makanan berupa tubefik/ cacing beku dan juga mikropelet untuk lebih mempercepat pertumbuhan ikan.

Meskipun ikan lemon bukan ikan kanibal, tetapi pada kondisi lapar, ikan lemon akan berubah menjadi agresif dan ganas. Untuk itu pada saat anakan ikan berumur 2 minggu sebaiknya dipindahkan ke tempat lain. Karena tempat yang terlalu penuh akan membuat ikan saling berebut makanan. Dikawatirkan, apabila makanan yang diberikan tidak cukup, akan membuat ikan-ikan tersebut saling menyerang.

Setelah anakan ikan berumur 1 bulan, sudah mulai bisa dilakukan pemanenan bibit ikan. Ada sebagian pelaku budidaya ikan lemon, yang melakukan panen bibit ikan saatberumur 1 bulan. Tetapi ada juga yang melakukan panen bibit ikan setelah bibit ikan lemon berumur 4 bulan dengan alasan untuk mendapatkan hasil yang lebih matang.

Bibit ikan yang siap panen sebaiknya ditempatkan di tempat tersendiri, tidak dicampur dengan ikan lemon yang sudah besar. Hal ini untuk memudahkan saat proses panen dan pengambilan ikan. Selain itu, dengan menempatkan pada tempat tersendiri, akan memudahkan untuk melihat apabila ada ikan yang tidak sehat/cacat. Kemudian yang tidak sempurna tidak bisa dijadikan bibit ikan lemon yang bagus dan sehat.

Tips dan Cara Perawatan Ikan Lemon

Memelihara ikan lemon, baik sebagai penggemar ikan hias maupun untuk usaha, harus memperhatikan cara perawatan ikan yang benar. Hal ini bertujuan supaya ikan lemon yang diperlihara benar- benar sehat, mempunyai warna yang bagus dan cerah, sehingga bila dijual akan laku di pasaran. Adapun tips perawatan ikan lemon yang harus diperhatikan adalah.

1. Perhatikan Tempat hidup ikan lemon

Sudah dijelaskan di atas, ikan lemon adalah ikan hias air tawar yang menyukai tempat yang tenang dan terlindung. Pada budidaya ikan lemon, pemilihan tempat harus benar-benar diperhatikan karena akan mempengaruhi pertumbuhan ikan lemon pada setiap tahapnya.

Baik pada ikan lemon yang masih berbentuk larva, burayak, maupun ikan lemon dewasa, pemilihan tempat harus dipersiapkan dengan sebaik-baiknya.

Pertama, yang harus diperhatikan dalam pemilihan tempat untuk budidaya ikan lemon adalah luas akuarium. Ikan lemon termasuk ikan yang aktif dan memiliki banyak gerak. Memperhatikan hal ini, sebaiknya akuarium yang digunakan memiliki luas yang cukup. Ukuran yang disarankan adalah akuarium dengan ukuran 100x 49×50 cm, atau cukup untuk menampung 30 air sebanyak 30 galon atau 114 liter.

Selain luas, kondisi air juga harus diperhatikan. Suhu air sebaiknya dijaga antara 24-27 derajat celcius, karena ikan lemon menyukai tempat yang hangat. Suhu yang ektrim (terlalu panas /dingin) tidak baik untuk kesehatan ikan lemon. Disamping itu, ph air diusahakan sekitar 6, 8-7 saja. Air yang yang terlalu tinggi kandungan asamnya juga akan mempengaruhi kelangsungan hidup ikan lemon.

Kandungan oksigen dalam air juga harus diperhatikan. Ikan lemon membutuhkan oksigen yang cukup untuk pernafasannya. Sebaiknya, akuarium dilengkapi dengan aeator untuk menjaga kandungan oksigen dalam air tetap terpenuhi. Apabila tidak ada aerator, kandungan oksigen dapat dipenuhi dengan jalan melakukan penggantian air secara berkala.

Kebersihan air dalam akuarium juga harus diperhatikan. Untuk menjaga air tetap bersih dan jernih, sebaiknya dipasang filter yang berguna untuk menyedot kotoran berupa sisa makanan dan feses ikan sehingga air tetap bersih dan jernih. Apalagi daya tarik ikan lemon terletak pada warnanya yang cerah. Kalau air dalam keadaan bersih dan jernih, maka keindahaan ikan lemon akan terlihat dengan jelas.

2. Beri Makan Ikan Lemon dengan Baik

Makanan merupakan hal yang sangat penting dan harus benar-benar diperhatikan pada budidaya ikan lemon. Karena makanan yang diberikan akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan ikan yang diperlihara. Bila makanan yang diberikan cukup nutrisinya dan juga sehat, maka ikan lemon juga dapat tumbuh dengan baik dan sehat. Begitu juga sebaliknya.

Makanan ikan lemon ada dua macam, yaitu makanan alami dan makanan buatan. Makanan alami ikan lemon berupa cacing, kutu air dan juga jentik nyamuk. Sementara makanan tambahan biasanya berupa pelet yang bisa didapatkan di toko penjual pakan ikan hias. Makanan ini bisa diberikan secara bergantian antara makanan alami dan makanan buatan, sebagaimana perawatan pada ikan-ikan lainnya.

Ikan lemon yang masih berbentuk larva mempunyai cadangan makanan berupa kuning telur yang menempel diperutnya. Pada fase ini, larva tidak perlu diberikan makanan. Setelah cadangan makanan habis, sekitar umur 1 minggu, burayak /anakan ikan ini bisa diberikan makan berupa kutu air atau infusoria sebanyak 3 kali sehari.

Pemberian makanan tambahan berupa pelet bisa diberikan tapi dalam jumlah sedikit dan ukuran yang kecil (mikropelet). Hal ini untuk menyesuaikan bentuk mulut ikan yang masih sangat kecil. Perlu diketahui, ikan lemon termasuk ikan yang rakus dan senang makan. Makanan yang diberikan dalam waktu singkat akan segera dihabiskan.

Ada satu tips tentang makanan ikan lemon. Apabila menghendaki indukan ikan lemon yang bisa menghasilkan telur yang banyak, sebaiknya ikan lemon sering diberikan pakan berupa tubifex (cacing sutera) dan jentik nyamuk. Satu hal lagi, sisa makanan sebaiknya segera dibersihkan untuk menjaga air akuarium tetap bersih dan jernih.

3. Berikan Perawatan dari Penyakit yang Benar

Seperti ikan hias lainnya, ikan lemon juga bisa terkena penyakit. Penyakit yang biasa menyerang ikan hias jenis ini disebabkan oleh parasit, jamur, bakteri dan virus. Ikan yang sakit, biasanya mengalami perubahan pada warna dan gerakannya. Warna ikan jadi pucat dan kusam, dan gerakan ikan jadi lambat dan tidak aktif.

Ikan lemon yang diserang parasit akan mengalami iritasi pada kulit, insang berubah menjadi putih dan gerakan ikan jadi lamban. Ikan yang terserang parasit sebaiknya diberikan obat berupa methylene blue, NaCl dan garam 500-1000 ppm. Selain itu, penyakit pada ikan lemon juga bisa karena serangan jamur. Ikan lemon yang terkena penyakit karena jamur bisa diobati dengan methylene blue.

Ikan lemon juga bisa diserang oleh bakteri. Penyakit yang disebabkan bakteri akan menyebabkan iritasi pada sirip, sisik ikan jadi menguap bahkan terkelupas. Pengobatan dengan memberikan antibiotik yang disarankan untuk ikan hias. Bakteri, jamur dan parasit bisa tumbuh pada air yang kotor. Itu sebabnya, kebersihan air harus diperhatikan untuk meminimalisir penyakit pada budidaya ikan lemon.

Analisis Usaha Budidaya Ikan Lemon

Sebelum memulai usaha budidaya ikan lemon, sebaiknya dilakukan analisa tentang modal, biaya-biaya yang dikeluarkan serta perkiraan pendapatan /keuntungan yang didapatkan. Hal ini perlu dilakukan sehingga usaha yang dijalankan dapat berjalan dengan lancar serta mendapatkan keuntungan yang memadai. Analisa yang harus dilakukan meliputi hal-hal berikut ini.

1. Modal dan Keuntungan

Untuk memulai usaha, pasti membutuhkan modal. Modal yang dibutuhkan dalam budidaya ikan lemon ini bersifat fleksibel. Apabila modal yang dimiliki besar, maka usaha bisa dimulai dengan skala besar. Tetapi bila modal yang tersedia kecil, maka usaha yang dijalankan sebaiknya juga dalam skala kecil.

Setelah mengetahui modal yang tersedia, mulailah membuat anggaran pengeluaraan yang akan dilakukan. Mulai dari penyediaan tempat, penyediaan bibit ikan, pembelian makanan, obat-obatan, alat-alat yang yang diperlukan seperti selang/paralon, jaring, terpal, timba, jerigen, pompa air dan alat pembersih kolam /akuarium. Semua biaya yang dikeluarkan untuk pengadaan barang-barang tersebut disebut biaya tetap.

Analisa lain yang perlu diperhitungkan adalah biaya yang dikeluarkan akibat penyusutan alat-alat yang dipakai serta pembelian alat-alat yang rusak. Anggaran untuk penyusutan alat-alat ini dimasukkan dalam biaya variabel. Keseluruhan pengeluaran biaya tetap dan biaya variabel dianggarkan menjadi biaya operasional.

Analisa selanjutnya adalah perkiraan pendapatan yang akan diterima perbulan. Perkiraan bisa dilakukan dengan memprediksi harga ikan per kilo dikalikan dengan berat ikan yang dihasilkan. Dari analisa modal, pembiayaan dan pendapatan akan didapatkan perkiraan keuntungan yang didapatkan dengan perhitungan sebagai berikut:

2. Kelebihan

Keuntungan dari budidaya ikan lemon ini adalah, ikan lemon memiliki pasar yang cukup laris dan penggemar yang cukup banyak. Jadi menjalankan usaha ini tidak perlu kawatir akan mati di pasaran atau tidak laku terjual. Karena ikan lemon merupakan ikan hias yang banyak diminati, menjalankan usaha ini, asalkan mengetahui trik dan caranya, jelas akan mendatangkan keuntungan.

3. Kekurangan

Setiap usaha yang dijalankan pasti mempunyai kelebihan dan kekurangan. Kekurangan yang dialami dari budidaya ikan lemon ini adalah, tingkat persaingan yang tinggi. Hal ini dikarenakan begitu banyaknya orang yang menjalankan usaha ini. Disini skill dan kecerdasan menjalankan serta mempertahankan usaha ini sangat diperlukan, sehingga mampu bersaing dengan para kompetitor lainnya.

Pada dasarnya menjalankan usaha budidaya ikan lemon tidak berbeda jauh dengan budidaya jenis ikan hias lainnya. Selain membutuhkan modal dan keahlian, juga dibutuhkan kesabaran, ketelatenan, dan juga inovasi untuk menciptakan sesuatu yang baru yang bisa dijadikan daya tarik bagi usaha yang dijalankan. Hal ini untuk menghadapi persaingan yang makin besar dalam usaha ini.

Budidaya ikan lemon memang menjanjikan keuntungan yang lumayan. Jenis ikan yang banyak peminatnya, serta sasaran konsumen yang jelas, usaha ini bisa dijadikan alternatif apabila ingin menjalankan sebuah bisnis rumahan yang mudah. Khususnya bagi Anda yang sudah mencintai ikan sejak dahulu.

7 Jenis Ikan Lemon, Ciri Fisik, Karakteristik, Harga dan Gambar

Jenis Ikan Lemon – Setiap orang memiliki hewan favorit untuk dijadikan peliharaan, salam satunya ikan. Salah satu jenis ikan hias yang cocok dijadikan hewan kesayangan adalah ikan lemon. Jenis ikan lemon ini memiliki bentuk dan warna yang khas. Meskipun namanya ikan lemon yang identik dengan warna kuning, jenis-jenis ikan ini ternyata tidak hanya berwarna kuning.

Jenis Ikan Lemon

Klasifikasi Ikan Lemon

  • Nama Ilmiah      : Labidochromis caeruleus
  • Filum                  : Chordata
  • Kelas                  : Actinopterygii
  • Ordo                  : Cichliformes
  • Family                : Cichlidae
  • Genus                : Labidochromis caeruleus Fryer, 1956

Morfologi Ikan Lemon

  • Mempunyait warna tubuh kuning cerah atau bisa berwarna orange kemerahan.
  • Warna pada sirip punggung hitam.
  • Pada bagian dasar sirip punggung tampak garis putih memanjang dari depan sampai bawah.
  • Bagian ujung sirip berwarna kuning cerah.

Bagi sebagian orang, ikan lemon mungkin masih terdengar asing. Akan tetapi bagi pencinta ikan hias tentu ikan lemon bukan sesuatu yang baru. Selain namanya yang unik, ikan ini juga memiliki karakteristik menarik lainnya seperti sifat kejahilan dan keagresifnya. Jika berniat untuk memelihara ikan ini Anda harus mengetahui apa saja jenisnya terlebih dahulu sebagaimana dalam daftar berikut ini.

Kumpulan Jenis dan Macam Ikan Lemon

1. Electric Yellow Cichlid

 

Ikan ini dikenal juga dengan ikan lemon karena warnanya yang kuning bagaikan buah lemon. Di bagian siripnya terdapat pola horizontal berwarna hitam. Warnanya yang cerah membuat ikan ini menjadi favorit banyak orang. Namun, perlu diketahui bahwa karakter jenis lemon yang satu ini cukup buas dan rakus, karena makanan yang diberikan ke akuarium akan terus dimakan.

Selain itu, ikan lemon juga memiliki karakteristik kanibal. Sehingga anda perlu membuat akuarium khusus untuknya agar tidak memangsa ikan lainnya. perhatikan juga pH air supaya tidak terlalu asam dan atur suhu yang hangat agar ikan tumbuh dengan baik. Anda juga perlu mengatur jumlah ikan pada akuarium.

Lalu berapa jumlah ikan yang bisa dipelihara dalam satu akuarium? Anda bisa memelihara ikan sebanyak enam ekor ikan lemon dalam satu akuarium. Perhatikan jumlah ikan jantan dan betina, pastikan jumlah betina lebih banyak dibanding jumlah jantan. Karena jika ikan lemon jantan lebih banyak daripada betina akan sering berkelahi.

Selain temperature, pH dan jumlah ikan, hal lain yang harus dilakukan adalah kebersihan kolam. Lakukan pengurasan kolam secara rutin sebanyak 3 hari sekali. Anda bisa menguras air dan menyisakan seperempatnya lalu mengisinya dengan air yang sudah diendapkan selama satu hari. Ikan lemon jenis pertama ini dibanderol mulai dari harga dua ribu rupiah per satu ekor.

2. Trewavas Red Finned Cichlid

Berbeda dengan ikan lemon sebelumnya yang memiliki warna kuning, ikan ini didominasi warna biru dengan corak merah di badannya dan hitam bagian sirip. Karena warnanya yang didominasi biru, ikan ini dikenal dengan jenis ikan lemon biru dan dapat tumbuh hingga panjang 11,7 cm.

Hampir sama dengan ikan lemon sebelumnya, untuk memelihara ikan lemon biru ini Anda perlu memperhatikan pH air. Kadar pH yang digunakan berkisar pada 6,9 hingga 7. Selain itu, ikan lemon akan tumbuh subur pada air yang memiliki banyak kandungan mineral. Biarkan air dalam aquarium selama satu hari sebelum memasukan ikan lemon.

Perhatikan juga pakan ikan yang diberikan. Jika kualitas pakan buruk, maka akan membuat ikan mati atau sakit. Untuk harganya, ikan lemon biru ini bisa anda dapatkan mulai dari harga dua ribu rupiah saja. Untuk selebihnya sesuai dengan ukuran ikan yang dibeli.

3. Livingstoni Cichlid

Jenis ikan ini cukup unik dan berbeda dengan ikan hias pada umumnya. Hal tersebut dikarenakan ikan lemon ini dapat berkamuflase dengan mengubah warna kulit dan wujudnya tergantung dari lingkungan sekitar tempatnya tinggal. Meskipun dapat berkamuflase, warna yang umum terdapat pada ikan ini antara lain yaitu, putih dengan corak berwarna hitam.

Sementara itu, siripnya memiliki warna orange, biru dengan corak putih di sekitarnya. Warnanya yang cukup beragam dan kemampuan berkamuflase yang unik ini membuat ikan ini banyak dipelihara. Namun bagaimana dengan cara perawatannya?

Perawatan iklan yang berasal dari Malawi ini tidak jauh berbeda dengan ikan lemon lainnya. perhatikan pH dan suhu air serta pakannya. Ikan ini ,menyukai air bersuhu hangat sebagaimana habitat aslinya. Sehingga, suhu yang digunkan untuk memelihara ikan ini berkisar pada 24 derajat hingga 28 derajat Celsius.

Dari segi harga, ikan lemon luvingstoni cichlid juga masih standar dengan ikan lemon pada umumnya yaitu dua ribu rupiah dengan ukuran yang kecil. Selain dikenal sebagai ikan lemon yang dapat berkamuflase, luvingstoni cichlid dikenal juga sebagai kalingono.

4. Malawi Eyebiter

Berbeda dengan ikan lemon sebelumnya, ikan lemon jenis ini termausk ikan lemon besar dengan penjang tubuh mencapai 20 sampai 25 cm. Malawi eyebiter termasuk dalam ikan predator. Ikan ini memiliki panjang rahang yang besar hingga mencapai sepertiga tubuhnya. Selain itu, ikan lemon besar ini juga mempunyai mulut yang lebar, serta terkenal sebagai ikan lemon galak.

Ikan eyebiter memiliki nama latin dimidiochromis compressiceps yang berhabitat asli di danau Malawi. Ia sendiri merupakan ikan yang agresif dan memiliki kepala panjang. Di habitat aslinya, ikan ini sering menyerang ikan lainnya dengan menyembunyikan diri di tanaman valisneria. Eyebiter senang memangsa ikan kecil dan menelannya dari ekor terlebih dahulu.

Ikan lemon besar ini memiliki warna tubuh puih perak. Selain itu, terdapat garis horizontal lurus di sepanjang tubuhnya berwarna coklat. Garis lurus ini terdapat mulai dari ujung mulut hingga ekor ikan eyebiter. Karena merupakan ikan predator untuk memelihara ikan ini anda tidak boleh menggabungkannya dengan ikan yang berukuran lebih kecil.

Eyebiter harus berada pada akuarium dengan ikan yang berukuran sama atau lebih besar. Sehingga kemungkinan ikan eyebiter memangsa ikan lainnya cukup kecil. Sama seperti ikan lemon pada umumnya, eyebiter menyukai ikan air tawar dengan temperature hangat. Perhatikan ukuran akuarium agar tidak kekecilan.

Sehingga pertumbuhan dan perkembangan ikan eyebiter tidak terhambat. Jangan lupa untuk menggunakan filter dan aerator untuk menghemat air di akuarium. Selain itu, pastikan selalu kebersihan akuarium.

Anda harus rutin memberikan oksigen dan menyaring kotoran. Harga ikan Malawi Eyebiter ini cukup beragam tergantung ukurannya. Anda bisa mendapatkan ikan lemon besar ini mulai dari harga enam ribu rupiah.

5. Venustus

Jenis ikan lemon selanjutnya adalah venustus. Ikan ini hampir sama dengan Malawi eyebiter karena merupakan ikan lemon galak dan sering memakan ikan lemon kecil lainnya. ikan lemon venusturs memiliki nama ilmiah nimbochhromis venustus. Ikan ini juga bisa tumbuh hingga 20 sampai 30 cm. sama besarnya dengan ikan Malawi eyebiter.

Ikan venustus memiliki ciri warna kuning kehijauan dengan bercak cokelat pada tubuhnya. Sementara itu, pada venustus jantan terdapat becak warna biru di bagian kepalanya. Sehingga sangat mudah untuk anda membedakan ikan venustus jantan dan betina.

Jika anda ingin memelihara ikan ini, maka jangan memasukannya pada akarium yang sama dengan ikan lemon kecil. Akan tetapi jika terpaksa menyatukan dengan ikan yang lebih kecil, anda harus memasukkan ikan lain juga yang sama ukurannya dengan ikan venustus.

Cara memelihara ikan ini hampir sama dengan ikan lemon lainnya. Anda bisa memilih akuarium yang bisa menampung 114 liter. Akuarium ini dipiih karena dapat membuat ikan lemon bergerak lebih leluasa. Selain itu, buatlah persembunyian ikan seperti di habitat aslinya. Anda bisa menggunakan batu atau paralon berukuran besar.

Ikan lemon memang suka bersembunyi. Namun, pastikan batu atau paralon yang digunakan sudah dibersihkan terlebih dahulu. Sehingga tidak menimbulkan kotoran pada air. Untuk mendapatkan ikan venustus ini anda hanya memerlukan budget mulai dari lima ribu rupiah.

6. Red Empress

Jenis ikan lemon ini memiliki nama latin protomelas taeniolatus. Ikan ini sangat terkenal dan banyak ditemukan di toko ikan hias. Pasalnya, ikan lemon red empress ini memang memiliki warna yang indah. Selain memiliki nama red empress, ikan ini juga dikenal dengan nama Spindle Hap.

Red empress memiliki warna yang cantik seperti pelangi. Sehingga tidak heran jika ikan ini juga disebut sebagai ikan rainbow. Pada dasarnya, cara memelihara ikan lemon ini hampir sama dengan jenis lainnya, Anda harus mempersiapkan akuarium yang tepat, tidak besar dan tidak kecil agar ikan dapat bergerak dengan bebas. Jangan lupa juga untuk memberikan pakan yang berkualitas.

Anda bisa memberikan pakan berupa udang air asin, cacing sutera, kutu air pelet dan lain sebagainya. Namun, agar pertumbuhan lebih baik anda bisa mencari pelet khusus untuk ikan lemon. Selain pakan, tentu anda harus menjagaa kebersihan akuarium dan memberikan oksigen pada air.

Untuk membeli ikan red empress ini anda membutuhkan budget mulai dari lima ribu rupiah tergantung ukuran dan warnanya. Cukup murah bukan untuk ikan yang memiliki warna cantik?

7. Blue Moorii

Varian ikan lemon selanjutnya adalah blue moorii atau dikenal juga dengan ikan lemon biru. sesuai dengan julukannya, ikan ini memiliki warna biru pucat. Keunikan dari ikan ini adalah kepalnya yang menonjol seperti ikan louhan.

Bentuk kepala ini memang berbeda dibanding dengan ikan lemon pada umumnya. Ikan ini tumbuh mencapai 20 cm dan memiliki suhu optimum berkisar 75 hingga 78 fahrenheit.

Untuk memelihara ikan lemon ini anda harus memilih akuarium yang tepat. Selain itu, perhatikan pH air yang digunakan yaitu berkisar pada 6,9 hingga 7. Suhu air juga harus hangat sesuai dengan habitat aslinya. Suhu air untuk memelihara ikan ini berkisar pada 24 sampai 28 derajat celcius.

Ikan lemon juga senang bersembunyi. anda bisa membuat tempat persembunyian dari batu atau paralon yang diletakkan pada akuarium. Berikan pakan secara rutin dengan pakan yang berkualitas. seperti pelet khusus ikan lemon, cacin sutra dan udang kecil. Anda bisa mendapatkan ikan ini dengan harga mulai dari dua ribu rupiah per ekor tergantung dari ukurannya.

Itulah beberapa varian ikan lemon yang bisa menjadi referensi ikan hias anda. selain namanya yang unik, jenis ikan ini juga memiliki warna yang beragam dan termasuk ikan yang agresif. Anda bisa memilih macam ikan lemon yang paling disukai. Seperti ikan lemon biru, ikan lemon galak hingga ikan lemon dengan berbagai warna seperti ikan rainbow.

Baca Juga: Jenis Ikan Discus, Ciri Fisik, Karakteristik, Harga dan Gambar

Meskipun memiliki warna yang unik, namun ada banyak hal yang perlu diperhatikan. Hal ini dikarenakan ikan lemon termasuk ikan yang agresif, galak bahkan beberapa jenis termasuk ikan predator. Sehingga anda tidak bisa menyatukan ikan lemon predator dengan ikan lainnya yang berukuran lebih kecil. Pasalnya, ikan kecil tersebut bisa menjadi mangsa bagi ikan lemon yang berukuran lebih besar.

130 Jenis Ikan Discus, Ciri Fisik, Karakteristik, Harga dan Gambar

Jenis Ikan Discus – Ikan gepeng berwarna-warni yang mempunyai banyak penggemar ini berasal dari lembah sungai Amazon, Amerika Selatan. Ikan ini populer dikarenakan warnanya yang cerah dan memikat serta bentuknya yang unik. Tubuhnya bulat dan gepeng mirip cakram. Warna khas yang biasanya ada pada ikan ini adalah merah, biru, hijau, dan cokelat. Warna ini juga sesuai dengan jenis ikan discus masing-masing.

Jenis Ikan Discus, macam Ikan Discus

Klasifikasi Ikan Discus

  • Nama Ilmiah      : Symphysodon aequifasciatus
  • Filum                  : Chordata
  • Kelas                  : Actinopterygii
  • Ordo                  : Cichliformes
  • Family                : Cichlidae
  • Genus                : Symphysodon Heckel, 1840

Morfologi Ikan Discus

Ikan discus juga memiliki ukuran yang unik karena sama panjang dan sama tinggi. Ukurannya saat kecil hanyalah 2,5-5 sentimeter. Ikan ini tumbuh sangat cepat pada bulan-bulan awal dengan bertambah satu inci tiap bulan dalam tiga bulan. Setelah itu, pertumbuhan mereka melambat hingga mencapai ukuran penuh ikan dewasa, maksimal 15 atau 22 sentimeter. Berikut ulasan selengkapnya yang bias anda simak.

Jenis Ikan Discus di Dunia Paling Termahal

1. Snake Skin

Sesuai namanya, ikan discus ini bermotif sepeti kulit ular. Mereka mempunyai corak tipis vertikal yang berwarna merah atau biru. Karena keunikan coraknya, ikan ini sering dikawinsilangkan dengan berbagai jenis ikan discus lainnya supaya muncul corak baru dari jenis snake skin. Perkawinan silang yang pernah terjadi memunculkan ragam jenis baru seperti blue diamond snake skins, leopard snake skins, pigeon snake skins, dan red spotted golden leopard snake skins.

Ikan discus Snake Skin ini telah diketahui menghasilkan beragam varian baru seperti Pigeon Snake Skin, Leopard Snake Skin, Blue Diamond Snake Skin, dan Red Spotted Golden Leopard Snake Skin. Maka dari itu ikan discus jenis ini disebut-sebut memiliki harga termahal hingga mencapai jutaan. Namun supaya lebih tepat, berikut harga ikan discus Snake Skin berdasar ukurannya.

– Ukuran 5 cm: Rp 60.000

– Ukuran 15 cm: Rp 100.000

– Ukuran 20 cm: Rp 180.000

– Ukuran 25 cm: Rp 200.000

2. Super Red Melon

Anda penggemar warna merah? Jenis ikan discus Super Red Melon ini bisa menjadi pilihan pertama Anda. Warnanya tampak menyala dan memukau. Warna merah itu juga tampak pekat merata di seluruh tubuhnya tanpa imbuhan warna lain. Namun, Super Red Melon ini berbeda dengan jenis ikan discus Red Marlboro, yang berwarna jingga kemerahan dan ada warna putih di bagian kepalanya.

3. Green Discus

Ikan discus Green berasal dari sungai Amazon Tengah yang membentang melalui wilayah Santarem. Meliputi wilayah Danau Tefe di Brazil hingga sungai Putumayo di Peru Utara. Oleh karena itu, sebagian orang menyebutnya sebagai ikan Tefe desicus.

Ikan discus Green ini ditemukan pertama kali oleh Pallegrin di tahun 1904. Warnanya hijau kebiruan dengan corak garis-garis yang berwarna cokelat kemerahan. Ikan hijau ini menjadi unik diantara varian ikan discus yang dominan warna kemerahan. Sedangkan untuk daftar harganya Anda bisa lihat di bawah ini.

– Ukuran 5 cm: Rp 40.000

– Ukuran 15 cm: Rp 70.000

– Ukuran 20 cm: Rp 100.000

– Ukuran 25 cm: 120.000

4. Angel Blue Diamond

Ikan ini sangat unik dan ‘menyeramkan’. Jika malam hari Anda memperhatikan dengan seksama, ia akan mirip hantu malam yang matanya berpendar merah menyala dengan tubuh yang berwarna biru kehitaman. Meskipun begitu, ikan ini populer karena mempunyai warna biru di seluruh tubuhnya yang bergradasi.

Pada bagian tubuh utamanya terdapat warna biru seperti telur itik dan terdapat sedikit warna biru tua. Sedangkan di bagian siripnya, terdapat warna biru keputih-putihan. Kombinasi warna biru dari berbagai tigkat ini membuat ikan discus ini dinamai Angel Blue Diamond.

Dalam sorotan cahaya akuarium, warna biru keputihan pada bagian sirip ini akan tampak hidup dan menyala. Meski sering dibandrol dengan harga mahal karena padu padan warnanya, ikan discus Angel Blue Diamond ini tetap berkualitas dengan banyak penggemar.

Bagi penyuka biru, pasti tergila-gila dengan ikan discus yang ini. Warna matanya yang merah kontras dengan birunya membuat ikan ini tampak sangar.

– Ukuran 5 cm: Rp 50.000

– Ukuran 15 cm: Rp 80.000

– Ukuran 20 cm: Rp 110.000

– Ukuran 25 cm: Rp 140.000

5. Pearl Pigeon

Ikan ini memiliki warna dasar putih di sekujur tubuhnya dengan corak bintik-bintik yan berukuran kecil dan berwarna merah muda. Ikan discus jenis ini biasanya digunakan sebagai hiasan dan jarang dikawinkan silang untuk pembibitan.

Ikan ini tampak mirip seperti Red Ribbon namun berukuran kecil. Harganya pun lebih murah, lumayan jika tabungan Anda belum sampai untuk Red Ribbon, namun Anda menginginkan coraknya.

– Ukuran 5 cm: Rp 75.000

– Ukuran 15 cm: Rp 120.000

– Ukuran 20 cm: Rp 160.000

– Ukuran 25 cm: Rp 200.000

6. Red Marlboro

Seperti disinggung sebelumnya, ikan ini berwarna merah kombinasi jingga di tubuh bagian belakang. Namun, di bagian kepalanya ikan ini berwarna putih kekuning-kuningan dengan warna mata merah menyala. Sesuai namanya, ikan discus ini bermotif seperti kemasan rokok yang terkenal di pasaran.

Dengan perpaduan merah, jingga dan putih, ikan ini menjadi favorit penyuka warna merah. Sedangkan untuk harga pasarannya adalah sebagai berikut.

– Ukuran 5 cm: Rp 60.000

– Ukuran 15 cm: Rp 100.000

– Ukuran 20 cm: Rp 140.000

– Ukuran 25 cm: 180.000

7. Red Ribbon

Ini dia jenis ikan discus yang paling mahal. Ikan ini dikenali dari corak garis berwarna merah dengan dasar warna putih kekuningan sebagai dasarnya. Yang membuat ikan ini mahal karena coraknya yang berpola bulat nampak abstrak. Sirip ikan ini berwarna bening kemerahan yang menambah daya tariknya di mata penggemar ikan discus. Ikan merah kekuningan dengan corak warna putih ini tampak indah dan tentu saja mahal. Berikut harga-harganya:

– Ukuran 5 cm: Rp 80.000

– Ukuran 15 cm: Rp 150.000

– Ukuran 20 cm: Rp 200.000

– Ukuran 25 cm: Rp 250.000

8. Golden Yellow Diamond

Ikan discus mungil ini berwarna kuning keemasan di seluruh tubuhnya tanpa sentuhan warna lain. Meski polos begitu, ikan jenis ini lumayan merogoh kocek jika dijual saat dewasa. Jenis ikan discus yang kuning keemasan ini cocok untuk akuarium di ruangan Anda yang berwarna gelap. Warnanya yang menyala akan memberi sentuhan tersendiri pada dekorasi ruangan Anda. Dan jika ingin memilikinyam berikut daftar harga ikan tersebut.

– Ukuran 5 cm: Rp 50.000

– Ukuran 15 cm: Rp 75.000

– Ukuran 20 cm: Rp 100.000

– Ukuran 25 cm: Rp 120.000

9. Checkerboard Pigeon

Ikan discus jenis Checkerboard Pigeon ini bercorak sangat bagus dengan warna dasar putih dan dihiasi garis-garis merah di seluruh tubuhnya. Selain warna tersebut, ikan ini juga mempunyai warna kuning di bagian kepala. Sedangkan matanya berwarna selaras dengan garis-garis pada tubuhnya. Kombinasi warna warni yang kompleks pada jenis ini membuat keunikan tersendiri di mata pengagumnya.

Dengan corak yang mengandung unsur merah kekuningan dan putih, jenis ikan discus ini dibandrol dengan harga berikut.

– Ukuran 5 cm: Rp 50.000

– Ukuran 15 cm: Rp 80.000

– Ukuran 20 cm: Rp 110.000

– Ukuran 25 cm: Rp 150.000

10. Brown Discus

Discus jenis ini berwarna lebih kalem daripada jenis diskus lainnya. Warnanya terdiri dari campuran cokelat dan kuning dalam sembilan garis vertikal. Namun seiring dengan pertumbuhan usianya, garis-garis tersebut akan memudar.

Orang kemudian menjadikan tanda garis tersebut untuk mengetahui usia ikan discus ini. Dalam kondisi yang baik dan optimal, corak warna ikan ini akan berkembang dengan kombinasi jingga, merah, bahkan biru di sekitar sirip ekor, sirip perut dan kepala.

Ikan discus Brown ini sangat sensitif terhadap kondisi air habitatnya. Bahkan tingkat kejernihan warnanya tergantung pada kehidupannya yang terawat atau tidak. Misalnya, ikan ini akan muncul corak jingga ketika dia banyak mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung karotin.

11. Heckle Discus

Ikan ini dinamai Heckle Discus sebab ditemukan pertama kali oleh Doktor Heckle di tahun 1840. Ikan ini mempunyai ciri khusus yang disebut ‘Heckle Bars’ yang berupa garis-garis khusus. Satu garis terdaat di sekitar mata, kemudian garis yang lain terdapat pada sirip dubur. Namun ada juga garis-garis yang tampak lebih tipis tampak di sekitar tengah tubuhnya.

Heckle discus termasuk jenis yang harus ekstra dijaga karena susah untuk diternakkan dan sering dimangsa predator di habitat aslinya. Selain itu, ikan Heckle Discus ini lebih cocok di air yang sangat hangat ketika diternakkan dibandingkan ikan discus lainnya.

12. Albino White Snake

Ikan discus ini berwarna putih di sekujur tubuhnya seperti tampilan ular putih pada umumnya. Sirip punggungnya nampak tumbuh lebih lebar dari sirip perut dan ekornya. Ikan ini mempunyai mata merah yang tampak kontras dengan warna putih di seluruh tubuhnya.

14. Red Turquoise

Bercorak seperti jenis Snake Skin, ikan discus Red Turquoise ini bercorak totol-totol dengan garis vertikal. Garis-garis vertikal yang tampak berjumlah enam ini melintasi tubuhnya kecuali sirip dan kepala.

15. Golden Red Spotted

Ikan ini berwarna dasar kuning keemasan di seluruh tubuhnya dan memiliki corak titik-titik berwarna merah. Kedua mata kecilnya juga berwarna sama dengan titik-titik pada permukaan tubuhnya.

16. Red Dragon

Berwarna dasar putih, ikan discus ini memiliki corak unik menyerupai batik berwarna merah. Kepalanya dominan ditutup warna merah dengan warna mata hitam.

17. Wild Santarem Reds

Sesuai namanya, ikan discus ini berasal dari area Santarem, sekitar Amazon. Ikan ini tergolong wild discus yang berarti ikan liar asli dari sungai Amazon dan bukan hasil perkawinan silang. Tubuhnya ditutupi warna jingga kemerahan dengan warna sirip abu kehitaman, baik sirip punggung, perut atau ekor.

18. Jewels Diamond Spots

Ikan ini mempunyai warna dasar putih kekuningan di seluruh tubuhnya dan mempunyai bintik-bintik berwarna merah. Matanya mengikuti corak dari bintik di tubuhnya.

19. Hi Body Turquoise

Motif garis-garis mendominasi ikan discus jenis ini. Seluruh permukaan tubuhnya dihiasi garis-garis vertikal dari bagian kepala hingga dubur. Garis-garis berwarna cokelat ini tampak kontras dengan warna dasar putih kehijauan dari ikan Hi Body Turquoise ini.

20. Crimson Spotted

Nampak seperti hologram, ikan discus Crimson Spotted berwarna paduan merah muda, turquoise, dan biru. Pada bagian sirip punggungnya berwarna merah muda, sedangkan sirip dubur dan ekornya berwarna turquoise. Pada bagian tubuhnya terdapat kombinasi gradasi warna biru, turquoise dan merah muda dengan garis-garis vertikal berwarna biru. Jenis ikan discus ini kepalanya berwarna merah muda dan matanya berwarna hitam.

21. Leopard Diamond Spots

Ikan ini tidak kalah unik dan menarik. Ia hadir dengan berbagai motif mengesankan berupa garis-garis. Garis tersebut lebih mirip bercak mengingat penampakannya yang terputus-putus. Warna jenis ini cukup variatif mulai dari putih, semi coklat, hingga kuning dan oranye.

22. Golden Panda

Tentu saja warna jenis ikan discus yang satu ini juga sangat dekat dengan warna keemasan. Ia pun hadir dengan khas bentuk ikan discusnya. Sedangkan untuk perpaduannya, ada warna hitam di sekeliling tubuh ikan yang menghiasi hingga ke ekornya.

23. Leopard Yellow Diamond

Kalau jenis leopard sebelumnya mengandung garis yang terputus-putus, beda sekali dengan yang ini. Jenis ini lebih pekat warna kuningnya. Memang di tubuhnya ada gradasi warna, namun tidak ada motif khusus yang menyertainya. Kecuali di sisi atas bawah dan belakang ikan yang berkombinasi dengan warna hitam.

25. Green Mamba

Ikan discus jenis ini tampak mewah warnanya dengan disertai warna emas di beberapa sisi yang mengkilap. Sedangkan warna dasarnya adalah hijau yang lebih mirip ke tosca. Untuk bentuk, ia standar saja sebagaimana discus pada umumnya.

26. Hi-Fin Diamond

Jenis yang satu ini tampak polos namun disertai gradasi warna. Warna yang mendominasinya adalah birud dan hampir tidak ada perpaduan warna lainnya. Yang nampak hanyalah warna gelap di bagian ekor.

27. Brilliant Blue

Jenis disucs yang satu ini tampak sangat menarik dengan bentuk tubuh khas ikan disucsnya. Sedangkan penampilannya tampak memiliki garis bergelombang berwarna biru. Selain warna biru ada juga kombinasi warna semacam coklat pada tubuhnya yang menambah keindahan dan kemewahan ikan ini.

28. Golden Sunrise

Jenis ini memang memiliki warna yang sangat mirip dengan sunrise atau matahari terbit. Ini membuatnya tampak menyenangkan dipandang. Ada lagi yang membuatnya lebih mirip lagi dengan sunrise, yakni perpaduan warna. Selain warna oranye pekat, ada juga sentuhan warna kuning termasuk sebagai motif bercak-bercak pada ikan tersebut.

29. Cobalt Blue

Sesuai namanya tentu saja ikan yang satu ini berwarna biru. Selain biru, ada juga sentuhan warna hitam keabu-abuan pada tubuhnya. Bentuk corak pada ikan ini sangat unik dan menarik sehingga kedua warna tersebut menghasilkan keindahan tersendiri. Dengan warna dasar biru, ada garis hitam pedek di pinggir ikan dan motif hitam lebar di bagian tengahnya.

30. Giant Violent Blue

Dilihat dari motifnya, ikan ini sangatlah menarik. Ia tampak begitu mewah dengan warna biru mirip sisik pada tubuhnya. Belum lagi ditambah dengan beberapa gradasi warna gelombang yang membuatnya tampak semakin indah. Di bagian ekor dan sekelilingnya, jenis ini berwarna hitam.

31. Marine Blue

Ikan yang satu ini memang mengandung warna biru. Namun tidak lebih cenderung ke biru tua, bahkan seolah ada perpaduan dengan hijau tosca. Ini membuatnya sangat menairk. Demikian juga motif ikan yang unik dengan ekor biru menawan yang menyertainya.

32. Fire Works

Ikan discus jenis ini memiliki motif yang unik, yakni semacam garis putus-putus yang memenuhi tubuhnya. Untuk warna sendiri dasar kulit ikan berwarna putih, kemudian motifnya berwarna oranye. Di samping itu ada juga tambahan warna kuning pada bagian ekor dan kepala ikan meski tidak mendominasi.

33. Crimson Stopped

Jenis yang satu ini memiliki warna tubuh yang begitu menarik. Ada perpaduan banyak warna mulai dari pink, hijau, biru, oranye hingga biru keunguan. Perpaduan tersebut tersebar dibagian tubuhnya pada masing-masing part.

34. Golden Mosaic

Ikan ini memiliki motif yang mirip mozaik pada tubuhnya. Karena itulah dinamakan sedemikian rupa. Sedangkan warna dasarnya adalah warna emas yang berpadu dengan warna netral putih. Pada motif juga ada sentuhan warna oranye yang kian membuatnya menarik.

35. Melon Red

Jika melihat namanya saja, tentu sudah bisa dibayangkan bahwa ikan ini berwana merah. Dan memang benar demikian bahwa dominasi warnanya adalah merah. Namun ada juga warna putih sedikit kuning yang menjadi kombinasi pada tubuhnya. Karena itulah menjadi mirip-mirip dengan lemon. Bentuk ikan ini tanpak simple namun tetap saja sangat menarik.

Jenis Ikan Discus Lainnya :

36. Yellow White

37. Yellow Marlboro

38. White Face Marlboro Red

39. White Eruption

40. White Dragon

41. White Diamonds

42. White Butterfly

43. Web Pigeon

44. Violet Reflection

45. Tangerine Dream

46. Turquoise Pigeon

47. Super Red Turquoise

48. Super Red Royal

49. Super Blue Angel

50. Super Angel Diamond

51. Sunshine

52. Sunset Tiger

53. Striated Cobalt

54. Striated Blue Turquoise

55. Spotted Pigeon

Itulah tadi penjelasan lengkap tentang jenis ikan discus, karakteristik, dan harganya di pasaran. Sudah mejadi rahasia umum bagi pencinta ikan hias bahwa ikan discus ini menyaingi pamor ikan louhan. Ikan ini bercorak warna terang sehingga cocok untuk dipajang di akuarium hias.

Harga ikan discus ini juga bervariasi sesuai corak dan warnanya. Semakin kompleks coraknya atau semakin rumit proses ternak dan perkawinan silangnya, harganya juga semakin tinggi. Seperti ikan hias unik lainnya, ikan discus memiliki perawatan yang khusus sehingga dibutuhkan kesabaran dan ketekunan

12 Cara Merawat Ikan Manfish Bagi Pemula

Merawat Ikan ManfishIkan manfish, bidadari angelfish atau layang-layang adalah jenis ikan hias air tawar yang mempunyai banyak peminat. Ikan hias ini banyak diburu, karena keindahan warnanya. Disamping itu ikan manfish mempunyai bentuk tubuh yang unik sehingga semakin banyak penggemarnya. Bagi para penggemar ikan hias, harus mengetahui trik dan cara merawat ikan manfish, agar ikan peliharaannya bisa tumbuh dengan baik dan sehat.

Merawat Ikan Manfish

Memelihara ikan manfish tidak berbeda jauh dengan memelihara ikan hias lainnya. Tempat hidup, makanan, dan cara merawat ikan adalah hal pokok yang harus diperhatikan dalam memelihara ikan manfish. Karena ketiga hal tersebut sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan ikan manfish. Lalu bagaimana cara merawat ikan manfish yang benar? Berikut hal- hal yang harus diperhatikan.

Cara Merawat Ikan Manfish Bagi Pemula

1.Tempat Hidup Ikan Manfish

Ikan manfish atau yang biasa disebut angelfish, adalah jenis ikan hias air tawar yang berasal dari perairan Amerika Selatan. Ikan yang masih sebangsa dengan ikan chichild ini juga hidup di perairan Amazon, Brazil, Columbia dan Peru. Di habitat asalnya, ikan ini menyukai tempat yang terlindung, cenderung gelap dan mempunyai aliran air yang tenang.

Besar ikan ini rata-rata antara 7, 5 – hingga 15 cm. Tetapi pada tempat hidup yang luas, ikan manfish bisa mencapai ukuran badan hingga 25 cm. Ikan manfish termasuk ikan yang selalu terlihat tenang, meskipun sebenarnya ikan ini juga bisa agresif. Gerakan berenang yang dilakukan membentuk pola zig zag atau berbelok-belok.

Uniknya, ikan manfish mempunyai bentuk tubuh mirip layang-layang dengan kedua sirip perut dan punggung panjang melengkung menuju ekor. Bentuk tubuhnya pipih sehingga sekilas mirip dengan bentuk busur panah. Ikan manfish juga mempunyai sulur panjang di bagian kepala bawah. Ikan manfish juga disebut ikan layang-layang.

Melihat bentuk anatomi ikan manfish dan memperhatikan habitat asalnya, ikan manfish membutuhkan tempat yang luas untuk hidupnya. Idealnya, luas tempat hidup yang diperlukan adalah tiga kali dari ukuran tubuhnya. Hal ini dikarenakan bentuk ikan manfish yang pipih dan lebar serta mempunyai sirip yang panjang, maka ikan membutuhkan tempat yang luas untuk luas tempat hidupnya.

Disamping membutuhkan tempat yang cukup luas, cara merawat ikan manfish yang harus diketahui adalah air yang digunakan untuk memelihara ikan ini. Karena ikan manfish termasuk jenis ikan hias air tawar, maka air yang digunakan adalah air tawar. Kadar keasaman air yang dibutuhkan adalah air dengan ph sekitar 6-8. Ikan manfish juga termasuk ikan tropis, maka ikan ini membutuhkan air dengan suhu 25-28 derajat celcius.

2. Pembibitan Ikan

Untuk mendapatkan ikan manfish yang baik dan sehat, harus dimulai dari pemilihan bibit ikan yang baik dan sehat pula. Bagi penggemar ikan hias, memilih bibit ikan yang akan dipelihara bisa dilakukan dengan langsung membeli di toko penjual ikan hias. Sekarang sudah banyak toko penjual ikan hias yang menyediakan berbagai jenis bibit ikan hias termasuk bibit ikan manfish. Disini para peternak ikan hias bisa memilih bibit ikan hias yang baik.

3. Mendapatkan Bibit

Memilih bibit ikan manfish yang baik dan sehat merupakan salah satu cara merawat ikan manfish yang harus diketahui para penggemar ikan hias. Bibit ikan yang baik dan sehat adalah, warna ikan cerah dan tidak pucat. Gerak ikan juga harus terlihat lincah dan agresif. Disamping itu, bibit ikan mempunyai organ lengkap dan tidak cacat, serta mempunyai proporsi tubuh yang seimbang mulai kepala hingga ekornya.

Tetapi, sekarang penggemar ikan manfish juga bisa melakukan pembibitan sendiri. Yang perlu diketahui apabila ingin melalukan pembibitan sendiri adalah, sifat-sifat dari ikan manfish. Ikan manfish adalah ikan yang menyukai tempat yang gelap dan air yang tenang. Jadi untuk melakukan pembibitan, ikan harus ditempatkan di tempat yang agak gelap dan airnya juga tenang.

4. Proses Pembibitan

Pembibitan bisa dilakukan dengan memasangkan ikan jantan dan betina yang sudah cukup umurnya, yaitu setelah ikan berumur 7 bulan. Biasanya, ikan betina yang sudah cukup matang akan memisahkan diri. Pada masa ini ikan betina bisa dipindahkan ke tempat pemijahan di akuarium tersendiri. Setelah telur matang dan dibuahi, telur bisa ditempatkan di tempat penetasan dan akan menetas sekitar 2-3 hari.

5. Merawat Larva dan Perawatan Bibit

Telur yang sudah menetas akan menjadi larva. Pada masa ini sebaiknya larva mulai diberikan makan berupa makanan alami yaitu cacing arthemia sp. Pemberian makanan ini sampai larva berumur sekitar 2 minggu. Setelah berumur 2 minggu hingga 1 bulan, sudah bisa dilakukan panen bibit ikan manfish. Pada masa ini, bibit ikan bisa dipindahkan ke dalam bak fiber hingga bibit ikan berumur 2 bulan

Cara merawat ikan manfish pada umur 2 bulan ini harus benar-benar diperhatikan, karena akan menentukan kualitas ikan manfish yang akan dipelihara. Pada dasarnya ikan manfish termasuk ikan yang produktif, dengan sekali bertelur, keberhasilan penetasan yang dilakukan bisa mencapai 70-90%. Bibit ikan manfis sendiri bisa dipanen setelah berumur 2 bulan dengan ukuran tubuh sekitar 3-5 cm.

Tips dan Cara Perawatan Ikan Manfish Harian

Memiliki ikan hias yang sehat dan indah adalah keinginan setiap pemiliknya. Ikan manfish yang sehat, lincah dan memiliki warna yang bagus tergantung dari bagaimana cara merawat ikan manfish yang dilakukan sehari-hari. Ada beberapa hal yang sangat berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan ikan manfish yang dipelihara. Diantaranya adalah:

1. Ukuran akuarium

Akuarium adalah tempat ikan hidup sehari-harinya. Keadaan akuarium sangat bepengaruh pada kesehatan ikan manfish yang diperlihara. Pertama, yang harus diperhatikan adalah ukuran akuarium. Ikan manfish membutuhkan tempat hidup yang luas. Hal ini dimaksudkan untuk memberiakan ruang gerak yang cukup mengingat bentuk anatomi tubuhnya yang lebar.

2. Kondisi dan kebersihan air

Memelihara ikan manfish di akuarium sebaiknya menyesuaikan dengan habitat asli ikan jenis ini. Ikan manfish bisa hidup dengan baik pada air tawar dengan suhu berkisar antara 25-28 derajat celcius. Ikan ini juga tidak bisa hidup di air yang memiliki kadar keasaman yang tinggi. Jadi air di akuarium diusahakan untuk memiliki ph 6-8.

Kebersihan air juga sangat berpengaruh bagi kesehatan ikan. Sebaiknya air dibersihkan dengan cara dikuras secara berkala. Pengurasan bisa dilakukan dengan sistem pengurasan air secara keseluruhan / mengganti air seluruhnya dengan air baru. Yang perlu diperhatikan pada pengurasan air secara keseluruhan ini adalah, air baru yang akan digunakan harus diendapkan dulu minimal selama 24 jam.

Akuarium lebih baik bila dilengkapi dengan filter yang bisa menjaga air tetap jernih. Karena filter ini bisa menyerap kotoran dalam air yang disebabkan oleh sisa makanan ikan dan feses ikan itu sendiri. Air akuarium juga harus menpunyai kandungan oksigen yang cukup yang diperlukan untuk pernafasan ikan. Keadaan ini bisa diciptakan dengan memasang aerator pada akuarium.

3. Pemberian pakan ikan

Makanan sangat berpengaruh pada pertumbuhan dan kesehatan ikan manfish. Karena dari makanan ini ikan mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhannya. Para penggemar ikan manfish sebaiknya mengetahui makanan apa saja yang bisa diberikan dan apa kegunaannya. Hal ini bertujuan agar makanan yang diberikan benar-benar tepat sesuai dengan yang dibutuhkan ikan.

Makanan ikan manfish ada beberapa macam, yaitu makanan alami dan makanan tambahan. Makanan alami bisa berupa udang, cacing, dan jentik nyamuk. Sementara makanan buatan bisa berupa pelet yang biasa dijual di toko pakan ikan. Pelet juga bermacam-macam, ada pelet yang khusus untuk pertumbuhan ikan, ada juga pelet khusus untuk membentuk warna pada ikan manfish.

4. Memperhatikan kesehatan ikan

Tips cara merawat ikan manfish yang tak kalah penting adalah menjaga kesehatan ikan manfish. Penggemar ikan manfish harus jeli memperhatikan ikan peliharaannya, apakah ikan dalam keadaan sehat atau sakit.

Mengetahui ikan yang sakit bisa dilakukan dengan melihat gerak ikan. Apabila ikan yang biasanya aktif bergerak tiba-tiba diam atau menyendiri di dasar akuarium, kemungkinan ikan tersebut sedang sakit.

Selain dari geraknya, ikan yang sedang sakit juga bisa dilihat dari makanan yang diberikan. Apabila ikan jarang menyentuh makanan yang diberikan, bisa dipastikan ikan tersebut sedang sakit. Ikan yang sakit biasanya juga terlihat dari warna kulitnya yang jadi kusam dan tidak cerah. Selain itu nafas ikan juga akan lebih cepat, yang bisa dilihat dari pergerakan insangnya.

Ikan yang sakit sebaiknya segera dipindahkan ke tempat lain. Hal ini bertujuan agar bisa dilakukan perawatan tersendiri pada ikan tersebut. Selain itu juga untuk menjaga agar tidak menular pada ikan lainnya. Karena biasanya, ikan yang sakit akan cepat sekali menular pada ikan yang berada satu tempat dengannya. Untuk mengantisipasi hal ini, sebaiknya ikan yang sakit segera dipindahkan ke tempat lain.

Perawatan Ikan Manfish dari Penyakit

Ikan manfish sangat rentan terhadap serangan penyakit, terutama yang disebabkan oleh parasit. Sebenarnya ukuran parasit bila dilihat dengan mata biasa, meskipun sangat kecil. Tetapi bila tidak teliti, parasit bisa menyerang ikan tanpa diketahui. Untuk itu, bagi penggemar ikan manfish harus benar-benar memperhatikan ikan peliharaannya apakah ikan dalam kondisi sehat atau sakit.

1. Penanganan Pertama Pada Ikan

Parasit yang menyerang ikan manfish ada bermacam-macam. Diantaranya cacing jarum yang menyerang ikan dengan cara menusuk. Ada juga parasit dari jenis cacing kulit. Parasit ini akan menyerang ikan, kulit, dan sirip ikan yang mengkibatkan kulit ikan nampak kusam dan juga bisa menimbulkan luka.

Selain parasit, penyakit ikan manfish juga bisa disebabkan oleh bakteri. Berbeda dengan parasit yang bisa dilihat dengan mata biasa, bakteri memiliki ukuran tubuh yang sangat kecil sehingga tidak bisa dilihat dengan mata biasa dan harus menggunakan mikroskop untuk melihatnya. Bakteri ini biasanya menyerang bagian pencernaan ikan yang menyebabkan ikan kehilangan nafsu makannya.

2. Perawatan untuk Ikan yang Sakit

Cara merawat ikan manfish yang sakit tidak sama dengan ikan-ikan lainnya yang sehat. Harus diberikan perawatan khusus agar ikan segera sehat kembali. Bila mendapati ikan dengan gejala sakit, langkah pertama yang harus dilakukan adalah memindahkan ikan ke tempat lain untuk melakukan perawatan. Hal ini juga bertujuan agar ikan-ikan lainnya tidak tertular.

Sebelum mengobati, terlebih dahulu harus diketahui penyebab ikan sakit. Apakah ikan sakit disebabkan parasit atau bakteri, atau ada sebab lainnya. Penyebab ikan sakit bisa dilihat dari gejala yang ditunjukkan. Ikan yang sakit disebabkan parasit, biasanya akan ditemukan luka di tubuhnya, karena parasit menyerang bagian luar tubuh.

3. Tahap Pengobatan

Ikan yang sakit disebabkan parasit, biasanya menunjukkan gejala warna ikan memudar / jadi pucat. Atau ada luka yang ditemukan di tubuh. Dalam kondisi ini, ikan bisa diberikan obat berupa formalin 25 % dan Na Cl 500 ppm yang dimasukkan dalam air akuarium. Hal ini mengingat arena parasit biasanya hidup di air yang kurang terjaga kebersihannya.

Sementara ikan yang sakit karena serangan bakteri biasanya menunjukkan gejala seperti kehilangan nafsu makan, gerak ikan jadi lamban dan cenderung diam di dasar akuarium. Ikan yang sakit karena serangan bakteri bisa diberikan oxytetracyclin 5-10 ppm. Sebelum diberikan, obat ini bisa direndam terlebih dahulu selama 24 jam atau sehari semalam.

4. Hal-hal yang Harus Diperhatikan

Yang harus diperhatikan dalam perawatan ikan yang sedang sakit adalah makanan ikan. Harus dipastikan, ikan tetap mendapat asupan makanan yang cukup, karena makanan ini diperlukan untuk membentuk ketahanan tubuh ikan. Apabila daya tahan tubuhnya bagus, ikan akan bisa segera sehat kembali dan juga tidak mudah terserang bakteri / parasit.

Selain itu, cara merawat ikan manfish terutama ikan yang sedang sakit, harus diperhatikan kebersihan air dalam akuarium. Karena bakteri dan parasit dapat hidup dengan subur pada air yang kurang terjaga kebersihannya. Untuk itu, kebersihan air ini harus benar-benar diperhatikan agar ikan yang dipelihara dapat terhindar dari penyakit.

Tips dan Cara Pemberian Pakan Ikan Manfish

Makanan adalah faktor utama bagi pertumbuhan dan perkembangan ikan manfish. Makanan yang cukup dan sehat akan membuat ikan tumbuh dengan baik dan juga sehat. Sebaliknya, apabila makanan yang diberikan kurang atau tidak memenuhi kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan, maka akan dapat mengganggu pertumbuhan dan kesehatan ikan.

Memberikan makanan pada ikan manfish tidak bisa dilakukan dengan sembarangan. Ada beberapa tips yang harus diperhatikan, agar makanan yang diberikan benar- benar bermanfaat bagi ikan dan tidak terbuang percuma. Berikut beberapa tips yang harus diperhatikan dalan memberikan pakan bagi ikan manfish.

1. Memberikan makanan sesuai umur ikan

Dalam perkembangannya, ikan manfish memiliki fase-fase tertentu. Jadi pemberian pakan harus disesuaikan dengan perkembangannya. Untuk ikan manfish yang masih dalam bentuk larva, makanan yang diberikan adalah makanan alami berupa arthemia sp (kutu air) . Setelah ikan berumur 2 minggu hingga 2 bulan, makanan gang diberikan adalah cacing jenis tubifex dengan pertimbangan bentuk mulut ikan yang cenderung kecil.

Setelah usia 2 bulan ikan manfish bisa diberikan makanan tambahan berupa pelet. Makanan tambahan ini untuk memenuhi kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan ikan seiring bertambahnya umur dan ukuran ikan. Makanan tambahan biasanya berupa pelet yang bisa didapatkan di toko penjual pakan ikan. Pelet ada 2 macam, yaitu pelet untuk kebutuhan nutrisi, dan pelet untuk membentuk warna pada kulit luar ikan.

2. Memberikan makanan dengan bergantian

Memberikan makan pada ikan manfish sebaiknya dilakukan secara bergantian. Dalam artian, pemberian makanan diberikan secara bergantian antara makanan alami dan makanan tambahan. Hal ini bertujuan agar ikan tidak merasa bosan dan juga agar kebutuhan nutrisi ikan terpenuhi. Disamping itu perlu diketahui, ikan manfish termasuk ikan omnivora, jadi makanan tambahan perlu untuk diberikan.

3. Jangan berlebihan memberi makan ikan

Ikan manfish adalah ikan hias yang berukuran kecil. Ukuran tubuhnya hanya sekitar 7, 5 cm. Ukuran tubuh yang cenderung kecil ini juga berpengaruh pada jumlah makanan yang dibutuhkan. Ikan manfish hanya perlu diberikan makan 2 kali sehari, yaitu pagi dan sore hari. Memberikan makan yang berlebihan, akan membuat kotor air karena sisa makanan yang tidak dimakan oleh ikan.

Ikan manfish sebenarnya tidak terlalu sulit untuk dipelihara asalkan mengetahui cara merawat ikan manfish yang benar. Apalagi ikan ini juga termasuk jenis ikan yang gampang sekali dikembangbiakkan, jadi tidak akan kesulitan untuk mendapatkannya. Selain itu, ikan manfish tergolong ikan yang mudah beradaptasi dengan lingkungan tempat dia tinggal.

Ikan yang mempunyai beberapa jenis ini menjadi sangat populer karena keunikan bentuk tubuhnya serta keindahan warna pada kulit luarnya. Hal ini yang membuat ikan manfish semakin melambung tinggi harga jualnya. Ingin memelihara ikan manfish? Silahkan menyimak beberapa tips yang sudah diuraikan di atas terlebih dahulu.

50 Jenis Ikan Manfish, Ciri Fisik, Karakteristik, Harga dan Gambar

Jenis Ikan Manfish – Memelihara ikan hias menjadi kepuasan tersendiri bagi penghobi ikan dalam aquarium. Banyaknya jenis ikan dengan warna dan bentuk cantik, bisa dijadikan sebagai koleksi untuk menempati aquarium yang ada di rumah anda. Terdapat beberapa jenis habitat ikan yang bisa anda koleksi, diantaranya yakni ikan yang hidup pada airi tawar dan ikan yang hidup pada air asin.

Jenis Ikan Manfish, Macam Ikan Manfish, Jenis Ikan angelfish, Jenis ikan bidadari, macam ikan layang-layang

Banyak ikan ikan hias yang memiliki bentuk tubuh dan corak sisik yang menawan, salah satunya bisa anda temukan pada ikan manfish. Ikan hias yang akrab dengan sebutan angelfish, ikan bidadari atau ikan layang-layang lantaran memiliki bentuk yang sangat indah menjadi koleksi di aquarium yang anda miliki. Terdapat beberapa jenis ikan manfish yang bisa anda jumpai pada toko ikan hias.

Klasifikasi Ikan Manfish

  • Nama Ilmiah      : Pterophyllum scalare
  • Filum                  : Chordata
  • Kelas                  : Actinopterygii
  • Ordo                  : Cichliformes
  • Family                : Cichlidae
  • Genus                : Pterophyllum scalare (Schultze, 1823)

Habitat Ikan Manfish

Ikan manfish merupakan salah satu jenis ikan hias air tawar yang hidup diperairan tenang serta bayak tumbuhan. Ikan ini berasal dari Brazil, Kolombia dan Peru tepatnya di Amerika Selatan Sungai Amazon. Walaupun berasal dari luar negeri, manfish ini mudah sekali dibudidayakan.

Morfologi Ikan Manfish

Anglefish atau manfish memiliki ciri fisik yang tidak dimiliki ikan lain. Ciri fisik yang berbeda dari lainnya yaitu bentuk tubuh pipih disertai dengan sirip bagian atas, bawah dan ekor yang memanjang. Gerakan ikan ini cenderung lambat, bahkan gerakannya seperti layang-layang. Maka dari itu ikan ini sering disebut sebagai ikan layang-layang.

Dilihat dari morfologi secara umum, rata-rata ikan manfish memiliki warna tubuh perak serta ada garis vertikal melintang. Pada bagian mata, ikan ini memiliki mata warna merah. Untuk ukuran tubuh, ikan layang-layang dapat mencapai 7.5 sampai 25 cm.

Kumpulan Macam Jenis Ikan Manfish

1. Zebra Angelfish

Ikan manfish zebra ini sejatinya memiliki garis vertikal pada sisik tubuhnya, sehingga pola garis yang terbentuk menyerupai garis pada tubuh hewan zebra. Ikan hias ini memiliki banyak penggemar, sehingga akan mudah untuk dijumpai di toko penjual ikan hias. Pola sisik yang menawan, menjadi ikan manfish zebra banyak diburu kolektor ikan hias.

Sebenarnya, ikan manfish zebra memiliki warna dasar hijau pada tubuhnya. Terdapat pola 4 garis warna hitam pada tubuh ikan ini yang menyerupai bentuk pola pada zebra. Kemudahan dalam hal perawatan ikan ini, menjadi daya tarik untuk anda bisa mengkoleksinya.

Untuk harga dari ikan manfish jenis zebra persatunya memiliki perbedaan satu wilayah dengan wilayah lainnya. Namun, untuk harga normal ikan manfish jenis zebra memiliki kisaran antara 5.000 rupiah hingga 7.000 ribu rupiah.

2. Slayer Black And White Angelfish

Jenis ikan manfish selanjutnya yakni dengan jenis slayer black and white. Bagi kolektor ikan hias, jenis ikan manfish satu ini sangat difavoritkan. Hal tersebut lantaran, ikan ini memiliki corak tubuh yang cukup unik untuk menjadi penghuni aqarium anda di rumah.

Keunikan corak yang dimiliki pada ikan manfish jenis slayer black and white, membuat ikan hias tersebut menjadi primadona. Sesuai dengan namanya, tubuh ikan ini memiliki corak putih dan hitam secara vertikal. Untuk panjang ikan tersebut, bisa mencapai 20 cm dan memiliki potensi untuk bertambah panjang seiring dengan usia ikan manfish slayer black and white.

Untuk urusan harga, manfish slayer black and white ini bias dikatakan tergolong lebih mahal. Untuk bisa anda jadikan sebagai kolektor di aquarium, anda bisa membeli ikan manfish jenis slayer balck and white dengan harga 10.000 ribu rupiah sebagai harga terendah. Sedangkan harga tertinggi mencapai 25.000 ribu rupiah per ekornya.

Harga yang tercantum tersebut hanyalah kisaran saja. Harga ikan manfish slayer black and white memiliki potensi perubahan tergantung panjang ikan dan keunikan corak. Setiap wilayah juga memiliki kisaran harga yang berbeda-beda untuk jenis ikan manfish slayer balck and white tersebut.

3. Marble Angelfish

Ikan jenis manfish selanjutnya yakni ikan dengan memiliki corak seperti marmer. Pada bagian kepala ikan tersebut, ada warna sedikit kuning lemon. Sirip ikan ini memiliki garis hitam vertikal. Memiliki corak warna yang juga tergolong menarik, ikan manfish jenis marble cukup sosok bila anda jadikan untuk ikan peliharaan di aquarium.

Untuk bisa mengkoleksi ikan manfish dengan jenis marble, pecinta ikan hanya perlu mengeluarkan dana sekitar 5.000 ribu rupiah sampai dengan 7.500 ribu rupiah untuk membeli satu ekornya.

Kemudahan dalam merawat ikan jenis manfish, membuat kolektor ikan cukup senang untuk memelihara ikan manfish di aquarium yang dimiliki. Harga yang cenderung mudah dijangkau, menjadi berbagai kalangan masyarakat memiliki peluang untuk bisa memiliki ikan jenis tersebut.

Dari bentuk tubuhnya sebagaimana jenis yang lain, ikan jenis ini memiliki bentuk tubuh yang pipih hampir menyerupai bentuk layang-layang. Gerakan lambat yang sering dilakukan oleh ikan manfish, secara pandangan mata hampir sama dengan gerakan layaang-layang sedang terbang di udara.

4. Helf Black Angelfish / Setengah Hitam

Jenis ikan manfish selanjutnya yang bisa anda ketahui, yakni ikan manfish yang memiliki warna setengah hitam. Meskipun ikan jenis ini tidak populer dipasaran, anda bisa membeli ikan jenis ini untuk menambah koleksi ikan manfish pada aquarium yang anda miliki di rumah.

Perlu diketahui bahwa secara umum corak yang dimiliki oleh ikan manfish, memiliki warna dasar keperakan pada badannya dan terdapat garis hitam vertikal. Mata ikan manfish memiliki warna merah, dan memiliki beragam jenis lainnya dengan berbagai warna yang berbeda-beda.

Untuk Ikan jenis ini memiliki corak yang bisa dikatakan cukup unik pada tubuhnya. Ia ini memiliki warna hitam pada sekitar sirip punggung dan perut, serta tubuh bagian belakang. Pada bagian belakang ikan, ada warna putih sedikit kuning. Mata ikan ini berwarna merah, menambah kesan garang untuk yang melihat ikan ini.

Kisaran harga pada jenis ikan manfish setengah hitam memiliki variasi diberbagai tempat yang berbeda. Kolektor ikan manfish setengah hitam bisa mengeluarkan uang sebesar 5.000 rupiah untuk membeli satu ekor ikan tersebut. potensi harga yang ada bisa berubah, tergantung keunikan corak dan penjang dari tubuh ikan.

5. Silver Angelfish / Perak

Banyaknya peminat ikan hias yang mencari ikan manish jenis perak atau silver, membuat banyak penghobi ikan hias mulai melakukan budidaya pada jenis ikan ini. budidaya yang telah dilakukan oleh berbagai kalangan terbukti banyak yang berbuah hasil. Telah banyaknya pembudidaya ikan manfish jenis perak/silver, membuat penghobi ikan manfish jenis ini tidak kesulitan untuk mencarinya.

Warna yang dimunculkan ikan manfish jenis ini sangatlah bagus dipandang. Warna dasar pada tubuh ikan tersebut, dipadu dengan warna hitam pada garis vertikal. Garis vertikal yang dimiliki, pada umumnya memiliki jumlah tiga garis.

Bentuk tubuh pada ikan manfish perak atau silver cenderung pipih. Hal yang membedakan ikan manfish perak atau silver dengan jenis ikan manfish lainnya, yakni terdapat garis kuning kehitaman yang ada pada atas sampai ekor ikan. Perpaduan warna yang enak dipandang pada tubuh ikan, menjadi kepuasan tersendiri bagi anda yang merawatnya.

Keunggulan lainnya yang terdapat pada ikan ini, yakni ia memiliki daya hidup yang tinggi dan bisa hidup dalam lingkungan ekstrim sekalipun. Jenis ikan manfish tersebut, tidak akan mudah mati sehingga akan lebih mudah bagi anda untuk memeliharanya.

Meskipun memiliki berbagai keunggulan dan keunikan, tidak membuat harga ikan hias jenis ini melambung tinggi. Bagi penghobi ikan hias, bisa membeli ikan jenis ini dengan harga 10.000 ribu rupiah untuk satu ekor ikan.

6. Gold Angelfish / Emas

Ikan manfish juga memiliki banyak corak, sehingga penghobi ikan bisa memilih corak sesuai dengan keinginan. Terdapat pula varian ikan manfish dengan corak gold atau emas. Terlihat dari nama ikan, menunjukkan bahwa ia memiliki kesan mewah. Sesuai dengan namanya, tubuh ikan manfish ini lebih didominasi dengan warna emas atau gold.

Jenis ikan manfish dengan corak emas atau gold, telah ada di Indonesia sejak tahun 1960 yang lalu. Wajar saja jika ikan jenis ini sejauh ini sangatlah populer di Indonesia. Warna yang elegan, juga menjadi pemicu semakin populernya ikan jenis ini pada kalangan penghobi ikan hias yang ada di Indonesia.

Dominasi warna emas pada tubuh ikan, menambah kesan menarik bagi yang melihatnya. Mata ikan manfish emas memiliki warna hitam, tidak sama dengan warna mata ikan manfish jenis lainnya yang kebanyakan berwarna merah. Warna sirip pada dadanya putih, sedangkan warna emas lebih mendominasi pada sisik atas punggung dan bagian tengah ikan.

Meskipun memiliki warna yang sangat bagus, ikan manfish jenis emas atau gold tersebut memiliki harga yang relatif terjangkau. Bagi penghobi ikan hias, anda bisa membeli ikan jenis ini dengan harga 7.000 ribu rupiah hingga harga 15.000 ribu rupiah untuk satu ekornya.

7. Blushing Angelfish

Blushing dengan kata lain memerah seperti dimake up, sesuai dengan pancaran warna yang ada pada varian ikan manfish tersebut. Ikan ini memiliki ciri warna tubuh cenderung putih, warna mata hitam, dan warna pada pipi ikan ini kemerahan seperti sedang menggunakan make up.

Memiliki corak yang unik, membuat penghobi ikan hias cukup tertarik untuk bisa memelihata ikan jenis ini. selain itu, untuk bisa memiliki ikan jenis ini terbilang cukup terjangkau. Berkisar hingga 15.000 ribu rupiah per ekor, anda bisa memilki ikan manfish blushing untuk memeriahkan koleksi aquarium di rumah.

8. Dusky Blushing Angelfish

Pada dasarnya ikan manfish dengan jenis dusky blushing, memiliki corak warna yang hampir dama dengan corak warna manfish blushing. Hal yang membedakannya, pada ikan jenis ini warna matanya hitam atau dusky.

Untuk kolektor ikan manfish, bisa membeli ikan manfish dusky blushing di toko-toko ikan hias. Banyaknya peminat ikan manfish, membuat anda akan dengan mudah menemukan ikan manfish dusky blushing yang di inginkan.

Jika berbicara mengenai morfoliginya, pada dasarnya ikan ini mirip dengan jenis manfish secara umum. Ikan manfish sendiri memiliki tubuh yang relatif panjang, apabila perkembangannya secara maksimal.

Ikan manfish dewasa bisa mencapai panjang tubuh 25 cm dan ukuran standar dari ikan ini yakni 7,5 cm. Perawatan dan kualitas makanan yang diberikan memiliki pengaruh yang besar untuk perkembangan ikan manfish tersebut.

9. Altum Angelfish

Ikan manfish dengan jenis altum, memiliki bentuk ikan yang lebih meninggi dari jenis ikan manfish lainnya. Varian kan manfish altum menjadi salah satu yang termahal dan memiliki ukuran yang lebih besar. Badan ikan manfish altum bisa tumbuh mencapai 40 cm, apabila dilakukan perawatan dengan baik dan maksimal.

Ukuran badan yang lebih besar dari ikan manish lainnya, menjadikan ikan manfish altum sangat digemari oleh pecinta ikan hias di Indonesia. Tubuh ikan ini memiliki warna putih ke abu-abuan atau ada juga yang memiliki warna hitam kecoklatan. Pada bagian tubuh ikan dari atas hingga bawah, terdapat setidaknya tiga garis hitam yang terbentuk secara vertikal.

Keunggulan yang bisa ditemukan pada saat memelihara ikan manfish jenis altum, anda diuntungkan dengan sifat ikan yang tidak agresif. Pada dasarnya Ikan manfish memang tidak memiliki sifat agresif kepada ikan lainnya. Sehingga ikan manfish, sangatlah cocok untuk dicampurkan dengan ikan lain untuk hidup bersama di aquarium.

Sedangkan Untuk urusan pakan, ikan manfish jenis ini bisa diberikan pakan umum yang mudah untuk didapatkan. Anda bisa memberikan jentik nyamuk, pakan berupa blood worm, cacing kering, dan pakan pelet.

Berbiacara mengenai harga per ekor, ikan ini memiliki harga yang beragam tergantung lokasi dan panjang badan ikan. Setidaknya, anda bisa menebus ikan ini dengan harga 15.000 ribu rupiah untuk pembelian satu ekornya.

10. Koi Angelfish

Sebutan koi untuk ikan mantis jenis ini terbilang sangatlah cocok. Dimana anda nantinya bisa menemui corak yang sama antara corak pada ikan koi dan corak yang ada pada ikan tersebut. Warna dasar tubuh ikan manfish koi yakni putih bening dan agak mengeluarkan warna orange. Pada bagian tubuh ikan tersebut, juga terdapat bercak-bercak warna hitam.

Keunikan corak dari badan Jenis ikan manfish koi, bisa menjadi salah satu pelengkap koleksi ikan manfish pada aquarium yang dimiliki di rumah. Untuk bisa membeli ikan ini terbilang tidak menguras kantong. Hanya dengan menggeluarkan kisaran dana 15.000 ribu rupiah saja anda bisa mendapatkan ikan manfish jenis koi.

Keunggulan yang bisa didapatkan dengan memelihara ikan manfish jenis koi adalah, anda bisa menikmati keindahan corak ikan dan ikan memiliki daya tahan hidup yang cukup tinggi. Sehingga akan lebih mudah bagi pemula sekalipun, untuk bisa memeliharanya dengan baik. Memelihara ikan ini yang dilakukan di air tawar, membuat anda akan semakin mudah dalam hal perawatan.

Pada dasarnya ikan manfish sendiri memang mampu hidup pada air tawar, dengan perairan yang tenang dan memiliki banyak tumbuhan untuk berlindung sang ikan. Ikan manfish dapat hidup dan tumbuh dengan baik apabila berada pada suhu air mencapai 24 sampai 30 drajat celcius. PH air maksimal untuk ikan dapat hidup dengan baik, bisa mencapai 6-8.

11. Platinum Angelfish

Manfish platinum merupakan salah satu jenis manfish termahal. Ikan ini memiliki ciri fisik yaitu warna silver diseluruh tubuhnya. Untuk kisaran harga ikan manfish platinum yaitu 5.000 ribu – 25.000 ribu per ekornya. Harga ini dapat berubah tergantung ukuran tubuh dan penjualnya.

12. Clown Angelfish

Clown angelfish memiliki ciri fisik yaitu tubuhnya berwarna dominan putih dengan motif bercak-bercak hitam. Untuk kisaran harga clown angelfish yaitu 15.000 ribu – 20.000 ribu per ekornya. Harga ini dapat berubah tergantung ukuran tubuh dan penjualnya.

13. Ghost Angelfish

Ghost angelfish mempunyai ciri fisik yaitu tubuhnya tidak memiliki jejak pigmentasi. Maka dari itu keseluruhan tubuhnya berwarna perak. Untuk kisaran harga ghost angelfish yaitu 30.000 ribu – 50.000 ribu per ekornya.

14. Black Veil Angelfish

Black Veil angelfish memiliki ciri fisik yaitu tubuhnya berwarna hitam. Rata-rat jenis veil pada ikan manfish ini memiliki ekor yang panjang. Untuk kisaran harga ghost angelfish platinum yaitu 15.000 ribu – 70.000 ribu per ekornya.

15. Albino Angelfish

Albino angelfish mempunyai ciri fisik yang hampir sama dengan platinum angelfish. Perbedaan kedua jenis ikan ini terletak pada matanya. Sesuai dengan ciri khas albino angelfish yaitu memiliki mata yang merah. Untuk kisaran harga ghost angelfish yaitu 10.000 ribu – 50.000 ribu per ekornya.

16. Black Lace Angelfish

Black lace angelfish memiliki ciri fisik hampir sama dengan black veil angelfish. Untuk kisaran harga black lace angelfish yaitu 15.000 ribu – 75.000 ribu per ekornya.

17. Leopard Angelfish

Leopard angelfish memiliki ciri fisik yaitu tubuhnya mempunyai motif titik-titik hitam. Motif tersebut mirip seperti leopard. Nah dari situlah ikan ini sering dinamai leopard angelfish. Untuk kisaran harga leopard angelfish yaitu 5.000 ribu – 50.000 ribu per ekornya.

18. Smokey Angelfish

Smokey angelfish memiliki ciri fisik yaitu tubuhnya memiliki kombinasi warna hitam dan perak, tetapi penampilannya adalah abu-abu. Untuk kisaran harga smokey angelfish yaitu 20.000 ribu – 70.000 ribu per ekornya.

Jenis Ikan Manfish Lainnya

19. Trans Angelfish

20. Trans Neon Angelfish

21. Black Angelfish

22. Golden Gosh Angelfish

23. Golden Diamond Angelfish

24. Silver Diamond Angelfis

25. Black and Blue Angelfish

26. Half Blue Diamon Angelfish

27. Blue Angelfish

28. Zebra Lace Angelfish

29. Lace Angelfish

30. Silver Zebra Angelfish

31. Golden Marble Angelfish

32. Marbel Golden Diamond Angelfish

33. Marbel Diamond Angelfish

34. Black Angelfish

35 Platinum Diamond Angelfish

36. Blue Diamond Angelfish

37. Veiltail Leopard Angelfish

38. Vailtail Lace Angelfish

39. Vieltail Gold Angelfish

40. Vieltail Golden Angelfish

41. Veiltail Golden Gosh Angelfish

42. Veiltail Gosh Angelfish

43. Veiltail Silver Angelfish

44. Veiltail Silver Zebra Angelfish

45. Veiltail Golden Marble Angelfish

46. Veiltail Golden Diamond Angelfish

47. Vieltail Marble Angelfish

48. Veiltail Black Angelfish

49. Veiltail Koi Angelfish

50. Veiltel Altum Angelfish

Sebenarnya ikan manfish merupakan ikan asli dari perairan negara Brazil. Namun, sejauh ini telah banyak dibudidayakan di indonesia. Seiring dengan banyaknya permintaan akan ikan manfish. Sampai saat ini penggemar ikan manfish terus meningkat, sehingga permintaan akan ikan ini dipasaran terus naik. Banyaknya penghobi ikan hias yang tertarik untuk memelihara ikan ini, menjadi peluang tersendiri bagi yang mau membudidayakan ikan tersebut.

Kemudahan dalam hal budidaya dan daya tahan hidup yang tinggi membuat ikan manfish sangat cocok untuk dibudidayakan diberbagai tempat di Indonesia. Kemudahan dalam merawat ikan manfish juga menjadi kelebihan tersendiri bagi para pecinta ikan hias yang juga hobby merawatnya. Keunikan dan kecantikan corak dari berbagai jenis ikan manfish, tentu juga merupakan salah satu nilai plus yang penting dan tidak bisa dipungkiri lagi.